Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Olahraga

Hukuman Arema FC Sudah Selesai, Emang Kapan Dihukumnya? Kok Tau-tau Berakhir

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
11 Juli 2023
A A
Hukuman Arema FC Selesai, Emang Kapan Dihukumnya? (Pixabay)

Hukuman Arema FC Selesai, Emang Kapan Dihukumnya? (Pixabay)

Share on FacebookShare on Twitter

Ada yang lebih merasa terhukum dibandingkan Arema FC

Bagi saya, Arema FC bukan klub yang mendapatkan hukuman paling berat atas Tragedi Kanjuruhan. Walaupun tim berjuluk Singo Edan tersebut merupakan salah satu pihak yang paling bertanggungjawab atas tragedi itu. Akan tetapi, yang paling merasa “dihukum” berat tentu klub Liga 2 dan Liga 3.

ADVERTISEMENT

Kok bisa gitu? Iya, pasalnya kompetisi di bawah Liga 1 berhenti semua. Padahal, seluruh tim Liga 2 dan Liga 3 sudah siap mengarungi dan menyelesaikan musim 2022/2023. Mesti dana yang telah dikeluarkan mereka untuk mempersiapkan dan menjalani musim nggak sedikit. Sialnya, meski uangnya sudah menguap ke mana-mana, hasilnya sama sekali nggak ada.

Nggak ada apa-apanya dibandingkan hukuman Liverpool

Tragedi Kanjuruhan selalu mengingatkan saya pada Tragedi Heysel yang sama-sama memilukan. Bedanya jumlah korban Tragedi Kanjuruhan (135 orang) lebih banyak ketimbang korban Tragedi Heysel (39 orang). Selain itu, bedanya ya cuma Arema FC mendapatkan hukuman yang lebih ringan daripada Liverpool.

Atas Tragedi Heysel, Liverpool dihukum larangan bermain di kompetisi eropa selama enam tahun. Bayangkan jika hukuman serupa dijatuhkan pada klub top eropa hari ini. Pasti pundi-pundi penghasilan klub akan berkurang drastis. Skenario terburuknya adalah klub top tersebut bisa bangkrut.

Silakan bandingkan sendiri dengan hukuman yang dijatuhkan kepada mereka atas Tragedi Kanjuruhan. Jomplang banget toh?

Arema FC nyaris nggak berperan dalam menuntut keadilan bagi korban

Banyak yang bilang Arema FC itu klub nirempati. Membiarkan keluarga korban Tragedi Kanjuruhan menuntut keadilan sendiri. Tetap melanjutkan kompetisi meski tangan mereka penuh dengan cucuran darah korban. Satu pertanyaan saya, di mana hati nurani?

Mungkin satu-satunya peran Arema FC terhadap korban adalah mencantumkan jumlah korban di jersey mereka musim ini. Itu pun sempat keliru. Pihak Arema FC mengakui penulisan jumlah korban Tragedi Kanjuruhan di jersey yang ditampilkan saat launching itu salah. Kocak.

Baca Juga:

Warung Tacibay adalah jawaban ketika mahasiswa Malang memasuki tanggal tua

Bakso Malang minggir dulu, status makanan khas Malang mending kasihin ke tempe mendol yang endul itu

Kejadian tersebut mungkin bisa menggambarkan bagaimana komitmen Arema FC dalam mengusut tuntas Tragedi Kanjuruhan. Yang terasa sangat tidak serius. Betul apa betul pecinta sepak bola Indonesia?

Selama Tragedi Kanjuruhan belum diusut tuntas. Selama itu juga sepak bola kita nggak bakal ke mana-mana. Hanya jalan di tempat saja. Keinginan saya sangat sederhana, usut tuntas Tragedi Kanjuruhan. Baru setelah itu, kita bicara masalah lain terkait sepak bola dalam negeri.

Penulis: Ahmad Arief Widodo

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Mencantumkan Angka Korban Tragedi Kanjuruhan di Jersey Arema FC tapi Nggak Bantu Keadilannya Itu Buat Apa?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 11 Juli 2023 oleh

Tags: aremaarema fcLiga 1Malangtragedi kanjuruhan
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.

ArtikelTerkait

Kebijakan Pembayaran Kantin UM Wajib Cashless Tidak Ramah Mahasiswa Kabupaten dan Penyandang Cashless Literal

Kebijakan Pembayaran Kantin UM Wajib Cashless Tidak Ramah Mahasiswa Kabupaten dan Penyandang Cashless Literal

1 Februari 2024
Stasiun Malang Kotalama Menyisakan Sejarah dan Cerita Mistis  

Stasiun Malang Kotalama, Stasiun Peninggalan Kolonial Belanda yang Menyisakan Cerita Mistis

25 Mei 2023
5 Hal yang Bikin Saya Betah Jadi Anak Rantau di Malang, Mahasiswa Pasti Relate Mojok.co

5 Hal yang Bikin Saya Betah Jadi Anak Rantau di Malang, Mahasiswa Pasti Relate 

25 Maret 2024
Membayangkan Surabaya Sejuk kayak Malang, Jadi Kota Idaman Atau Masalah Baru?

Membayangkan Surabaya Sejuk kayak Malang, Jadi Kota Idaman Atau Masalah Baru?

28 Februari 2025
Malang Hari Ini Adalah Definisi Cantik tapi Toxic (Unsplash) bandung

Sisi Gelap Malang Hari ini: Masih Cantik, tapi Semakin Toxic

25 Januari 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Nggak Menyesal Kuliah di Malang  Mojok.co wisata di malang surabaya

7 Tempat Wisata yang Overrated di Malang. Memangnya Masih Ada yang Spesial?  

18 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ketika Buku Menebang Pohon

Ketika buku menebang pohon

4 Agustus 2026
Realitas loker di Jogja: syaratnya begitu banyak, tapi gajinya bikin nangis

Realitas loker di Jogja: syaratnya begitu banyak, tapi gajinya bikin nangis

9 Agustus 2026
Sebagai orang Sunda, jujur saya iri banget sama orang Jawa (Unsplash)

Sebagai orang Sunda, jujur saya iri banget sama orang Jawa

10 Agustus 2026
Larang thrifting boleh saja, asal baju lokal harganya nggak bikin puasa seminggu

Larang thrifting boleh saja, asal baju lokal harganya nggak bikin puasa seminggu

10 Agustus 2026
Iuran wajib Hari Kemerdekaan Indonesia itu penjajahan gaya baru (Unsplash)

Tradisi iuran wajib untuk perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia di kampung itu nggak masuk akal karena nggak semua warga punya uang sisa cuma buat panggung hiburan yang bikin berisik

9 Agustus 2026
Orang dengan upah minimum seperti saya juga berhak self reward kecil-kecilan tanpa merasa bersalah, semua demi menjaga kewarasan Mojok.co

Pekerja dengan upah minimum seperti saya juga berhak self reward kecil-kecilan tanpa merasa bersalah, semua demi menjaga kewarasan 

10 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.