Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

Happiness: Drakor Soal Wabah Penyakit yang Nggak Bikin Happy

Primasari N Dewi oleh Primasari N Dewi
9 November 2021
A A
Happiness: Drakor Soal Wabah Penyakit yang Nggak Bikin Happy terminal mojok.co
Share on FacebookShare on Twitter

Happiness, drakor baru pengganti slot Yumi’s Cells, ditayangkan TVN setiap Jumat dan Sabtu pada 10:40 malam. Pemeran utamanya adalah Park Hyung Sik sebagai Jung Yi Hyun (detektif di kepolisian Seyang), Han Hyo Joo sebagai Yoon Sae Bom (anggota unit polisi khusus yang menangani terorisme), Jo Woo Jin sebagai Han Tae-Seok (seorang letnan kolonel yang bertugas dalam  komando layanan kesehatan).

Drakor ini juga merupakan drakor pertama Park Hyung Sik setelah selesai menjalankan wamil pada 10 Juni 2019 sampai 4 Januari 2021 lalu dan comeback-nya Han Hyo Joo setelah drakor W: Two Worlds Apart pada tahun 2016. Drakor ini disutradarai oleh Ahn Gil Ho dan penulis naskah Han Sang Woon yang sebelumnya pernah bekerja sama dalam serial Watcher tahun 2019.

Drakor ini bergenre thriller, dilihat dari episode 1-2 minggu yang lalu, ada adegan kriminal, zombie, misteri, dan sedikit komedi romantis. Saya hampir tertipu dengan adegan awal episode pertamanya yang saya pikir bakal romantis-romantisan. Ternyata ini adalah drakor triller tentang wabah mematikan yang mirip zombie.

Adegannya penuh dengan ketegangan dan memicu adrenalin. Sepertinya bakal seperti tontonan zombie lainnya, akan selalu ada adegan gigit-menggigit, cakar-mencakar, darah di mana-mana, dan menular kalau terkena gigitan atau cakarannya. Duh, horor, ya.

Drakor ini relevan dengan keadaan pandemi ini karena ada juga adegan orang yang menawarkan masker atau ibu Yoon Sae Bom yang dites Covid-19 lebih dari lima kali. Ada pula adegan suami yang menyuruh istrinya cuci tangan setelah sampai rumah. Kemunculan obat NEXT yang katanya bisa untuk mengobati pneumonia akibat sesak nafas jadi pemicu wabah penyakit orang gila ini. Spekulasi jadi berkembang mungkin karena virus yang katanya mematikan.

Penyakit orang gila ini berawal dari kejadian pembunuhan dengan menggigit orang di motel dan ditangani kasusnya oleh detektif Jung Yi Hyun. Namun, dalam penyelesaiannya kasusnya merembet di unit polisi khusus tempat Yoon Sae Bom bekerja dan ditangani oleh pihak militer.

Para zombie ini telah meminum obat dari NEXT. Gejala setelah minum obat ini menjadi halusinasi, cepat haus sehingga membuat mereka ingin menggigit manusia. Ternyata obat atau virus pemicu penyakit orang gila ini sudah menginfeksi orang di mana-mana, dan korbannya menjadi semakin banyak, termasuk penghuni apartemen yang juga ditinggali oleh Yoon Sae Bom yang serumah dengan Jung Yi Hyun.

Kisah drama wabah ini akan lebih mengerucut ke kehidupan sekelompok warga yang tinggal di apartemen tersebut. Apartemen terpaksa ditutup dikarenakan ada yang tertular penyakit tersebut. Ini harus dilakukan demi menyelamatkan banyak orang di kota.

Baca Juga:

Rekomendasi Drama Thailand Bergenre Thriller, Nggak Kalah Seru dari Drama Korea

5 Drama Korea Thriller Terbaik Tahun 2022

Apes banget sudah, Yoon Sae Bom dapat rumah baru impiannya tapi ya pas kejadian wabah ini. Apesnya lagi, ternyata apartemen ini membeda-bedakan status sosial. Di tingkat tinggi dihuni oleh orang kaya (yang membeli unit apartemen), dan di bawah (termasuk tempat si Yoon Sae Bom tinggal) dihuni oleh orang biasa (yang hanya menyewa unit apartemen). Kasta bawah otomatis akan lebih mudah terinfeksi penyakit orang gila ini.

Lantaran apartemen diisolasi dan tertutup dari luar, ia menceritakan bagaimana survive-nya orang yang tidak terinfeksi penyakit tersebut agar tetap bertahan hidup selagi menunggu mereka “diselamatkan”. Penghuni apartemen yang berasal dari berbagai latar seperti dokter kulit, karyawan toko, novelis web, pengacara, pendeta, dll memberikan warna tersendiri untuk kisah bertahan hidup mereka.

Mereka merasa bingung, ketakutan, dan akan mulai saling mencurigai: gejolak batin yang sangat membuat orang putus asa. Seperti film/drama zombie pada umumnya, adegan seseorang harus mengikhlaskan atau mengorbankan orang terdekatnya, kemungkinan besar akan muncul. Jadi, siap-siap saja merasakan sedihnya.

Selain drakor Happiness, sebenarnya sudah ada beberapa film tentang zombie yang cukup terkenal yakni Train to Busan, Peninsula, The Odd Family: Zombie on Sale, dan yang terbaru film Alive. Ada juga drama Zombie Detective, Rampant, dan Kingdom (zombie di zaman Joeson). Hanya saja, memang berbeda sih, ya.

Sekali lagi, meski drakor Happiness ini berkisah tentang zombie dan gigit-mengigit, alurnya cepat dan mudah dipahami, kok. Memang terkesan jadi cepat banget kejadiannya.

Sebenarnya cerita di sini pasti bakal lebih menyenangkan kalau dijadikan film biar tegang deg-degannya sebentar saja. Lha ini, tiap minggu harus ikut deg-degan dan jadi curigaan sama orang. Untungnya, ini cuma fantasi sih ya, jadi tidak bakal ikut terbawa suasana ke dunia nyata.

Bagaimana, tertarik menonton zombie?

Sumber Gambar: Akun Instagram TvN

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 November 2021 oleh

Tags: Happinessthrillerzombi
Primasari N Dewi

Primasari N Dewi

Saat ini bekerja di Jepang, menjalani hari demi hari sebagai bagian dari proses belajar, bertahan, dan berkembang.

ArtikelTerkait

Rekomendasi Webtoon Thriller Terbaik, Nyali Ciki Minggir Dulu!

Rekomendasi Webtoon Thriller Terbaik, Nyali Ciki Minggir Dulu!

22 Juli 2022
Squid Game: Drakor Sadis yang Simpan Pelajaran Hidup Berharga terminal mojok.co

Squid Game: Drakor Sadis yang Simpan Pelajaran Hidup Berharga

26 September 2021
10 Drama Korea untuk Cowok yang Akan Terjun ke Dunia Perdrakoran Terminal Mojok.co

10 Drama Korea untuk Cowok yang Akan Terjun ke Dunia Perdrakoran

12 Mei 2022
5 Film yang Bisa Bikin Parno selain Final Destination

5 Film yang Bisa Bikin Parno selain Final Destination

17 Januari 2022
Perbedaan Karakteristik Zombi di Kingdom, Happiness, dan All of Us Are Dead Terminal Mojok

Perbedaan Karakteristik Zombi di Serial Kingdom, Happiness, dan All of Us Are Dead

10 Februari 2022
Rekomendasi Drama Thailand Bergenre Thriller dengan Latar Sekolahan

Rekomendasi Drama Thailand Bergenre Thriller, Nggak Kalah Seru dari Drama Korea

3 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jalan Dayeuhkolot Bandung- Wujud Ruwetnya Jalanan Bandung (Unsplash)

Jalan Dayeuhkolot Bandung: Jalan Raya Paling Menyebalkan di Bandung. Kalau Hujan Banjir, kalau Kemarau Panas dan Macet

17 Januari 2026
3 Keunggulan Kereta Api Eksekutif yang Tidak Akan Dipahami Kaum Mendang-Mending yang Naik Kereta Ekonomi

3 Keunggulan Kereta Api Eksekutif yang Tidak Akan Dipahami Kaum Mendang-Mending yang Naik Kereta Ekonomi

17 Januari 2026
Rasanya Tinggal di Rumah Subsidi: Harus Siap Kehilangan Privasi dan Berhadapan dengan Renovasi Tiada Henti

Rasanya Tinggal di Rumah Subsidi: Harus Siap Kehilangan Privasi dan Berhadapan dengan Renovasi Tiada Henti

15 Januari 2026
Mahasiswa Kelas Karyawan Adalah Ras Terkuat di Bumi: Pagi Dimaki Bos, Malam Dihajar Dosen, Hari Minggu Tetap Masuk

Mahasiswa Kelas Karyawan Adalah Ras Terkuat di Bumi: Pagi Dimaki Bos, Malam Dihajar Dosen, Hari Minggu Tetap Masuk

13 Januari 2026
Nasib Warga Dau Malang: Terjepit di Antara Kemacetan Kota Wisata dan Hiruk Pikuk Kota Pelajar

Nasib Warga Dau Malang: Terjepit di Antara Kemacetan Kota Wisata dan Hiruk Pikuk Kota Pelajar

17 Januari 2026
Bukan Malang, Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Banyuwangi. Tak Hanya Jalanan Berlubang, Truk Tambang pun Dilawan

Bukan Malang, Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Banyuwangi. Tak Hanya Jalanan Berlubang, Truk Tambang pun Dilawan

15 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?
  • Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.