Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Hal yang Mungkin akan Terjadi jika Anak Bela Diri Ikut Mosh Pit

Taufik oleh Taufik
22 Februari 2021
A A
Hal yang Mungkin akan Terjadi jika Anak Bela Diri Ikut Mosh Pit terminal mojok.co

Hal yang Mungkin akan Terjadi jika Anak Bela Diri Ikut Mosh Pit terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Dua atau tiga kali saya menonton konser yang berbayar atau tidak. Rasanya, dikata sebagai orang yang suka konser pun belum layak. Namun, di beberapa kesempatan menyaksikan konser itu, saya sempat melihat hal-hal yang menurut saya masuk kategori aneh. Misal saja adanya orang-orang yang diangkat ke atas kepala lantas disorong ke sana ke mari, tanpa sedikit pun tahu tujuannya. Aktivitas ini bagi sebagian orang disebut mosh pit.

Atau semisal saat saya menyaksikan penonton konser yang berjoget layaknya orang gila. Memutar tangan dan menendangkan kakinya tidak karuan. Rasanya aneh. Sangat aneh. Tidak seperti apa yang saya bayangkan mengenai konser.

Nah, demi menghilangkan rasa penasaran saya menyaksikan orang gila di tengah konser, saya bertanya kepada teman-teman terminator Jogja saat di tongkrongan. Terutama kepada mereka yang saya pikir sering atau paling nggak pernah menonton konser. Seketika itu juga, si Prabs dan Sengget yang sudah menjadi anggota tetap persekutuan mosh pit tidak terima. Hal yang sakral menurut mereka itu tidak sepantasnya disebut sebagai ritual orang-orang gila.

Mulai detik itu juga, berbusa-busa mereka menjelaskan berbagai macam jenis mosh pit yang mungkin akan saya saksikan jika sedang di arena gigs. Ada sedikit insight mengenai gerakan aneh para penonton konser. Namun, itu tidak membuat saya lantas berpikir bahwa hal itu akan menjadi lumrah jika saya terlibat di dalamnya.

Saya berpikir, orang-orang yang suka bela diri akan melihat huru-hara di tengah arena mosh pit sebagai sesuatu yang berbeda. Saya membayangkan, seperti halnya ketika beberapa oknum bela diri menjadikan ajang dangdutan sebagai arena bertarung, menunjukkan ilmu yang mereka miliki. Saya bahkan membayangkan, jurus-jurus macam yang diperagakan Guru Ip dalam film series tentang biografi sang mahaguru wing chun itu, terutama ketika menghadapi banyak musuhnya. Maka tiga hal berikut ini adalah apa yang saya bayangkan (mungkin) akan saya lakukan jika terlibat dalam mosh pit.

#1 Adegan “This is Sparta” ketika Wall of Death

Salah satu hal yang mungkin saja terjadi ketika wall of death adalah saya akan menganggap ini sebagai adegan ketika Raja Leonidas bertemu utusan Raja Xerxes. Bagi yang tidak tahu bagaimana adegan ini terjadi, Anda bisa membayangkan dua orang yang sedang berdiri berhadapan. Lalu salah satu di antara keduanya mengangkat kaki, menekuk lututnya lantas mendorong telapak kakinya ke arah dada teman di depannya. Tidak lupa teriakan “This is Sparta!” sebagai penghangat suasana.

Nah, demi melihat video hangatnya suasana yang sama ketika adegan wall of death di mosh pit, saya jadi membayangkan hal yang dilakukan Leonidas kepada utusan Raja Xerxes kepada salah satu sayap dari gerakan wall of death ini. Hmm, menarik!

#2 IP Man vs 10 black belt karateka ketika circle pit

Sangat susah membayangkan betapa stamina dan kejelian seorang mahaguru wing chun melawan 10 orang karateka berstatus black belt. Namun, sejarah itulah yang berbicara sebagai kebenaran yang dipercaya sampai saat ini. Bahkan ketika didramatisasi dalam sebuah film.

Baca Juga:

7 Rekomendasi Film Jackie Chan di Vidio, Tampilkan Seni Bela Diri yang Memukau

Tarung Derajat, Bela Diri Penyelamat dan Pemberi Harapan bagi Orang Lemah kayak Saya

Saya jadi membayangkan hal yang sama ketika (misal) saya berada dalam arena mosh pit. Saya membayangkan diri saya sebagai guru Ip ketika menghadapi 10 orang black belt karateka di film Ip Man. Persis seperti saat di adegan yang paling memorable itu, ketika orang-orang membentuk lingkaran, saya akan berada di dalamnya. Berharap menjadi satu-satunya di dalam lingkaran itu.

Setiap satu orang yang lewat di depan saya dan masih dalam jangkauan akan terkena pukulan, tendangan, dan sabetan baik di kepala, badan, kaki atau organ tubuh lainnya. Akan sangat banyak kemungkinan saya diserang balik. Namun, tenang saja, saya akan sebisa mungkin menghindar atau menangkisnya dan menggantinya dengan serangan balasan. Luar biasa!

#3 Adegan Bun Thing melewati pundak 5 orang di film Ong Bak ketika head walk atau head a step

Ada satu jenis moshing yang lumayan terkenal yang bahkan orang awam pun pasti tahu atau minimal pernah lihat, head walk atau head a step. Sebuah gerakan ketika ada orang menaiki pundak penonton lain. Sesuatu hal yang akan membuat saya bersemangat sekali ketika melakukannya. Apalagi ketika bisa terlihat paling tinggi sendiri, setara dengan mereka yang sedang berada di panggung.

Namun, perlu saya ingatkan bahwa ketika Bun Thing sebagai pemeran utama dalam film Ong Bak melakukan gerakan yang mirip head walk/head a step di arena mosh pit itu, ada adegan lain mengikutinya. Blio yang super keren dalam filmnya itu berjalan di atas pundak 5 orang lantas melompat dari bagian pundak orang terakhir dan mendarat di tanah dengan gerakan menyikut kepala orang keenam yang mengejar blio. Sungguh adegan yang akan sangat saya sukai sekali ketika bisa saya aplikasikan di arena mosh pit. Mantap!

BACA JUGA Nonton Konser Musik Metal Tanpa Berdiri dan Moshing? Ya Jelas Aneh, Lah! dan tulisan Taufik lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 21 Februari 2021 oleh

Tags: bela diriMosh Pit
Taufik

Taufik

Ide adalah ledakan!

ArtikelTerkait

pencak silat MOJOK.CO

Menjadi Wasit Juri Pencak Silat Itu Seperti Lagunya Armada: Pergi Pagi Pulang Pagi

10 Juli 2020
bela diri MOJOK.CO

Duka Praktisi Bela Diri: Susah Mencari Guru, Stigma Suka Berkelahi, dan Dianggap Bisa Sembuhin Kesurupan

15 Juli 2020
bela diri karate mojok

5 Alasan yang Bikin Ragu untuk Mengikuti Bela Diri

20 Juli 2020
7 Rekomendasi Film Jackie Chan di Vidio, Tampilkan Seni Bela Diri yang Memukau

7 Rekomendasi Film Jackie Chan di Vidio, Tampilkan Seni Bela Diri yang Memukau

27 September 2023
5 Film Bela Diri Terbaik Sepanjang Masa

5 Film Bela Diri Terbaik Sepanjang Masa

17 Juni 2023
Tarung Derajat, Bela Diri Penyelamat dan Pemberi Harapan bagi Orang Lemah kayak Saya

Tarung Derajat, Bela Diri Penyelamat dan Pemberi Harapan bagi Orang Lemah kayak Saya

23 Juni 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mie Ayam Bikin Saya Bersyukur Lahir di Malang, bukan Jogja (Unsplash)

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

2 Februari 2026
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026
Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan Mojok.co

Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan

6 Februari 2026
Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan

1 Februari 2026
Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

2 Februari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.