Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

Hal yang Dapat Dipelajari dari Marga Han dalam Drama Korea yang Tersakiti

M. Isnaini WIjaya oleh M. Isnaini WIjaya
6 Februari 2021
A A
Hal yang Dapat Dipelajari dari Marga Han dalam Drama Korea yang Tersakiti terminal mojok.co

Hal yang Dapat Dipelajari dari Marga Han dalam Drama Korea yang Tersakiti terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Sejak episode terakhir drama fenomenal True Beauty, kaum drama Korea kembali geger. Bukan karena Kudeta Myanmar lalu mereka menaikkan hastag Twitter. Namun, sebab second lead (Han Seo-jun) yang mereka idam-idamkan berpasangan dengan main lead (Lim Ju-kyung) gagal berlayar. Bahtera yang mereka tumpangi sepertinya kandas di tengah samudra. Sebelumnya dalam drama Start-Up, seorang second lead yang juga bermarga Han (Han Ji-pyeong) juga gagal berlayar. Sayangnya bahtera kedua marga Han dalam drama Korea tersebut terlanjur banyak membawa penumpang, walhasil penumpangnya juga ikut kandas terbawa perasaan.

Fenomena second lead yang gagal berlayar sebenarnya cukup sering terjadi dalam drama Korea, tapi anehnya kenapa masih banyak yang kaget atau nggak terima gitu, loh? Padahal hubungannya sendiri juga sering kandas, kan? Eh.

Meskipun kamu berhak mbesengut dan baper seharian gara-gara idolamu yang gagal berlayar. Sambil melamun dan nyruput omongan tetangga yang kayak Bu Tedjo, baiknya juga memikirkan manfaat dari kejadian kekandasan marga Han tersebut. Sedikit, saya akan memaparkan hal yang dapat dipelajari dari marga Han dalam drama Korea yang tersakiti.

Pertama, dalam kekandasan hubungan yang dijalin marga Han dalam drama Korea, secara tidak langsung menjelaskan bahwa good looking itu nggak berguna banget dalam sebuah hubungan. Iya, toh? Han Seo-jun ataupun Han Ji-pyeong mereka sama-sama good looking, tapi kenapa hubungan mereka kok tetap gagal, yo ora? Bukan berarti yang butiran debu bisa menyombongkan diri loh, ya. 

Jawabannya, kapal mereka gagal berlayar lantaran ada yang very-very good looking, alias ada yang lebih menarik. Jika ada yang lebih menarik kenapa harus milih yang menarik saja? Jika ada yang very-very good looking, kenapa harus pilih yang good looking saja?

Kedua, nggak ada gunanya kesempatan tanpa eksekusi. Seperti yang dilakukan Han Ji-pyeong diberi kesempatan selama tiga tahun yang kalau dipikir adalah waktu yang cukup untuk menyatakan perasaan dan memikirkan jawaban. Namun, nyatanya ia tetap nggak berkutik alias nggak dieksekusi. Dan itu terjadi juga pada Han Seo-jun diberi kesempatan selama dua tahun, tapi juga nggak berhasil melayarkan kapal.

Jadi, jika ada kesempatan lalu kamu biarkan begitu saja, walhasil kamu tersakiti sebab kesempatanmu diambil orang.

Ketiga, suatu kemubaziran sempurna jika sayang pada orang yang nggak sayang kita juga. Kalian pasti tahu bahwa cintanya Han Seo-jun kepada Ju-kyung bertepuk sebelah tangan. Namun, yang nggak habis pikir adalah kenapa Seo-jun tetap senang kepada Ju-kyung? Kalau senengnya biasa itu nggak masalah, tapi senengnya Han Seo-jun ke Ju-kyung nggak biasa yang bikin masalah, kan repot.

Baca Juga:

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

Makanya stop sayang kepada orang yang nggak sayang, sudah diajari sama Mas Han Seo-jun bahwa hidup dalam cinta yang bertepuk sebelah tangan itu nggak enak.

Keempat, marga Han hanya bisa berencana sedangkan sutradara yang memutuskan. Seperti yang terjadi pada kedua marga Han dalam drama Korea tersebut. Sudah diberi kesempatan eh ndilalah kok  ya banyak halangan. Sudah diberi waktu yang tepat eh ndilalah kok ya ada aja halangan. Mereka bisa berencana, tapi selebihnya kuasa tetap di tangan sutradara bahwa tugas second lead adalah mendampingi, bukan memiliki.

Hal itu menjelaskan, walau manusia selalu berencana dan berharap, selebihnya Tuhan yang menentukan. Jadi daripada sakit hati kayak kedua marga Han dalam drama Korea tersebut ya mending ikut rencana Tuhan aja dan kurang-kurangin berharap yang berlebihan dan terlalu menggebu-gebu, ya, Dear.

Jadi, sudahi mbesengut dan bapernya karena marga Han dalam drama Korea yang tersakiti. Pasalnya, di balik rasa sakit yang dialami marga Han banyak manfaat yang dapat kita petik dan kita pelajari dalam kehidupan sehari-hari.

Sumber Gambar: YouTube Netflix Asia

BACA JUGA Rekomendasi Drama Korea Bertema Medis yang Dijamin Seru dan Bikin Pinter dan tulisan M. Isnaini Wijaya lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 Januari 2022 oleh

Tags: drama koreamarga Han
M. Isnaini WIjaya

M. Isnaini WIjaya

suka membaca + sambat

ArtikelTerkait

Detail dalam Dorama Jepang yang Bikin Penonton Drama Korea Kaget

Detail dalam Dorama Jepang yang Bikin Penonton Drama Korea Kaget

27 Agustus 2023
10 Pasangan dengan Kisah Cinta Beda Dimensi dalam Drakor Terminal Mojok

10 Pasangan dengan Kisah Cinta Beda Dimensi dalam Drakor

23 September 2022
4 Hal Sederhana yang Bikin Penonton Drakor di Indonesia Marah

4 Hal Sederhana yang Bikin Penonton Drakor di Indonesia Marah

24 Februari 2025
Stereotip Selir Dinasti Joseon_ Dianggap Ambisius akan Kuasa hingga Dicap Pelakor terminal mojok

Stereotip Selir Dinasti Joseon: Dianggap Ambisius akan Kuasa hingga Dicap Pelakor

1 Desember 2021

Tipe-tipe Penikmat Drakor dalam Menonton The World of the Married, Kamu yang Mana?

17 April 2020
Dosen-dosen ‘Law School’ Adalah Tipikal Dosen yang Dihindari Mahasiswa Saat KRS-an

Dosen-dosen ‘Law School’ Adalah Tipikal Dosen yang Dihindari Mahasiswa Saat KRS-an

31 Mei 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Oleh-Oleh Khas Wonosobo yang Sebaiknya Kalian Pikir Ulang Sebelum Membelinya Mojok.co

Wonosobo Memang Cocok untuk Berlibur, tapi untuk Tinggal, Lebih Baik Skip

3 Februari 2026
Purworejo Tak Butuh Kemewahan karena Hidup Aja Pas-pasan (Unsplash)

Purworejo Tidak Butuh Kemewahan, Apalagi soal Makanan dan Minuman karena Hidup Aja Pas-pasan

6 Februari 2026
Dilema Punya Honda Mobilio: Nyaman Dikendarai dan Irit, tapi Kaki-Kaki Mobilnya Sering "Keseleo" Mojok.co

Dilema Punya Honda Mobilio: Nyaman Dikendarai dan Irit, tapi Kaki-Kaki Mobilnya Sering “Keseleo”

7 Februari 2026
Piyungan Isinya CEO Pakai Sandal Jepit Bawa Karung Rongsokan (Unsplash)

Saya Belajar Tentang Kebahagiaan di Piyungan, Tempat Para CEO Pakai Sandal Jepit dan Pegang Karung Rongsokan

7 Februari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026
Tiket Pesawat Sudah Terlalu Mahal, Ini Hitungan yang Lebih Logis (Unsplash)

Tiket Pesawat di Indonesia Sudah Terlalu Mahal dan Tidak Masuk Akal, Berikut Saya Membuat Hitungan yang Lebih Logis

9 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”
  • “Sekolah Bukan Ring Tinju”: Ortu Pukuli Guru Madrasah di Madura adalah Alarm Darurat Pendidikan Indonesia
  • Bagi Pekerja Bergaji Dua Digit “Nanggung” di Jakarta, Menyewa Apartemen di Tengah Kota Lebih Baik Ketimbang Ambil KPR di Pinggiran
  • Wisuda TK Rasa Resepsi Pernikahan: Hentikan Normalisasi Pungutan Jutaan Rupiah Demi Foto Toga, Padahal Anak Masih Sering Ngompol di Celana
  • Salah Kaprah soal Pasar Jangkang yang Katanya Buka Setiap Wage dan Cuma Jual Hewan Ternak
  • BPMP Sumsel Bangun Ekosistem Pendidikan Inklusif Melalui Festival Pendidikan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.