Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

Hal-hal yang Akan Terjadi Jika Seluruh Perawat Beneran Mogok Kerja

Dhimas Raditya Lustiono oleh Dhimas Raditya Lustiono
26 Juni 2023
A A
laki-laki perawat hal yang enak dan nggak enak mojok.co

laki-laki perawat hal yang enak dan nggak enak mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Polemik perihal cuti ataupun tanggal merah sepertinya tidak akan relate bagi siapa pun yang berprofesi sebagai tenaga Kesehatan, khususnya Perawat. Ketika profesi lain menyambut libur dengan gembira, perawat justru siap siaga.

Di Indonesia, perawat adalah profesi yang bisa ditemui hampir di setiap kecamatan. Profesi ini terus bekerja seperti nyala api mrapen yang abadi. Bahkan saat jam tahajud ketika banyak orang terlelap, mereka harus tetap siaga untuk memberikan pertolongan kepada pasien yang pada saat itu juga membutuhkan pertolongan.

Tiba-tiba saya berandai-andai, apa yang akan terjadi jika seluruh perawat melakukan mogok kerja. Apalagi tidak semua tindakan keperawatan bisa dilakukan dengan bantuan produk kecerdasan buatan alias AI. Moso pasang infus pake bantuan robot, lho ga bahaya, ta?

Berikut ini adalah pengandaian saya jika profesi ini beneran mogok kerja. Dan demi Tuhan, semoga ini tidak terjadi, kecuali memang ada hal yang bikin pengemban profesi ini muak hingga perlu melakukan ini.

Pasien terbengkalai

Mari kita bayangkan. Jika ada pasien yang datang dengan keluhan luka robek dengan perdarahan aktif, tetapi pada saat itu pula perawat mogok kerja, apa yang terjadi? Tentu saja akan kehilangan banyak darah hingga membutuhkan transfusi darah.

Bayangkan juga jika ada keluarga pasien yang meminta perawat untuk mengganti flabot infus yang cairannya hampir habis. Tetapi saat itu perawat sedang mogok kerja dan saat fase mogok itu selesai, cairan infus telah habis hingga akhirnya pembuluh vena yang seharusnya berisi cairan infus justru berisi udara atau emboli. Asal kalian tahu, efek dari banyaknya emboli adalah stroke. Ini jelas bahaya.

Kerja dokter semakin berat

Dokter dan perawat merupakan tenaga kesehatan yang saling berkolaborasi dalam memberikan pelayanan kepada pasien. Jika perawat melakukan mogok kerja, tentu saja para dokter akan bekerja keras dalam memberikan pelayanan kepada pasien.

Catatan medis pasien juga tidak terisi maksimal karena perawat tengah mogok kerja. Lalu dokter akan melakukan visite seorang diri, atau mungkin visite tertunda karena menunggu perawat selesai mogok kerja.

Baca Juga:

Menerima Takdir di Jurusan Keperawatan, Jurusan Paling Realistis bagi Mahasiswa yang Gagal Masuk Kedokteran karena Biaya

Menjadi Perawat di Indonesia Adalah Kursus Sabar Tingkat Dewa: Gaji Tak Sebanding dengan Beban Kerja yang Tak Manusiawi

Parahnya, jika pasien yang datang membutuhkan tindakan segera seperti pasang infus atau pasang selang oksigen, tentu saja kerepotan dokter akan bertambah karena selain melakukan tindakan tersebut, dokter juga harus memikiran therapy apa yang akan diberikan, serta memikirkan pasien mana yang membutuhkan penanganan selanjutnya.

Belum lagi di ruang operasi di mana dokter spesialis membutuhkan perawat ahli untuk menjadi asisten bedah yang cekatan dan tanggap. Perawat bedah yang mogok kerja tersebut tentu saja bikin dokter kelimpungan. Padahal mereka memiliki peran penting di kamar operasi mulai dari pra-operasi hingga pasca operasi. Kan nggak lucu kalau saat operasi berlangsung ternyata perawatnya diem-diem bae karena alasan mogok kerja.

Pasien RSJ banyak yang kabur

Perawat yang bertugas di Rumah Sakit Jiwa tentu saja memiliki tugas yang berat. Apalagi jika pasien yang dirawat adalah pasien dengan agresivitas yang luar biasa. Salah pendekatan saja bisa berujung pertarungan MMA antara petugas medis dan pasien jiwa.

Mari kita bayangkan, jika pasien jiwa yang sedang berada di bangsal mengetahui jika perawat yang bertugas sedang mogok kerja dan tidak ada yang mengawasi pergerakan mereka. Ketika ada pasien yang kabur, tentu saja tidak ada yang melapor ke pihak keamanan RSJ sehingga hal tersebut memberi celah bagi pasien jiwa untuk kabur.

Mari kita bayangkan, jika pasien RSJ yang kabur itu ternyata sedang costplay jadi Joker dan jumlahnya tidak hanya satu-dua tetapi bahkan puluhan. Lalu pasien tersebut ikut open mic di komunitas stand up comedy tapi nggak bisa bikin punch line, malah di akhir pertunjukannya ngeluarin pistol. Ga bahaya, ta?

Itulah hal yang saya bayangkan jika perawat benar-benar mogok kerja. Tentu saja kejadian di atas hanyalah khayalan yang ada di kepala saya. Apalagi perawat adalah profesi yang terikat dengan sumpah untuk lebih mengutamakan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi.

Jika khayalan tersebut terjadi, tentu saja hal tersebut menunjukkan bahwa sektor kesehatan sedang berada di fase tidak baik-baik saja. Dan suara mereka, baiknya didengar secara saksama.

Penulis: Dhimas Raditya Lustiono
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA FAQ yang Sering Diajukan Keluarga Pasien kepada Perawat yang Sedang Tugas

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 26 Juni 2023 oleh

Tags: dunia kesehatanmogok kerjaPerawattenaga kesehatan
Dhimas Raditya Lustiono

Dhimas Raditya Lustiono

Membawa keahlian komunikasi dari dunia penyiaran ke dalam ruang perawatan. Sebagai mantan penyiar radio yang kini menjadi perawat,

ArtikelTerkait

beragam profesi di rumah sakit mojok

Beragam Profesi di Rumah Sakit selain Dokter dan Perawat yang Perlu Diketahui

15 November 2020
Lika-liku Mahasiswa AKPER: Jurusan Elit, tapi Liburnya Begitu Sulit

Lika-liku Mahasiswa AKPER: Jurusan Elit, tapi Liburnya Begitu Sulit

5 Desember 2023
Kontroversi Kedatangan Dokter Asing ke Indonesia (Unsplash)

Sisi Positif dari Rencana Menteri Kesehatan Mendatangkan Dokter Asing yang Menjadi Kontroversi dan Menuai Penolakan

5 Juli 2024
6 Alasan Drama Korea Medis Selalu Populer dan Wajib Ditonton

6 Alasan Drama Korea Medis Selalu Populer dan Wajib Ditonton

29 April 2023
Jurusan Farmasi, Jurusan Favorit Kedua setelah Kedokteran yang Nggak Kalah Rumit

Jurusan Farmasi, Jurusan Favorit Kedua setelah Kedokteran yang Nggak Kalah Rumit

7 Januari 2024
7 Istilah yang Perlu Diketahui Mahasiswa Keperawatan Sebelum Praktik Klinik di Rumah Sakit

7 Istilah yang Perlu Diketahui Mahasiswa Keperawatan Sebelum Praktik Klinik di Rumah Sakit

7 April 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Pertanyaan yang Dibenci Mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam Mojok.co jurusan PAI

Saya Tidak Ingin Menjadi Guru walaupun Memilih Jurusan PAI, Bebannya Tidak Sepadan dengan yang Didapat!

11 Januari 2026
Motor Supra, Motor Super yang Bikin Honda Jaya di Mata Rakyat (Sutrisno Gallery/Shutterstock.com)

Tanpa Motor Supra, Honda Tidak Akan Menjadi Brand Motor Terbaik yang Pernah Ada di Indonesia

16 Januari 2026
Stasiun Slawi, Rute Tersepi yang (Masih) Menyimpan Kenangan Manis

Stasiun Slawi, Rute Tersepi yang (Masih) Menyimpan Kenangan Manis

15 Januari 2026
Jujur, Saya sebagai Mahasiswa Kaget Lihat Biaya Publikasi Jurnal Bisa Tembus 500 Ribu, Ditanggung Sendiri Lagi

Dosen Seenaknya Nyuruh Mahasiswa untuk Publikasi Jurnal, padahal Uang Mahasiswa Cuma Dikit dan Nggak Dikasih Subsidi Sama Sekali

17 Januari 2026
Sidoarjo Bukan Sekadar "Kota Lumpur", Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

Sidoarjo Bukan Sekadar “Kota Lumpur”, Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

14 Januari 2026
Jalan Daendels Jogja Kebumen Makin Bahaya, Bikin Nelangsa (Unsplash)

Di Balik Kengeriannya, Jalan Daendels Menyimpan Keindahan-keindahan yang Hanya Bisa Kita Temukan di Sana

13 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi
  • Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan
  • Pascabencana Sumatra, InJourney Kirim 44 Relawan untuk Salurkan Bantuan Logistik, Trauma Healing, hingga Peralatan Usaha UMKM
  • Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna
  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri
  • Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.