Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Gresik Utara, Tempat Orang-orang Bermental Baja dan Skill Berkendara di Atas Rata-rata, sebab Tiap Hari Harus Lawan Truk Segede Optimus!

Mohammad Jundi Luthfillah oleh Mohammad Jundi Luthfillah
30 November 2025
A A
Betapa Merananya Warga Gresik Melihat Truk Kontainer Lalu Lalang Masuk Jalanan Perkotaan

Betapa Merananya Warga Gresik Melihat Truk Kontainer Lalu Lalang Masuk Jalanan Perkotaan

Share on FacebookShare on Twitter

Setiap naik motor dari Gresik utara menuju Gresik Kota, kami warga Gresik utara harus benar-benar menyiapkan mental dan juga ketelitian yang sangat ekstra. Jika tidak, sedikit saja kesalahan akan membawa kami menuju alam baka. Tapi nasib memang sudah seperti itu, mau tidak mau, suka tidak suka, kami harus meelwati jalanan pantura itu agar bisa sampai ke pusat kota.

Ini kedengarannya seperti terlalu mendramatisir. Tapi bagi kami warga Gresik bagian utara, kewaspadaan terhadap lalu lintas jalanan sudah tumbuh dalam diri kami.

Satu-satunya jalan untuk pergi ke pusat kota Gresik dari Gresik utara harus melewati jalan pantura. Celakanya, kami harus beradu nasib melawan truk-truk berbagai ukuran yang melintasi pantura. Jangan lupa, Gresik adalah kota industri. Truk berukuran mini hingga sebesar Optimus Pride bertebaran di jalan, tiap hari, tiap waktu.

Bagi kami warga Gresik utara yang ingin pergi ke pusat kota, kami harus berjibaku terlebih dahulu dengan ganasnya jalan pantura Gresik. Hal itu tentu punya efek negatif, dan paling mengerikan adalah tingginya angka kecelakaan. Ada saja kasus kecelakaan di sepanjang jalan tersebut. Nyawa manusia bisa jadi hanya barang yang murah jika tidak waspada saat berkendara di jalanan Gresik utara.

Kondisi Gresik utara yang rumit

Secara geografis, Gresik terletak di pesisir utara dan dikelilingi oleh perbukitan kapur dari selatan ke utara. Dengan begitu, jalanan di Kota Gresik, terutama di jalan pantura bagian utara didominasi oleh jalan yang menanjak dan menurun seperti rollercoaster.

Tak hanya itu, jalanan pantura di Gresik utara juga sangat berkelok-kelok, alih-alih lurus mulus, yang cocok untuk lalu lintas padat. Hal tersebut yang akhirnya menimbulkan banyak sekali terjadi kasus kecelakaan fatal. Terkadang juga truk-truk besar yang sering lewat itu kesulitan untuk melewati tanjakan-tanjakan di sepanjang jalan. terkadang juga sering mengalami rem blong karena melewati turunan yang cukup curam untuk sekelas jalan provinsi.

Selain itu ukuran jalan yang tergolong sempit untuk sekelas jalan provinsi—ditambah tidak adanya separator di sepanjang jalan—membuat jalanan pantura Gresik menjadi semakin rumit dan kadang tak terkendali.

Selain masalah geografis yang mempunyai elevasi yang beragam, salah satu masalah konkret dari rumitnya jalan pantura Gresik adalah amburdalnya tata letak tempat industri atau pabrik yang berada di sana. Di setiap sudut jalan pantura Gresik, mudah sekali kita jumpai berbagai macam pabrik. Dari pabrik yang berdiri tunggal sampai komplek industrial dan semacam komplek pergudangan. Nah, itu yang menjadi salah satu faktor kenapa jalan pantura semakin rumit dan juga sering kali terjadi macet yang lumayan parah.

Baca Juga:

‎Lupakan Gaji 5 Juta, Pertimbangkan Hal Ini sebelum Menetap di Gresik!

Tambak Osowilangun: Jalur Transformer Surabaya-Gresik, Jadi Tempat Pengguna Motor Belajar Ikhlas

Bayangkan truk dan alat berat setiap hari keluar masuk di sepanjang jalan yang sempit dan tidak terkontrol. Satu komplek industri dengan komplek industri lainnya umumnya berjarak kurang dari 3 KM. Bisa dibayangkan setiap beberapa kilometer kita akan sering melihat truk besar keluar masuk di area tersebut.

Ditata lagi pun percuma

Saking berantakannya tata letak industri yang ada di Gresik, kita juga bisa melihat banyak dari area industri tersebut dekat sekali dengan pemukiman warga. Yang terjadi selanjutnya jelas bisa ditebak: kemacetan.

Hal tersebut juga yang kemudian menjadi alasan mengapa tidak membangun jalan baru saja yang lebih ramah untuk kendaraan berat. Ya karena kalau jalan baru itu dibuat akan sama saja jika tata letak kompleks indutri tersebut masih amburadul. Truk-truk dari berbagai macam tempat industri tetap harus lewat jalan pantura tersebut karena memang itu satu-satunya akses. Pun jika memang harus dibuat sentralisasi kawasan industri di satu tempat, akan memakan sangat banyak biaya. Juga kebanyakan pelaku industri di wilayah tersebut telah membangun kompleks industrinya dengan sangat megah.

Hal ini kemudian diperparah lagi dengan kualitas jalan yang sangat buruk. Jalan berlubang dan juga bergelombang seolah sudah jadi bagian penting dari jalan pantura Gresik tersbut. Ya bayangkan saja setiap hari, jalana itu selalu diinjak oleh ratusan kendaraan berat yang berlalu lalang.

Solusinya bagaimana?

Dari semua faktor yang rumit tersebut, sudah terjawab mengapa tingkat kecelakaan di jalan pantura Gresik utara sangat tinggi. Meski sudah hati-hati, tapi bencana tetap bisa mengintai sewaktu-waktu jika tidak waspada. Hal tersebutlah yang akhirnya menguatkan bahwa masyarakat Gresik utara itu harus bermental baja dan punya skill berkendara di atas rata-rata.

Keresahan masyarakat akan hal ini sebenarnya sudah sering kali disampaikan ke pemerintah setempat. Beberapa kelompok masyarakat, seperti Aliansi Masyarakat Pantura juga sering melakukan penyampaian aspirasi terkait dengan sistem jalan pantura yang sangat menjengkelkan ini. Masyarakat sering kali dirugikan dan pemerintah juga dirasa kurang memberikan solusi yang konkret terhadap prahara di jalan pantura Gresik ini.

Sebenarnya pemerintah sudah berupaya membereskan masalah-masalah yang sering terjadi di jalan pantura Gresik. Salah satunya adalah dengan memberlakukan jam operasional bagi kendaraan berat yang melintas di jalan pantura. Truk-truk besar tidak diperbolehkan melintas di jam-jam yang sudah ditentukan seperti jam pulang kerja atau jam berangkat kerja.

Selain itu juga pemerintah pusat kini sedang gencar melakukan sentralisasi kawasan industri, agar tempat industri tidak tumpah ruah dan bisa lebih kondusif. Namun, upaya-upaya tersebut sampai saat ini masih belum menemukan titik terang. Kasus-kasus kecelakaan masih sering ditemui di sepanjang jalan setiap harinya.

Masyarakat setempat hanya bisa berharap kepada pemerintah untuk menyelesaikan masalah rumit ini dan juga berharap jalan pantura Gresik bisa lebih kondusif dan juga nyaman ke depannya. Terlebih, jalan tersebut adalah objek vital bagi roda perokonomian di Gresik.

Penulis: Mohammad Jundi Luthfillah
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Gresik, Daerah yang Nggak Bisa Dibilang Ndeso, tapi Dianggap Kota Juga Kurang Pas

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 30 November 2025 oleh

Tags: Gresikgresik utarajalan pantura gresik
Mohammad Jundi Luthfillah

Mohammad Jundi Luthfillah

Pria yang memilih jalur menulis karena terlalu pemalu untuk tampil di depan kamera. Kini ia menyibukkan diri meramu keluh kesah dan kisah masa lalu yang unik untuk diceritakan kembali

ArtikelTerkait

Bandar Grisse, Ikon Baru Gresik yang Menyimpan Keresahan (foto milik penulis)

Bandar Grisse, Ikon Baru Kota Gresik yang Ramainya Mulai Melahirkan Keresahan bagi Warga Sekitar

23 Oktober 2024
Rujak Buah Pakai Tahu dan Nasi Goreng Pakai Saos: Culture Shock Orang Garut di Kabupaten Gresik

Rujak Buah Pakai Tahu dan Nasi Goreng Pakai Saos: Culture Shock Orang Garut di Gresik

9 September 2023
3 Tempat Wisata Alam di Gresik yang Sebaiknya Dikunjungi terminal mojok

3 Tempat Wisata Alam di Gresik yang Sebaiknya Dikunjungi

23 Desember 2021
Pasuruan Daerah Paling Strategis di Jawa Timur (Unsplash)

Jalur Kereta yang Serba PAS Membuat Pasuruan Menjadi Daerah Paling Strategis di Jawa Timur

6 Agustus 2023
Pantai Delegan Gresik, Pantai Pasir Putih yang Nggak Akan Saya Kunjungi Lagi

Pantai Delegan Gresik, Pantai Pasir Putih yang Nggak Akan Saya Kunjungi Lagi

15 Maret 2025
Di Gresik, Baju Bandmu Tidak Ada Apa-apanya di Hadapan Sarung BHS, Kalah Telak!

Di Gresik, Baju Bandmu Tidak Ada Apa-apanya di Hadapan Sarung BHS, Kalah Telak!

19 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Cacat Pikir yang Orang Percayai tentang Cleaning Service, Pekerjaan yang Kerap Dipandang Sebelah Mata (Gil Ribeiro via Unsplash)

5 Cacat Pikir yang Orang Percayai tentang Cleaning Service, Pekerjaan yang Kerap Dipandang Sebelah Mata

30 Januari 2026
Video Tukang Parkir Geledah Dasbor Motor di Parkiran Matos Malang Adalah Contoh Terbaik Betapa Problematik Profesi Ini parkir kampus tukang parkir resmi mawar preman pensiun tukang parkir kafe di malang surabaya, tukang parkir liar lahan parkir pak ogah

3 Perilaku Tukang Parkir dan Pak Ogah yang Bikin Saya Ikhlas Ngasih Duit 2000-an Saya yang Berharga

5 Februari 2026
Pandawa Water World Sempat Jadi Destinasi Wisata Primadona Solo Baru Sebelum Mangkrak seperti Sekarang Mojok.co

Pandawa Water World Sempat Jadi Destinasi Wisata Primadona Sukoharjo sebelum Mangkrak seperti Sekarang

30 Januari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja Mojok.co

8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja

4 Februari 2026
PTC Surabaya dan PCM Surabaya, 2 Mall di Surabaya yang Kompak Menganggap Pengguna Motor sebagai Anak Tiri

PTC dan PCM, Dua Mall di Surabaya yang Kompak Menganggap Pengguna Motor sebagai Anak Tiri

30 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam
  • Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.