Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

GOR Sidoarjo, Kawasan Makan yang Mendadak Jadi “Arena Balap” Sepeda Listrik

Chusnul Awalia Rahmah oleh Chusnul Awalia Rahmah
5 Desember 2024
A A
GOR Sidoarjo, Kawasan Makan yang Mendadak Jadi "Arena Balap" Sepeda Listrik

GOR Sidoarjo, Kawasan Makan yang Mendadak Jadi "Arena Balap" Sepeda Listrik

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu belakangan, berbagai insfrastruktur mengalami renovasi dalam rentang waktu yang cukup lama. Salah satunya, Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Nah, area belakang stadion di mana berbagai sasana olahraga bernaung, kini disulap menjadi sentra kuliner ketika malam hari. Tak berhenti di situ, perubahan juga bisa dilihat dari GOR Sidoarjo. Malah perubahannya tak hanya terlihat dari area makannya saja. Akses masuk ke sentra kulinernya juga mengalami transformasi yang cukup kentara.

Untuk masuk ke wilayah sentra kuliner GOR Sidoarjo, masyarakat dihadapkan pada jalur masuk modern. Macam mau masuk mall saja. Beuh, canggih abis, bray. Nggak kayak mau nongkrong di sentra kuliner sederhana.

Seakan belum cukup, saya kembali dikagetkan dengan suasana yang ada di dalam sentra kuliner tersebut. Ternyata, ada lapangan kecil yang disulap menjadi arena balap. Lah, kok nggak diberantas pihak berwenang? Sebab, arena balapnya untuk sepeda listrik, guys.

Menikmati makanan di GOR Sidoarjo dengan pemandangan arena balap sepeda listrik

Ketika memasuki area makan GOR Sidoarjo, pengunjung langsung dihadapkan pada jogging track yang disulap sebagai sentra kuliner sederhana. Dengan bentuk yang memutar, para pedagang berjejeran membuka gerobak lengkap dengan terpal bagi pelanggan yang memutuskan makan di tempat.

Nah, di tengah deretan tenda berjejer inilah, ada abang-abang yang menawarkan sewa sepeda listrik. Berbagai model sepeda listrik bersisian rapi, siap dijemput oleh para pengunjung yang berminat. Tarif sewanya pun cukup terjangkau, hanya dengan 20 ribu rupiah, masyarakat bebas menggunakan sepeda listrik tersebut selama 15 menit.

Karena ini adalah sepeda listrik, bukan skuter mungil yang biasa digunakan anak sekolah dasar, para peminatnya juga bukan hanya sekedar anak kecil. Tak sedikit remaja kisaran 15-20 tahun, terutama yang berjenis kelamin perempuan, hingga orang dewasa, menyewa dan berboncengan bersama mengitari jogging track tersebut.

Akibat adanya persewaan sepeda listrik ini, masyarakat yang tadinya hanya datang untuk makan di area GOR Sidoarjo, mau tidak mau harus menikmati pemandangan ‘arena balap’ sembari menyuapkan makanan mereka masing-masing.

Kecepatan super yang sedikit banyak membahayakan pengunjung

Sayangnya, tidak semua pengendara sepeda listrik ini bisa cukup waspada terhadap orang-orang di sekelilingnya. Tidak jarang, beberapa anak kecil atau pengendara sepeda listrik ini mengemudikan kendaraannya dengan kecepatan yang berlebihan. Padahal, arena yang disediakan tidak cukup besar. Lebih lagi, tepi arena ini dipenuhi dengan pengunjung lesehan yang tengah menikmati makanan.

Baca Juga:

Sidoarjo yang Membuat Wisatawan Bertanya-tanya, Antara Resah dan Heran karena ini Bukan Kabupaten tapi Kota yang Menyamar

Saya Warga Sidoarjo, tapi Nggak Pernah Bangga dengan Kota Sendiri

Semakin malam, pengunjung yang datang cenderung lebih banyak. Tentu saja, hal ini berdampak terhadap para penyewa sepeda listrik yang juga ikut membludak. Kuantitas pengendara yang terlalu banyak inilah, yang kemudian menyebabkan kemungkinan bersenggolan dan berujung pada ‘kecelakaan’ sederhana. Baik pada sesama pengendara, atau pengunjung di sekitar.

Terlepas dari penggunaan sepeda listrik yang kurang bertanggung jawab, adanya sewa sepeda listrik ini menjadi salah satu alternatif hiburan bagi masyarakat Sidoarjo. Selain alun-alun kota, sentra kuliner sederhana di GOR Sidoarjo ini dapat menjadi alternatif berkumpul yang cocok untuk keluarga. 

GOR Sidoarjo, makin hari makin ramah pengunjung, dan memberikan alternatif bagi warga Sidoarjo untuk melepas sedikit penat di tengah kesibukan. Hanya saja, pengguna sepeda listrik “balap” ini perlu sedikit diubah cara berkendaranya. Nggak lucu kalian niatnya makan, malah disundul pembalap dadakan di area GOR. Sumpah, nggak lucu.

Penulis: Chusnul Awalia Rahmah
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Jalan Ketintang Surabaya, Jalan Paling Problematik yang Pantas Dibenci

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 5 Desember 2024 oleh

Tags: gor sidoarjosepeda listrikSidoarjostadion gelora delta sidoarjo
Chusnul Awalia Rahmah

Chusnul Awalia Rahmah

Seorang pembaca dan pengamat yang mengonsumsi dunia lewat barisan kata dan jendela kedai kopi. Menemukan keseimbangan hidup lewat manisnya dessert.

ArtikelTerkait

Mojokerto Tenggelam Jika Jalan Benteng Pancasila Menghilang (Unsplash)

Membayangkan Nasib Orang Mojokerto jika Jalan Benteng Pancasila Tak Pernah Ada, Pasti Menderita dan Terlalu Bergantung sama Surabaya

28 Maret 2025
Orang Waru Sidoarjo Lebih Suka Disebut Orang Surabaya daripada Orang Sidoarjo

Orang Waru Sidoarjo Lebih Suka Disebut Orang Surabaya daripada Orang Sidoarjo

25 Januari 2024
Sepeda Listrik, Kendaraan Ramah Lingkungan yang Membawa Maut bagi Anak-anak

Sepeda Listrik, Kendaraan Ramah Lingkungan yang Membawa Maut bagi Anak-anak

29 Juli 2023
Tak Ada yang Lebih Tabah dari Pengguna Jalan Perempatan Gedangan Sidoarjo

Perempatan Gedangan, Titik Neraka Kemacetan di Sidoarjo yang (Hampir) Nggak Mungkin Bisa Diatasi

9 September 2023
Culture Shock Orang Sidoarjo yang Merantau ke Tulungagung: Kopi kok Ijo?

Culture Shock Orang Sidoarjo yang Merantau ke Tulungagung: Kopi kok Ijo?

17 September 2023
Kafe Populer di Sidoarjo, Rekomendasi untuk yang Gaul-gaul Aja Mojok.co

Rekomendasi Kafe Populer di Sidoarjo, buat yang Gaul-gaul Aja

23 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

6 Mitos Tentang Solo yang Ternyata Beneran Ada (Unsplash)

6 Mitos Tentang Solo yang Ternyata Beneran Ada

10 Januari 2026
Daihatsu Ceria, Mobil Mungil yang Bikin Pengemudinya Benar-benar Ceria  Mojok.co

Daihatsu Ceria, Mobil Mungil yang Bikin Pengemudinya Benar-benar Ceria 

8 Januari 2026
Dominasi Motor Honda Akan Segera Berakhir, sebab Motor Keluaran Baru Yamaha Harus Diakui Lebih Berkualitas!

Dominasi Motor Honda Akan Segera Berakhir, sebab Motor Keluaran Baru Yamaha Harus Diakui Lebih Berkualitas!

9 Januari 2026
Pemasangan Lampu Merah di Persimpangan Purawisata Jogja itu Keputusan Konyol, Alih-alih Lancar, Malah Makin Macet!

Pemasangan Lampu Merah di Persimpangan Purawisata Jogja itu Keputusan Konyol, Alih-alih Lancar, Malah Makin Macet!

6 Januari 2026
6 Alasan Jatinangor Selalu Berhasil Bikin Kangen walau Punya Banyak Kekurangan Mojok.co

6 Alasan Jatinangor Selalu Berhasil Bikin Kangen walau Punya Banyak Kekurangan 

12 Januari 2026
Pengalaman Tertipu Beli Durian di Wonosalam, Pusatnya “Raja Buah” di Jombang Mojok.co

Pengalaman Tertipu Beli Durian di Wonosalam, Pusatnya “Raja Buah” di Jombang

7 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah
  • 5 Tahun Tinggal di Kos-kosan Horor Jogja: Gajiku Lebih “Satanis” dari Tempat Tinggalku
  • Lulusan S2 Jogja Ogah Menerima Tawaran Jadi Dosen, Mending Ngajar Anak SD di Surabaya: Gambaran Busuk Dunia Pendidikan Indonesia
  • Jalan Pantura Rembang di Musim Hujan adalah Petaka bagi Pengendara Motor, Keselamatan Terancam dari Banyak Sisi
  • Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan Kuliah S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa
  • Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.