Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Ekonomi

Gaya Menagih Utang ala Mahasiswa Berdasarkan Fakultas Kuliah

Adhitiya Prasta Pratama oleh Adhitiya Prasta Pratama
27 Januari 2022
A A
Gaya Menagih Utang ala Mahasiswa Berdasarkan Fakultas Kuliah terminal mojok.co

Gaya Menagih Utang ala Mahasiswa Berdasarkan Fakultas Kuliah (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ngomongin uang saku mahasiswa, apalagi bagi mereka yang nggak pintar ngatur keuangan, pasti sering kali bikin deg-degan. Pasalnya, kejadian udah bokek padahal masih tanggal 10-an, itu cukup sering terjadi. Alasan uang habis dengan cepat ini pun bermacam-macam. Ada yang memang betul-betul nggak bisa ngatur, ada yang belanja mahal karena gengsi, ada yang kalah taruhan, hingga jajanin buat gebetan.

Biasanya, langkah paling utama dan paling jitu adalah “pinjem dulu” alias ngutang ke teman. Saya pun kadang begitu. Jika kiriman orang tua atau bonus dari dosen belum cair, langkah yang saya ambil adalah, “Cuk! Ya opo kabare? Nyeleh Rp100 ewu onok, ta, nggak?”

Sebaliknya, beberapa teman saya juga ada yang pinjam uang ke saya. Sebagian saya pinjami, sebagian lagi saya tolak. Bukannya apa-apa, saya saja masih suka ngutang, kok. Masa saya mau ngutangin yang lain? Dari urusan ngutang di lingkungan mahasiswa, ternyata ada beberapa hal yang perlu diketahui. Pasalnya, gaya mahasiswa menagih utang itu berbeda-beda berdasarkan fakultas yang diambilnya. Kalau bingung, simak penjelasannya di bawah ini.

#1 Fakultas Ilmu Pendidikan

FIP, atau di kampus lain dikenal dengan FKIP biasanya identik dengan mahasiswa yang orientasinya jadi guru/pendidik. Hal-hal yang dipelajari pun pasti nggak akan jauh-jauh dengan keguruan dan seluk beluk pendidikan. Mulai dari mata kuliah teoretik sampai mata kuliah praktik di sekolah. Kalau bisa diterawang, gaya mereka menagih utang, pasti, ya, sebelas-dua belaslah dengan para guru ketika nagih PR ke muridnya. Apalagi mahasiswa yang ambil jurusan PGSD, pasti gini, “Yang namanya X, absen 25, utangnya segera dikumpulkan!” Atau, dari awal sudah dikasih ketentuan tenggat waktunya, “Utang dikumpulkan pada 31 Januari 2022 pukul 10.00 WIB via OVO, ya.”

#2 Fakultas Kedokteran

Stigma yang beredar kalau jadi mahasiswa FK itu biayanya mahal dan pasti sultan-sultan, membuat teman-teman mahasiswa lain (yang uang sakunya pas-pasan) berbondong-bondong menerapkan slogan “pinjem dulu” ke teman mereka yang tampak lebih berkecukupan. Coba kita terawang lagi bagaimana para mahasiswa calon dokter ini menagih utang. Kira-kira, bunyinya gini, “Saudara Y, kami telah melakukan yang terbaik. Kami mohon maaf, tenggat waktu sudah tidak bisa kami selamatkan. Saudara mohon bersabar. Selanjutnya, silakan transfer ke rekening saya.”

#3 Fakultas Ilmu Budaya

Saya pun kadang-kadang mbatin, bagaimana, ya, cara mahasiswa FIB ini menagih utang? Apa lewat puisi? Lukisan? Teater Drama? Monolog? Atau gabungan tentang semuanya sehingga jadi film? Kalaupun ini betul, mahasiswa FIB akan memproduksi film dengan judul “Seperti Rindu dan Dendam, Utang juga Harus Dibayar Lunas.”

#4 Fakultas Teknik

Dari fakultas yang bermacam-macam di kampus Indonesia, Fakultas Teknik menjadi fakultas yang paling mbois. Di fakultas ini memang memiliki banyak sekali jurusan, ada teknik mesin, teknik elektro, teknik sipil, teknik arsitektur, teknik informatika, dan teknik-teknik lain termasuk teknik menagih utang. Jadi, nggak usah diterawang lagi, karena mereka sekarang pasti sedang menciptakan teknologi ampuh penagih utang.

#5 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Sesuai dengan namanya, pendekatan yang diterapkan  mahasiswa fakultas ini pun akan humanis sekaligus politis. Sebagai mahasiswa yang masuk fakultas ini, hal-hal yang biasa saya lakukan adalah mempraktikkan secara teoretik, bisa dengan tulisan atau aksi massa. Selain itu, saya juga mengandalkan praktik-praktik politis saat menagih utang, seperti, “Kamu boleh bayar utang ke aku kapan pun. Syaratnya, kamu harus berkoalisi denganku dulu.”

Baca Juga:

Rela Utang Koperasi Kantor demi Biaya Berobat Kucing yang Sudah seperti Keluarga, Saya Dicap Nggak Waras dan Bodoh

8 Alasan Jurusan Psikologi Pantas Disebut Jurusan Paling Green Flag

#6 Fakultas Hukum

Dilihat dari namanya saja, kita akan ketar-ketir jika ditagih utangnya dengan mahasiswa fakultas ini. Bukannya apa-apa, jika yang nagih utang adalah mahasiswa yang apal UU utang-piutang bagaimana? Bisa-bisa, nanti dibawa ke jalur hukum, kan, ngeri. Kalau mereka bilang gini bagaimana? “Memang, menurut pasal 19 ayat (2) UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, orang yang terjerat kasus utang tidak bisa dipidana. Tapi, kalau mangkir bayar, dan masuk ke dalam unsur-unsur yang ada di Pasal 378 KUHP, kamu bisa, lho ditahan. Jadi, bisa bayar sekarang, kan?”

#7 Fakultas Ekonomi Bisnis

Utang, pasti hubungannya dengan uang. Uang, hubungannya dengan keuangan. Keuangan, hubungannya dengan ekonomi. Jadi, mahasiswa FEB pun akan sangat paham bagaimana menanggapi urusan perutangan ini. Apalagi, mahasiswanya berjiwa bisnisman. Pasti, prinsip ekonomi akan berjalan di situ. Kira-kira, lagunya akan seperti ini, “Kami terpaksa menyita beberapa aset yang Anda miliki. Sebab, waktu yang kami berikan tidak Anda maksimalkan sebaik-baiknya. Kami mohon maaf, terima kasih”.

Itulah beberapa gaya menagih utang mahasiswa berdasarkan fakultas yang dipilihnya. Urusan utang-piutang pun bisa jadi masalah sepele dan serius, lho, Gaes. Tergantung dengan siapa kita berutang. Kalau mudah, ya, mudah. Kalau sulit, ya, jangan kabur. Utang itu boleh, tapi jadilah pengutang yang baik. Masak ngutang terus, lalu bayarnya pakai pajak rakyat yang dinaikkan uang orang lain, sih?

Penulis: Adhitiya Prasta Pratama
Editor: Audian Laili

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 27 Januari 2022 oleh

Tags: jurusan kuliahUtang
Adhitiya Prasta Pratama

Adhitiya Prasta Pratama

Seorang mahasiswa yang hobi baca apa aja di depannya.

ArtikelTerkait

Ambigunya Jurusan Agribisnis, Masuk Fakultas Pertanian tapi 80% yang Dipelajari Justru Ilmu Ekonomi jurusan pertanian

Ambigunya Jurusan Agribisnis, Masuk Fakultas Pertanian tapi 80% yang Dipelajari Justru Ilmu Ekonomi

21 Juli 2025
kesalahan finansial uang habis bokek mojok

Kesalahan Finansial di Usia Muda yang Sering Terjadi, namun Jarang Disadari

25 September 2021
4 Tips Menagih Utang kepada Mantan Pacar agar Tak Jadi Beban dalam Hati

4 Tips Menagih Utang kepada Mantan Pacar agar Tak Jadi Beban dalam Hati

22 April 2022
PinPri, Lembaga Pinjaman Abal-abal yang Jauh Lebih Biadab ketimbang Rentenir

PinPri, Lembaga Pinjaman Abal-abal yang Jauh Lebih Biadab ketimbang Rentenir

13 September 2023
Teknik Geodesi_ Disamakan Geologi, Dimusuhi Kaum Bumi Datar terminal mojok

Teknik Geodesi: Disamakan dengan Geologi, Dimusuhi Kaum Bumi Datar

27 September 2021
3 Jurusan S2 dengan Prospek Kerja Cerah dan Paling Dibutuhkan Dunia Kerja

3 Jurusan S2 dengan Prospek Kerja Cerah dan Paling Dibutuhkan Dunia Kerja

3 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Toyota Hiace, Mobil Toyota yang Nyamannya kayak Bawa LCGC (Unsplash)

Derita Pemilik Hiace, Kerap Menghadapi “Seni” Menawar Harga yang Melampaui Batas Nalar

8 April 2026
4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Unsplash)

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan

8 April 2026
Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain Mojok.co

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain

6 April 2026
Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

8 April 2026
Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas Mojok.co

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

6 April 2026
Jalan Godean Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat Mojok

Jalan Godean yang Ruwet Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.