Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Fandom Habib Rizieq Memang Layak Menang Best Fandom Award!

Ayu Octavi Anjani oleh Ayu Octavi Anjani
12 November 2020
A A
Fandom Habib Rizieq Memang Layak Menang Best Fandom Award! terminal mojok.co

Fandom Habib Rizieq Memang Layak Menang Best Fandom Award! terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Sudah dua hari ini Twitter ramai sekali dengan kepulangan Habib Rizieq dari Arab Saudi. Lebih tepatnya sih heboh, ya. Banyak persoalannya kenapa warga Twitter dan warga-warga lainnya heboh sekali waktu Habib Rizieq balik ke Indonesia.

Imam besar Front Pembela Islam (FPI) ini akhirnya pulang ke Indonesia setelah kurang lebih 3,5 tahunan menetap di Arab Saudi. Lebih tepatnya Habib Rizieq ini pulang tanggal 10 November kemarin. Nah, pulangnya kan baru kemarin, tapi ributnya sudah dari jauh-jauh hari. Mengapa begitu? Lantaran, sudah ada rencana beliau pulang sebelumnya, makanya orang-orang jadi heboh.

Hmmm… yang saya tahu, Habib ini pulang karena mau menikahkan anaknya di sini. Nggak sedikit juga sumber yang mengatakan kalau Habib ini pulang karena akan memimpin gerakan revolusi akhlak. Maksudnya apa ya saya kurang paham nih revolusi akhlak.

Oke, sumber lain bilang kalau Habib pulang karena sudah terlalu lama alias overstay di Arab Saudi dan terancam dideportasi kalau berlama-lama tinggal di sana. Ya, yang mana pun alasannya saya nggak fokus ke situ, sih. Saya justru salah fokus sama fansnya yang naujubile bejibun, Cuy.

Kalau yang belum lihat video Habib Rizieq yang baru sampai di bandara lalu fans-fansnya sudah nangkring cantik di Bandara Soekarno-Hatta, lihat dulu, deh, mendingan. Mereka ini datang dengan pakaian serba putih dan memenuhi seisi bandara tentu dengan alasan yang cukup jelas, ya: menunggu kepulangan imam besar mereka.

Nah, ini nih yang buat saya dan orang-orang salah fokus. Pasalnya, fans-fansnya Habib yang memenuhi seisi bandara ini banyak. Buanyaaak banget malah. Serius, deh. Kalau diperhatikan seperti sedang konser di tempat umum. Namun, ini cukup merugikan lho.

Mengapa? Pertama banget dan paling penting, kluster baru covid! Kedua, fasilitas umum yang ada di bandara jadi banyak yang rusak saking ramainya massa. Ketiga, jalanan sekitar bandara jadi macet total. Serius ini males banget. Keempat, jadwal penerbangan terpaksa ditunda. Penumpang sampai harus reschedule jadwal penerbangan! Agak gimana gitu ya menurut saya.

Empat hal di atas itu membuat ketidaknyamanan untuk saya yang menonton videonya apalagi untuk masyarakat yang ada di tempat kejadian hari itu. Apalagi nih ya, untuk mereka yang mau naik pesawat. Yaelah, nambah-nambahin kerjaan aja.

Baca Juga:

Bagi-bagi Freebies di Konser K-Pop Bikin Trauma dan Nama Baik Fandom Tercemar Gara-gara Oknum K-Popers Tak Tahu Diri

Season Greeting, Merchandise KPop Paling Nggak Penting yang Mending Stop Produksi

Belum lagi sekarang masih masa pandemi begini. Bisa-bisanya mereka keluar dan berkerumun sebanyak dan sepakat itu. Salah satu videonya terlihat mereka sampai membuat jalur khusus supaya bisa dilewati Habib.

Bahkan, fans-fans yang datang sampai rela jalan kaki ke bandara karena di jalanan di luar bandara macet sekali. Kendaraan tidak bisa lewat sama sekali. Belum lagi mereka yang nekat naik motor dan masuk jalur ke bandara.

Hey, Army, kalian kalah tuh sama fansnya Habib Rizieq. Hahaha.

Selama ini masyarakat tahu fandom idol K-Pop BTS, Army, itu fandom besar, sangat besar, atau mungkin paling besar di Indonesia. Namun, kalau lihat kerumunan fans Habib kemarin itu saya rasa.. hmmm Army, mohon maaf kalian kalah, deh. Masih lebih besar fandomnya Habib Rizieq.

Saya jadi mikir kalau fandom Habib Rizieq sebegitu banyaknya, mungkin mereka bisa dianugerahi dengan Best Fandom Award kali, ya. Oh ya, selain itu, dengan jumlah fans yang sebanyak itu, mereka sudah bisa bikin merch yang bisa dijual lagi seperti fandom-fandom idol K-Pop pada umumnya. Jadi, bolehlah dicoba.

Tapi serius, deh. Fandomnya Habib saya rasa juga mengalahkan jumlah fans yang datang ke konser idol K-Pop mereka, deh, saking banyaknya. Yang datang satu, yang jemput ratusan atau bahkan ribuan. Hadeeeh.

Namun, saya cukup salut dengan fans Habib ini yang rela melakukan apa pun demi bisa melihat sekaligus menjemput imam besar kesayangan mereka. Nah, memang mirip fandom-fandom idol gitu, kan, loyalitasnya. Keren.

Sekarang coba deh bandingkan kalau ada idol K-Pop yang konser di Indonesia kalau fandomnya menunggu di bandara. Saya sempat lihat dan fans idol K-Pop itu tidak sebesar ini saat menunggu di bandara. Serius. Makanya saya bisa bilang fandom K-Pop kalah sama fandomnya Habib Rizieq.

Yak, nanti kalau ada nominasi Best Fandom Award, tolong ya fandomnya Habib Rizieq dimenangin!

BACA JUGA Menghitung Berapa Kali Habib Rizieq Shihab Bisa Umrah Selama di Arab Saudi atau tulisan Ayu Octavi Anjani lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 11 November 2020 oleh

Tags: armyhabib rizieqK-Pop
Ayu Octavi Anjani

Ayu Octavi Anjani

Mahasiswa akhir yang hobi makan dan nulis.

ArtikelTerkait

Jika BTS Tampil di Grammy Awards 2021, Mereka Perlu Belajar dari Via Vallen terminal mojok.co

Perjalanan Fans K-Pop yang Bertobat dari Sifat Barbar

24 September 2020
kpopers

Surat Cinta untuk Kpopers Generasi Baru

16 Juni 2019
Panduan Menikmati Lagu BTS dalam Berbagai Suasana Terminal Mojok

Panduan Menikmati Lagu BTS dalam Berbagai Suasana

27 Maret 2022
Jadi Fans Fanatik K-Pop Adalah Cara Saya Menjauhi Kenakalan Remaja terminal mojok.co

Jadi Fans Fanatik K-Pop Adalah Cara Saya Menjauhi Kenakalan Remaja

19 Mei 2021
Masa Depan Bumi Bisa Jadi Ada di Pundak Penggemar K-Pop Terminal Mojok

Masa Depan Bumi Bisa Jadi Ada di Pundak Penggemar K-Pop

19 Februari 2022
han bin ikon dan budaya malu

Han Bin Hengkang dari iKON: Belajar Budaya Malu dari Korea Selatan

14 Juni 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Di Sumenep, Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

4 Februari 2026
Andai Jadi Warga Tangerang Selatan, Saya Pasti Sudah Pusing Tujuh Keliling. Mending Resign Jadi Warga Tangsel!

Jangan Nilai Buku dari Sampulnya, dan Jangan Menilai Tangerang Selatan Hanya dari Bintaro, Alam Sutera dan BSD Saja

4 Februari 2026
Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026
Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib Mojok.co

Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib

1 Februari 2026
Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan

1 Februari 2026
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.