Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Olahraga

Erling Haaland: Kepingan Terakhir yang Dicari Pep atau The Next Grealish?

Zubairi oleh Zubairi
10 Mei 2022
A A
Erling Haaland: Kepingan Terakhir yang Dicari Pep atau The Next Grealish?

Erling Haaland: Kepingan Terakhir yang Dicari Pep atau The Next Grealish? (Vitalii Vitleo via Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kabar tentang bergabungnya Erling Haaland ke Manchester City masih terus berlanjut dan masih menjadi isu hangat hingga kini. Bahkan, sang bomber milik Borussia Dortmund itu kabarnya sudah mencapai kesepakatan personal dengan tim London itu. 

Ya, spekulasi tentang pindahnya Haaland akan segera rampung pekan depan. City dengan Haaland, secara pribadi sudah sama-sama suka, done deal, kabarnya. Setidaknya, Fabrizio Romano sudah mengucapkan “here we go!” yang artinya, transfer sudah terkunci.

Dilansir dari beberapa pemberitaan yang ada, kabarnya City menebus klausul pelepasan sekitar 75 juta euro. Harga yang amat murah untuk Haaland. Namun, tentu saja, itu di luar biaya seperti bonus agen dan komisi ke ayah Haaland. Katanya, biaya-biaya di luar klausul pelepasan itulah yang bikin Real Madrid memilih nga dulu untuk merekrut Erling Haaland.

Erling Haaland to Manchester City, here we go! Haaland has passed medical tests as new Man City player today, he’s back in Dortmund. It will be OFFICIAL this week 🚨🔵 #MCFC

Man City told BVB board that they will activate release clause [closer to €60m than €75m] in few hours. pic.twitter.com/heYobi8S1Y

— Fabrizio Romano (@FabrizioRomano) May 9, 2022

Tentu saja, jumlah klausul tersebut wajar dan sah-sah saja, mengingat kecerdikan, kelincahan, dan kepiawaiannya yang Haaland miliki dalam mengolah si kulit bundar. Kualitas dan performanya, kita sudah tahu.

Tapi, tunggu dulu. Apakah Erling Haaland bakal nyetel sama City, terlebih Pep Guardiola bukanlah orang yang “mudah”? 

Sebelum lebih jauh lagi pembahasan tentang Haaland, mari berkaca dulu ke nasib Lionel Messi, Ronaldo dan pemain berlabel bintang lainnya. Bukan apa-apa, kita sudah diberi contoh terlalu banyak tentang bintang yang justru melempem di klub barunya, meski dibeli dengan banderol fantastis.

Mari kita lihat kasus Coutinho, contoh klasik pemain dengan banderol gila-gilaan yang justru melempem di tim barunya. Lalu, Joao Felix, yang masih inkonsisten. Plus, Eden Hazard yang terlihat seperti magabut di Madrid. Meski, jujur saja, untuk Hazard, andai Meunier tidak serampangan memasang kaki, besar kemungkinan Hazard menggila di Madrid. Sebab, awal kedatangannya, Hazard begitu positif di Madrid.

Baca Juga:

Jadi Fans Manchester City Itu Berat, Nonton Bola dengan Tenang tapi Dicap Karbitan Seumur Hidup

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

Lalu yang terbaru, Grealish. Pemain tersebut berstatus bintang dan dibeli tak murah. Namun, Grealish di City bukanlah Grealish yang kita lihat di Aston Villa.

Semuanya punya satu benang merah yang sama: ketidakcocokan taktik.

Jack Grealish (Maciejgillert via Shutterstock.com)

Coutinho, Grealish, Felix, dan Hazard adalah contoh pemain yang kau sebut sebagai penyihir. Mereka tak punya posisi yang saklek. Tapi tugas mereka sama, bikin keajaiban lewat skill individu, dan tim yang menyesuaikan mereka, bukan sebaliknya. Tapi, sepak bola modern sering kali tak memberi ruang untuk individu berkreasi. Lagi-lagi, pengecualian untuk Hazard, yang sebenarnya punya kualitas mumpuni di sayap kiri, meski ruangnya terbatas.

Erling Haaland perlu tahu ini. Dia, di Dortmund, diberi tugas untuk jadi dirinya sendiri dan mencetak gol sebanyak mungkin. Tapi, di City, bisa jadi, dia diberi tugas tambahan oleh Pep yang mungkin tak cocok untuknya. Pep Guardiola adalah pemikir, dan pemain yang ia masukkan ke lapangan adalah pemain yang diharuskan mengikuti instruksinya.

Sekilas, tim-tim seperti ini memang amat mengerikan dan sulit dilawan. Tapi, tim seperti ini sering kali kalah melawan tim yang punya determinasi dan sanggup membuat keajaiban. Lihat bagaimana Liverpool dan Real Madrid menggulung City.

Katanya, Erling Haaland tertarik dengan City karena visi misi Guardiola yang menurutnya menarik. Namun, kadang rencana tak berjalan dengan mulus. Tanyakan saja kepada Pep, apa rencana dia berjalan mulus setelah Camavinga dan Rodrygo masuk?

Juga, kita perlu membicarakan ini. Kegagalan Pep menjuarai UCL bersama Manchester City bisa jadi bikin ia frustrasi dan tak logis dalam membangun skuat. Ditambah kemampuan pemilik City untuk mengeluarkan uang dengan tak logis juga.

Bisa jadi, Erling Haaland ini adalah “keputusan tak logis” yang pelatih dan petinggi City lakukan demi menjuarai UCL. Pemain dengan potensi hebat mereka beli, agar kans mereka makin besar. Perkara cocok atau tidak, itu dipikir belakangan. Melihat tuntutan uang yang diminta, sebenarnya, keputusan membeli Haaland ini terlihat tak masuk akal. Tapi, hei, ini City. Uang mereka tak berseri. Pun, UEFA akan diam saja, bukan?

Daftar cedera Haaland juga bikin keputusan membelinya tak lebih dari perjudian. Tapi, mari kita lihat saja. Siapa tahu, dia makin sehat ke depannya. Siapa tahu, kan?

Erling Haaland (Vitalii Vitleo via Shutterstock.com)

Tapi, tetap saja, pembelian Haaland bikin City makin mantap dalam menatap musim depan. Di atas kertas, Haaland akan bikin City tim dengan kualitas serangan yang mengerikan. Di Dortmund saja bisa sebegitu mengerikan, apalagi di City, dengan kualitas pemain yang pasti di atas rata-rata (tentu saja kita tak sedang membicarakan Fernandinho).

Menarik dilihat, apakah Haaland adalah kepingan yang dicari Pep, atau justru jadi The Next Grealish alias membeli pemain yang sebenarnya tak cocok-cocok amat. Namun, City sudah mengirimkan sinyal ke seluruh penjuru Eropa, bahwa mereka adalah pasukan yang pantas untuk ditakuti.

Selamat City, dan selamat datang, Erling Haaland!

Penulis: Zubairi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Rodrygo, The Starboy

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 10 Mei 2022 oleh

Tags: dortmunderling haalandfabrizio romanomanchester city
Zubairi

Zubairi

Pemuda asli Sumenep, Madura yang biasa makan nasi jagung dan gengan kelor.

ArtikelTerkait

sadio mane

In Klopp We Trust: Tidak Ada yang Perlu Dikhawatirkan Dari Kekesalan Sadio Mane Kepada Mo Salah

4 September 2019
Arsenal Diseret Turun ke Bumi oleh Manchester City (Unsplash)

Arsenal Membiarkan Si Gajah Terjatuh dari Ketinggian

16 Februari 2023
3 Fakta yang Seharusnya Membuat Arsenal Bahagia Meski Gagal Juara Liga Inggris (Unsplash)

3 Fakta yang Seharusnya Membuat Fans Arsenal Tetap Bahagia Meski Gagal Juara Liga Inggris

21 April 2023
erling haaland kylian mbappe terminal mojok

Lupakan Messi dan Cristiano Ronaldo, Sambut Rivalitas Baru di Dunia Sepak Bola, Erling Haaland vs Kylian Mbappe

19 Maret 2021
manchester united manchester city liga inggris FFP david pannick MOJOK.CO

Halu Bebas, tapi Bilang Manchester City Bakal Juara Premier League kok Nganu ya

15 September 2021
Manchester United Cuma Lelucon, Hobi Nyalahin Orang Lain (Pixabay)

Manchester United Adalah Lelucon Dimulai dari Internal, tapi Selalu Bodoh lalu Menyalahkan Pelatih dan Pemainnya

20 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman

7 April 2026
Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja Mojok.co

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja

3 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak di Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd Mojok.co

Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd

5 April 2026
Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

2 April 2026
Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN

Wajar kalau Masyarakat Nggak Peduli PNS Dipecat atau Gajinya Turun, Sudah Muak sama Oknum PNS yang Korup!

7 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.