Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Enak Banget! Ini Dia Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Madiun

Aisyah Nabilla oleh Aisyah Nabilla
24 Juni 2020
A A
oleh-oleh khas madiun mojok.co

oleh-oleh khas madiun mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Banyak orang menyebut kota Madiun sebagai kota pendekar karena memiliki banyak perguruan bela diri pencak silat yang tersebar merata di setiap penjuru kotanya. Nah, selain sebagai kota pendekar, banyak juga orang dari provinsinya masing-masing yang berkunjung ke Madiun untuk sekedar jalan-jalan ataupun mudik ke kampung halaman.

Nah, jalan-jalan di Kota Madiun belum lengkap rasanya kalau belum mencicipi kuliner khas yang dijual di setiap sudut jalanan bahkan rumah-rumah warga. Lalu, apa saja oleh-oleh khas Madiun yang mampu menandakan bahwa kamu sudah pernah ke Madiun?

Brem

Bagi orang-orang yang bukan berasal dari Kota Madiun, mungkin belum begitu familiar dengan jajanan unik oleh-oleh khas Madiun satu ini. Brem adalah makanan yang terbuat dari ketan hitam yang difermentasikan dan diendapkan untuk diambil sarinya saja. Nah, sari ketan ini lah yang akan diproses lebih lanjut menjadi makanan siap santap.

Rasa dan sensasi makanan ini muncul ketika dimasukkan ke dalam mulut yang akan meninggalkan rasa dingin ‘semriwing’ lalu mencair  sampai ke tenggorokan. Makanan ini cocok menjadi dessert ataupun cemilan loh! Penasaran kan gimana rasanya?

Nasi pecel

Siapa yang tidak tahu enaknya makan nasi pecel pas lagi lapar-laparnya? Nah, makanan satu ini pasti gak asing untuk masyarakat yang berada di Pulau Jawa. Nasi pecel kerap kali menjadi santapan semua kalangan karena rasanya yang enak dan gurih. Lalu, apa bedanya dengan nasi pecel khas Kota Madiun?

Tentu saja dari bumbunya guys! Loh kok bisa?

Iya, jadi di setiap kota mungkin memiliki perbedaan dari bahan-bahan untuk membuat bumbu dan cara menyajikannya. Kalau di Madiun sendiri, bumbu pecel yang dimasak memiliki tekstur yang lebih kasar dari bumbu pecel lain. Penyajiannya pun menggunakan pincuk atau biasa dikenal dengan alas daun pisang.

Bluder cokro

Siapa penggemar roti-rotian dan makanan manis? Mungkin makanan ini bakal jadi andalan kalian saat berkunjung ke Madiun. Dikenal dengan nama bluder cokro, makanan ini merupakan produk roti legendaris asli Madiun yang memiliki rasa istimewa sejak tahun 1989. Dinamakan Cokro karena pertama kali diproduksi di Jalan Cokroaminoto no 36. Hingga kini, bluder cokro tetap berinovasi untuk menambah varian rasa sesuai lidah masyarakat Indonesia.

Baca Juga:

Stasiun Magetan: Nama Baru, Lokasi Antah Berantah, Mencoba Membendung Popularitas Stasiun Madiun yang Duluan Terkenal

Madiun, Kota Kecil yang Sudah Banyak Berbenah kecuali Transportasi Publiknya

Bagi yang belum pernah coba, pas banget nih untuk mampir ke Bluder Cokro dan membeli panganan ini untuk dimakan sendiri atau sebagai oleh-oleh.

Kue Manco

Jajanan khas Madiun yang terbuat dari ketan ini juga termasuk cemilan terkenal oleh masyarakat untuk dijadikan oleh-oleh khas Madiun. Dibuat di desa Tambak Mas, kue ini berbahan dasar tepung ketan yang sudah diaduk dengan air hingga membentuk donat lalu direbus dan dikeringkan. Setelah kering, barulah kue ini digoreng hingga mengembang. Layaknya onde-onde, kue ini juga diberi wijen pada kulit terluarnya agar saat digigit menimbulkan rasa gurih dan manis secara bersamaan. Selain itu harganya pun sangat murah mulai dari 5 ribu sampai Rp 10 ribu sangat cocok dijadikan oleh-oleh saat berkunjung ke Madiun.

Madumongso

Sama seperti brem, madumongso juga terbuat dari ketan hitam yang difermentasikan. Bedanya, ia dimasak lagi dengan gula dan santan hingga menyerupai dodol. Pengemasannya pun unik, yaitu menggunakan kertas minyak warna-warni dan dibentuk bervariasi seperti bentuk lonjong dan bulat. Jajanan ini rasanya manis-manis asam dan sangat cocok dijadikan cemilan ataupun makanan pencuci mulut. Bagi yang belum mencoba dodol khas Madiun ini, sangat direkomendasikan untuk membelinya saat mampir ke kota pendekar ini ya!

Kue Semprong

Bagi masyarakat Jawa Timur pasti tidak asing dengan jajanan satu ini. Cemilan yang bercita rasa gurih dan manis ini selalu ada disaat perayaan hari raya di rumah masing-masing. Kue semprong merupakan makanan ringan khas Madiun yang terbuat dari campuran tepung tapioka, gula merah dan juga kelapa. Jika dikunyah akan berbunyi ‘krenyes-krenyes’ karena bentuknya yang tipis garing. Tidak sulit menemukan jajanan ini di setiap pasar Kota Madiun. Jadi, jika berkunjung ke kota ini jangan lupakan cemilan satu ini ya!

Sumber gambar: Wikimedia commons.

BACA JUGA Bukan Telur Asin, tapi Inilah Oleh-Oleh dari Tegal.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 24 Juni 2020 oleh

Tags: madiunoleh-oleh khas madiun
Aisyah Nabilla

Aisyah Nabilla

Mahasiswa yang suka nulis dan nonton film

ArtikelTerkait

Branding Madiun Kampung Pesilat Indonesia yang Berlebihan

Branding Madiun Kampung Pesilat Indonesia yang Berlebihan

20 Maret 2022
3 Rekomendasi Kafe di Madiun yang Cocok buat Nugas

3 Rekomendasi Kafe di Madiun yang Cocok buat Nugas

21 Maret 2022
Meluruskan Salah Kaprah Soal Julukan Madiun Kota Gadis terminal mojok

Sisi Gelap Julukan ‘Madiun Kota Pendekar’

6 Oktober 2021
Kertosono, Daerah Nggak Terkenal di Jawa Timur yang Pecelnya Paling Enak di Dunia (Pixabay.com)

Kertosono, Daerah Nggak Terkenal di Jawa Timur yang Pecelnya Paling Enak di Dunia

23 Januari 2024
 Jalan Raya Madiun-Nganjuk, Jalur Tercepat dan Termulus untuk Menemui Ajal

Jalan Raya Madiun-Nganjuk, Jalur Tercepat dan Termulus untuk Menemui Ajal

26 Februari 2024
Nasi Pecel Bukan Milik Madiun Saja, Kota Lain di Jawa Timur Juga Punya

Nasi Pecel Bukan Milik Madiun Saja, Kota Lain di Jawa Timur Juga Punya

23 April 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan Mojok.co

Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan

6 Februari 2026
5 Profesi yang Kelihatan Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu (Unsplash)

5 Profesi yang Kelihatannya Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu

4 Februari 2026
4 Menu Mie Gacoan yang Rasanya Gagal, Jangan Dibeli kalau Nggak Mau Menyesal seperti Saya

Tips Makan Mie Gacoan: Datanglah Pas Pagi Hari, Dijamin Rasanya Pasti Enak dan Nggak Akan Kecewa

1 Februari 2026
Stasiun Plabuan Batang, Satu-Satunya Stasiun Kereta Api Aktif di Indonesia dengan Pemandangan Pinggir Pantai

Bisakah Batang yang Dikenal sebagai Kabupaten Sepi Bangkit dan Jadi Terkenal?

1 Februari 2026
Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh Mojok.co

Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh

4 Februari 2026
Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali Mojok.co

Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali

6 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.