Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Luar Negeri

Emmanuel Macron, Presiden Paling Nggak Ada Kerjaan di Dunia

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
15 Juni 2023
A A
Emmanuel Macron, Presiden Paling Nggak Ada Kerjaan di Dunia

Emmanuel Macron, Presiden Paling Nggak Ada Kerjaan di Dunia (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya harus akui, cukup susah untuk tidak hormat dan takjub kepada Emmanuel Macron, Presiden Prancis ini.

Dia terlihat begitu parlente dan berwibawa. Melihat beliau, saya seakan-akan melihat Harvey Specter, pengacara mbois di serial Suits. Tampan, gagah, klimis, berwibawa, semua yang bagus dipek kabeh sama beliau. Ketimbang bermimpi jadi Thomas Shelby, kawula muda sekarang baiknya memilih untuk jadi Macron.

Tapi saya tak hanya takjub dengan tampilan beliau yang begitu bersahaja itu. Saya takjub dengan beliau yang perhatian betul dengan rakyatnya. Oh, saya nggak lagi satir ini. Saya serius 3000. Buktinya?

Beliau mau saja repot untuk meyakinkan Kylian Mbappe untuk perpanjang kontrak di PSG. HEBAT BETUL NGGAK TUH?

Presiden mana yang mau membujuk pemain bola, yang jelas-jelas bisa menentukan nasibnya sendiri, untuk bertahan di klub semenjana macam PSG? Kalau nggak peduli negara sendiri, mana mungkin beliau mau capek-capek begini.

Saya yakin kalian akan bilang, fokus Emmanuel Macron itu keliru. Harusnya dia fokus ke gejolak gara-gara pension law reform. Dan sampe sekarang, gejolak tersebut belum terlihat mereda banget. Tapi bukan berarti dia nggak boleh fokus ke rakyatnya yang lain dong. Mbappe itu rakyat Prancis lho. Kalau dia tetap main di PSG, artinya, dia sedang menjaga pundi uang minyak tetap mengalir ke Prancis. Itu semua apa coba kalau bukan demi negara?

Ya demi negara lah, masak karena tunduk sama pemodal gede. Tolong, Emmanuel Macron itu mulia.

Mbappe itu aset negara!

Mbappe itu aset penting ya, tolong. Dan mungkin bagi Macron, Mbappe untuk sementara lebih penting ketimbang orang-orang yang sedang memperjuangkan kesejahteraan.

Baca Juga:

Selama Real Madrid Tidak Percaya dengan Strikernya, Lupakan Meraih Gelar UCL ke-16

3 Rekomendasi Film Indonesia yang Relevan dengan Hiruk Pikuk Negara Saat Ini

Mbappe nggak demo, nggak merusak, nggak protes. Protesnya cuman kenapa dia nggak boleh pergi ke Madrid, sih, tim terhebat di dunia. Tapi Macron tahu betul, kalau ambisi pribadi harusnya dikorbankan demi negara. Lho, negara di atas segalanya.

Perkara itu langkah yang amat aneh, ya peduli setan. Coba, orang hebat mana yang tidak dicap aneh. Ini semua tergantung mindset. Mindset orang medioker memang susah memahami langkah 4D chess Macron. Kita-kita ini, yang memahami bahwa kesejahteraan rakyat harus didahulukan, nggak akan paham kenapa Macron malah fokus ke Mbappe.

Tak perlu kaget dengan kelakuan Emmanuel Macron

Kita ini harus paham, bahwa gaji Mbappe itu bisa saja jadi stimulus ekonomi terbaik untuk negara. Saya ngawur aja ini mah, wong saya nggak paham begituan. Tapi anggap aja begitu, soalnya saya berusaha keras untuk membela Emmanuel Macron.

Lho, saya harus bela. Sebab, tindakan Macron untuk menjaga Mbappe agar stay di Prancis ini memang harus diakui kelewat absurd. Dari ratusan masalah yang ada di Prancis, Mbappe jelas bukan prioritas. Tapi, ketika Macron memilih untuk turun tangan, saya merasa ada faktor-faktor lain yang nggak kita tahu. Dan saya harus gali ini.

Setelah saya berusaha keras semalaman, saya menemukan satu asumsi yang sekiranya harus saya bagi.

Bahwa bisa jadi, Emmanuel Macron memang rela turun pada hal-hal tidak penting tapi peduli setan dengan hal yang harusnya ia selesaikan karena emang selo aja jadi presiden. Atau malah tidak peduli-peduli amat dengan rakyat. Dan ya, kita nggak perlu kaget dengan kelakuan Emmanuel Macron yang nggak peduli-peduli amat dengan rakyatnya.

Kita tahu betul rasanya punya pemimpin yang fokus bikin ibu kota baru di saat banyak masalah ekonomi yang nggak terlihat akan kelar. Kita merasakan pemerintahan di mana justru berpihak pada pengusaha, tidak dengan pekerja. Dan kita merasakan pemimpin yang jauh lebih peduli dengan pundi-pundi pemasukan ketimbang kelangsungan alam.

Jadi ya, apa yang dilakukan Emmanuel Macron tak perlu bikin kita kaget. Sebab, kita sendiri menyaksikan itu tiap hari, tiap bulan, tiap tahun.

Penulis: Rizky Prasetya
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Rumor Kylian Mbappe ke Real Madrid: Sekadar Rumor Sampah atau Kenyataan yang Mengerikan?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 15 Juni 2023 oleh

Tags: Demoemmanuel macronkerusuhanKylian MbappePrancisprotes
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

Tan Malaka Bakal Misuh Jancuk Kalau Baca Draf Omnibus Law

Tan Malaka Bakal Misuh Jancuk kalau Baca Draf Omnibus Law

13 Maret 2020
Curhat Seorang Fakboi yang Diputusin karena Ikut Demo terminal mojok.co RUU Ciptaker

Mengenal Ego-Resiliensi: Melawan Trauma Pasca Demonstrasi Omnibus Law

12 Oktober 2020
Tolak Demo dengan Demo Adalah Wujud Istimewanya Aspirasi yang Offside terminal mojok.co

Tolak Demo dengan Demo Adalah Wujud Istimewanya Aspirasi yang Offside

14 Oktober 2020
Jago Silat Kagak, Jago Cari Musuh Iya. Kayak Gitu Pendekar?

Jago Silat Kagak, Jago Cari Musuh Iya. Kayak Gitu Pendekar?

8 Juni 2023
erling haaland kylian mbappe terminal mojok

Erling Haaland Dibanderol 180 Juta Euro, Pantaskah?

30 Maret 2021
poso

Poso dan Pengalaman Menjadi Terduga Teroris

23 Oktober 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Purworejo Tak Butuh Kemewahan karena Hidup Aja Pas-pasan (Unsplash)

Purworejo Tidak Butuh Kemewahan, Apalagi soal Makanan dan Minuman karena Hidup Aja Pas-pasan

6 Februari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
Jatiwaringin Bekasi, Daerah Seribu Galian yang Nggak Tahu Kapan Kelarnya. Warga di Sini Punya Kesabaran Tingkat Tinggi bekasi jogja

Setahun Hidup di Jogja Bikin Saya Rindu Jalan Berlubang di Bekasi

6 Februari 2026
Oleh-Oleh Khas Wonosobo yang Sebaiknya Kalian Pikir Ulang Sebelum Membelinya Mojok.co

Wonosobo Memang Cocok untuk Berlibur, tapi untuk Tinggal, Lebih Baik Skip

3 Februari 2026
Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Pasar Minggu Harus Ikuti Langkah Pasar Santa dan Blok M Square kalau Tidak Mau Mati!

4 Februari 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi

6 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.