Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Dusun Semilir: Alternatif Tempat Wisata di Semarang yang Family Friendly

Paula Gianita Primasari oleh Paula Gianita Primasari
30 Juni 2022
A A
Dusun Semilir: Alternatif Tempat Wisata di Semarang yang Family Friendly Terminal Mojok

Dusun Semilir: Alternatif Tempat Wisata di Semarang yang Family Friendly (Instagram Dusun Semilir Official)

Share on FacebookShare on Twitter

Pilihan tempat wisata di Semarang bawah memang tidak banyak, apalagi yang cocok untuk anak-anak. Semarang bagian kota memang lebih identik dengan wisata kuliner yang umumnya lebih banyak diminati oleh orang dewasa. Namun, cobalah melipir sedikit ke Semarang bagian atas, tepatnya ke arah kabupaten. Niscaya, wisatawan yang mampir ke Kota Lumpia tersebut dengan mudah akan menemukan beberapa titik destinasi wisata yang cukup asik.

Terlebih, momen liburan sekolah seperti saat ini biasanya dimanfaatkan oleh orang tua untuk menyenangkan anak-anak mereka. Daripada keluyuran di mal yang isinya itu-itu saja, tak ada salahnya menyambangi beberapa tempat rekreasi yang cocok untuk berlibur sekeluarga. Di kawasan Kabupaten Semarang, terdapat beberapa tempat wisata keluarga yang cukup populer. Di antaranya ada Ayanaz Gedongsongo, Saloka Theme Park, Cimory On The Valley, dan Dusun Semilir.

ADVERTISEMENT

Tempat terakhir yang saya sebutkan, Dusun Semilir, bisa jadi opsi yang paling tepat untuk wisatawan yang berasal dari luar Semarang dan belum paham betul seluk beluk jalanan ibu kota Jawa Tengah. Pasalnya, akses ke sana cukup mudah lantaran lokasinya persis terletak di tepi jalan raya utama, tepatnya di Jalan Soekarno Hatta nomor 49, Bawen, Kabupaten Semarang. Jika sudah pernah rekreasi ke Cimory, letak Dusun Semilir ini sangat dekat dari sana, sekitar lima menit saja dengan kendaraan bermotor.

Menuju ke Dusun Semilir, bisa dilakukan dari pusat kota dengan jalur non-tol, tetapi mungkin akan lebih lama sampai destinasi karena padatnya arus lalu lintas. Pilihan yang lebih baik adalah dengan memanfaatkan jalan tol yang langsung menuju ke arah pintu keluar tol Bawen. Dari Undip atas yang berlokasi di Tembalang, jaraknya hanya sekitar 29 kilometer dengan estimasi waktu tempuh 30 menit mengendarai mobil via tol. Jika dari Simpang Lima, waktu yang diperlukan kurang lebih 50 menit dengan memanfatkan rute jalan tol.

Sepanjang musim liburan ini, Dusun Semilir dibuka setiap hari mulai dari pukul 9 pagi hingga pukul 6 sore untuk weekdays dan pukul 8 pagi sampai pukul 8 malam untuk akhir minggu. Saya sarankan untuk pergi ke sana saat weekdays agar lebih leluasa meskipun area parkir yang disediakan terbilang luas.

Tiket masuknya sendiri per Juni 2022 ini dipatok dengan harga 30 ribu saat weekdays dan 40 ribu ketika weekend serta tanggal merah. Jangan bawa makanan dan minuman dari luar saat masuk ke sana, ya, karena ada peraturan yang melarang demikian. Walau ada kalanya petugas tidak memeriksa isi tas lantaran membludaknya jumlah pengunjung.

Dusun Semilir sangat direkomendasikan sebagai tempat wisata utama di Semarang karena pilihan yang bisa dinikmati di sana sangat variatif. Bahkan, ada pula penginapan yang terletak persis di dekat pintu masuk dan lokasi penjualan tiket. Apabila hendak menginap di sana, lebih baik lakukan reservasi terlebih dahulu dan mengecek ketersediaan kamar. Namun, jika hanya ingin mengunjungi wahana bermainnya, kita bisa langsung datang saja.

Setelah membeli tiket masuk, kita langsung dihadapkan pada penjualan aneka souvenir yang memang penataannya dirancang memutar sebagai jalur masuk di satu sisi dan jalur keluar di sisi lain. Di atas area penjualan cendera mata tersebut, ada restoran yang sering diunggah oleh para tamu ketika bersantap di sana. Maklum saja, interior restoran tersebut boleh dibilang instagramable.

Baca Juga:

Pengalaman mencoba roti subuh yang lagi viral di Semarang: cukup sekali coba saja, nggak mau lagi-lagi

Akal-akalan pemandu yang bikin liburan di Lembang Bandung berakhir kecewa

Menu yang ditawarkan restoran pun beragam. Dari sentuhan western, lokal, hingga cita rasa kuliner Korea ada di sana. Masalah harga, memang relatif tak bisa dibilang murah. Namun, jangan khawatir bila merasa lapar saat berada di dalam lokasi Dusun Semilir. Sebab, nanti di sepanjang jalan menuju berbagai spot wahana akan banyak penjaja makanan yang dibuat seperti sekumpulan kios.

Saat memasuki area utama, kita akan disuguhi beragam wahana permainan. Yang paling fenomenal tentu saja perosotan warna-warni yang kerap dijadikan konten banyak warganet di media sosial. Tiket mencoba wahana tersebut sudah termasuk dalam tiket masuk yang dibeli di awal. Sebelumnya, jika hendak mencoba luncuran tersebut, kita harus mendaki jalan yang dibuat memutar seperti spiral. Apabila memiliki fobia pada ketinggian, lebih baik urungkan niat untuk mencobanya sebab pengunjung akan dapat dengan sangat jelas melongok ke bawah.

Sampai di puncak, kita akan disambut oleh petugas yang berada di sana dan telah tersedia seperti ember untuk meluncur. Terkadang, para petugas tersebut akan menggelontorkan air di permukaan perosotan untuk membuatnya lebih licin. Walaupun berketinggian 20 meter, perosotan tersebut terbilang cukup aman, bahkan untuk anak kecil. Semakin berat bobot seseorang, tentunya semakin cepat ember tersebut meluncur. Yang terpenting, siapkan nyali saja. Hehehe.

Permainan lain yang bisa dicoba dan cukup unik adalah human claws. Untuk mencobanya, kita butuh merogoh kocek lagi. Khusus permainan ini, hanya bisa dilakukan oleh anak-anak. Kalau pernah memainkan mesin capit di Timezone, gambarannya seperti itu. Anak akan dilengkapi dengan pengaman sendi dan helm, lalu akan dikaitkan pada gantungan sehingga mirip seperti kepala mesin pencapit. Setelah itu, anak akan digerakkan ke arah kolam yang berisi bola dan makanan ringan. Dalam waktu terbatas, anak diperbolehkan mengambil sebanyak mungkin snack. Kalau perlu, gunakan kaki sekalian untuk mencapit.

Di samping wahana kreatif di atas, terdapat pula aktivitas standar yang umum ditemukan di berbagai tempat wisata. Misalnya menaiki kereta mesin yang diputarkan di sekitar lokasi yang jalannya memang naik turun tersebut sehingga cocok dimanfaatkan oleh mereka yang ingin melihat-lihat tapi sudah cukup lelah. Selanjutnya, ada pula kebun binatang mini yang memperbolehkan pengunjung memberikan makanan pada beberapa hewan di sana. Guna mencoba dua aktivitas yang disebut terakhir ini, tamu perlu membeli tiket tambahan.

Itulah sekilas gambaran mengenai berlibur di Dusun Semilir. Di sana, yang terpenting adalah mencoba berbagai wahana permaianannya. Perihal kuliner dan buah tangan, rata-rata sama saja seperti yang dijual di luaran dalam arti tidak terlalu banyak yang khas. Tapi secara keseluruhan, tempat ini cukup asyik dan lengkap untuk dikunjungi bersama keluarga.

Penulis: Paula Gianita Primasari
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 5 Fakta Keliru Terkait Semarang yang Telanjur Dipercaya Banyak Orang.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 30 Juni 2022 oleh

Tags: Destinasi WisataDusun SemilirLiburanSemarang
Paula Gianita Primasari

Paula Gianita Primasari

ArtikelTerkait

Stasiun Glenmore Banyuwangi Menyingkap Kenangan dan Potensi yang Terlupakan (Dokumen pribadi penulis)

Stasiun Glenmore Banyuwangi: Menyingkap Kenangan dan Potensi yang Terlupakan

9 Juni 2023
Nasib Peterongan Semarang: Dulu Pusat Cuan, Sekarang Terancam Jadi Kawasan Kumuh

Nasib Peterongan Semarang: Dulu Pusat Cuan, Sekarang Terancam Jadi Kawasan Kumuh

21 Mei 2026
Jalan Solo Purwodadi Siang Memanjakan, Malam Mengancam (Unsplash)

Jalan Solo Purwodadi Dulu Hancur, Kini Lebar dan Aspalnya Halus tapi Justru Menjebak Sekaligus Berbahaya di Kala Malam

22 April 2024
Magelang Nggak Pantas Menyandang Status Kota Sejuta Bunga (Unsplash)

Julukan Kota Sejuta Bunga Sudah Tidak Cocok Lagi bagi Magelang, Seharusnya Julukan itu Kini Melekat ke Bandungan, Kabupaten Semarang

29 April 2024
4 Hal Salah Kaprah tentang UNNES yang Bikin Geleng-geleng

UNNES Layak Mendapat Gelar Kampus dengan Nama Terbaik di Indonesia  

16 September 2023
4 Alasan Kota Pelajar Lebih Romantis ketimbang Kota Kelahiran

4 Alasan Kota Pelajar Lebih Romantis ketimbang Kota Kelahiran

12 Juli 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Fenomena “makan” tabungan yang ramai di medsos kini saya alami sendiri, betapa menyesakkan hidup di tengah ketidakpastian Mojok.co

Fenomena “makan” tabungan yang ramai di medsos kini saya alami sendiri, betapa menyesakkan hidup di tengah ketidakpastian

8 Agustus 2026
Kawasan Surabaya Utara: Dijuluki Mexico-nya Surabaya dan Identik dengan Hal Negatif

Jangan ke Surabaya Utara saat siang hari, jalannya bikin emosi, panasnya nggak masuk akal!

10 Agustus 2026
Culture shock anak pesisir pantura lihat pantai di Maluku: ternyata pantai bisa bersih, putih, dan tanpa bau amis

Culture shock anak pesisir pantura lihat pantai di Maluku: ternyata pantai bisa bersih, putih, dan tanpa bau amis

5 Agustus 2026
Pemilik kos nggak problematik, fasilitas yang seharusnya tercantum dalam brosur Mojok.co

Pemilik kos nggak problematik, fasilitas yang seharusnya tercantum dalam brosur

8 Agustus 2026
Dear Indosiar, terima kasih sudah menghibur ibu saya lewat acara dangdut D’Academy Mojok.co

Dear Indosiar, terima kasih sudah menghibur ibu saya lewat acara Dangdut Academy

5 Agustus 2026
Anak terakhir perempuan sering dikira manja, padahal diam-diam menyimpan keresahan yang tak kalah besar tentang keluarga Mojok.co

Anak terakhir perempuan sering dikira manja, padahal diam-diam punya keresahan yang tak kalah besar tentang keluarga

5 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.