Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

Duolingo vs Memrise: Aplikasi Mana yang Cocok buat Belajar Bahasa Asing?

Kristiani oleh Kristiani
1 Agustus 2021
A A
Duolingo vs Memrise: Aplikasi Mana yang Cocok buat Belajar Bahasa Asing? terminal mojok.co

Duolingo vs Memrise: Aplikasi Mana yang Cocok buat Belajar Bahasa Asing? terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Saat ini, belajar bahasa asing secara otodidak sudah dimudahkan dengan cara mengunduh beberapa aplikasi belajar yang ada di ponsel pintar. Fitur-fitur yang ada pada aplikasi tersebut lebih memudahkanmu untuk mengetahui cara memenuhi target. Apalagi, kamu juga bisa memilih bahasa apa yang ingin di-download.

Mengingat kemudahan tersebut, terdapat dua aplikasi yang saya rekomendasikan. Kedua aplikasi tersebut banyak digunakan mengingat fitur-fiturnya begitu menarik dan cocok bagi pemula. Aplikasi tersebut adalah Duolingo dan Memrise. Lantas, apa, sih, yang menarik dari kedua aplikasi ini?

Pertama, Duolingo. Inilah aplikasi pertama yang saya tahu bisa jadi media saya belajar bahasa Inggris. Saat itu, saya pertama kali mencobanya melalui website dan hanya berfokus pada pendalaman kata-kata. Sampai akhirnya, saya memakai aplikasinya yang konon lebih lengkap dari website.

Benar saja, kualitasnya sangat berbeda. Jika melalui website hanya mendalami materi teks, di aplikasinya lebih dari itu dan lebih menarik. Di sana ada percakapan dan mendengarkan teks. Dalam mendengarkan teks, ada juga tempo normal dan lambat. Ini cocok bagi kamu yang masih kikuk dengan bahasa asingnya. Jika ada yang salah, bakal kembali ke materi tersebut setelah menyelesaikan materi yang benar.

Yang menarik, Duolingo menyediakan fitur lingot (permata Duolingo). Fitur lingot ini bisa digunakan untuk membeli baju karakter, membekukan hari, hingga menggandakan lingot. Ini didapatkan dengan cara menyelesaikan pencapaian materinya. Dalam setiap pelajaran, kamu harus bisa menyelesaikan 50 XP per hari dan menghabiskan satu sesi pembelajaran. Supaya kamu lebih semangat belajar bahasa asing, ada juga peringkat sesuai tingkatan pembelajarannya. Jangan lupa, mengisi tasknya biar kamu mendapatkan permata yang lebih banyak.

Duolingo sendiri fiturnya gratis. Kamu tidak perlu merogoh uang banyak demi meng-uprade pelajaran. Meskipun begitu, ia hanya sebatas audio.Mungkin supaya materinya lebih fokus untuk dipelajari. Selain itu, pelajaran yang disampaikan di sini hanya bisa online, jadi materinya tidak bisa di-download, ya.

Kedua, Memrise. Sama seperti Duolingo, Memrise juga saya dapatkan dari website. Saat itu, saya juga belajar bahasa asing yang lain. Ketika melihatnya, fiturnya ternyata sangat jauh berbeda dengan Duolingo dan bikin saya langsung download aplikasinya melalui ponsel.

Tidak seperti Duolingo, Memrise menyediakan fasilitas audiovisual secara langsung dari penutur asli. Ini memudahkanmu untuk tahu cara belajar asing yang baik dan benar. Kamu juga bisa memilih berapa kata yang pengin dikuasai per hari. Ini sangat berbeda dengan Duolingo yang memakai sistem XP.

Baca Juga:

5 Kampus Bahasa Asing Terbaik di Indonesia yang Bisa Jadi Pilihan Lanjut Studi

Tips Ikut Tes Bahasa Inggris Online dengan Duolingo English Test Langsung dari CS-nya. Dijamin Nggak Zonk!

Selain itu, materi Memrise bisa di-download. Jika kamu tidak ada paket ataupun Wi-Fi, kamu bisa menggunakan waktu belajar bahasa asing melalui aplikasi Memrise. Tenang saja, pencapaian kamu tidak bakal hilang, kok! Semua itu bakal disimpan otomatis olehnya. Tidak lupa juga, Memrise juga memiliki sistem pemeringkatan sesuai minggu dan semua waktu. Kamu bakal tahu berada di peringkat berapa dan ini bakal bikin kamu lebih bersemangat lagi belajar bahasa asingnya.

Namun, biar lebih mendapatkan pembelajaran yang lebih mendalam, kamu harus mengeluarkan kocek. Dalam fitur berbayar itu, materinya lebih banyak dan bisa berhubungan dengan penutur asli! Wow, sungguh luar biasa! Selain itu, Memrise tidak menyediakan fitur pembacaan bahasa asing yang lambat. Mungkin, ini supaya kita lebih fokus mendengarkan pembicaraannya dengan tempo normal, kali, ya.

Jika disuruh memilih mana aplikasi yang cocok, saya lebih memilih Duolingo. Pasalnya, aplikasinya gratis dan fiturnya lebih cocok ke pelajar pemula. Namun, tidak menutup kemungkinan menggunakan Memrise karena menyediakan fitur eksklusif dan cocok untuk tingkat lanjutan. Kalau dengan pemaparan saya tadi, kira-kira kamu milih jadi tim Duolingo atau Memrise, nih?

BACA JUGA Berani Ngomong Bahasa Inggris Harusnya Diapresiasi Bukan Dibully atau tulisan Kristiani lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform Use Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 21 September 2021 oleh

Tags: bahasa asingduolingoMemrisependidikan terminal
Kristiani

Kristiani

Lahir di Jawa, Besar di Sumatera.

ArtikelTerkait

Inspirasi Drakor L.U.C.A._ Seandainya Ada Pembangkit Listrik Tenaga Belut Listrik (PLTBL) di Indonesia terminal mojok

Inspirasi Drakor ‘L.U.C.A.’: Seandainya Ada Pembangkit Listrik Tenaga Belut Listrik (PLTBL) di Indonesia

26 Mei 2021
ranggalawe bendera majapahit berdiri tahun 1293 M bonek bondho nekat mentalitas asal-usul surabaya sejarah madura menakjingga mojok

Gayatri Rajapatni, Perempuan Visioner di Balik Kejayaan Majapahit

22 Juni 2021
the doorway effect mojok

The Doorway Effect, Alasan Kita Mendadak Lupa Mau Ngapain

13 Juni 2021
Deretan Nama Guru yang Selalu Ada di Sekolah-sekolah Indonesia terminal mojok

Deretan Nama Guru yang Selalu Ada di Sekolah-sekolah Indonesia

21 Juli 2021
5 Kampus Bahasa Asing Terbaik di Indonesia yang Bisa Jadi Pilihan Lanjut Studi

5 Kampus Bahasa Asing Terbaik di Indonesia yang Bisa Jadi Pilihan Lanjut Studi

28 September 2025
dialek makassar pantai losari makassar kamus bahasa makassar sehari-hari imbuhan partikel ji ki mi arti cara memakaimojok.co

Perbedaan Iyo’ dan Iye’ dalam Dialek Makassar

10 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jalan Keloran Selatan Bantul, Ujian Terberat Pengendara Bermata Minus seperti Saya

Bantul Selatan: Surga Tersembunyi buat Pekerja yang Malas Tua di Jalan dan Ogah Akrab sama Lampu Merah

12 Mei 2026
5 Kelebihan Kos LV yang Jarang Disadari, Nyatanya Nggak Seburuk yang Diceritakan Orang kos campur

Pengalaman Hidup di Kos Campur: Sebenarnya Tidak Seburuk Itu, tapi Sebaiknya Memang Jangan Pernah Coba-coba Tinggal

13 Mei 2026
Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu Mojok.co

Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu

17 Mei 2026
Wahai BKN dan Panitia CPNS, Percuma Ada Masa Sanggah CPNS kalau Tidak Transparan! soal TWK daftar cpns pppk pns cat asn

Terima Kasih untuk Siapa pun yang Mencetuskan dan Melaksanakan Ide CAT CPNS, Tes yang Tak Pandang Bulu, Tak Pandang Siapa Dirimu

13 Mei 2026
Unpopular Opinion: Kajian Ustaz Hanan Attaki Itu Bukanlah Pengajian Agama pengajian berbayar

Maaf Saya Berubah Pikiran, Konsep Pengajian Berbayar Memang Lebih Masuk Akal dan Layak untuk Diikuti

16 Mei 2026
Beasiswa PPA Penyelamat Mahasiswa “Tanggung” yang Terlalu Kaya untuk Bidikmisi, tapi Terlalu Miskin untuk Kuliah dengan Nyaman Mojok.co

Beasiswa PPA Penyelamat Mahasiswa “Tanggung”: Terlalu Kaya untuk Bidikmisi, tapi Terlalu Miskin untuk Kuliah dengan Nyaman

12 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.