Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Drama Minyak Goreng: Stok Langka, Harga Naik, Beli Pakai PeduliLindungi, Habis Ini Apa Lagi?

Siti Marfuah oleh Siti Marfuah
27 Juni 2022
A A
Drama Minyak Goreng: Stok Langka, Harga Naik, Beli Pakai PeduliLindungi, Habis Ini Apa Lagi?

Drama Minyak Goreng: Stok Langka, Harga Naik, Beli Pakai PeduliLindungi, Habis Ini Apa Lagi? (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kalo ada drama yang lebih panjang episodenya daripada sinetron Tukang Ojek Pengkolan, drama minyak goreng ini jawabannya. Bahkan sampai sekarang belum juga menemui titik terang. Ada saja episode barunya. Mulai dari stok yang langka, harga yang meroket naik dan membuat dompet ibu-ibu tercekik, sekarang beli minyak goreng harus pakai NIK atau PeduliLindungi. Oh Tuhan, drama apalagi ini.

Jujur saja, ini drama yang bikin ngakak. Mbah saya nggak mungkin dong harus bawa fotocopy KTP tiap mau beli minyak goreng. Jatuhnya malah mirip calon karyawan mau melamar kerja. Belum lagi kalau fotocopy atau KTP aslinya ketlingsut entah ke mana. Pas stok habis tiba-tiba pula. Belum kebeli minyak gorengnya keburu basi adonan mendoannya.

Itu baru kalau pakai NIK. Gimana kalau pakai PeduliLindungi? Sangat tidak ramah untuk ibu-ibu seperti mamak saya yang sering lupa sama password Facebook-nya. Alias masih suka kagok. Belum lagi kalau pas susah sinyal. Apa nggak keburu uring-uringan mamak saya?

Hanya untuk satu liter minyak goreng murah, kita harus melalui prosedur seribet ini. Kalau bisa dibikin susah, kenawhy tidak?

Kita semua tahulah ya kalau tujuan pemerintah sebenarnya baik. Katanya sih agar lebih mudah dalam mengawasi distribusi minyak goreng dari produsen sampai konsumen. Biar nggak ada lagi yang namanya stok langka ataupun minyak goreng yang harganya naik sampai naudzubillah min dzalik. Tapi, pertanyaannya apakah semua bakal efektif?

Ketentuan pemakaian NIK dan sederet aplikasi lainnya bukankah hanya akan menambah ruwet? Ketentuan pembatasan maksimal pembelian untuk tiap NIK saya rasa juga tidak akan begitu efektif untuk pemerataan jatah. Satu rumah pakai NIK nya gantian juga masih bisa. Apalagi yang anaknya lima, enam, tujuh, dan delapan. Sudah bisa bikin warung itu.

Belum lagi kalau dimanfaatkan oleh para oknum “nakal” yang menggunakan NIK sebagai “tiket istimewa” untuk mendapatkan harga minyak yang lebih rendah untuk kemudian dijual eceran seperti ¼ kg dan ½ kg dengan harga yang lebih tinggi. Apa nggak cuan doang tuh? Yang ada malah potensi penimbunan di kalangan konsumen yang artinya tujuan dari kebijakan ini untuk mengawasi sitribusi sampai ke tingkat konsumen tidak tercapai.

Apalagi minyak goreng murah ini hanya bisa didapatkan di toko-toko eceran yang terdaftar resmi pada program simirah 2.0. Dengan semua keribetan yang ada bukankah emak-emak kita akan lebih memilih membeli minyak goreng yang lebih mahal harganya. Atau memang itu tujuannya?

Baca Juga:

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

Dipikir-pikir, aturan baru yang ada bukannya mengatasi masalah, justru menambah masalah. Kan yang jadi masalah stok yang entah gimana bisa menipis, terus kenapa solusinya pake aplikasi?

Saya rasa kalau tujuannya memang untuk mengawasi pemerataan stok, akan jauh lebih baik untuk memangkas panjangnya alur distribusi ketimbang memperpanjang ketentuan administrasi. Terlebih hanyak untuk satu liter minyak goreng yang murah meriah. Gimana caranya? Untuk itu kepada para “pejuang suara rakyat” waktu dan tempat dipersilakan.

Mosok yo aku sing kon mikir.

Penulis: Siti Marfuah
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Minyak Goreng dan ‘Gorengan’ yang Bikin Pusing

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 27 Juni 2022 oleh

Tags: Dramaminyak gorengPeduliLindungi
Siti Marfuah

Siti Marfuah

ArtikelTerkait

5 Rekomendasi Drama Cina Bergenre Romance

5 Rekomendasi Drama Cina Bergenre Romance

26 Maret 2023
7 Istilah yang Terdengar Aneh dan Nyeleneh Saat Ngobrolin Drakor, Ada "K-Trauma" hingga "Jadi Umbi" Mojok

7 Istilah yang Terdengar Aneh dan Nyeleneh Saat Ngobrolin Drakor, Ada “K-Trauma” hingga “Jadi Ubi”

23 Februari 2025
okaeri mone

Okaeri Mone: Pencarian Jati Diri, Bencana Alam, dan Ramalan Cuaca

22 Desember 2021
Menerka Alasan Alur Cerita Sinetron di Indonesia Banyak yang Absurd terminal mojok.co

Menerka Alasan Alur Cerita Sinetron di Indonesia Banyak yang Absurd

24 April 2020
3 Drama Korea Terbaru yang Sebaiknya Jangan Ditonton demi Kesehatan Mental   Mojok.co

3 Drama Korea Terbaru yang Sebaiknya Jangan Ditonton demi Kesehatan Mental  

12 November 2025
Olahraga Lari itu Sederhana, Kamu Sendiri yang Bikin Rumit

Olahraga Lari Adalah Olahraga yang Lebih “Drama” ketimbang Sepak Bola

18 April 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kebumen Aneh, Maksa Merantau tapi Bikin Pengin Pulang (Wikimedia Commons)

Kebumen Itu Memang Aneh: Suka Memaksa Anak Muda untuk Segera Merantau, sekaligus Mengajak Kami untuk Segera Pulang

21 Maret 2026
Kapok Naik Bus Harapan Jaya Surabaya-Blitar, Niat Bepergian Nyaman Berakhir Berdesakan karena Sopir Maruk Angkut Penumpang Sebanyak-banyaknya Mojok.co

Kapok Naik Bus Harapan Jaya Surabaya-Blitar, Niat Bepergian Nyaman Berakhir Berdesakan karena Sopir Maruk Angkut Penumpang Sebanyak-banyaknya

20 Maret 2026
Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi (Unsplash)

Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi

19 Maret 2026
5 Kasta Penunggang Yamaha NMAX Dari Hina sampai Berbahaya

5 Kasta Penunggang Yamaha NMAX, dari yang Hina sampai yang Paling Berbahaya

22 Maret 2026
7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik Mojok.co

7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik

17 Maret 2026
Jerat Motor Kredit Terlihat Mengilat tapi Fondasinya Melarat (Unsplash)

Motor Kredit Menciptakan Kabut Tebal yang Menyembunyikan Wajah Asli Kemiskinan, Terlihat Mengilat tapi Fondasinya Melarat

20 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Penyesalan Pindah Kerja dari Jakarta ke Jogja: Selain Gaji Kecil, Budaya Pekewuh Ternyata Memperlambat Kerjaan
  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.