Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

6 Drama Korea yang Dirindukan (Part 2). Ada Taxi Driver, lho!

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
27 Juni 2023
A A
6 Drama Korea yang Dirindukan (Part 2). Ada Taxi Driver, lho!

6 Drama Korea yang Dirindukan (Part 2). Ada Taxi Driver, lho! (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa hari lalu, saya sempat menulis drama Korea yang bikin susah move on para penggemar meskipun ceritanya sudah tamat. Judul-judul drama yang dirindukan tersebut saya rangkum lewat artikel berikut ini.

Namun siapa sangka, enam judul saja masih kurang. Maklum, berbicara tentang drama Korea yang dirindukan itu memang nggak cukup hanya satu bagian. Apakah ini karena rindu yang tak mengenal waktu, atau karena drama Korea emang secandu itu? Entahlah. Yang jelas, keenam drama berikut ini juga kerap dirindukan oleh penontonnya.

#1 Taxi Driver

Jika kita punya Pegadaian yang memecahkan masalah tanpa masalah, maka di dunia per-drakor-an kita mengenal layanan Rainbow Taxi. Cukup ceritakan masalahmu pada Rainbow Taxi, selanjutnya biarkan Kim Do Ki dan kawan-kawan yang beraksi.

Sayangnya, Taxi Driver musim kedua sudah berakhir pada 15 April lalu. Tapi, melihat ending musim keduanya, boleh dong sebagai penonton berharap bakalan ada musim ketiga? Masih kangen, nih, melihat aksi bakbikbuk Lee Je Hoon.

Meski beberapa penyelesaian masalah di Taxi Driver terkesan “Udah? Gitu doang?”, tapi drama satu ini tetap layak untuk dirindukan. Terutama ketika Lee Je Hoon sedang dalam mode penyamaran. Akting oppa yang satu ini memang the next level, sih. Nyamar jadi dukun eksentrik oke, jadi pemuda desa yang lugu juga oke. Paling memorable pas nyamar jadi Wang Tao Zi. Kocak!

#2 Boys Over Flower

Siapa yang begitu dengar judul drama Korea satu ini langsung cling dengan gaya rambut tokoh utama prianya, si Gun Jun Pyo? Memang ikonik banget ya gaya rambut chaebol satu itu. Untung yang memerankan adalah Lee Min Ho, jadi ya pantes-pantes aja, sih. Lee Min Ho tetep terlihat ganteng dan vibes “orang kaya”nya—seperti biasa—dapet.

Drama yang bercerita tentang gadis miskin yang terjebak dalam circle cowok-cowok chaebol ini memang mengingatkan kita dengan drama Taiwan, Meteor Garden. Tapi, berhubung judulnya adalah drama korea, ya Boys over Flower dong yang dimasukin. Ada sih drama yang punya jalan cerita yang setipe, yaitu Cinderella with Four Knights. Tapi kalau soal drakor yang dirindukan? Ya Boys Over Flower, lah! Gila aja lu.

https://www.youtube.com/watch?v=rMN2rtQ5cQY

Baca Juga:

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

#3 Voice Season 1

Kenapa harus disebutkan seasonnya? Ya karena dari 4 musim, yang terbaik dan bikin kangen adalah Voice season pertama. Rasanya pengen puk-puk Lee Ha Na dan Jang Hyuk yang sudah keren banget dalam beradu peran. Lee Ha Na sebagai inspektur Kang Kwon dan Jang Hyuk sebagai Detektif Moo.

Berkat kerja sama keduanya dan dukungan dari tim Emergency Call 112 “Golden Time”, lapis demi lapis kasus yang menghampiri tim Emergency Call 112 “GoldenTime” , dapat terselesaikan. Mulai dari kasus mutilasi, anak yang disekap ibunya sendiri, seorang nenek yang menyimpan mayat di dalam lemari, hingga kasus penjualan organ manusia.

Kamu belum nonton? Rugi. Tonton, dong. Awas ketagihan!

#4 Under the Queen’s Umbrella

Drama Korea yang dirindukan selanjutnya, yaitu Under the Queen’s Umbrella. Tak seperti sosok ratu pada drama saeguk yang umumnya kalem, Ratu Im yang diperankan oleh Mba Kim Hye Soo ini malah sat set dhas dhes. Dayang-dayangnya aja sampai kewalahan mengimbangi ratu yang kalau jalan seperti orang yang lagi lari.

Banyak hal yang bisa dirindukan dari serial ini. Salah satunya adalah tentang cara Ratu Im dalam memecahkan konflik, baik konflik dengan sesama penghuni istana maupun konfik dengan dirinya sendiri. Yang paling memorable, jelas saat Ratu Im menghadapi kenyataan bahwa salah satu putranya senang berpenampilan sebagai perempuan. Ah, cara Ratu Im menghadapi masalah ini sungguh sangat anggunly.

Jangan lupa juga, pada masanya, serial ini juga bikin kita jadi sadar bahwa ada makhluk Tuhan bernama Moon Sang Min yang seganteng itu. Wkwkwkw.

#5 Our Beloved Summer

Awalnya saya pikir Our Beloved Summer hanyalah romansa anak muda ala-ala True Beauty. Itu sebabnya, saya skip untuk menonton. Males. Elah jebul, pas nggak sengaja nonton, malah jatuh cinta sama drama Korea satu ini. Dan begitu episodenya berakhir, ada kangen yang berujung rewatch.

Our Beloved Summer menceritakan kisah Choi Ung—si bodoh—dan Yeon Su—si pintar—yang menjadi bintang dari acara dokumenter. Kebersamaan membuat keduanya jatuh cinta dan menjalin kisah asmara hingga bangku kuliah. Sayang, tanpa penjelasan Yeon Su meninggalkan Choi Ung, hingga membuat Choi Ung menderita untuk beberapa waktu.

Siapa sangka, keduanya kemudian dipertemukan lagi. Kalian tahu apa yang dilakukan Choi Ung saat bertemu kembali dengan Yeon Su? Yak. Tul. Choi Ung menyiram Yeon Su dengan air dan melemparinya dengan garam. Wkwkw. Kocak.

#6 Twenty Five Twenty One

Terakhir, drama Korea yang rasanya ingin saya teriakkan judulnya pakai toa masjid—karena sekangen itu—adalah Twenty Five Twenty One. Ada Na Hee Do yang polos, ceria, dan penuh semangat dalam mengejar mimpi. Lalu Baek Yi Jin, si kalem pekerja keras yang kerasnya kebablasen. Hingga polah lucu Moon Ji Ung yang pantang menyerah mendekati Ko Yurim. Meski hingga ending penonton nggak diberi tahu siapa suami Na Hee Do, nggak masalah. Peristiwa jatuh bangun anak muda dalam mengejar cita dan cinta mereka sudah cukup mengisi hati.

Beberapa adegan Twenty Five Twenty Nine juga terasa realistis. Misalnya, ketika Ko Yurim memutuskan untuk berkarir sebagai atlet anggar membela negara lain. Hiks, saya mewek jelek pas adegan Na Hee Do tarung lawan Ko Yurim.

Gimana menurut kamu? Kira-kira ada nggak judul lainnya yang seharusnya masuk list sebagai drama Korea yang dirindukan? Kasih komentar, ya.

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 5 Drama Korea yang Diadaptasi dari Serial Barat, Wajib Ditonton.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 27 Juni 2023 oleh

Tags: drama koreanetflixour beloved summerTwenty Five Twenty OneUnder the Queen's UmbrellaVIU
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

5 Alasan My Liberation Notes Tak Boleh Dilewatkan Terminal Mojok

5 Alasan My Liberation Notes Tak Boleh Dilewatkan

13 April 2022
7 Drama Korea Terbaru yang Siap Tayang Oktober 2022 Terminal Mojok

7 Drama Korea Terbaru Siap Tayang Oktober 2022

28 September 2022
10 Cowok Green Flag Paling Idaman di Drama Korea Terminal Mojok

10 Cowok Green Flag Paling Idaman di Drama Korea

1 Agustus 2022
Bestie Selamanya, 6 Kisah Persahabatan Paling Solid di Drama Korea Terminal Mojok

Bestie Selamanya, 6 Kisah Persahabatan Paling Solid di Drama Korea

26 Agustus 2022
10 Drama Korea yang Menyajikan Cerita Realistis Terminal Mojok

10 Drama Korea yang Menyajikan Cerita Realistis

28 Mei 2022
Hellbound Ketika Ketakutan akan Tuhan Jadi Alat Represi Masyarakat terminal mojok

Hellbound: Ketika Ketakutan akan Tuhan Jadi Alat Represi Masyarakat

23 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Membayangkan Jalur KA Kalisat Jember-Bondowoso Aktif Kembali, Pasti Banyak Manfaatnya Mojok.co

Membayangkan Jalur KA Kalisat Jember-Bondowoso Aktif Kembali, Pasti Banyak Manfaatnya

28 Januari 2026
4 Cara Mudah Menikmati Mie Ayam untuk Sarapan ala Warga Lokal Jakarta Mojok.co

Mie Ayam Tengah Malam, Kuliner yang Akan Membuatmu Kecewa Setengah Mati, Berkali-kali

28 Januari 2026
Universitas Terbuka, Jalan Terbaik Menuntaskan Mimpi yang Pernah Begitu Mustahil untuk Diraih

Universitas Terbuka, Jalan Terbaik Menuntaskan Mimpi yang Pernah Begitu Mustahil untuk Diraih

25 Januari 2026
Alasan Orang-Orang NTT Lebih Memilih Merantau Kuliah ke Jogja daripada Kota Besar Lainnya Mojok.co

Alasan Orang-Orang NTT Lebih Memilih Merantau Kuliah ke Jogja daripada Kota Besar Lainnya

29 Januari 2026
Setelah Tahu Gaji HSE, Saya Langsung Mengubur Mimpi Saya Jadi Dosen. Peduli Setan pada Ilmu Pengetahuan, Dompet Tebal Adalah Kunci!

Setelah Tahu Gaji HSE, Saya Langsung Mengubur Mimpi Saya Jadi Dosen. Peduli Setan pada Ilmu Pengetahuan, Dompet Tebal Adalah Kunci!

28 Januari 2026
Karimun Wagon R: Mobil Kecil yang Menyelamatkan Pemiliknya dari Gosip Kampung

Karimun Wagon R: Mobil Kecil yang Menyelamatkan Pemiliknya dari Gosip Kampung

25 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Album “Pamitan” Megadeth Jadi Eulogi Manis dan Tetap Agresif, Meskipun Agak Cringe
  • Perempuan Surabaya Beramai-ramai Ceraikan Suami, karena Cinta Tak Lagi Cukup Membayar Tagihan Hidup
  • Salah Kaprah Soal Tinggal di Perumahan, Padahal Lebih Slow Living-Frugal Living Tanpa Dibebani Tetangga ketimbang di Desa
  • Sebagai “Alumni” KA Airlangga, Naik KA Taksaka Ibarat “Pengkhianatan Kelas” yang Sesekali Wajib Dicoba Untuk Kesehatan Mental dan Tulang Punggung 

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.