Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

4 Alasan Choi Ung Our Beloved Summer Bikin Penonton Susah Move On

Rizal Nurhadiansyah oleh Rizal Nurhadiansyah
28 Januari 2022
A A
4 Alasan Choi Ung Our Beloved Summer Bikin Penonton Susah Move On Terminal Mojok

4 Alasan Choi Ung Our Beloved Summer Bikin Penonton Susah Move On (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Tiap drama yang bagus selalu memiliki karakter-karakter tak terlupakan. Kalau Reply 1988 punya Deok Sun dan Hospital Playlist punya Lee Ik Jun, Our Beloved Summer punya Choi Ung yang kata orang klemar-klemer tapi sekalinya ngasih lihat jidat bisa bikin mata susah berpaling. 

Saya tidak mungkin berhenti meracuni kalian yang belum nonton Our Beloved Summer. Kali ini, saya keluarkan jurus pamungkas. Kalau ada yang bertanya, kenapa harus nonton Our Beloved Summer, saya akan menjawab: Choi Ung. Choi Ung adalah karakter utama pria di drama romantis yang unik dan membumi. Selain itu, saya mencatat ada 4 alasan lain yang bikin penonton susah move on dari sosok Choi Ung.

ADVERTISEMENT

#1 Berbeda dari kebanyakan karakter utama pria drama romantis

Jujur saja agak sulit bagi saya untuk bersimpati pada karakter utama pria di drama Korea romantis pada umumnya. Karakter utama pria dalam genre ini sering kali digambarkan sebagai cowok (sok) cool, (sok) bijak, atau tipikal CEO narsis yang hidupnya penuh kemewahan—beberapa bahkan nggilani. Sulit rasanya untuk bisa relate dengan karakter semacam itu. Hingga kemudian datanglah Choi Ung, cowok yang dibesarkan di keluarga menengah ke atas, tetapi sederhana sejak dalam pikiran. Di balik tampang ngantuk dan polosnya, Choi Ung cool dan bijak dengan caranya.

#2 Realistis dan relatable

Lee Na Eun, penulis Our Beloved Summer, sepertinya menyesuaikan karakter Choi Ung agar lebih realistis di drama ketimbang versi Webtoon yang target pembacanya remaja atau dewasa muda (young adult). Di dalam drama, Choi Ung terasa sangat akrab dengan penonton dewasa sekaligus menjadi ancaman bagi cowok-cowok yang pacarnya menonton Our Beloved Summer. Banyak penonton yang menganggap Choi Ung menandai standar baru untuk seorang pacar.

Bagaimana tidak, Choi Ung sangat lovable, tidak seperti kebanyakan seniman di drama Korea yang digambarkan berantakan, egois, dan keras kepala. Choi Ung terlihat seperti successful neighbor yang sederhana dengan idealisme yang tidak muluk-muluk. Dia juga tidak memperlihatkan dirinya sebagai seorang seniman biasanya saat melakukan wawancara. Choi Ung lebih seperti tetangga yang sering orang tua kita banggakan.

“Lihat tuh, Choi Ung, rebahan doang tapi kaya raya.” Begitu kira-kira jika kita bertetangga dengannya.

Karakter Choi Ung yang digambarkan sangat kasual justru memperlihatkan kemampuan penulis dalam meramu kompleksitas karakter tanpa perlu overly dramatic. Choi Ung adalah sosok yang realistis dan bisa menjadi cerminan bagi kaum dewasa-muda yang menghadapi krisis menjelang usia 30-an. Choi Ung juga menjadi semacam standar baru dalam penulisan karakter utama pria di drama romantis. Saya tidak lebay (disebut lebay pun tak apa, sih), tapi ini kenyataan. 

Sederhana tapi kompleks, polos tapi dewasa, tidak peka tapi perhatian. Karakter fiksi juga manusia, dia tidak secara tegas hitam atau putih, dia merupakan kompilasi dari apa yang dilaluinya, sebab hidup adalah perjalanan. Menonton Our Beloved Summer, kita seperti diajak tumbuh bersama Choi Ung. Dari remaja clueless hingga menjadi ilustrator sukses yang berdamai dengan masa lalunya. Dari orang yang tak punya mimpi hingga berani bermimpi. Dari sosok yang terpenjara trauma masa kecil hingga membebaskan diri.

Baca Juga:

Nggak Usah Ngadi-ngadi. Lembaga Pengawas di Drakor Teach You a Lesson Tidak Mungkin Bisa Ada di Indonesia

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

#3 Berani mengakui kritik dengan caranya

Ada satu hal yang sangat menyentuh saya ketika nonton Our Beloved Summer. Pada episode 15, saat  karya Choi Ung dikritik habis-habisan sehabis pameran tunggalnya, alih-alih minta dihibur, Choi Ung justru menemani Ji Ung yang sedang bersedih dan memberi pelukan untuk Yeon Su yang kelelahan.

Choi Ung seolah ingin menjawab kritik “terpenjara dalam trauma dan kesepian” dengan merangkul kesedihan orang lain. Dia membuktikan bahwa sebagian dirinya memiliki cukup keberanian untuk mengakui kritik itu tanpa bersikap seperti orang paling menderita. 

Choi Ung mungkin saja too good to be true bagi sebagian orang. Dia pacar yang baik, sukses, rendah hati, bijak, dan bahkan ganteng. Namun, terlepas dari itu semua, perjalanan hidupnya merupakan cermin yang memantulkan realitas di sekitar kita—atau bahkan hidup kita. Dari Choi Ung kita tahu bahwa hidup tidak selalu seperti yang kita inginkan. Tetapi, akan selalu ada cara untuk menghadapinya kalau kita mau mencoba.

#4 Choi Ung cuma ada satu

Choi Ung memang cuma ada satu, dan kita tak harus jadi Choi Ung agar dicintai. Kita hanya perlu menjadi diri sendiri yang tahu caranya memulai dan mengakhiri, serta tidak menganggap remeh hidup. Choi Ung adalah sebuah alegori dari ruwetnya sebuah kehidupan. Tak pernah ada karakter utama pria di drama romantis yang ditulis sekompleks dan se-lovable Choi Ung. Itulah yang bikin penonton susah move on dari sosok Choi Ung.

Our Beloved Summer mampu membuat narasi yang cukup berat menjadi ringan tidak terlepas dari kehadiran karakter utamanya, Choi Ung. Tanpa Choi Ung, Our Beloved Summer hanya akan jadi drama Korea Senin-Selasa yang mudah dilupakan.

Kalau kamu, karakter mana yang paling kamu suka di Our Beloved Summer? 

Penulis: Rizal Nurhadiansyah
Editor: Intan Ekapratiwi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 28 Januari 2022 oleh

Tags: choi ungdrama koreaour beloved summer
Rizal Nurhadiansyah

Rizal Nurhadiansyah

Pemerhati sinema yang menganggap hidup adalah film dengan naskah yang belum selesai. Aktif menulis cerpen dan puisi. Menggunakan media sosial untuk studi banding karakter manusia.

ArtikelTerkait

8 Drama Korea yang Paling Ditunggu di November 2022 Terminal Mojok

8 Drama Korea yang Paling Ditunggu di November 2022

28 Oktober 2022
Mempertanyakan Kematian Yoon Soo Hyun dalam K-Drama The Devil Judge terminal mojok

Menggugat Kematian Yoon Soo Hyun dalam The Devil Judge

17 Agustus 2021
mitologi dewi hera dalam drakor the penthouse

Cocoklogi Patung Hera Palace sebagai Simbol Dewi Hera dalam Karakter Shim Su-ryeon ‘The Penthouse’

12 April 2021

Nonton Drakor Adalah Kesalahan bagi Cowok-cowok yang Tidak Paham Romansa

8 Januari 2021
Apa Benar Orang Korea Se-fashionable Karakter di Now, We Are Breaking Up_ terminal mojok

Now, We Are Breaking Up dan Betapa Modisnya Orang Korea

20 November 2021

Reply 1988 vs Hometown Cha-cha-cha: Jelas Homcha Juaranya!

16 Oktober 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Menolak lupa bus jalur 15 Jogja yang punya trayek terpanjang dan berjasa untuk pelajar Mojok.co

Menolak lupa bus jalur 15 Jogja yang punya trayek terpanjang dan berjasa untuk banyak pelajar 

8 Agustus 2026
Kopdes mending jualan jasa aja ketimbang kalah sama Indomaret (Wikimedia Commons)

Kopdes mending jualan jasa aja ketimbang jualan barang entar pasti kalah sama Indomaret

7 Agustus 2026
Kawasan Surabaya Utara: Dijuluki Mexico-nya Surabaya dan Identik dengan Hal Negatif

Jangan ke Surabaya Utara saat siang hari, jalannya bikin emosi, panasnya nggak masuk akal!

10 Agustus 2026
Jangan Lakukan 4 Hal Ini Saat Kuliah S2, Sudah Bukan Waktunya Lagi S1

Bukan karena jenius, tapi kuliah S2 memang jauh lebih gampang ketimbang S1

8 Agustus 2026
Ospek kampus masih gini-gini aja, masih tidak berguna dan nggak ngasih apa-apa

Ospek kampus masih gini-gini aja, masih tidak berguna dan nggak ngasih apa-apa

6 Agustus 2026
Takut ke Puskesmas karena malas hadepin antrean panjang (Unsplash)

Pergi ke Puskesmas itu tidak menakutkan, yang menakutkan menghadapi antrean panjang dan tidak tahu harus bertanya kepada siapa

10 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.