Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

6 Drama Korea Gore No Sensor, buat yang Kuat-Kuat Aja

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
30 April 2024
A A
6 Drama Korea Gore No Sensor, buat yang Kuat-Kuat Aja

6 Drama Korea Gore No Sensor, buat yang Kuat-Kuat Aja (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Drama Korea sampai sekarang ini masih identik dengan serial yang romantis dan menghangatkan hati, khususnya di kalangan orang awam dan penonton pemula. Padahal drakor punya genre yang sangat bervariasi. Di antara berbagai genre tersebut, mungkin masih belum banyak orang yang tahu drama Korea gore.

Britannica mendefinisikan gore sebagai imaji atau adegan kekerasan yang menampilkan banyak darah. Gore ini biasanya masuk dalam kategori genre thriller atau horor. Jadi, bisa dikatakan kalau serial gore menampilkan berbagai adegan sadis, brutal, dan penuh darah, dengan latar belakang kekerasan.

Berhubung drama Korea dengan adegan-adegan gore kurang dikenal, padahal peminatnya banyak, saya kasih enam rekomendasi drakor paling gore berikut ini. Hati-hati, setelah nonton biasanya bakal muncul efek samping berupa mual sampai nggak bisa tidur.

#1 A Bloody Lucky Day, drama Korea gore tentang psikopat yang nggak merasakan rasa sakit

Drakor dengan sepuluh episode ini menghadirkan kisah thriller dan gore yang sangat padat, sampai-sampai penonton nggak dibiarkan bernapas.

Cerita A Bloody Lucky Day bermula ketika Oh Taek (Lee Sung Min), seorang sopir taksi yang mendapatkan penumpang seseorang yang mengaku bernama Geum Hyuk Soo (Yoo Yeon Seok). Ternyata penumpang ini adalah pembunuh berantai. Ia nggak bisa merasakan rasa sakit sehingga baginya menonton korbannya meninggal perlahan-lahan itu biasa saja.

Siap-siap nonton jari dipotong, manusia digiling, hingga kepala digepuk batu sepanjang drama ini!

#2 Stranger from Hell, kos-kosan berdarah yang penuh dengan pembunuh

Drama Korea hasil adaptasi dari Webtoon ini memang populer sekali berkat adegan-adegan gore-nya. Penonton akan dibuat capek karena nuansa negatifnya sangat kuat, ditambah dengan darah dan daging bertebaran di mana-mana.

Salah satu adegan paling legendaris di drama ini adalah Yoon Jong Woo (Im Si Wan) mendapat tawaran daging dari ibu kosnya. Seperti yang kamu bayangkan, daging tersebut bukan daging sapi maupun ayam. Jangan lupakan juga adegan ketika si dokter gigi, Seo Mun Jo (Lee Dong Wook) menyiksa korbannya dengan dicabut giginya satu per satu tanpa anestesi.

Baca Juga:

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

#3 Voice 3 berisikan kompilasi kasus pembunuhan paling keji

Serial Voice yang terdiri atas empat musim memang selalu berisikan kasus-kasus kejahatan yang di luar nalar. Tapi menurut saya, serial Voice dengan gore terkuat adalah Voice 3.

TKP kasus pembunuhan dan penyiksaan dalam Voice 3 ada di Jepang. Berbagai adegan sadis diperlihatkan melalui penyiksaan turis di ryokan, perekaman adegan mutilasi, penjualan organ manusia, hingga bocah yang memotong telinga.

#4 The King of Pigs, drama Korea tentang bullying paling brutal

Tema tentang bullying atau perundungan memang sudah umum diangkat di drakor. Pada 2022 lalu kita juga sudah melihat The Glory, serial tentang pembalasan dendam kepada pelaku bullying. Drama Korea The King of Pigs menghadirkan tema serupa, tapi jauh lebih dark dan gore.

Dari menit awal drama ini memang sudah menunjukkan level tertinggi drakor sadis. Pembalasan dendam di The King of Pigs selalu mengedepankan penderitaan dan membiarkan pelaku perundungan mati perlahan-lahan. Ada adegan kulit dikelupas karena kulit pelaku diberi lem kuat, mengebiri pelaku kejahatan seksual, hingga penyiksaan sampai pelaku nggak berdaya. Pembalasan dendam yang brutal seperti ini jauh lebih memuaskan dibanding The Glory.

#5 Connect, teknik mencongkel mata kelihatan normal di drama Korea gore ini

Butuh drakor yang cuma enam episode tapi bikin susah tidur? Tontonlah Connect. Ada Jung Hae In dan Go Kyung Pyo di drama ini. Tapi Connect bukan tentang oppa-oppa ganteng yang terjebak cinta segitiga.

Konflik di Connect diawali dengan penculikan dan pengambilan paksa mata seorang korban untuk dijual di pasar gelap. Kebetulan sekali mata tersebut malah ditransplantasikan untuk pembunuh berantai. Akan ada adegan bacok-bacokan, congkel mata, potong kuping, hingga menjadikan mayat sebagai patung di drama ini. Sadisnya berasa banget!

#6 Kingdom, wabah merebak yang berasal dari manusia kanibal

Serial tentang zombi memang hampir selalu memperlihatkan adegan-adegan gore. Tapi hanya drama Korea Kingdom yang bisa membuat adegan-adegan gore tersebut terlihat sangat nyata.

Kerajaan Joseon tiba-tiba diserang wabah zombi setelah seseorang memasak mayat untuk dijadikan sup bagi warga yang kelaparan. Ia nggak tahu kalau ternyata di dalam mayat tersebut ada virus zombi. Jadilah satu desa bersama pangeran memerangi wabah yang kian meluas.

Selama proses bertarung dengan zombi ini jangan kaget kalau ada kepala menggelinding, tangan copot, hingga isi perut keluar. Zombi mana bisa milih mau gigit korbannya di bagian apa.

Drama Korea dengan genre gore memang bukan buat siapa saja. Hanya orang-orang yang kuat dan tabah yang bisa menyelesaikan drakor dengan genre ini. Yaaa walaupun sambil mual-mual dan nggak doyan makan dikit.

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 5 Mertua Paling Idaman dan Green Flag di Drama Korea, Mertua Hong Hae In “Queen of Tears” Salah Satunya!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 30 April 2024 oleh

Tags: disney plusdrakordrama koreadrama korea netflixgenre dramagorenetflixnonton drakorrekomendasi drakorVIUwebtoon
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

tokoh miskin di drakor mojok

4 Barang yang Dimiliki Tokoh Miskin di Drakor yang Bikin Orang Bokek di Negeri Ini Misuh-Misuh

18 Agustus 2021
5 Drama Korea yang Tepat di Platform yang Salah Terminal Mojok

5 Drama Korea yang Tepat di Platform yang Salah

15 Mei 2022
Alasan Konyol dari Teman Bikin Saya Ogah Nonton Drakor 'Mr. Queen' sampai Sekarang terminal mojok.co

Alasan Konyol yang Bikin Saya Ogah Nonton Drakor ‘Mr. Queen’ sampai Sekarang

4 Maret 2021
the world of the married episode 1 review resensi sinopsis komentar akan ditayangkan trans tv internet viu link streaming sinopsis polemik kontroversi kpi mojok

The World of the Married Akan Disiarkan Trans TV, Siap-siap Berpolemik Nih

4 Mei 2020
12 Drama Korea yang Pernah Diterpa Skandal Terminal Mojok

12 Drama Korea yang Pernah Diterpa Skandal

10 Januari 2022
5 Drama Korea yang Sebaiknya Nggak Usah Ditonton terminal mojok

5 Drama Korea yang Sebaiknya Nggak Usah Ditonton

17 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat Mojok.co

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

2 Februari 2026
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026
Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau Mojok.co

Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau

5 Februari 2026
Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026
Tinggal di Rumah Dekat Gunung Itu Tak Semenyenangkan Narasi Orang Kota, Harus Siap Berhadapan dengan Ular, Monyet, dan Hewan Liar Lainnya

Tinggal di Rumah Dekat Gunung Itu Tak Semenyenangkan Narasi Orang Kota, Harus Siap Berhadapan dengan Ular, Monyet, dan Hewan Liar Lainnya

31 Januari 2026
Menurut Keyakinan Saya, Tugas Presentasi Mahasiswa Adalah Metode Pembelajaran yang Efektif, dan Saya Serius

Menurut Keyakinan Saya, Tugas Presentasi Mahasiswa Adalah Metode Pembelajaran yang Efektif, dan Saya Serius

31 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers
  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.