Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Dosen yang Cancel Kelas Dadakan Itu Sungguh Kekanak-kanakan dan Harus Segera Bertobat!

Mohammad Rafatta Umar oleh Mohammad Rafatta Umar
3 Desember 2025
A A
Dosen yang Cancel Kelas Dadakan Itu Sungguh Kekanak-kanakan dan Harus Segera Bertobat!

Dosen yang Cancel Kelas Dadakan Itu Sungguh Kekanak-kanakan dan Harus Segera Bertobat!

Share on FacebookShare on Twitter

Hari yang saya harap cerah menjadi keruh gara-gara kelakuan dosen saya yang kekanak-kanakan.

Rabu itu saya ada kelas jam 8 pagi. Itu satu-satunya kelas yang harus saya hadiri di hari itu. Saya masih ngantuk sekali, tapi yang namanya kuliah itu wajib, saya tetap paksakan untuk berangkat. Berangkatlah saya dengan motor. Tentunya saya berangkat lebih pagi karena jalanan pasti macet karena orang berangkat kerja dan sekolah.

Sampai di kampus ternyata saya masih ada waktu untuk mampir ke kantin untuk ngopi. Setidaknya rasa kantuk saya terkikis sedikit. Hingga waktu sudah mendekat jam 08.00 saya beranjak ke kelas. Saya masuk kelas dan ternyata meja dosen masih kosong.

Ya sudahlah. saya pikir memang dosennya agak telat saja. Saya duduk saja di salah satu kursi yang ada di kelas dan menunggu sambil scrolling sosmed. Tiba-tiba muncul notifikasi  WA pada pukul 07.56. 

Lantas saya buka pesan itu dengan feeling yang nggak enak. Ternyata itu kabar dari dosen saya bahwa ia masih jauh dari kampus. Beliau memutuskan kelas dilaksanakan secara online saja. Alasan atau kendalanya nggak dijelaskan.

Dengan kesal dan sumpah serapah dalam hati, saya segera mengambil tas dan pergi dari kelas. Saya kembali ke kantin untuk makan Indomie double lalu pulang ke rumah dengan rasa kesal.

Ya, jadinya saya ke kampus cuman untuk habisin bensin dan makan Indomie. Toppingnya hati saya yang remuk redam plus kekesalan yang saya oseng dengan sejumput emosi.

Nggak susah dan lama kok untuk mengabari mahasiswa

Sebetulnya di hari sebelumnya teman saya sudah menanyakan ke dosen itu apakah kelas dilaksanakan offline. Namun, teman saya hanya di-ghosting dan kami tidak mendapat kepastian. Ini yang membuat saya semakin marah.

Baca Juga:

Sisi Gelap Dosen Swasta yang Jarang Dibicarakan Orang

Alasan Saya Lebih Nyaman Diajar Dosen Muda daripada Dosen Tua

Saya tahu dosen sangat sibuk karena urusan administratif, riset, atau keluarga. Namun, apa susahnya sih mengabarkan mahasiswanya kalo ada kendala untuk hadir dengan tidak dadakan? Paling cuman butuh waktu 1 menit untuk membuka WhatsApp dan mengabari mahasiswa. Apakah kesibukan kalian tidak menyisakan 1 menit tersebut?

Mahasiswa juga nggak menuntut dosen untuk menjawab panjang-panjang kok. Kami cuman butuh jawaban “Ya” atau “Tidak”. Kalaupun ada kendala yang mengharuskan kelas ditunda ya tinggal disepakati bersama dengan mahasiswa. Sesimpel itu, lho.

Dosen yang suka cancel kelas dadakan harusnya malu!

Kalian para dosen yang punya kebiasaan kayak gini harusnya malu ke mahasiswanya sendiri. Mahasiswa aja biasanya mengirim keterangan lewat WA atau email ke dosen bila berhalangan hadir. Masa dosen tidak bisa seprofesional ini?

Umumnya kalian para dosen sudah menjalani pendidikan S2 atau S3 kan ya. Harusnya sudah lebih terdidik, disiplin, juga bersikap profesional. Jangan sampai bersikap kekanak-kanakan dengan komunikasi yang jelek ke mahasiswa.

Kalau mahasiswa yang tidak memberi keterangan terkait kehadirannya, konsekuensinya jelas. Kehadirannya akan dianggap alfa. Nah, kalau dosen bagaimana konsekuensinya? Kalau mahasiswa menegur atau lapor ke kaprodi, kami khawatir nilai kami akan berpengaruh jadi jelek.

Segera bertobatlah kalian!

Buat kalian para dosen yang masih suka cancel kelas dadakan, bertobatlah! Ingat, kalian itu adalah role model bagi mahasiswa di kampus. Pendidikan kalian lebih tinggi dan harus menjadi contoh yang baik. Jadi, tolong lebih profesional kalo jadi dosen.

Kami mahasiswa juga punya waktu dan tenaga yang harus kalian hargai. Selain itu, tolong hargai bensin yang kami habiskan untuk menuju kampus. Makin hari bensin semakin mahal, sedangkan mahasiswa banyak yang uangnya pas-pasan. Jangan sampai bensin kami habis dengan sia-sia karena kalian para dosen membatalkan kelas dadakan.

Penulis: Mohammad Rafatta Umar
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Yang Fana Itu Waktu, yang Abadi Adalah Tukang Parkir ATM yang Tetap Minta 2 Ribu sekalipun Mereka Tak Berguna

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 Desember 2025 oleh

Tags: alasan dosen tidak mengajarDosenkelas kuliah batalkelas kuliah kosong
Mohammad Rafatta Umar

Mohammad Rafatta Umar

Mahasiswa Ilmu Politik di Jaksel yang pesimis sama negara.

ArtikelTerkait

Dosen Bukan Dewa, tapi Cuma di Indonesia Mereka Disembah

Dosen Bukan Dewa, tapi Cuma di Indonesia Mereka Disembah

28 Juni 2025
Derita Jadi Dosen Muda, Disepelekan Mahasiswa dan Dosen Tua Mojok.co

Derita Jadi Dosen Muda, Disepelekan Mahasiswa dan Dosen Tua 

15 November 2023
Derita Lulusan S2 yang Hidup di Desa, Dianggap Gagal dan Kuliahnya Sia-sia  Mojok.co

Derita Jadi Lulusan S2 yang Hidup di Desa, Dianggap Gagal dan Kuliahnya Sia-sia 

31 Juli 2025
dosen ngasih nilai

Pak Dosen, Ngapunten, Kalau Ngasih Nilai Mbok Jangan Kebangetan

23 Juli 2019
Dosen Penguji Makan Suguhan Sidang, Mahasiswa Meradang (Unsplash)

Kisah Pilu dari Mahasiswa yang Harus Menjual Cincin Ibunya demi Menyiapkan Suguhan untuk Dosen Penguji Sidang Skripsi

2 Januari 2024
Dosen Bukan Dewa, tapi Cuma di Indonesia Mereka Disembah

Ketahuilah Wahai Mahasiswa, Kelas yang Sunyi Bikin Kami para Dosen Sakit Hati

11 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Malang, sebab Selalu Dilatih dengan Menghindari Jalanan Berlubang!

Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Malang, sebab Selalu Dilatih dengan Menghindari Jalanan Berlubang!

11 Januari 2026
5 Hal yang Perlu Diperhatikan Pemula Sebelum Ikut Kelas Pilates selain Persiapan Uang Mojok.co

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Pemula Sebelum Ikut Kelas Pilates selain Persiapan Uang

12 Januari 2026
5 Cara Mudah Mengetahui Oli Palsu Menurut Penjual Spare Part Mojok.co

5 Cara Mudah Mengetahui Oli Palsu Menurut Penjual Spare Part

8 Januari 2026
Sales: Pekerjaan yang Tidak Pernah Dicita-Citakan, tapi Sulit untuk Ditinggalkan

Sales: Pekerjaan yang Tidak Pernah Dicita-Citakan, tapi Sulit untuk Ditinggalkan

8 Januari 2026
5 Ide Suvenir Nikah Bermanfaat yang Nggak Bakal Dibuang Tamu Undangan Mojok.co

5 Ide Suvenir Nikah Bermanfaat yang Nggak Bakal Dibuang Tamu Undangan

8 Januari 2026
Daihatsu Ceria, Mobil Mungil yang Bikin Pengemudinya Benar-benar Ceria  Mojok.co

Daihatsu Ceria, Mobil Mungil yang Bikin Pengemudinya Benar-benar Ceria 

8 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Alfamart 24 Jam di Jakarta, Saksi Para Pekerja yang Menolak Tidur demi Bertahan Hidup di Ibu Kota
  • Mahasiswa Malang Sewakan Kos ke Teman buat Mesum Tanpa Modal, Dibayar Sebungkus Rokok dan Jaga Citra Alim
  • Nongkrong Sendirian di Kafe Menjadi “Budaya” Baru Anak Muda Jaksel Untuk Menjaga Kewarasan
  • Kegigihan Gunawan Jualan Kue Putu di Kota-kota Besar selama 51 Tahun agar Keluarga Hidup Sejahtera di Desa
  • Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua
  • Berkat Film Semi Jepang, Mahasiswa Culun nan Pemalas Bisa Lulus Kuliah dan Nggak Jadi Beban Keluarga

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.