Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

4 Dosa Penjual Soto Ayam yang Memasang Spanduk Bertuliskan “Lamongan”

Achmad Fauzan Syaikhoni oleh Achmad Fauzan Syaikhoni
28 Oktober 2024
A A
4 Dosa Penjual Soto Ayam yang Memasang Spanduk Bertuliskan "Lamongan” Mojok.co

4 Dosa Penjual Soto Ayam yang Memasang Spanduk Bertuliskan "Lamongan” (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya yakin, setiap orang pasti punya preferensi makanan favoritnya masing-masing. Saya pun demikian. Misal lagi perjalanan, lalu pas mau istirahat ditanya pengin makan apa, jawaban saya selalu satu: soto ayam Lamongan.

Ya sebenarnya, soto daerah mana saja terserah. Perut saya juga masih bisa mengolahnya. Tapi, kalau buat saya pribadi, soto paling istimewa tetap olahan Lamongan. Sebab, sejak kecil, saya memang sudah didoktrin oleh orang tua untuk suka sama kuliner satu ini. Apalagi, saya juga punya bude asli Lamongan yang sampai sekarang masih jualan soto ayam.

Sebagai seseorang yang sudah jadi penggemar kuliner ini sejak lama, saya tahu betul bagaimana soto Lamongan seharusnya disajikan. Sialnya beberapa waktu belakangan, saya mendapati pedagang soto Lamongan yang mengecewakan. Dengan percaya diri mereka memasang spanduk bertuliskan “soto ayam Lamongan”, tapi rasanya sangat jauh dari yang saya tahu. Di bawah ini beberapa dosa yang mereka lakukan. 

#1 Soto ayam Lamongan pakai koya, bukan bawang goreng

Salah satu hal yang paling khas dari soto Lamongan adalah koya. Ini sudah pasti. Bahkan setahu saya, soto khas daerah mana saja juga ada yang menyajikan koya. Termasuk produk mi instan macam Indomie pun ngasih koya kalau varian soto.

Ya meski sekadar pelengkap, persoalan koya ini nggak bisa disepelekan. Kondimen ini amat berpengaruh, terutama pada kualitas kuahnya. Tanpa koya, kuah soto Lamongan pasti tidak terlalu kental dan rasanya kurang gurih. Hal itu karena koya terbuat dari remukan kerupuk udang dan bawang putih.

Nah, masalahnya, hingga saat ini masih banyak warung soto  yang spanduknya bertuliskan “Lamongan”, tapi tidak menyajikan koya. Malahan ada yang menggantinya dengan bawang goreng. Itu jelas melanggar kode etik kuliner. Bagi penikmat soto ayam Lamongan asli, saya yakin pasti kurang puas kalau di atas hidangan nggak ada taburan koya.

#2 Nggak menyajikan irisan telur ayam ataupun telur asin

Soto ayam Lamongan termasuk jenis kuliner sup. Nah, umumnya sup, kondimen dan topping-nya pasti berlimpah. Untuk soto Lamongan, salah satu topping yang paling khas itu irisan telur ayam atau telur asin. Selain menambah gizi dalam satu porsi soto, telur melengkapi rasa asin-gurih dari kuah sotonya.

Nahasnya, beberapa warung soto  yang saya temui, yang spanduknya tertulis kata “Lamongan”, itu tidak demikian. Benar-benar nggak ada irisan telur ayam atau sajian telur asin. Cuma ada irisan daging ayam, yang itu jelas keterlaluan kalau tidak disajikan. Sudah begitu, ada yang harganya sama pula dengan warung soto Lamongan pada umumnya.

Baca Juga:

Mudik ke Jogja Itu Bukan Liburan tapi Kunjungan Kerja karena Semua Menjadi Budak Validasi, Bikin Saya Rindu Mudik ke Lamongan

Membayangkan Lamongan Punya Mal, Cari Hiburan Nggak Perlu Repot-repot ke Kabupaten Tetangga

Ya mungkin bagi sebagian orang, khususnya yang sensitif dengan bau amis, hal ini tidak bermasalah. Tapi tetap saja pelanggaran ini nggak bisa dianggap normal. Sebab sudah menjadi pakemnya kalau soto khas Lamongan itu ada irisan telur ayam atau telur asin.

Baca halaman selanjutnya: #3 Soto ayam …

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 1 November 2024 oleh

Tags: lamongansotosoto ayamsoto ayam lamongan
Achmad Fauzan Syaikhoni

Achmad Fauzan Syaikhoni

Pemuda setengah matang asal Mojokerto, yang selalu ekstase ingin menulis ketika insomnia. Pemerhati isu kemahasiswaan, lokalitas, dan hal-hal yang berbau cacat logika.

ArtikelTerkait

Wingko Babat Kok Jadi Makanan Khas Semarang?

Wingko Babat Kok Jadi Makanan Khas Semarang?

27 November 2019
Surat Terbuka untuk Bupati Lamongan Terpilih dari Warga yang Sudah Lelah Mojok.co

Surat Terbuka untuk Bupati Lamongan Terpilih dari Warga yang Sudah Lelah

4 Februari 2025
Saoto Bathok Mbah Katro, Soto Unik dengan Rasa yang Ciamik

Saoto Bathok Mbah Katro, Soto Unik dengan Rasa yang Ciamik

4 Februari 2022
Nasi Boran, Kasta Tertinggi Kuliner Khas Lamongan. Melebihi Pecel dan Soto Mojok.co

Nasi Boran, Kasta Tertinggi Kuliner Khas Lamongan. Melebihi Pecel dan Soto

26 November 2023
Jalan Pucuk-Blimbing, Jalan Paling Berbahaya di Lamongan yang Rawan Kecelakaan Tunggal

Jalan Pucuk-Blimbing, Jalan Paling Berbahaya di Lamongan yang Rawan Kecelakaan Tunggal

9 Maret 2024
Ibu Kota Jawa Timur Boleh Pindah ke Mana Saja, Asal Nggak ke Lamongan

Ibu Kota Jawa Timur Boleh Pindah ke Mana Saja, Asal Nggak ke Lamongan

25 Maret 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pulang ke Lembata NTT Setelah Lama Merantau di Jawa, Kaget karena Kampung Halaman Banyak Berubah Mojok.co

Momen Pulang ke Lembata NTT Setelah Sekian Lama Merantau di Jawa Diliputi Rasa Kaget, Kampung Halaman Banyak Berubah

25 Februari 2026
Sisi Gelap Jalan Pantura Situbondo: Gelap, Banjir, dan Jalan Berlubang Bikin Jalan Ini Begitu Gawat!

Sisi Gelap Jalan Pantura Situbondo: Gelap, Banjir, dan Jalan Berlubang Bikin Jalan Ini Begitu Gawat!

28 Februari 2026
Menghadapi Kultur Lawan Arah di Lebak Bulus Raya: kalau Ditegur Galak, tapi kalau Kena Tilang Langsung Pasang Wajah Melas

Menghadapi Kultur Lawan Arah di Lebak Bulus Raya: kalau Ditegur Galak, tapi kalau Kena Tilang Langsung Pasang Wajah Melas

25 Februari 2026
6 Dosa Penjual Kue Kering yang Bisa Merusak Momen Lebaran dan Sulit Dimaafkan Pembeli  Mojok.co

6 Dosa Penjual Kue Kering yang Bisa Merusak Momen Lebaran dan Sulit Dimaafkan Pembeli 

28 Februari 2026
Perjalanan ke Pati Lewat Pantura Bikin Heran: Kudus Sudah Mulus, Demak Masih Penuh Lubang

Perjalanan ke Pati Lewat Pantura Bikin Heran: Kudus Sudah Mulus, Demak Masih Penuh Lubang

26 Februari 2026
Alun-Alun Pekalongan: Tempat Terbaik untuk Belanja Baju Lebaran, tapi Syarat dan Ketentuan Berlaku

Pekalongan Masuk Jawa Tengah, tapi Secara Budaya Lebih Dekat dengan Atlantis

28 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.