Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Diteror Debt Collector Pinjol Lebih Ngeri dari Horor Suster Keramas

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
24 Agustus 2020
A A
pinjaman online debt collector pinjol OJK menagih utang piutang menagih utang mojok.co

pinjaman online debt collector pinjol OJK menagih utang piutang menagih utang mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Makan nangkanya nggak, kena getahnya iya. Itu peribahasa yang tepat atas apa yang saya alami beberapa waktu lalu. Bayangkan saja, di sore hari yang teduh, lagi asik nyawang anak-anak main, ehhh…ada pesan WhatsApp masuk dari nomer yang tidak dikenal. Bukan dari orang tua murid yang ngresula, eh, curhat kapan daring berakhir, bukan pula mama minta pulsa ataupun info menang undian dari operator, melainkan sebuah pesan masuk dari debt collector pinjaman online (pinjol).

Dalam pesan yang tertulis dengan huruf kapital dan diwarnai tanda seru yang nggak sedikit itu, si pengirim menyebut bahwa nomer saya telah didaftarkan sebagai kontak darurat oleh Mr.X dan meminta supaya Mr.X segera melunasi utang atau nomer WA saya akan disebar ke semua debt collector. Apa-apaan! Yang utang siapa, yang repot siapa.

Saya sebetulnya tidak terlalu akrab dengan Mr.X. Kami hanya beberapa kali terlibat kerjaan bareng yang membuat kami saling menyimpan nomer WA. Lha kok bisa-bisanya nomer saya disebut-sebut dijadikan sebagai kontak darurat. Kan lucu. Saya langsung konfirmasikan hal tersebut ke Mr.X. Pada saya, beliau minta maaf dan menyebut bahwa utangnya akan segera ia bayar. Lebih lanjut beliau juga menyebutkan bahwa debt collector pinjol telah melacak semua nomer kontaknya dan mengirimkan pesan serupa seperti yang saya terima. Parahnya lagi, debt collector pinjol tidak hanya menyebar teror lewat pesan WA tapi juga lewat panggilan telpon. Wah!

Saya yang tadinya kesal malah jadi kasihan sama Mr.X. Apalagi, Mr.X ini pekerjaannya berkaitan dengan pelayanan. Saya yakin di daftar kontaknya dia menyimpan nomor WA dari berbagai kalangan. Dan kalau betul pihak pinjol meneror ke semua nomer kontak beliau, berarti semuanya bakal tahu dong kalau Mr.X ini berutang? Apa bukan mempermalukan diri sendiri itu namanya? Nominal pinjamannya nggak seberapa, tapi malunya itu loh!

Cerita horor cara debt collector pinjol menagih utang memang bukan hal yang baru. Beberapa waktu lalu pernah marak di pemberitaan mengenai stressnya peminjam pinjol gara-gara ditagih oleh debt collector dengan cara yang tidak manusiawi dan terkesan dibuat malu. Didatangi kantornya, rumahnya, ditelepon berkali-kali dan penagihannya disebar ke semua kontak.

Sepertinya mereka memang sengaja menyerang dari sisi mental. Biar malu, tertekan, dengan harapan bisa segera melunasi utang. N666eri. Ini Sinemart atau keluarga Punjabi nggak ada yang niat bikin film horror tentang debt collector pinjol apa, ya? Lebih horor loh daripada suster keramas.

Karena penasaran, saya langsung cari-cari info di google tentang apa saja yang berkaitan dengan debt collector pinjol. Dari hasil penelusuran saya, ternyata yang namanya debt collector itu nggak boleh sepenak wudel sendiri dalam hal tagih-menagih. Ada prosedur yang (seharusnya) ditepati. Misal: baru boleh melakukan penagihan jika batas keterlambatan pembayaran sudah lebih dari 90 hari dari tanggal jatuh tempo pinjaman. Artinya, jika keterlambatan bayar kurang dari 90 hari, debitur harus membayar denda keterlambatan, namun debt collector belum boleh turun tangan.

Kemudian, debt collector juga tidak diperkenankan menyita barang tanpa surat ijin penyitaan dari pengadilan negeri setempat (atau bisa dikenai pasal 362 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 5 tahun penjara, Gaes). Selain itu, pihak penyedia pinjaman juga hanya boleh merekrut debt collector yang sudah memiliki sertifikasi profesi, alias nggak cuma modal badan gede dan pinter gertak doang.

Baca Juga:

Pengalaman Mahasiswa KIP Kuliah yang Nekat Pinjol: Awalnya Merasa Butuh tapi Malah Kecanduan dan Berakhir Menderita

Santet Adalah Alasan Kuat Orang Banyuwangi Begitu Merahasiakan Data KTP, Bukan karena Pinjol

Nah, kaitannya dengan WA bernada ancaman yang saya terima, ternyata hal tersebut bertentangan dengan Peraturan OJK Nomor 1 Tahun 2013 tentang Perlindungan Data Konsumen Jasa Keuangan dan Peraturan Menteri (Permen) Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Nomor 20 Tahun 2016 tentang perlindungan data pribadi dalam sistem elektronik.

Jadi, jika pihak perusahaan penyedia pinjaman sudah menyalahgunakan data pribadi kita misalnya dengan cara mengakses kontak. Bisa banget dilaporkan untuk segera ditindaklanjuti oleh lembaga yang berwenang, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dengan catatan perusahaan penyedia pinjaman tersebut legal dan berada di bawah pengawasan OJK.

Masalahnya, saya sendiri nggak tahu apakah perusahaan penyedia pinjaman tempat Mr.X pinjam uang ini legal atau tidak. Kalau ternyata ilegal, ya…wassalam. Buat pelajaran kita semua juga sih, jangan main-main sama yang namanya utang. Horor debt collector pinjol ini nggak cuma meneror diri sendiri, tapi orang-orang yang tidak tahu menahu kayak saya.

BACA JUGA Pengalaman Nulis Ijazah yang Ribetnya Bikin Stres atau artikel Dyan Arfiana Ayu Puspita lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 22 Agustus 2021 oleh

Tags: menagih utangpinjol
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

Latahnya Pengguna Instagram: Pakai Prompt Sticker Tanpa Mikir Efeknya terminal mojok.co

Latahnya Pengguna Instagram: Pakai Prompt Sticker Tanpa Mikir Efeknya

23 November 2021
Konten “Pinjam Dulu Seratus” Nggak Bikin Tukang Ngutang Minggat, Malah Bikin Kasus Pinjol Meningkat

Konten “Pinjam Dulu Seratus” Nggak Bikin Tukang Ngutang Minggat, Malah Bikin Kasus Pinjol Meningkat

10 September 2023
Pengalaman Mahasiswa KIP Kuliah yang Nekat Pinjol: Awalnya Merasa Butuh tapi Malah Kecanduan dan Berakhir Menderita

Pengalaman Mahasiswa KIP Kuliah yang Nekat Pinjol: Awalnya Merasa Butuh tapi Malah Kecanduan dan Berakhir Menderita

16 Juli 2025
debitur BI Checking fintech pinjol gagal bayar utang mojok

Nggak Pengin BI Checking Gagal? Sebisa Mungkin, Hindari Pinjol

25 Juli 2021
Pinjol Biaya Kuliah: Pemerintah yang Nggak Mampu dan Nggak Punya Malu

Pinjol Biaya Kuliah: Pemerintah yang Nggak Mampu dan Nggak Punya Malu

17 September 2022
Pekerja Tanpa Skill Terjebak Pinjol di Tangerang demi Bayar Calo (Unsplash)

Apakah Pinjol Harus Dihapuskan? Bagaimana Nasib Nasabah-Nasabahnya?

7 November 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jawaban untuk Pertanyaan Kenapa Kutoarjo Punya Alun-alun Sendiri padahal Masuk Purworejo

Jawaban untuk Pertanyaan Kenapa Kutoarjo Punya Alun-alun Sendiri padahal Masuk Purworejo

19 Januari 2026
Ilustrasi Hadapi Banjir, Warga Pantura Paling Kuat Nikmati Kesengsaraan (Unsplash)

Orang Pantura Adalah Orang Paling Tabah, Mereka Paling Kuat Menghadapi Kesengsaraan karena Banjir

14 Januari 2026
Jalan Dayeuhkolot Bandung- Wujud Ruwetnya Jalanan Bandung (Unsplash)

Jalan Dayeuhkolot Bandung: Jalan Raya Paling Menyebalkan di Bandung. Kalau Hujan Banjir, kalau Kemarau Panas dan Macet

17 Januari 2026
3 Alasan Mitsubishi Outlander Sport Tidak Pantas Disuntik Mati dan Harus Diproduksi Kembali Mojok.co

3 Alasan Mitsubishi Outlander Sport Tidak Pantas Disuntik Mati dan Harus Diproduksi Kembali

19 Januari 2026
Warkop Bulungan: Satu Lagi Tempat Viral di Blok M yang Bikin Kecewa dan Cukup Dikunjungi Sekali Saja

Warkop Bulungan: Satu Lagi Tempat Viral di Blok M yang Bikin Kecewa dan Cukup Dikunjungi Sekali Saja

19 Januari 2026
Kelurahan Batununggal dan Kecamatan Batununggal: Nama Mirip dan Sama-sama di Bandung, tapi Takdirnya Berbeda Mojok.co

Kelurahan Batununggal dan Kecamatan Batununggal: Nama Mirip dan Sama-sama di Bandung, tapi Takdirnya Berbeda

15 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina
  • Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak
  • Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026
  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.