Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Dilema Punya Honda Mobilio: Nyaman Dikendarai dan Irit, tapi Kaki-Kaki Mobilnya Sering “Keseleo”

Budi oleh Budi
7 Februari 2026
A A
Dilema Punya Honda Mobilio: Nyaman Dikendarai dan Irit, tapi Kaki-Kaki Mobilnya Sering "Keseleo" Mojok.co

Dilema Punya Honda Mobilio: Nyaman Dikendarai dan Irit, tapi Kaki-Kaki Mobilnya Sering "Keseleo" (wikipedia.org)

Share on FacebookShare on Twitter

Dimensi dan konstruksi yang tipis

Penyebab utama keluhan kaki-kaki Mobilio adalah setelan suspensi yang cenderung empuk. Di satu sisi, ini membuat Mobilio nyaman di jalan kurang mulus, tidak terlalu memantul, dan enak dikendarai jarak jauh. Namun, efek sampingnya ball joint dan bushing bekerja ekstra. Komponen cepat aus. Alhasil, bunyi “gluduk” atau “kletek” lebih cepat muncul

Banyak mekanik independen sepakat kalau komponen kaki-kaki Mobilio relatif lebih kecil dan tipis dibanding MPV lain. Bukan berarti kualitasnya jelek lho ya, tetapi mungkin saja memang dirancang untuk efisiensi bobot, bukan buat durabilitas ekstrem seperti parts mobil dakar.

Beberapa komponen lain yang sering dikeluhkan seperti link stabilizer bunyi, bushing arm cepat getas, serta shock absorber terasa lemah di usia pakai tertentu. Ini bukan kasus yang ditemui di satu-dua unit, melainkan keluhan yang berulang dan konsisten di komunitas pengguna Mobilio.

Masalah kaki-kaki Mobilio juga diperparah oleh cara pakai yang sudah saya sebutkan di atas. Banyak pemilik membeli Mobilio dengan ekspektasi seperti Avanza atau Xenia. Terlanjur berekspektasi punya mobil yang biasa dipakai angkut berat, dipakai harian di jalan rusak, dan jarang diservis kaki-kaki.

Padahal Mobilio tidak sebakoh MPV sejawat. Ia lebih cocok untuk mobil keluarga perkotaan dengan jalan aspal, penumpang normal, bukan yang overload. Ketika Mobilio diperlakukan seperti mobil niaga, kaki-kaki jelas lebih cepat “keseleo”.

Baca juga Bagi Orang Bengkel, Honda Beat Adalah Motor Paling Masuk Akal yang Pernah Mengaspal.

Apakah Honda Mobilio cacat desain?

Saya akan menjawabnya bukan. Mungkin juga Honda lebih memilih kenyamanan handling, efisiensi biaya produksi dengan menelan konsekuensi daya tahan kaki-kaki kalah dibanding MPV dari pabrikan lain. Terus solusinya gimana?

Beberapa langkah yang sering diambil pemilik Mobilio sih, ganti link stabilizer aftermarket yang lebih kuat. Menggunakan ban profil lebih tebal. Lalu lebih disiplin, rutin cek kaki-kaki, dan tidak menunggu sampai muncul bunyi parah.

Baca Juga:

Beli Hyundai Atoz Lebih Masuk Akal daripada Karimun Kotak yang Overpriced

Saya Menyesal Nggak Pakai Vario 125 dari Dulu karena Motor Honda Ini Nggak Bikin Bangga tapi Nyatanya Nggak tergantikan

Dengan perawatan seperti ini, siapa tahu Mobilio sebenarnya bisa tetap nyaman dan awet. Kan, Honda Mobilio itu MPV yang menawarkan rasa fun to drive yang jarang ditemui di kelasnya. Mobilio juga bukan Avanza, dan Honda memang tidak pernah berniat membuatnya seperti itu.

Penulis: Budi
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 9 Februari 2026 oleh

Tags: hondaHonda Mobiliokaki mobilmobilMobilio
Budi

Budi

Seorang montir tinggal di Kudus yang juga menekuni dunia kepenulisan sejak 2019, khususnya esai dan fiksi. Paling suka nulis soal otomotif.

ArtikelTerkait

Honda Supra X 125 Motor Terbaik? Ngawur, yang Terbaik Tetap Karisma (Unsplash)

Motor Honda Terbaik Adalah Honda Karisma yang “Pantatnya Bahenol” Itu, Bukan Supra X 125 yang Lebih Modern

16 Oktober 2023
honda

Honda CB150 Verza Meningkatkan Ketakwaan Saya

1 Agustus 2019
toyota corolla dx mojok

Toyota Corolla DX, Mobil Tua Idaman Generasi Muda

28 Desember 2020
Orang yang Membunyikan Klakson Serampangan Layak Kena Azab terminal mojok.co

Hal-hal Menyebalkan yang Pesepeda Temui di Jalan Raya

17 Oktober 2020
5 Tips Ampuh Menghindari Mabuk Kendaraan

5 Tips Ampuh Menghindari Mabuk Kendaraan

8 Mei 2022
Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial Mojok.co

Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial

16 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jadi MUA di Desa Sulit Cuan karena Selalu Dimintai “Harga Tetangga” kalau Menolak Dicap Pelit Mojok.co

Jadi MUA di Desa Sulit Cuan karena Selalu Dimintai “Harga Tetangga” kalau Menolak Dicap Pelit

18 Mei 2026
Mal-Mal Jombang Kelewat Jadul Bikin Warlok Lebih Senang Ngemal di Mojokerto atau Kediri Mojok.co

Mal-Mal Jombang Kelewat Jadul Bikin Warlok Lebih Senang Ngemal di Mojokerto atau Kediri

19 Mei 2026
Penjilat Atasan Adalah Borok dalam Dunia Kerja yang Bikin Pekerja Keras Tersingkir dan Menderita Mojok.co

Penjilat Atasan Adalah Borok dalam Kantor yang Bikin Pekerja Lain Tersingkir dan Menderita

21 Mei 2026
Jogja Aneh, Membiarkan Tukang Becak Mati dalam Kemiskinan (Unsplash)

Jogja Itu Aneh: Becaknya Dianggap Warisan Budaya, tapi Pengemudinya Dibiarkan Menua, Lalu Mati dalam Kemiskinan

21 Mei 2026
Nasib Peterongan Semarang: Dulu Pusat Cuan, Sekarang Terancam Jadi Kawasan Kumuh

Nasib Peterongan Semarang: Dulu Pusat Cuan, Sekarang Terancam Jadi Kawasan Kumuh

21 Mei 2026
GOR Jatidiri Semarang Memang Tempat Olahraga, tapi Nggak Cocok buat Jogging Pemula (Pixabay)

GOR Jatidiri Semarang Memang Tempat Olahraga, tapi Nggak Cocok buat Jogging Pemula

21 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.