Dimensi dan konstruksi yang tipis
Penyebab utama keluhan kaki-kaki Mobilio adalah setelan suspensi yang cenderung empuk. Di satu sisi, ini membuat Mobilio nyaman di jalan kurang mulus, tidak terlalu memantul, dan enak dikendarai jarak jauh. Namun, efek sampingnya ball joint dan bushing bekerja ekstra. Komponen cepat aus. Alhasil, bunyi “gluduk” atau “kletek” lebih cepat muncul
Banyak mekanik independen sepakat kalau komponen kaki-kaki Mobilio relatif lebih kecil dan tipis dibanding MPV lain. Bukan berarti kualitasnya jelek lho ya, tetapi mungkin saja memang dirancang untuk efisiensi bobot, bukan buat durabilitas ekstrem seperti parts mobil dakar.
Beberapa komponen lain yang sering dikeluhkan seperti link stabilizer bunyi, bushing arm cepat getas, serta shock absorber terasa lemah di usia pakai tertentu. Ini bukan kasus yang ditemui di satu-dua unit, melainkan keluhan yang berulang dan konsisten di komunitas pengguna Mobilio.
Masalah kaki-kaki Mobilio juga diperparah oleh cara pakai yang sudah saya sebutkan di atas. Banyak pemilik membeli Mobilio dengan ekspektasi seperti Avanza atau Xenia. Terlanjur berekspektasi punya mobil yang biasa dipakai angkut berat, dipakai harian di jalan rusak, dan jarang diservis kaki-kaki.
Padahal Mobilio tidak sebakoh MPV sejawat. Ia lebih cocok untuk mobil keluarga perkotaan dengan jalan aspal, penumpang normal, bukan yang overload. Ketika Mobilio diperlakukan seperti mobil niaga, kaki-kaki jelas lebih cepat “keseleo”.
Baca juga Bagi Orang Bengkel, Honda Beat Adalah Motor Paling Masuk Akal yang Pernah Mengaspal.
Apakah Honda Mobilio cacat desain?
Saya akan menjawabnya bukan. Mungkin juga Honda lebih memilih kenyamanan handling, efisiensi biaya produksi dengan menelan konsekuensi daya tahan kaki-kaki kalah dibanding MPV dari pabrikan lain. Terus solusinya gimana?
Beberapa langkah yang sering diambil pemilik Mobilio sih, ganti link stabilizer aftermarket yang lebih kuat. Menggunakan ban profil lebih tebal. Lalu lebih disiplin, rutin cek kaki-kaki, dan tidak menunggu sampai muncul bunyi parah.
Dengan perawatan seperti ini, siapa tahu Mobilio sebenarnya bisa tetap nyaman dan awet. Kan, Honda Mobilio itu MPV yang menawarkan rasa fun to drive yang jarang ditemui di kelasnya. Mobilio juga bukan Avanza, dan Honda memang tidak pernah berniat membuatnya seperti itu.
Penulis: Budi
Editor: Kenia Intan
BACA JUGA Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh.
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.













