Dibanding Kartun Jepang, Kartun Barat Jauh Lebih Mengasyikkan! – Terminal Mojok

Dibanding Kartun Jepang, Kartun Barat Jauh Lebih Mengasyikkan!

Artikel

Avatar

Gusti Aditya adalah wibu sejati. Sebagian besar tulisannya di Terminal Mojok pasti bahas kartun-kartun Jepang dan komik-komik Jepang. Bahkan saya yakin dia pasti pernah menggunakan karakter kartun Jepang untuk foto profil WhatsApp, Facebook, Friendster, atau media sosial yang lain. Selain itu, dia juga pasti join grup Facebook wibu, debat dengan wibu lain, pun punya teman atau bahkan mantan yang kontak WhatsApp-nya gambar kartun Jepang.

Lantaran ke-wibu-annya itulah banyak tulisan berbau kartun Jepang di Terminal Mojok. Bahkan konon dia pernah mencoba menyusupkan unsur kewibu-wibuannya di esai Mojok. Menurut saya, itu sangat tidak adil karena kartun barat menjadi kurang terekspos. Padahal banyak serial kartun barat yang bagus-bagus dan layak ditampilkan juga. Sebagai penggemar serial kartun barat, terutama besutannya Cartoon Network, saya merasa harus bersuara dengan lantang menyampaikan hak-hak kartun barat yang selama ini tidak tersampaikan.

Apakah saya benci kartun Jepang? Weh, nggak juga. Saya bisa dibilang adalah fans berat komik Attack on Titan dan selalu update chapter terbarunya. Akan tetapi, selain komik itu, rasanya tidak ada lagi komik atau serial kartun Jepang yang saya ikuti. Oh ada ding, semua film garapan Makoto Shinkai selalu saya tunggu.

Saya lebih menyukai We Bare Bears yang lucu, kadang aneh, sedih, dan tak jarang sangat mengharukan. Persahabatan tiga beruang dari jenis yang berbeda sampai mengklaim bahwa mereka saudara itu sangat indah untuk diikuti. Kalau kemudian para wibu bilang nggak bisa nangis liat kartun barat sementara mereka bisa berlinangan air mata saat liat Jiraiya mati, barangkali mereka belum pernah nonton episode We Bare Bears yang berjudul Burrito.

Ah, siapa pun yang menyaksikan betapa Grizz protektif terhadap burrito besar nan nasinya, pasti akan terharu melihat alasan di balik tindakannya itu. Di masa lalu, Grizz kecil pernah terjebak di pohon pas hujan badai dan nggak bisa turun. Seorang pemadam kebakaran menolongnya, dan Grizz memeluk erat lengan empuk si pemadam kebakaran. Perasaan nyaman, aman, empuk, dan hangat itulah yang membuat Grizz protektif terhadap burittonya. Saat Grizz memeluk burrito, dia kembali merasakan apa yang dulu semasa kecil rasakan.

Kalau ada yang bilang cerita di kartun Jepang lebih seru, walah… coba tonton Ben 10 deh. Petualangan Ben 10 dengan alien-aliennya itu seru banget, apalagi pas dia udah remaja dan mulai berhadapan dengan musuh antar galaksi. Omnitrix yang dia pakai juga penuh misteri, dan ternyata orang yang mengirimkan omnitrix untuk ditemukan Ben kecil adalah Ben remaja itu sendiri. Di permasalahan lain, Ben harus kehilangan omnitrixnya dan mendapatkan jam baru yaitu Ultimatrix, yang notabenenya adalah produk berbahaya dari omnitrix itu sendiri. Ah, petualangan Ben kecil sampai dewasa benar-benar sangat seru.

Juga, misteri Alien X juga sangat menarik untuk diikuti. Sosok alien terkuat ini justru menjadi alien yang paling sulit untuk digunakan karena selalu ada perdebatan antara dua entitas agung apakah mereka akan membantu Ben atau tidak.

Atau kalau mau lebih seru dan bertebaran nuansa surealis, coba tonton Adventure Time. Sungguh, saya rasa Adventure Time adalah serial kartun paling out of the box yang pernah ada. Ceritanya aneh. Aneh banget malahan. Finn pernah berada di sebuah ruangan yang bisa mengatur realitas demi realitas dan mengacaukan banyak hal. Dia juga pernah berhadapan dengan zombie-zombie permen, atau bahkan pernah menjadi perempuan juga di beberapa episode. Ah, orang yang nggak mudeng pasti nggak suka serial ini.

Selain itu, saya merasa banyak kartun Jepang yang terlalu dilebai-lebaikan, terutama untuk penggambaran karakter perempuannya. Memang nggak semua, tapi banyak desain karakter perempuan yang dadanya selalu kelebihan muatan dan mengundang hawa nafsu. Astagfirullah, bisa-bisanya kartun bikin nafsu, ya. Bisa lah, nyatanya genre bokep hentai laris manis di pasaran. Nah, ini agak berbeda dengan kartun barat. Jarang ada kartun barat yang bikin penontonnya nafsu sama karakter perempuan. Sejauh ini saya belum menemukan ada orang yang sampai jatuh cinta, nafsu, atau pengin nikahin Putri Bubble Gum di serial Adventure Time.

BACA JUGA Anime dan Manga Adalah Cara Paling Asyik Belajar Budaya dan tulisan Riyanto lainnya.

Baca Juga:  Kartun Barat Itu Bagus, tapi Kalah Kreatif Dibanding Anime
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.
---
3


Komentar

Comments are closed.