Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Desa Cinunuk, Wisata Religi di Garut yang Sarat Sejarah

Raihan Rizkuloh Gantiar Putra oleh Raihan Rizkuloh Gantiar Putra
11 Desember 2021
A A
Desa Cinunuk, Wisata Religi di Garut yang Sarat Sejarah terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa hari yang lalu, saya berkunjung ke salah satu objek wisata religi di Desa Cinunuk yang terletak di Kecamatan Wanaraja, Garut. Kedatangan saya ini sebetulnya tidak direncanakan, karena dari awal saya memang sedang berlatih menyetir mobil mengelilingi Garut bersama sopir saya. Sopir saya ini, yang memang akrab dengan dunia wisata religi, mengajak saya untuk “mandi” di tujuh pancuran yang konon bisa memberikan “karomah” (anugerah/berkah dari Allah SWT).

Tujuh pancuran ini berdekatan dengan makam tokoh penyebar agama Islam sekaligus pejuang anti penjajahan Belanda yang hidup di abad 19, Raden Wangsa Muhammad atau yang dikenal dengan Pangeran Papak. Kelak, karena keberanian dan sifat mulianya, suatu laskar bernama “Pasukan Pangeran Papak” terbentuk di Desa Cinunuk pada 1945 untuk ikut dalam perjuangan kemerdekaan. Pangeran Papak sendiri memang merupakan tokoh sakral yang sering diziarahi dan cukup terkenal bagi orang-orang yang senang berwisata religi. Namun, karena saya tidak membawa cukup uang, saya hanya bisa berkunjung ke tujuh pancuran itu saja. 

Cuaca sedang panas dan mandi di tujuh pancuran bukanlah ide yang buruk. Selain karena bisa menyegarkan badan, saya memang agak penasaran: apa sebenarnya dampak dari “karomah” terhadap badan (dan diri) saya ini? Apalagi mengingat saya yang nggak religius-religius amat. Tapi, penelitian dari Rahadianti menyebut bahwa orang-orang menganggap tujuh pancuran ini sebagai air yang berkhasiat untuk memperlancar jodoh, rezeki, menyembuhkan penyakit, keberkahan, dan lain-lain.

Kebetulan, hari itu tidak banyak orang yang berkunjung ke Desa Cinunuk. Namun, menurut sopir saya, dulu sekali saat ia mengantar rombongan peziarah, antrean untuk ikut mandi di tujuh pancuran ini memang membludak. Dia menceritakan dengan begitu detail bagaimana para peziarah, walaupun harus berjibaku dengan udara dingin tengah malam, membawa handuk dan kendi (supaya air karomah ini bisa mereka bawa ke rumah) agar bisa mandi di sini. 

Setelah membeli shampoo di warung, saya masuk ke sebuah ruangan di mana tujuh pancuran itu berada. Tujuh pancuran terpampang di depan saya. Sang sopir memberitahu tata cara mandi di tujuh pancuran tersebut (yang segera terlupakan oleh saya). Kalau saya tidak salah ingat: dimulai dengan berwudhu dari pancuran paling kiri, setelah itu mengucapkan kalimat tasbih di pancuran kedua, tahmid di pancuran ketiga, takbir di pancuran keempat, sisanya saya lupa lagi, kecuali di pancuran terakhir. Di pancuran terakhir ini, kita boleh meminta dan berdoa soal keinginan terdalam/cita-cita kita.

Sehabis mendengar sang sopir, segera saya membuka pakaian dan mencoba merasakan air tersebut. Segar sekali, memang. Setelah berwudhu, saya mengguyur kepala saya. Sensasi dingin menjalar ke seluruh badan. Saya mengikuti semua tata cara mandi tersebut, namun hanya berhasil sampai membaca takbir saja, di pancuran kelima dan keenam saya cuman mengguyur badan saja sambil meracau (supaya terlihat serius). 

Di pancuran terakhir, saya berdoa perihal apa-apa yang saya inginkan di hidup ini. Sambil terkekeh karena lupa bacaan di pancuran kelima dan keenam dan bertanya di dalam hati: “Apakah doa saya akan dikabulkan? Selepas mandi dan memakai baju kembali, sebuah mobil terparkir di depan masjid, beberapa orang masuk sambil membawa kendi ke pancuran itu. 

Lantas, apakah saya merasakan perbedaan setelah mandi di tujuh pancuran ini? Saya tak bisa menjawabnya. Namun, menurut sopir saya yang mengajar cara mengemudikan mobil kepada saya, kemampuan menyetir saya setelah mandi di tujuh pancuran itu terasa lebih baik dari sebelumnya. Saya terkekeh. Apakah ini benar-benar efek dari mandi di pancuran tersebut atau karena memang saya yang jago aja? Segera saya lupakan kecongkakan tersebut dan mengingat bahwa bukan saya yang jago, tapi Allah SWT yang memudahkan saya

Baca Juga:

Garut Itu Luas, Malu Sama Julukan Swiss Van Java kalau Hotel Cuma Numpuk di Cipanas

5 Kuliner khas Garut selain Dodol yang Layak Dikenal Masyarakat

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 6 Januari 2026 oleh

Tags: desa cinunukgarutwisata religi
Raihan Rizkuloh Gantiar Putra

Raihan Rizkuloh Gantiar Putra

Duh, lieur kieu euy.

ArtikelTerkait

Alasan Kenapa Makan Dodol Garut Itu Sebenarnya Ribet

Alasan Kenapa Makan Dodol Garut Itu Sebenarnya Ribet

9 Maret 2023
3 Alasan Tukang Cukur Kebanyakan Berasal dari Garut terminal mojok.co

3 Alasan Tukang Cukur Kebanyakan Berasal dari Garut

15 November 2020
Air Terjun Tretes Wonosalam, Bukti Jombang Nggak Miskin Wisata Alam Mojok.co

Air Terjun Tretes Wonosalam, Bukti Jombang Nggak Miskin Wisata Alam

8 Oktober 2024
apa benar adolf hitler mati di garut mojok

Mengungkap Asal Mula Konspirasi Adolf Hitler Mati di Garut

24 November 2020
chocodot makanan khas garut selain dodol mojok.co

Garut Bukan Cuma Dodol dan Makam Hitler, Ada 10 Makanan Khas Garut yang Enaknya Nauzubillah

24 Juli 2020
Garut Bukan Cuma Dodol, tapi Juga Tempat Pelarian Hati dan Ruang Terbaik untuk Menyendiri

Garut Bukan Cuma Dodol, tapi Juga Tempat Pelarian Hati dan Ruang Terbaik untuk Menyendiri

27 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

18 Mei 2026
Arsenal (Memang) Berhati Nyaman

Arsenal (Memang) Berhati Nyaman

20 Mei 2026
Bukan Cuma Sambal yang Manis, Chinese Food di Jogja Juga Ikutan Jadi Manis

Bukan Cuma Sambal yang Manis, Chinese Food di Jogja Juga Ikutan Jadi Manis

20 Mei 2026
Penjilat Atasan Adalah Borok dalam Dunia Kerja yang Bikin Pekerja Keras Tersingkir dan Menderita Mojok.co

Penjilat Atasan Adalah Borok dalam Kantor yang Bikin Pekerja Lain Tersingkir dan Menderita

21 Mei 2026
Betapa Lelahnya Kuliah S2 Bareng Fresh Graduate: Nggak Dewasa, Semua Dianggap Saingan Mojok.co

Betapa Lelahnya Kuliah S2 Bareng Fresh Graduate: Nggak Dewasa, Semua Dianggap Saingan

19 Mei 2026
Kos Murah yang Diidamkan Berujung Penyesalan karena Tabiat Buruk Ibu Kos yang Suka Ngutang Mojok.co

Rasa Syukur Tinggal di Kos Murah Berubah Jadi Penyesalan karena Tabiat Buruk Ibu Kos yang Suka Ngutang

20 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.