Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Derita Saya Sebagai Warga Pinggiran Kabupaten Purbalingga Bagian Timur

Yanuar Abdillah Setiadi oleh Yanuar Abdillah Setiadi
17 Juni 2023
A A
Derita Saya Sebagai Warga Pinggiran Kabupaten Purbalingga Bagian Timur

Derita Saya Sebagai Warga Pinggiran Kabupaten Purbalingga Bagian Timur (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Tidak dianggap warga Purbalingga

Dalam tongkrongan, saya sering diejek oleh teman saya yang berasal dari Purbalingga. Banyak yang menyarankan supaya saya pindah saja ke Kabupaten Banjarnegara karena desa saya memang lebih dekat ke kabupaten tersebut.

Lantaran tinggal di daerah yang berbatasan langsung dengan Banjarnegara, saya  juga sering dimintai oleh-oleh berupa dawet ayu! Ealah, saya tuh warga Kota Perwira lho meskipun rumah saya mepet kabupaten sebelah. Lagi pula orang tua saya nggak jualan dawet, Gaes!

ADVERTISEMENT

Mencari SPBU seperti mencari jarum dalam tumpukan jerami

Desa saya memang dijadikan sebagai jalur alternatif Purbalingga-Banjarnegara. Jadi, kalau kalian pengin berwisata ke Dieng, kalian bisa melewati jalur ini, lho.

Lantaran jalanannya yang mulus dan sepi, pengendara jadi bisa menikmati perjalanan dengan nyaman. Tapi, saya ingatkan supaya kalian tidak melewati jalur ini di malam hari. Kenapa? Karena jalur ini bisa jadi petaka jika kalian kehabisan bensin di tengah jalan.

Di Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga, tidak ada satu pun SPBU yang beroperasi. Yang ada hanya penjual bensin eceran dan tidak mungkin buka 24 jam. SPBU hanya ada di kecamatan sebelah, yaitu Kecamatan Kaligondang. Jadi, kalau mau lewat Kecamatan Kejobong, isi dulu bensin kalian supaya tidak kehabisan bensin di tengah jalan, ya.

Tidak ada minimarket 24 jam

Sebagai manusia nokturnal, saya memiliki hobi untuk membeli minuman di Alfamart dan Indomaret di malam hari. Selama di Purwokerto, hampir setiap hari saya menyempatkan diri untuk membeli minuman dan rokok sebelum begadang. Namun saat berada di rumah, saya lebih memilih untuk minum kopi hitam saja. Lagian mau ke minimarket juga sia-sia. Sebab, minimarket di kecamatan saya bobo gasik persis kayak anak TK. Jam 9 sudah tutup gerbang, Lur!

Di balik keluh kesah yang saya rasakan, saya bersyukur menjadi warga Kabupaten Purbalingga bagian timur dan tinggal di perbatasan selama 22 tahun dengan tentram. Tinggal di desa jauh dari hiruk pikuk kota merupakan sebuah privilese yang tidak didapatkan oleh mereka yang sibuk mencari jabatan, pengakuan, dan kekayaan di rimba metropolitan, lho.

Penulis: Yanuar Abdillah Setiadi
Editor: Intan Ekapratiwi

Baca Juga:

Magetan dan Magelang: Dua Kota Beda Provinsi yang Sering Bikin Lidah Terpeleset dan Dompet Tersesat

5 Stereotipe Purwokerto yang Sudah “Kedaluwarsa”, tapi Masih Saja Banyak Dipercaya

BACA JUGA Purbalingga: Ditinggal Merantau Ngangenin, Ditinggali Nggak Menghasilkan Apa-apa.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 18 Juni 2023 oleh

Tags: deritajawa tengahpurbalinggawarga
Yanuar Abdillah Setiadi

Yanuar Abdillah Setiadi

Santri. Murid Cak Nun, Rocky Gerung, Sujiwo Tejo. Instagram: @yanuarabdillahsetiadi

ArtikelTerkait

Jalan Demak-Welahan Lebih Menyiksa Pengendara daripada Jalan Pantura Demak

Jalan Demak-Welahan Lebih Menyiksa Pengendara daripada Jalan Pantura Demak

5 Juli 2023
Derita Tinggal di Bantarkawung, Kecamatan Pinggiran Kabupaten Brebes yang Dianaktirikan Pemkab (mojok.co)

Derita Tinggal di Bantarkawung, Pinggiran Kabupaten Brebes yang Dianaktirikan Pemkab

25 April 2024
Pajak Naik dan UMR Mini- Sumber Derita Warga Jawa Tengah (Unsplash)

Pajak Naik dan UMR Mini Bikin Warga Jawa Tengah Bersyukur karena Diberi Kesempatan untuk Menderita Luar Biasa

13 Februari 2026
Jalur Gumilir Banyumas di Bendungan Gerak Serayu Mencekam (Unsplash)

Tikungan Tajam dan Geng Motor Membuat Resah Pengguna Jalur Gumilir Banyumas di Sekitar Bendungan Gerak Serayu

5 November 2023
The Heritage Palace di Sukoharjo Perlu Dirombak. Nggak Sesuai Ekspektasi!

The Heritage Palace di Sukoharjo Perlu Dirombak. Nggak Sesuai Ekspektasi!

4 Juli 2023
Gombong: Kecamatan Terbaik di Kebumen, Mandiri Tanpa Bantuan Wilayah Lain

Gombong: Kecamatan Terbaik di Kebumen, Mandiri Tanpa Bantuan Wilayah Lain

4 Mei 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Orang desa paham prioritas, nggak tergoda beli mobil murah seharga motor, lebih pilih motor mahal dan bagus karena kebutuhan Terminal

Orang desa paham prioritas, nggak tergoda beli mobil murah seharga motor, lebih pilih motor mahal dan bagus karena kebutuhan

15 Juli 2026
Nanas madu Pemalang sering diremehkan karena ukurannya, padahal inilah oleh-oleh yang paling layak dibawa pulang

Nanas madu Pemalang sering diremehkan karena ukurannya, padahal inilah oleh-oleh yang paling layak dibawa pulang

18 Juli 2026
Alasan buku fisik tidak akan lenyap hanya karena buku digital merajalela Mojok.co

Alasan buku fisik tidak akan lenyap hanya karena buku digital merajalela

15 Juli 2026
Alasan orang tua tetap menyekolahkan anaknya di SD negeri di tengah pamor SD swasta yang kian moncer Mojok.co

Alasan orang tua tetap menyekolahkan anaknya di SD negeri di tengah pamor SD swasta yang kian moncer

20 Juli 2026
4 jajanan tradisional Bandung yang bikin orang Semarang gagal paham. Nama dan tampilan mirip, tapi rasanya jauh berbeda Mojok.co

4 kuliner Bandung yang bikin orang Semarang gagal paham. Nama dan tampilan mirip, tapi rasanya berbeda

16 Juli 2026
Mohon maaf, tidak semua orang suka tahu campur Lamongan, bahkan saya sebagai warlok juga kurang cocok

Mohon maaf, tidak semua orang suka tahu campur Lamongan, bahkan saya sebagai warlok juga kurang cocok

19 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.