Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Tinggal dekat Ringroad Barat itu nggak nyaman, tiap malam diteror suara blayer motor yang meresahkan

Janu Wisnanto oleh Janu Wisnanto
3 Agustus 2026
A A
Tinggal dekat Ringroad Barat itu nggak nyaman, tiap malam diteror suara blayer motor yang meresahkan Mojok.co

Tinggal dekat Ringroad Barat itu nggak nyaman, tiap malam diteror suara blayer motor yang meresahkan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya tinggal di sekitar Ringroad Barat sudah cukup lama. Setidaknya cukup lama untuk hafal suara yang muncul setiap malam. Bukan suara jangkrik, bukan suara kendaraan yang sekadar lewat, melainkan raungan motor brong yang digeber oleh gondes-gondes secara bergantian. Mereka seperti sedang berlomba mencari siapa yang paling bising.

Mungkin, kalian yang belum pernah tinggal di sini agak sulit membayangkannya ya. Namun, bagi kami warga sekitar Ringroad Barat, kejadian ini tidak hanya sekali atau dua kali. Suara raungan motor itu bak alarm malam yang datang tanpa diundang. 

ADVERTISEMENT

Bagi yang belum tahu, di Yogyakarta ada jalan melingkar dari utara, barat, lanjut ke selatan yang disebut Ringroad. Jalannya lebar, penerangannya cukup baik di beberapa titik, lalu berubah menjadi ruas yang lebih gelap di titik lain. Ada bagian yang lurus panjang, mulus, dan menggoda siapa saja yang ingin menarik gas lebih dalam.

Sayangnya, jalan yang seharusnya menjadi jalur mobilitas itu berubah menjadi arena unjuk keberanian para gondes-gondes dengan motor brong mereka. 

Suara motor yang mengganggu warlok

Biasanya, para gondes ini datang bergerombol. Ada yang sekadar geber gas, ada yang saling menyalip. Ada pula yang memacu motor sekencang mungkin. Suaranya memantul ke rumah-rumah warga, membuat kaca bergetar dan orang yang sedang beristirahat mendadak terbangun.

Yang paling menyebalkan kejadian macam ini bisa terjadi hampir setiap malam. Sebagai warga, saya pernah berpikir, mungkin saya saja yang terlalu sensitif. Sampai akhirnya saya sadar, ini bukan soal telinga saya. Ini soal hak setiap orang untuk menikmati malam tanpa harus dipaksa mendengar knalpot yang memekakkan telinga.

Saya pernah mencoba melakukan hal paling sederhana. Mengirim pesan melalui DM Instagram kepada Polres Sleman dan Polda DIY. Saya tidak meminta perlakuan khusus. Saya hanya berharap ada perhatian terhadap apa yang setiap malam terjadi di Ringroad Barat.

Pesan itu tidak pernah saya rasakan berujung pada perubahan yang bisa saya lihat. Mungkin pesan saya tenggelam di antara ribuan pesan lain. Mungkin ada mekanisme lain yang seharusnya saya tempuh. Tetapi sebagai warga biasa, saya hanya tahu satu hal bahwa saya sudah mencoba menyampaikan keresahan. Sementara suara motor brong tetap datang malam demi malam.

Baca Juga:

Jalan alternatif Jogja-Purworejo tidak boleh dianggap remeh, tanjakan dan turunan yang panjang bisa merenggut nyawa

4 kebiasaan warga Jogja yang biasanya menular ke pendatang

Yang membuat saya bingung adalah posisi warga. Kalau didiamkan, gondes-gondes itu akan terus menganggap Ringroad Barat sebagai sirkuit gratis. Kalau ditegur langsung, siapa yang bisa menjamin kami tidak justru berurusan dengan keributan? Tidak semua orang berani menghentikan rombongan motor di tengah malam. Bukan karena pengecut, tetapi karena tahu risikonya.

Warga sekitar Ringroad Barat harus bagaimana?

Di situlah saya merasa negara belum benar-benar hadir. Bukan karena saya berharap ada polisi berdiri setiap seratus meter. Bukan juga karena saya ingin setiap malam ada razia besar-besaran. Yang saya harapkan jauh lebih sederhana, sebagai warga, saya ingin merasakan bahwa jalan umum benar-benar dijaga sehingga orang tidak bebas mengubahnya menjadi arena kebisingan dan aksi yang membahayakan.

Selama saya tinggal di sekitar Ringroad Barat, saya pribadi jarang melihat patroli malam. Kalaupun sesekali ada kendaraan kepolisian melintas, suasana biasanya langsung tenang. Namun, setelah mobil patroli pergi, tidak lama kemudian suara motor brong kembali terdengar. Rasanya seperti permainan kucing-kucingan yang tidak pernah selesai.

Kalau memang ada upaya penertiban, sebagai warga saya berharap hasilnya bisa benar-benar terasa. Sebab yang kami alami di lapangan masih sama, malam tetap bising, warga tetap terganggu, dan gondes-gondes tetap datang.

Ironisnya, Ringroad Barat bukan jalan kecil yang tersembunyi. Ini salah satu jalur utama Yogyakarta. Banyak orang melintas di sini, banyak rumah berdiri di kanan kirinya, tidak sedikit pula keluarga yang mencoba beristirahat setelah seharian bekerja. Tetapi, ketika malam tiba, ketenangan itu seolah bukan lagi hak kami.

Warga juga ingin hidup tenang

Saya tidak sedang membenci anak motor. Tidak semua pengendara motor seperti itu. Banyak komunitas otomotif yang tertib dan menghormati pengguna jalan lain. Yang saya persoalkan adalah segelintir gondes-gondes yang merasa jalan raya adalah panggung untuk memamerkan suara knalpot dan keberanian menarik gas.

Mereka mungkin pulang dengan perasaan puas. Sementara warga sekitar hanya bisa menutup pintu lebih rapat, berharap malam segera lewat.

Saya percaya setiap warga tidak hanya berhak atas jalan yang aman, tetapi juga malam yang tenang. Jalan raya dibangun agar orang sampai tujuan dengan selamat, bukan agar menjadi lintasan kebisingan yang berulang setiap malam.

Kalau kondisi seperti ini terus dianggap biasa, kita sedang mengirim pesan yang keliru bahwa siapa pun boleh menguasai ruang publik selama cukup berisik dan cukup berani.

Ringroad Barat seharusnya menjadi jalan yang menghubungkan orang dari utara ke barat hingga selatan. Bukan jalan yang setiap malam membuat warganya bertanya-tanya apakah mereka masih berhak menikmati sedikit ketenangan di rumah sendiri.

Penulis: Janu Wisnanto
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Sejarah Ringroad Jogja yang Kini Sudah Berubah Nama.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 Agustus 2026 oleh

Tags: jalan melingkar JogjaJogjaringroadringroad baratringroad jogja
Janu Wisnanto

Janu Wisnanto

Mahasiswa semester akhir Universitas Ahmad Dahlan, jurusan Sastra Indonesia. Pemuda asli Sleman. Penulis masalah sosial di Daerah Istimewa Yogyakarta.

ArtikelTerkait

Perbedaan Rumah Makan Padang Jogja vs Medan yang Bikin Kaget: Rasanya Manis dan Penyajiannya Prasmanan, kek Mana Ini? warung padang murah, warung makan padang

Perbedaan Rumah Makan Padang Jogja vs Medan yang Bikin Kaget: Rasanya Manis dan Penyajiannya Prasmanan, kek Mana Ini?

6 Agustus 2024
5 Kuliner Klaten yang Rugi Dilewatkan oleh Pelancong Jogja-Solo terminal mojok.co

5 Kuliner Klaten yang Rugi Dilewatkan oleh Pelancong Jogja-Solo

22 Juli 2023
nama tempat jogja berakhiran an terminal mojok

Menjawab Pertanyaan Kenapa Nama Daerah di Jogja Kebanyakan Berakhiran -an

8 Maret 2021
Magelang dan Temanggung: Kota yang Terjebak dalam Bayang-Bayang Jogja dan Semarang

Magelang dan Temanggung: Dua Kota yang Terjebak dalam Bayang-Bayang Jogja dan Semarang

6 Maret 2025
Lampu Merah Pasar Demangan Jogja, Lampu Merah yang Bikin Kalian Kehilangan Kewarasan lampu lalu lintas, lampu sein

Lampu Merah Pasar Demangan Jogja, Lampu Merah yang Bikin Kalian Kehilangan Kewarasan

1 Agustus 2024
6 Dosa Penjual Gudeg yang Ngaku Asli Jogja

6 Dosa Penjual Gudeg yang Ngaku Asli Jogja

11 Januari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Meski terancam DO karena modal nekat, kuliah akan selalu menjadi keputusan paling bijak yang pernah saya ambil

Meski terancam DO karena modal nekat, kuliah akan selalu menjadi keputusan paling bijak yang pernah saya ambil

28 Juli 2026
Berhasil kurangi medsos dan hapus pesan, seporsi kemenangan yang meringankan hidup saya Mojok.co

Berhasil kurangi medsos dan hapus pesan, seporsi kemenangan yang meringankan hidup saya

1 Agustus 2026
Saya pikir, publikasi jurnal saat kuliah pascasarjana bakal menguji kemampuan akademik, ternyata lebih banyak menguji mental Mojok.co

Saya pikir publikasi jurnal saat pascasarjana bakal menguji kemampuan akademik, nyatanya lebih banyak menguji mental

29 Juli 2026
Kartu kredit, contoh terbaik bahwa dunia hanya ramah sama orang kaya

Kartu kredit, contoh terbaik bahwa dunia hanya ramah sama orang kaya

3 Agustus 2026
Benteng Engelenburg sudah lenyap, tapi jasanya menandai hari jadi Klaten pada 28 Juli akan selalu diingat Mojok.co

Benteng Engelenburg sudah lenyap, tapi perannya untuk hari jadi Klaten akan selalu diingat

28 Juli 2026
Anak pertama perempuan, peran yang paling melelahkan di dunia setelah jadi ibu Mojok.co

Anak pertama perempuan, peran yang paling melelahkan di dunia setelah jadi ibu

2 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.