Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Dear Pemkot Surabaya, Yuk Bisa Yuk Tambah Armada Suroboyo Bus Rute Terminal Purabaya–PENS

Titah Gusti Prasasti oleh Titah Gusti Prasasti
27 Oktober 2025
A A
Dear Pemkot Surabaya, Yuk Bisa Yuk Tambah Armada Suroboyo Bus Rute Terminal Purabaya–PENS

Dear Pemkot Surabaya, Yuk Bisa Yuk Tambah Armada Suroboyo Bus Rute Terminal Purabaya–PENS (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Suroboyo Bus masih jadi primadona warga Surabaya yang ingin bepergian menggunakan transportasi publik. Selain nyaman dan tarif tiketnya terjangkau, bus kota berwarna merah ini juga sudah memiliki lebih banyak rute yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, salah satunya rute Terminal Purabaya–PENS.

Kebetulan, saya dulu termasuk pelanggan tetap rute ini. Tiap kali selesai mudik dan turun di terminal, saya memilih lanjut naik Suroboyo Bus untuk menuju ke kosan. Meskipun waktu tempuhnya sedikit lebih lama, tapi mahasiswa mana yang nggak tergiur dengan tarif Rp3.000 saja? Apalagi jika dibandingkan dengan ojek online, saya harus mengeluarkan uang minimal Rp30 ribu untuk tujuan yang sama. Dengan begitu, menunggu lebih lama bukan masalah besar.

Namun, seiring seringnya saya naik Suroboyo Bus di rute Terminal Purabaya–PENS, saya mulai menyadari satu hal penting: jumlah armadanya masih terbatas. Oleh karena itu, saya merasa perlu ada tambahan bus di rute ini. Bukan tanpa alasan, berikut beberapa pertimbangan mengapa Pemkot Surabaya sebaiknya menambah armada Suroboyo Bus di jalur tersebut.

Beberapa penumpang harus dilewati karena bus penuh

Rute Suroboyo Bus satu ini memang nggak pernah sepi. Bahkan, sering sekali bus sudah penuh sejak berangkat dari terminal. Soalnya, kapasitas bus memang nggak terlalu besar. Mungkin, hanya muat sekitar 20 orang saja.

Akibatnya, beberapa orang yang menunggu di halte berikutnya harus dilewati begitu saja. Kalau bus selanjutnya cepat datang sih, nggak apa-apa ya. Tapi, kadang jarak kedatangan antarbus juga lama. Bayangkan jika kebetulan penumpang harus buru-buru, menunggu dalam ketidakpastian jelas bukan hal yang menyenangkan.

Rute tidak pernah sepi karena lewat beberapa kampus besar

Seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya, rute Suroboyo Bus ini konsisten ramai. Saya selalu menemui bus yang hampir terisi penuh tiap kali naik dari terminal. Mau berangkat pagi ataupun sore, rasanya hampir tidak mungkin menemui bus yang sepi atau kosong.

Bahkan, beberapa kali saya harus berdiri cukup lama karena semua tempat duduk sudah ditempati penumpang yang memang kebanyakan adalah mahasiswa. Tentu, hal ini wajar terjadi. Sebab, rute ini memang berhenti di halte beberapa kampus besar. Mulai dari UNAIR kampus B dan C, Ubaya, ITS, hingga PENS. Bisa dibilang, rute ini memang jadi andalan mahasiswa Surabaya.

Nah, dengan banyaknya penumpang dari kalangan mahasiswa, penambahan armada di rute ini bukan sekadar meningkatkan kenyamanan semata, tapi juga bentuk dukungan Pemkot Surabaya terhadap mobilitas generasi muda. Selama armadanya tersedia dan dapat menjangkau area yang luas, anak muda nggak akan ragu buat memilih naik bus kota kok. Kita juga punya mimpi commute dengan aman pakai transportasi publik kayak di luar negeri, tau.

Baca Juga:

Surabaya Nggak Nyaman di Mata Arek Suroboyo Sendiri

Pemkot Surabaya Tak Serius Urus Transportasi Umum, Bukannya Makin Bagus, Malah Makin Remuk!

Bisa kan tambah armada Suroboyo Bus?

Selain itu, penambahan armada juga akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik. Jika bisa diandalkan, besar kemungkinan masyarakat akan lebih memilih naik transportasi publik daripada kendaraan pribadi. Mungkin, langkah ini tampak kecil, tapi dampaknya besar, lho. Selain mengurangi kemacetan, udara juga jadi lebih sehat karena produksi karbon dioksida dari kendaraan berkurang.

Jadi, Pemkot Surabaya, yuk bisa yuk, tambah armada Suroboyo Bus rute Terminal Purabaya–PENS. Biar lebih banyak warga Surabaya yang bisa mengandalkan bus kota ini buat mendukung mobilitas mereka sehari-hari. Selain itu, biar nggak ada lagi yang kapok karena di-skip gitu aja setelah nunggu lama di halte dan harus cemas nunggu kedatangan bus selanjutnya di rute ini.

Penulis: Titah Gusti Prasasti
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Bertahun-tahun Tinggal di Surabaya tapi Saya Ogah Naik Suroboyo Bus Karena Ribet dan Nggak Nyaman Blas

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 27 Oktober 2025 oleh

Tags: rute suroboyo busrute suroboyo bus terminal purbaya-PENSSuroboyo Busterminal purbaya
Titah Gusti Prasasti

Titah Gusti Prasasti

Manusia yang tengah sibuk mencari kesibukan.

ArtikelTerkait

Surabaya Nggak Nyaman di Mata Arek Suroboyo Sendiri eri cahyadi

Surabaya Nggak Nyaman di Mata Arek Suroboyo Sendiri

1 November 2024
Suroboyo Bus dan Trans Semanggi Lebih Cocok Disebut Bus Wisata, Nggak Cocok buat Sobat Sat Set!

Suroboyo Bus dan Trans Semanggi Lebih Cocok Disebut Bus Wisata, Nggak Cocok buat Sobat Sat Set!

24 Juni 2023
Aneh tapi Nyata, Transportasi Umum Andalan di Surabaya Bayar Pakai Sampah sampai Matur Nuwun adminduk surabaya

Aneh tapi Nyata, Transportasi Umum Andalan di Surabaya Bayar Pakai Sampah sampai Matur Nuwun

6 Januari 2024
Naik Transportasi Umum di Surabaya Adalah Simbol Kemiskinan, tapi Saya Tidak Malu Menggunakannya

Naik Transportasi Umum di Surabaya Adalah Simbol Kemiskinan, tapi Saya Tidak Malu Menggunakannya

14 Juni 2023
Semarang Unggul Jauh dari Surabaya dari sisi BRT (Unsplash)

Cek Fakta! Klaim Surabaya Lebih Unggul dari Semarang Soal BRT Itu Nggak Masuk Akal

25 Juli 2023
Mempertanyakan Keputusan Trans Jatim yang Merugikan Penumpang dan Menghapus Komentar yang Mengkritiknya Mojok.co

Mempertanyakan Keputusan Trans Jatim yang Merugikan Penumpang dan Tidak Ada Kejelasan

27 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Cacat Pikir yang Orang Percayai tentang Cleaning Service, Pekerjaan yang Kerap Dipandang Sebelah Mata (Gil Ribeiro via Unsplash)

5 Cacat Pikir yang Orang Percayai tentang Cleaning Service, Pekerjaan yang Kerap Dipandang Sebelah Mata

30 Januari 2026
Jalan Mayjen Jonosewojo Surabaya Kawasan Elite, Kualitas Jalan Sulit: Daerah Mahal kok Aspalnya Rusak!

Jalan Mayjen Jonosewojo Surabaya Kawasan Elite, Kualitas Jalan Sulit: Daerah Mahal kok Aspalnya Rusak!

29 Januari 2026
PTC Surabaya dan PCM Surabaya, 2 Mall di Surabaya yang Kompak Menganggap Pengguna Motor sebagai Anak Tiri

PTC dan PCM, Dua Mall di Surabaya yang Kompak Menganggap Pengguna Motor sebagai Anak Tiri

30 Januari 2026
Kos LV di Jogja Isinya Maksiat, tapi Tetap Laku Diburu Mahasiswa (Unsplash) kos campur

Pindah dari Kos LV ke Kos Campur Ternyata Keputusan Buruk, Bukannya Tenang dari Desahan, Malah Tambah Sengsara

29 Januari 2026
Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Pasar Minggu Harus Ikuti Langkah Pasar Santa dan Blok M Square kalau Tidak Mau Mati!

4 Februari 2026
Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh Mojok.co

Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Saat Musik Analog Bukan Lagi Barang Jadul yang Bikin Malu, tapi Pintu Menuju Kenangan Masa Lalu bagi Pemuda di Jogja
  • Salah Kaprah tentang Kerja di Surabaya, “Tipuan” Gaji Tinggi dan Kenyamanan padahal Harus Tahan-tahan dengan Penderitaan
  • Mitos dan Pamali adalah Sains Tingkat Tinggi yang Dikemas dalam Kearifan Lokal, Bisa Menjadi Peringatan Dini Bencana
  • Cabut dari Kota Tinggalkan Perusahaan demi Budidaya Jamur di Perdesaan, Beberapa Hari Raup Jutaan
  • Masturbasi di KRL dan TransJakarta: Maskulinitas Kota dan Tubuh yang Terjepit di Ruang Publik
  • Ngekos Bareng Sepupu yang Masih Nganggur Itu Nggak Enak: Sangat Terbebani, tapi Kalau Mengeluh Bakal Dianggap “Jahat”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.