Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Menitipkan Anak di Daycare Bisa Jadi Solusi buat Working Mom, tapi Perlu Waspada Memilih yang Tepat

Intan Ekapratiwi oleh Intan Ekapratiwi
12 Februari 2025
A A
Menitipkan Anak di Daycare Bisa Jadi Solusi buat Working Mom, tapi Perlu Waspada Memilih yang Tepat

Menitipkan Anak di Daycare Bisa Jadi Solusi buat Working Mom, tapi Perlu Waspada Memilih yang Tepat (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sekarang ini banyak orang tua bekerja yang menitipkan anak mereka di lembaga penitipan anak atau daycare alih-alih merekrut ART atau meminta tolong kakek nenek untuk menjaga cucunya. Salah satu alasannya biasanya karena tidak mau merepotkan kakek nenek yang sudah sepuh dan karena lebih percaya meninggalkan anak di daycare ketimbang di rumah berdua hanya dengan ART. Saya pun sudah hampir tiga tahun ini menitipkan anak di daycare.

Selama tiga tahun mengandalkan daycare, saya menyadari bahwa tempat penitipan anak ini memang menjadi solusi terbaik bagi para ibu yang bekerja. Saya nggak perlu khawatir anak saya harus makan apa siang ini, bermain dengan siapa, dan sebagainya. Soalnya selama di daycare, anak sudah punya jadwal kegiatan yang tetap. Selain itu, di sana banyak temannya, jadi anak nggak akan merasa kesepian karena punya teman bermain.

Akan tetapi nggak semua daycare amanah. Ada juga yang bermasalah. Misalnya kasus bayi 1 tahun yang disiram air panas oleh pengasuhnya di Depok. Ada juga kasus daycare milik influencer parenting yang ternyata melakukan penganiayaan kepada anak yang diasuhnya. Banyaknya kasus kekerasan dan penganiayaan ini membuktikan kalau orang tua perlu waspada dan hati-hati dalam memilih tempat penitipan anak. 

Pilih yang nyaman dan aman untuk anak

Sebelum memutuskan untuk menitipkan anak di daycare, saya selalu menyempatkan survei dengan datang langsung ke tempat penitipan. Hal ini saya lakukan untuk mencari tahu fasilitas apa yang dimiliki dan juga melihat bagaimana kondisi tempat penitipan anak. Kadang ada kan daycare yang di brosur kelihatan bagus dan bersih, tapi ketika kita datang ke sana ternyata nggak.

Selain itu, dengan survei langsung, orang tua juga bisa langsung bertanya kepada pengasuh di sana. Beberapa hal yang bisa ditanyakan antara lain soal jadwal harian di daycare tersebut (biasanya tiap daycare memiliki jadwal makan, tidur, hingga mandi yang berbeda), jumlah pengasuh, jumlah anak yang dititipkan, fasilitas di daycare (misalnya CCTV, tempat tidur, toilet, dll.), hingga menu makan harian dan snack di sana. Hal-hal ini perlu ditanyakan karena kita akan menitipkan anak, bukan barang, jadi nggak boleh sembarangan.

Selain itu cari tahu juga apakah daycare tersebut sudah memiliki izin atau belum. Orang tua juga perlu mempertimbangkan lokasi daycare yang diincar. Misalnya lokasinya dekat dari rumah atau kantor kita, berada di pinggir jalan raya atau di dalam perumahan, semua ini ada plus dan minusnya dan perlu dipertimbangkan baik-baik.

Soal harga juga perlu dipertimbangkan orang tua. Sesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan. Rata-rata biaya daycare di Jogja sekitar Rp1-2 juta per bulan untuk layanan full day dari pagi hingga sore hari. Ada juga yang menerapkan sistem half day hingga harian, semua disesuaikan dengan kebutuhan orang tua. 

Plus minus menitipkan anak di daycare

Salah satu keuntungan menitipkan anak di daycare adalah anak jadi punya banyak teman dan mudah bersosialisasi. Anak saya dulu sempat mengalami keterlambatan bicara di usia 2 tahun dan harus terapi wicara dan okupasi seminggu sekali. Sembari terapi, anak juga saya titipkan di daycare, perlahan kemampuan berbahasanya meningkat dan kosakatanya jadi bertambah banyak.

Baca Juga:

Sebelum Menitipkan Anak, Pahami 3 Hal tentang Daycare Ini Terlebih Dahulu

Seperti yang saya katakan di atas, kegiatan anak di tempat penitipan itu banyak meski tergantung daycare-nya juga. Ada kegiatan bernyanyi bersama, mewarnai, bermain, dan belajar bersama. Jadi, anak nggak dibiarkan nonton TV atau berhadapan dengan gadget seharian.

Akan tetapi menitipkan anak di daycare juga ada minusnya, salah satunya anak jadi gampang ketularan sakit. Maklum, di daycare anak-anak berada di ruangan yang sama dan berkegiatan bersama. Kalau ada satu orang yang sakit, besoknya pasti gantian temannya yang sakit. Begitu siklusnya.

Meski ada juga daycare yang melarang anak sakit untuk masuk atau bahkan ada yang menyediakan ruang terpisah untuk anak sakit, tetap saja siklus sakit-sembuh-sakit lagi ini sulit dihindari. Apalagi daya tahan tubuh anak memang belum terbentuk sempurna. Mengutip Detik Health, anak paling rentan sakit itu yang usianya balita atau di bawah 5 tahun. Tapi seiring dengan bertambahnya usia anak, daya tahan tubuh akan meningkat.

Begitulah sedikit cerita mengenai daycare. Tempat penitipan anak ini memang bisa menjadi solusi yang baik bagi para working mom zaman sekarang. Tapi tetap saja ada hal-hal yang perlu dipertimbangkan sebelum menitipkan anak di tempat penitipan anak. Yang penting cari tempat yang nyaman dan aman bagi anak sehingga orang tua juga bisa bekerja dengan tenang. 

Penulis: Intan Ekapratiwi
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Sebelum Menitipkan Anak, Pahami 3 Hal tentang Daycare Ini Terlebih Dahulu.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 Februari 2025 oleh

Tags: daycarepenitipan anak
Intan Ekapratiwi

Intan Ekapratiwi

Redaktur Terminal Mojok yang suka nonton drama Korea.

ArtikelTerkait

Sebelum Menitipkan Anak, Pahami 3 Hal tentang Daycare Ini Terlebih Dahulu

Sebelum Menitipkan Anak, Pahami 3 Hal tentang Daycare Ini Terlebih Dahulu

17 Agustus 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

4 April 2026
UMK Cikarang Memang Tinggi, tapi Biaya Hidup di Cikarang Tetap Murah, Jogja Can't Relate! scbd

Jika Harus Menjalani Sepuluh Ribu Kehidupan, Saya Tetap Memilih Jadi Pekerja Cikarang ketimbang Kakak-kakak SCBD

5 April 2026
Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja Mojok.co

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja

3 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Unsplash)

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan

8 April 2026
Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan Mojok.co

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Antropologi Unair Diremehkan dan Dianggap “Gampangan”, padahal Kuliahnya Nggak Main-main dan Prospek Kerjanya Luas
  • Evolusi Kelelawar Malam di Album “Kesurupan”: Menertawakan Hantu, Melawan Dunia Nyata
  • Gagal Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat Dihina Bodoh, Malah Dapat Kerjaan “di Atas” ASN Langsung Bungkam Penghina
  • Buka Bisnis di Desa Menggiurkan, Tapi Bukannya Slow Living Malah Dibayangi Sengsara karena Kebiasaan Warga
  • Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif
  • Sisi Gelap di Balik Naiknya Harga Gudeg Jogja Langganan yang Membuat Stigma Buruk Semua Gudeg Itu Mahal Makin Dihina Orang Tolol

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.