Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

David Silva: Gelandang Underrated Kelas Dunia Pamit dari Liga Inggris

Abiel Matthew Budiyanto oleh Abiel Matthew Budiyanto
27 Juli 2020
A A
David Silva Gelandang Underrated Kelas Dunia Pamit dari Liga Inggris MOJOK.CO

David Silva Gelandang Underrated Kelas Dunia Pamit dari Liga Inggris MOJOK.CO

Share on FacebookShare on Twitter

Suporter Manchester City tentu akrab dengan ejekan “klub tanpa sejarah”. Mereka tidak punya masa lalu yang mendebarkan, layaknya Manchester United, Liverpool, atau Arsenal. Mereka juga tidak punya legenda besar seperti Steven Gerrard atau Sir Alex Ferguson. The Citizen kerap dianggap orang kaya baru yang songong karena telah mendapat suntikan dana dari Sheikh Mansour, taipan Uni Emirat Arab.

Namun, agaknya, mereka boleh menepis anggapan-anggapan itu. David Silva, boleh jadi akan menjadi nama yang akan diingat pendukung City sepanjang hayat. Gelandang berusia 34 tahun itu menutup karier panjangnya di Liga Inggris ketika City ketika bersua Norwich City pada 26 Juli kemarin.

David Silva pindah ke Manchester City pada musim 2010/2011 dari Valencia. Kala itu, Silva bersanding dengan Vincent Kompany, Jerome Boateng, dan Carlos Tevez. Silva dan kawan-kawan kemudian finis di peringkat tiga. Di musim yang sama pula, City mengakhiri puasa gelar mereka dengan menjuarai FA Cup.

David Silva bukan predator di depan gawang layaknya Balotelli atau Tevez. Namun perannya dalam menjaga ritme dan membuka peluang itulah yang memanjakan striker City. Bukan kebetulan juga bahwa Roberto Mancini, pelatih City musim 2010/2011, dulunya adalah pemain dengan tipikal yang sama seperti Silva: Classic Number 10, yang mampu melihat celah di antara kaki-kaki pemain bertahan.

Di era Manuel Pellegrini, pemain kidal ini juga menunjukkan peran vitalnya. Pellegrini yang lekat dengan permainan ofensifnya, dapat diterjemahkan dengan baik oleh David Silva. Mahkota Liga Inggris musim 2013/2014 pun disabet City.

Hingga di era Pep Guardiola, David Silva masih menjadi sosok penting di lini tengah The Citizen. Apalagi dengan sepak bola ala Pep yang membutuhkan lini tengah mumpuni, tak ayal, Silva menjadi figur menentukan di sana. Hasilnya, dua gelar Liga Inggris diboyong ke Etihad Stadium. Ditambah lagi gelar-gelar lainnya, seperti Community Shield dan Piala Liga.

Kalau Ronaldinho pernah bilang bahwa tidak ada klub yang bisa mengubah gaya permainannya, maka saya rasa Silva sebaliknya. Pemain dengan julukan El Mago–yang artinya adalah penyihir–ini justru bisa mengubah cara bermainnya menyesuaikan banyak gaya. Roberto Mancini yang pragmatis cum efisien, atau Pellegrini yang ofensif, bahkan hingga Pep yang atraktif.

David Silva sangat pandai. Mampu beradaptasi dengan peran baru di beberapa posisi. Ia bisa menjadi gelandang serang seperti Kaka, menjadi pemain sayap layaknya Ribery, atau menjadi false nine seperti Messi. Pelatih bisa menggunakan banyak formasi dengan Silva sebagai pusatnya. City pernah bermain dengan 4-2-3-1, pernah 3-5-2, lalu Pep datang dengan 4-3-3.

Baca Juga:

Persamaan Kontroversi Feodalisme Pondok Pesantren dan Liverpool yang Dibantu Wasit ketika Menjadi Juara Liga Inggris

Manchester United Adalah Lelucon Dimulai dari Internal, tapi Selalu Bodoh lalu Menyalahkan Pelatih dan Pemainnya

Pemain dengan nama lengkap David Josue Jimenez Silva ini juga memiliki kemampuan operan yang luar biasa mumpuni. Umpan terobosan dan umpan lambungnya kerap  memanjakan striker, sayap, bahkan sepak pojok yang manis dari David Silva pernah menginisiasi sundulan apik Kompany.

Selain itu, David Silva juga memiliki kemampuan yang mumpuni dalam melihat peluang maupun mengeksekusinya. Musim ini, dari 27 penampilan, El Mago membukukan 6 gol dan 10 asis. Selain mumpuni dalam menyerang, Silva juga tidak jelek dalam bertahan. Untuk seorang gelandang serang, 26 tekel dengan keberhasilan mencapai 54% dalam satu musim adalah angka yang lumayan.

Sepanjang kariernya di Liga Inggris, ia menghasilkan 60 gol dan 93 asis. Tingkat kesuksesan tekelnya mencapai 71% dari 380 percobaan. Blunder yang membuat timnya kalah: nol. Kartu merah: nol. Pendek kata, Silva benar-benar penyihir. Bukan saja penyihir yang pandai menciptakan peluang, namun juga mampu menjaga tempo, bahkan bertahan.

Catatannya mungkin tidak mentereng, media juga agaknya tidak banyak menyorot. Namun di lapangan, tidak semua dapat direkam dengan angka-angka. Davis Silva juga bukan tipikal pemain yang kerap melakukan atraksi-atraksi menakjubkan. Namun pergerakannya, sentuhan pertamanya, operan jeniusnya, justru memastikan bahwa akan ada pertandingan yang menarik di depan mata.

Terima kasih David Silva. Tidak banyak apresiasi yang dialamatkan kepada pemain Spanyol ini. Namun, kita semua boleh sepakat, Silva adalah legenda Manchester City.

Sumber gambar: Wikimedia Commons.

BACA JUGA Bahkan Karl Marx (yang Katanya Kiri) Akan Tertawa Terpingkal Melihat Karya-Karyanya Disita dan tulisan Abiel Matthew Budiyanto lainnya. 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pengin gabung grup WhatsApp Terminal Mojok? Kamu bisa klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 27 Juli 2020 oleh

Tags: david silvaguardiolaliga inggrismanchester city
Abiel Matthew Budiyanto

Abiel Matthew Budiyanto

ArtikelTerkait

mohamed elneny mesut ozil arsenal liga inggris mourinho NLD MOJOK.CO

Mesut Ozil dan Arsenal: Kisah Klasik Cinta Tak Harus Selalu Bersama

15 Agustus 2020
thomas tuchel chelsea mason mount lampard mojok

4 Alasan Chelsea Calon Kuat Jawara Liga Inggris Musim Ini

29 November 2021
Arsenal (Mungkin) Sudah Mengunci Hati Coutinho Setelah Tak Bisa Kembali ke Liverpool MOJOK.CO

Arsenal (Mungkin) Sudah Mengunci Hati Coutinho Setelah Tak Bisa Kembali ke Liverpool

13 Agustus 2020
Arsenal Mesut Ozil, Mohon Maaf, Sudah Waktunya Kamu Pergi MOJOK.CO

Mesut Ozil, Mohon Maaf, Sudah Waktunya Kamu Pergi

28 Juli 2020
LOA mati listrik negara bekas jajahan inggris brexit kerajaan inggris london jerman mojok

Dampak Brexit pada Liga Inggris yang Tak Main-Main

17 Januari 2021
arsene wenger arsenal MOJOK

Arsenal, Gabriel Magalhaes, dan Ujian Kesabaran ketika Kesalahan Terjadi

22 Agustus 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Hal yang Baru Terasa Mahal Setelah Menikah, Bikin Syok  Mojok.co

5 Hal yang Baru Terasa Mahal Setelah Menikah, Bikin Syok 

18 Januari 2026
Fisioterapis, Profesi Menjanjikan dan Krusial di Tengah Masyarakat yang Sedang Begitu Gila Olahraga

Fisioterapis, Profesi Menjanjikan dan Krusial di Tengah Masyarakat yang Sedang Begitu Gila Olahraga

18 Januari 2026
Stasiun Slawi, Rute Tersepi yang (Masih) Menyimpan Kenangan Manis

Stasiun Slawi, Rute Tersepi yang (Masih) Menyimpan Kenangan Manis

15 Januari 2026
Bukan Malang, Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Banyuwangi. Tak Hanya Jalanan Berlubang, Truk Tambang pun Dilawan

Bukan Malang, Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Banyuwangi. Tak Hanya Jalanan Berlubang, Truk Tambang pun Dilawan

15 Januari 2026
Warkop Bulungan: Satu Lagi Tempat Viral di Blok M yang Bikin Kecewa dan Cukup Dikunjungi Sekali Saja

Warkop Bulungan: Satu Lagi Tempat Viral di Blok M yang Bikin Kecewa dan Cukup Dikunjungi Sekali Saja

19 Januari 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

3 Tips Membeli Point Coffee dari Seorang Loyalis Indomaret, Salah Satunya Cari yang Ada Kursi di Depan Gerainya!

19 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Indonesia Masters 2026: Cerita Penonton Layar Kaca Rela Menembus 3 Jam Macet Jakarta demi Merasakan Atmosfer Tribun Istora
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina
  • Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak
  • Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026
  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.