Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Datsun Go Panca 2015 Adalah Mobil LCGC Pilihan Keluarga Indonesia di Masanya

Suzan Lesmana oleh Suzan Lesmana
16 April 2021
A A
Datsun Go Panca 2015 Adalah Mobil LCGC Pilihan Keluarga Indonesia di Masanya terminal mojok.co

Datsun Go Panca 2015 Adalah Mobil LCGC Pilihan Keluarga Indonesia di Masanya terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Meskipun tawaran bertubi-tubi datang kepada saya untuk membawa mobil milik saudara, tapi saya telah bertekad kuat tidak akan membawa mobil, kecuali mobil sendiri. Selain kekhawatiran kalau ada apa-apa harus mengganti kerusakan, juga perasaan tak enak kepada pemilik mobil meski saudara sendiri. Hingga suatu masa, tepatnya September 2015, saya pun membeli mobil pertama kalinya dalam sejarah kehidupan saya: Datsun Go Panca 2015.

Saudara, sebelum saya melanjutkan kisah dengan si Datsun Go Panca, izinkan saya flashback ketika saya pertama kali pindah dari Jakarta ke Kabupaten Bogor. Saat pindah di akhir 2010 tersebut, saya masih menggunakan motor bebek Yamaha Vega. Anak masih satu, istri pun tetap satu.

Rupanya cuaca yang dingin khas Bogor telah menambah produktivitas saya dan istri. Seiring waktu anak kedua saya lahir pada 2014. Tak terasa jumlah anggota keluarga menjadi empat orang. Jok motor sudah tak memungkinkan lagi menyangga pantat saya dan istri yang lama kelamaan juga semakin lebar seiring nafsu makan bertambah kala dingin menyapa.

Antara beli mobil kredit atau kontan

Saya pun berniat membeli mobil. Kemampuan saya yang minim tentang mobil membuat saya tak mau ambil risiko membeli mobil second hand. Diputuskanlah membeli saja yang baru. Namun, uang tak mencukupi mengingat tabungan telah saya habiskan untuk renovasi dan membangun tembok tinggi di samping rumah kami yang berada paling pojok blok perumahan.

Opsi kredit mobil sempat terlintas di benak saya. Namun, rekaman cerita pengalaman dari mereka yang pernah terhambat setoran ke dealer sehingga harus berhadapan dengan debt collector, membuat saya membuang jauh-jauh niat tersebut. Lalu diputuskanlah mengambil pinjaman ke bank langganan kantor. Singkat cerita, dana membeli mobil baru pun didapat.

Berhubung pinjaman juga tak terlalu besar, maka saya putuskan membeli mobil di segmen Low Cost and Green Car (LGCC) alias mobil harga murah. Persaingan LGCC yang ketat saat itu membuat kami menghadapi persoalan selanjutnya yaitu memilih mobil LGCC baru sesuai anggaran, tapi tak “rewel” saat di jalan adalah pilihan yang sulit.

Akhirnya setelah membaca berbagai referensi mobil, saya pun kepincut dengan eksterior dari mobil Datsun GO Panca dibanding kompetitor di kelas yang sama lainnya. Desain Datsun Go Panca nggak ngebosenin menurut saya. Guratan desain Datsun GO Panca sungguh manis dilihat tampak depan hingga ke body samping. Aplikasi bumper nan sporty di bagian belakang hingga penambahan diffuser dan spoiler membuatnya sangat nggaya dan futuristik. Saya pun berkata, ”This is it!” bak celoteh renyah Chef Farah Queen.

Baca Juga:

Datsun GO Bekas Kondisinya Masih Oke dan Murah, tapi Sepi Peminat

Suzuki Aerio, Mobil Bekas yang Masih Layak Dipinang Saat Banyak Orang Beralih ke LCGC

Meski harus inden dua pekan, saya membulatkan hati memilih warna hijau giok alias Jade dari varian warna Datsun Go Panca lainnya. “Biar beda dari yang lain,” tutur saya ke istri. “Nanti susah dijualnya lho, Pah,” timpal isteri saya. “Siapa yang mau jual?” ujar saya tegas. Saya pun memilih tipe tertinggi yakni Datsun Go Panca T Active dengan kisaran harga 100 juta-an.

Saat mobil sudah di rumah, tak bosan-bosan saya melihatnya. Saya sangat menyukai warna jade dari Datsun Go Panca T Active tersebut. Mirip salah satu cincin bermata jade (giok) saya. Saat itu, pada 2015 memang masih musim-musimnya demam gemstone alias batu akik. Pendeknya, Datsun berwarna jade yang menjadi kendaraan saya dan batu cincin jade yang melingkar di jari manis kiri saya adalah perpaduan energi positif luar biasa. “Adem,” kalau kata istri saya.

O, ya, ketika seseorang menyukai atau mencintai sesuatu meski bukan makhluk hidup, biasanya ia akan memberi nama panggilan kesayangan. Begitu pula saya terhadap si Datsun. Saya memanggilnya Acun. Nama sayang dari Datsun. Diotak-atik, jadi Ucan yang merupakan nama panggilan saya sehari-hari dari nama Suzan. Saya merasa, si Acun sepertinya sudah ditakdirkan bersama saya sebagai turangga (kuda) besi yang identik dengan nama saya. Acun dan Ucan. Ucan dan Acun. Klop!

Namun, kebersamaan saya dengan si Acun akhirnya harus berakhir juga, Mylov. Geger geden dalam organisasi sebagai sebuah keniscayaan membuat keadaan harus disesuaikan, termasuk ekonomi keluarga saya. Pemangkasan anggaran di sana-sini dan mutasinya saya ke tempat baru membuat saya mulai kesulitan merawat si Acun. Akan tetapi, saya harus memutar otak cepat, isi perut lebih prioritas.

Akhirnya, dengan terpaksa saya pun melepas si Acun dengan berat hati. Saat si Acun dibawa pemilik barunya, anak bungsu saya melepasnya penuh pertanyaan. Pasalnya, ia sedang senang-senangnya duduk di bangku depan jika berpergian atau sekadar jalan-jalan. Maafkan papa, Anakku. Si Acun bukanlah segalanya, tak ada yang abadi. Percayalah, hidup kita akan tetap indah meski tanpa si Acun. Bye, Acun~

Sumber Gambar: YouTube Mobil123

BACA JUGA Jangan Beli Mobil kalau Belum Memiliki 4 Hal Ini dan tulisan Suzan Lesmana lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 Agustus 2021 oleh

Tags: datsun goLCGCmobil keluarga
Suzan Lesmana

Suzan Lesmana

Seorang MC yang suka menulis sejak pandemi

ArtikelTerkait

Datsun Go mobil murah lcgc mojok.co

Datsun Go OTW Mobil Langka, Layak Dikoleksi Nggak?

12 Mei 2020
Mobil Suzuki Swift Lama, Mobil Tanpa Musuh dan Bebas Makian di Jalan suzuki sx4

Mobil Suzuki Swift Lama, Mobil Tanpa Musuh dan Bebas Makian di Jalan

22 Februari 2025
Lampu LED Silau dan Knalpot Racing, Modifikasi Mobil yang Paling Saya Benci karena Mengganggu Banget Mojok.co

Lampu LED Silau dan Knalpot Racing, Modifikasi Mobil yang Paling Saya Benci karena Mengganggu Banget

28 September 2025
7 Informasi Penting yang Perlu Kamu Tahu Soal Hyundai STARGAZER! Terminal Mojok.co

7 Informasi Penting yang Perlu Kamu Tahu Soal Hyundai STARGAZER!

1 Agustus 2022
Kenapa Mobil Mahal kayak Pajero Fortuner Jarang Menempelkan Stiker Happy Family? Apa Keluarga Mereka Nggak Bahagia?

Kenapa Mobil Mahal kayak Pajero Fortuner Jarang Tempel Stiker Happy Family? Apa Keluarga Mereka Nggak Bahagia?

7 Februari 2025
4 Merek Mobil yang Nggak Cocok Jadi Taksi Online, Penumpang Jadi Pegal-pegal Sepanjang Perjalanan Mojok.co

4 Merek Mobil yang Nggak Cocok Jadi Taksi Online, Penumpang Jadi Pegal-pegal Sepanjang Perjalanan

18 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dosa Penjual Oseng Mercon, Makanan Khas Jogja Paling Seksi (Wikimedia Commons)

Dosa Penjual Oseng Mercon Menghilangkan Statusnya Sebagai Kuliner Unik, padahal Ia Adalah Makanan Khas Jogja Paling Seksi

23 Februari 2026
Ironi Lumajang: Dekat dengan Laut, tapi Sulit Menemukan Seafood

Ironi Lumajang: Dekat dengan Laut, tapi Sulit Menemukan Seafood

25 Februari 2026
Pulang ke Lembata NTT Setelah Lama Merantau di Jawa, Kaget karena Kampung Halaman Banyak Berubah Mojok.co

Momen Pulang ke Lembata NTT Setelah Sekian Lama Merantau di Jawa Diliputi Rasa Kaget, Kampung Halaman Banyak Berubah

25 Februari 2026
Jalur Klemuk Kota Batu, Jalur Alternatif ke Pujon Malang yang Bikin Waswas Wisatawan, Jalur Maut yang Tak Digubris Pemerintah!

Jalur Klemuk Kota Batu, Jalur Alternatif ke Pujon Malang yang Bikin Waswas Wisatawan, Jalur Maut yang Tak Digubris Pemerintah!

21 Februari 2026
Alasan Vespa Matic Dibenci Tukang Servis Motor Mojok.co

Alasan Vespa Matic Dibenci Tukang Servis Motor

23 Februari 2026
Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

UNNES Semarang Rajin Menambah Mahasiswa, tapi Lupa Menyediakan Parkiran yang Cukup

24 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Gen Z Jogja Rela Antre buat “Ibadah” Photobox di Tugu, Pilih Tahan Kantuk setelah Sahur karena FOMO
  • Ironi Penerima KIP Kuliah di Jogja: Uang Beasiswa Habis Buat Bayar Utang Keluarga, Rela Makan Rp20 Ribu per Hari Demi Tak Putus Kuliah
  • Hal Paling Berat dari Mudik Bukan Pertanyaan atau Dibandingkan di Reuni Keluarga, Tapi Ortu Makin Renta dan Situasi Setelahnya
  • Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali
  • Anak Muda Jadi Ketua RT: Antara Kerja Kuli, Keikhlasan, dan Dewasa Sebelum Waktunya
  • Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.