Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

Dali and Cocky Prince, Drakor yang Menyelamatkan Saya dari Kesalahpahaman Soal Sup Tulang Babi

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
26 September 2021
A A
Dali and Cocky Prince, Drakor yang Menyelamatkan Saya dari Kesalahpahaman Soal K-Food terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Dalam drama terbaru Kim Min Jae, Dali and Cocky Prince, gamjatang ternyata adalah makanan berupa sup tulang babi!

Gamjatang adalah sebuah nama makanan asal Korea yang mungkin kalah populer dibandingkan kimchi dan bulgogi. Orang awam bisa jadi dengan mudah mendeskripsikan dua makanan tersebut lantaran keduanya lebih mudah ditemukan di Indonesia. Banyak pula olahan makanan yang menggunakan kimchi dan bulgogi sebagai salah satu varian rasanya.

Saya sendiri mulai mengenal menu gamjatang ketika menonton acara live Jin dan Jimin BTS yang ngobrolin soal orang tua mereka yang datang ke konser. Diawali dari Jin yang menunjukkan menu makanan mereka pada hari itu, gamjatang, dan mengajak Jimin nge-dad jokes. Agak garing, sih, tapi saya nggak bisa marah ke dia. Hehehe.

Pada saat itu, saya bertekad untuk mencicipi semua menu makanan Korea yang pernah dilahap oleh BTS. Saya sebenarnya bukan penggemar makanan yang bahan bakunya menggunakan kentang. Tapi, kalau orang-orang mengatakan bahwa rasanya sedap dan merekomendasikannya, maka nggak ada salahnya buat mencoba. Saya berencana membeli gamjatang kalau saya menemukan restoran yang menjualnya di Yogyakarta.

Sayang sekali, gara-gara iseng membuka Asianwiki, rencana saya tadi gatot alias gagal total. Jadi kronologinya begini. Alih-alih nonton teaser atau still cuts drama di Twitter, saya lebih suka membaca sinopsis dan mengabsen para pemain drama di Asianwiki. Di sana, semua informasi tentang drama maupun film dari Asia Timur tersedia secara lengkap.

Ketika muncul kabar soal drama terbarunya Kim Min Jae, saya bergegas membaca sinopsisnya di Asianwiki. Pada waktu itu, judul drama blio masih berupa terjemahan literal dari Korea, yaitu Dali and Gamjatang. Belum ada poster resmi, belum ada teaser, yang tersedia hanya gambaran plot secara umum. Dari situ saya mendapatkan sedikit bayangan bahwa drama ini akan mengisahkan soal Jin Moo Hak (diperankan oleh Kim Min Jae) yang merupakan putra kedua keluarga pemilik franchise restoran gamjatang, sup tulang babi, yang bertemu dengan Kim Da Li (Park Gyu Young), seorang peneliti galeri seni.

HAH, GIMANA?

Gamjatang… Kok dari babi? Bukannya gamjatang itu sup dari kentang, ya?

Baca Juga:

Konten tidak tersedia

Detik itu juga saya mengirimkan tangkapan layar sinopsis Dali and Gamjatang pada kawan saya yang kuliah di jurusan Bahasa dan Kebudayaan Korea dengan harapan bahwa dia bisa menjawab semua pertanyaan dan kebingungan yang melanda saya. Rupanya dia sama terkejutnya kayak saya. Karena sama-sama senewen dan nggak percaya, akhirnya saya mencari informasi soal gamjatang di Google. Dan benar saja, ternyata gamjatang memang sup yang dibuat dari tulang babi.

Meski memiliki kata “gamja” yang berarti kentang dan “tang” yang merujuk pada olahan makanan semur atau rebusan, nyatanya penggunaan kentang pada gamjatang sekadar bahan tambahan. Dia satu nasib gitu deh kayak cabai dalam cah kangkung. Umumnya, tulang yang dipakai dalam pengolahan gamjatang adalah tulang punggung atau leher babi.

Masih belum diketahui kenapa makanan ini dinamakan gamjatang padahal bahan utamanya adalah tulang babi. Tapi kalau mengacu pada sejarah, gamjatang tercatat pertama kali dibuat di Provinsi Jeolla. Pada zaman kerajaan, mata pencarian masyarakat Jeolla berbasis pada pertanian dan babi dikembangbiakkan secara masif di sana. Tapi ada saatnya ketika populasi babi itu melebihi jumlah yang seharusnya. Maka babi pun banyak disembelih buat diolah menjadi makanan. Uniknya lagi, gamjatang ini diciptakan di Jeolla, tapi jadi makanan ikoniknya Incheon. Apa identitasmu yang sebenarnya, wahai gamjatang?

Jujur saja, meski saya terselamatkan dari kesalahpahaman berkat sinopsis drama Dali and Cocky Prince, saya masih agak overthinking gara-gara poster drama yang memperlihatkan Kim Min Jae yang memegang sewadah penuh kentang. Aduh, nanti kalau penonton lain ikutan salah paham kayak saya gimana? Pengin makan gamjatang karena dikira sup kentang, tapi pas makanannya dateng, rupanya kawan-kawan yang muslim dan vegetarian nggak bisa ikutan makan. Kan sedih.

Sumber Gambar: YouTube TheCooknShare

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 26 September 2021 oleh

Tags: Dali and Cocky PrinceGamjatangK-FoodSup Tulang Babi
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

Konten tidak tersedia
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Vario 110, Motor Honda Paling Merepotkan Penyebab Derita (Wikimedia Commons)

Pengalaman Saya Merawat Honda Vario 110 CBS 2010: Motor Honda Paling Merepotkan, Selalu Rewel, dan Minta Jajan

11 Februari 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi

6 Februari 2026
Nihilnya Posisi Ideal Mesin Tap JakLingko Justru Melestarikan Budaya Tolong Menolong Warga Jakarta

3 Tipe Penumpang Menyebalkan Jaklingko yang Harusnya Lebih Peka dan Introspeksi Diri

11 Februari 2026
Sisi Gelap Kerja di Perusahaan Konstruksi yang Katanya Bergaji Besar Mojok.co

Sisi Gelap Kerja di Perusahaan Konstruksi yang Katanya Bergaji Besar

12 Februari 2026
3 Makanan Khas Jawa Timur yang Jangan Pernah Kamu Coba (Wikimedia Commons)

3 Makanan Khas Jawa Timur Paling Red Flag, Cukup Sekali Dicoba atau Sekalian Nggak Usah Dicoba Sama Sekali

12 Februari 2026
Alun-Alun Jember Nusantara yang Rusak (Lagi) Nggak Melulu Salah Warga, Ada Persoalan Lebih Besar di Baliknya Mojok.co

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

6 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • GoCar Instant di RSUP Sardjito Anti Ribet: Jawaban Buat Kamu yang Ingin Cepat, Murah, dan Tetap Aman di Jalan
  • Jadi LO Sertifikasi Kerja di Jogja, Kena Modus “Eksplor Jogja” Berujung Bujukan Jadi Wanita Simpanan
  • Pemkot Jogja Luncurkan Program ‘Setu Sinau’ di Malioboro, Wisatawan Kini Bisa Belajar Budaya Sambil Jalan-Jalan
  • Menemukan Ketenangan di Kos Rp500 Ribu Kawasan Pogung, Lebih Nyaman Ketimbang Kos LV Babarsari yang Tak Cocok Buat Mahasiswa Alim
  • Lulusan SMK Ngaku Kerja Gaji 20 Juta Perbulan agar Ortu Tak Direndahkan, Tapi Masih Tak Cukup buat Ikuti Standar Sukses di Desa
  • Blok M Nggak Aman, tapi Tetap Jadi Tujuan karena Lebih Takut Nggak Dianggap Keren ketimbang Jadi Korban Kejahatan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.