Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Pengalaman Saya Merawat Honda Vario 110 CBS 2010: Motor Honda Paling Merepotkan, Selalu Rewel, dan Minta Jajan

Ferika Sandra oleh Ferika Sandra
11 Februari 2026
A A
Vario 110, Motor Honda Paling Merepotkan Penyebab Derita (Wikimedia Commons)

Vario 110, Motor Honda Paling Merepotkan Penyebab Derita (Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa kendaraan pernah mengisi hidup saya. Salah satunya adalah Vario 110 CBS 2010 warna merah. Motor Honda pengganti All New BeAT-FI 2013 ini sudah saya pakai sejak SMA. 

Anehnya, setelah nyaman dengan BeAT kesayangan, ternyata orang tua justru menjual dengan berbagai alasan. Nah, setelah itu kok saya malah merasa turun kasta. Awalnya pakai motor dengan sistem injeksi, menjadi motor Honda dengan karburator. Nah dari sini penderitaan saya bermula.

Fyi, saya mendapatkan Vario 110 adalah motor Honda tangan kesekian. Sudah begitu, saya mendapatkannya dari referensi orang yang memang niat makelaran. 

Sehingga, pengalaman yang saya alami ini bisa jadi tidak terlepas dari kesalahan memilih kendaraan di awal. Mulai bahan bakar yang boros hingga kondisi mesin yang bikin boncos. 

Bagaimana tidak merugi, jika tiap bulan si motor minta jajan sparepart berkali-kali. Kerusakannya pun selalu merembet hingga berfikir jika motor Honda ini memang benar benar rewel. Saya jadi selalu berhadapan dengan berbagai masalah yang merepotkan.

Penyakit gredek Vario 110 yang bikin gedek

Mungkin, bagi Mbak Dyan Arfiana Ayu Puspita, penyakit gredek Honda Vario memang bukan kerusakan fatal. Bisa jadi iya, bisa jadi tidak. 

Namun, saya punya argumen berbeda. Bagi saya, gredek Vario 110 memang bikin gedek. Utamanya saat kalian melintas di jalur Kota Malang di musim penghujan. Gredek motor Honda satu ini akan berkolaborasi dengan kondisi jalan yang berlubang di sepanjang jalur Malang. Nah, kolaborasi itulah yang membuat kepala pusing bukan kepalang.

Alih-alih tenang di sepanjang perjalanan. Kondisi gredek selalu meningkatkan hormon serotonin dalam tubuh saya hingga pengin misuh selama berkendara. 

Baca Juga:

Honda Vario 150 keyless, motor sialan yang berhasil bikin saya malu di hadapan bos

Kenapa banyak pemilik motor Honda nggak mau servis motor di bengkel resmi atau AHASS?

Ya misuh ke motor Honda satu itu, sama misuh ke Pemerintah Kota Malang yang nggak becus tangani jalan berlubang. Soalnya setelah kena jalan berlubang, kadang gredek di Vario 110 saya makin parah dan bikin susah. Akhirnya perlu jajan sparepart untuk motor yang merepotkan.

Sistem karburator bikin konsumsi BBM makin nggak terkontrol

Saya paham jika motor dengan sistem karburator memang lebih boros. Namun, Vario 110 ini memang beda. 

Saya pernah perjalanan dari Banyuwangi ke Malang, dan harus mengisi bensin sampai tiga kali dengan kondisi tangki penuh di setiap SPBU-nya. Padahal, motor karbu lain tidak seboros itu. Motor teman saya untuk menempuh jarak yang sama hanya butuh dua kali isi BBM. Itu saja masih bisa sisa sampai di Malang.

Usut punya usut, ternyata jarum skep dan pilot jet yang ada di motor Honda saya itu tidak bawaan aslinya. Alasan itulah, kata mekanik bengkel, yang membuat konsumsi BBM tidak terkontrol. 

Sehingga, meski sudah berkali-kali ganti, kondisinya tetap tidak berubah. Saya sampai lupa sudah berapa bengkel yang saya datangi di Kota Malang namun hasilnya tetap sama. Malang bukan kepalang gegara motor yang rewelan.

Kompresi mesin Vario 110 yang nggak mau naik jika nggak dipancing

Dulu, sebelum mengenal Vario 110, saya tahunya mancing itu ya cuma ikan. Nah, sekarang beda. Memancing juga bisa dilakukan untuk menaikan kompresi mesin motor Honda satu itu. 

Inilah kerepotan yang sering saya alami. Niat hati berangkat awal agar tidak terlambat, namun apalah daya motor tidak mau diajak bekerja sama. Lagi-lagi saya mampir ke bengkel dan membelikan jajan. Jika ada waktu agak panjang ya saya minta mekanik untuk melakukan perbaikan menyeluruh.

Namun, karena sering diburu waktu, akhirnya saya minta saja ke mekanik pokok motor bisa jalan dan digunakan lagi. Ya satu caranya dengan mancing ini. 

Sangking seringnya melakukan praktik ini, saya sampai hafal betul caranya. Cukup masukan oli baru dari lubang busi, setelah itu nyalakan motor dengan pedal starter berulang kali sampai oli yang dimasukan bisa menyegel ring piston yang ada di dalamnya. 

Untuk ukuran cowok, oke-oke saya. Tapi kalau kalian wanita, sebaiknya serahkan pada ahlinya. Bener deh, saya tidak bohong.

Terakhir, yang mungkin saya selalu ingat satu-satunya hal yang saya sepakat dengan Vario 110 adalah sama-sama tidak senang dengan banjir. Saya nggak suka karena tentu sangat berisiko dan membahayakan pengendara. Sementara motor Honda saya nggak suka banjir karena kalau air masuk merendam lubang busi, pasti mesin mati. Wassalam.

Penulis: Ferika Sandra

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Setelah Mencoba 9 Generasi Vario, Saya Menyesal Sudah Menjadikan Vario 110 Sebagai Generasi Terbaik Motor Honda

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 11 Februari 2026 oleh

Tags: hondaHonda Vario 110motor hondaVarioVario 110vario gredekvario karbu
Ferika Sandra

Ferika Sandra

Seorang pustakawan dari Kota Malang yang mencoba menulis untuk menertibkan pikiran. Gemar dengan isu-isu literasi dan kebudayaan.

ArtikelTerkait

Honda BeAT, Motor Terbaik untuk Menemani Mahasiswa UNNES Menjalani Hidup pertamax pertalite

6 Motor yang Dikira Harus Pakai Pertamax tapi Ternyata Masih Aman dan Memang Bisa Pakai Pertalite  

28 Juni 2026
Honda Supra X 125 Motor Terbaik? Ngawur, yang Terbaik Tetap Karisma (Unsplash)

Motor Honda Terbaik Adalah Honda Karisma yang “Pantatnya Bahenol” Itu, Bukan Supra X 125 yang Lebih Modern

16 Oktober 2023
Honda PCX 160 Berbagi Stigma Menyebalkan Milik Honda Scoopy (Unsplash) lampu hazard motor matic

Honda PCX 160 Ternyata Setara dengan Honda Scoopy: Keduanya Termasuk Motor yang Menyebalkan!

8 Desember 2023
Motor Honda Vario 150, Sahabat Terbaik Toko Kelontong (Unsplash). daihatsu sigra

Motor Honda Vario 150, Motor Terbaik yang Bakal Bikin Cuan Mengalir Deras untuk Juragan Toko Kelontong

14 September 2023
Supra X 110 Motor Honda Lambang Perjuangan dan Kegagalan (Unsplash)

Supra X 110: Motor Honda yang Menjadi Saksi Bisu Perjalanan Hidup, dari Gagal SMA hingga Jadi Motor Keluarga

25 Maret 2025
5 Tips Hemat Biaya Perawatan Motor Honda Supra X 125 Bekas (Unsplash)

5 Tips Menghemat Biaya Perawatan Motor Honda Supra X 125 Bekas dari Montir dengan Pengalaman 24 Tahun

16 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Perumahan baru di Jogja terus bermunculan, tapi melihat harganya, sebenarnya perumahan ini dibangun untuk siapa?

Perumahan baru di Jogja terus bermunculan, tapi melihat harganya, sebenarnya perumahan ini dibangun untuk siapa?

7 Agustus 2026
Kartu kredit, contoh terbaik bahwa dunia hanya ramah sama orang kaya

Kartu kredit, contoh terbaik bahwa dunia hanya ramah sama orang kaya

3 Agustus 2026
Pengalaman cabut gigi gratis dengan dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

Pengalaman cabut gigi gratis oleh dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

4 Agustus 2026
Ospek kampus masih gini-gini aja, masih tidak berguna dan nggak ngasih apa-apa

Ospek kampus masih gini-gini aja, masih tidak berguna dan nggak ngasih apa-apa

6 Agustus 2026
Alasan modal Rp100 miliar lebih baik "disulap" jadi bisnis laundry daripada usaha yang ikuti tren Mojok.co

Alasan modal Rp100 miliar lebih baik “disulap” jadi bisnis laundry daripada usaha yang ikuti tren

2 Agustus 2026
4 hal yang tidak saya sangka bisa dilakukan driver ojek online selain mengantar penumpang dan makanan Mojok.co

4 hal yang tidak saya sangka bisa dilakukan driver ojek online selain mengantar penumpang dan makanan

1 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.