Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Daftar 7 Kata Cikarang Banget yang Perlu Kamu Pahami

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
6 Februari 2022
A A
Daftar 7 Kata yang Cikarang Banget Terminal Mojok

Daftar 7 Kata yang Cikarang Banget (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Cikarang menjadi salah satu destinasi favorit untuk melakukan urbanisasi dari berbagai daerah di Indonesia. Alasan banyak orang ingin merantau ke sana adalah untuk mencari pekerjaan. Sebab, Cikarang merupakan salah satu kawasan industri terbesar yang ada di Indonesia.

Buat kamu yang berniat merantau ke Cikarang atau ada sanak keluarga yang mengajak untuk bekerja di sana, saya akan memperkenalkan 7 kata yang “Cikarang banget” dan biasa digunakan dalam bahasa sehari-hari. Tentu saja biar kamu nggak kebingungan.

#1 Pagimana [pa-gi-ma-na]

Kata “pagimana” ini bukan berasal dari dua kata bahasa Indonesia “pagi” dan “mana” yang kemudian dijadikan satu, ya. “Pagimana” berarti bagaimana dalam bahasa Indonesia. Kata ini kemudian sering dipakai warga Cikarang untuk kepoin proses terjadinya suatu kejadian. Misalnya, “Pagimana ceritanya sih tuh bocah numpak motor bisa jatoh ampe nyusruk begitu?”

#2 Ilok [i-lok]

Meskipun rangkaian huruf dari kata ini mirip dengan cilok, tapi arti katanya nggak ada hubungannya sama sekali dengan makanan tersebut. Kata “ilok” biasanya diiringi dengan akhiran -ah dan awalan lah- dan menjadi “Lah ilok ah”.

“Ilok” dalam bahasa Indonesia berarti masa, tapi bukan masa yang menunjukkan jangka waktu tertentu atau masa yang menunjukkan satuan ukuran berat, ya. Ilok ini sama artinya dengan kata masa dalam bahasa Indonesia untuk mengungkapkan ketidakpercayaan. Contohnya, “Lah ilok ah? Gara-gara begitu doang ampe nyusruk tuh bocah.”

#3 Resep [re-sep]

Kata “resep” dalam bahasa Cikarang nggak memiliki hubungan dengan kata “resep” yang berasal dari bahasa Indonesia. Pelafalan katanya pun berbeda. Kata “resep” dalam bahasa Cikarang berarti suka.

Kata resep ini bisa menunjukkan kesukaan terhadap orang, suatu keadaan tertentu, atau benda. Contoh penggunaannya misalnya begini, “Resep banget gua mah, kalau abis bebersih begini jadi resik rumah.”

#4 Bader [ba-der]

Kamu yang telah lama tinggal di Jogja dan sekitarnya mungkin tahu kata “bader” juga. Namun, “bader” di Jogja merujuk pada suatu jenis ikan yang ada di sungai, beda dengan kata “bader” yang ada dalam bahasa Cikarang.

Baca Juga:

7 Istilah Dingin dalam Bahasa Jawa, Mulai dari Adem sampai Sembribit

13 Kosakata Bahasa Madura Paling “Menjebak” dan Perlu Diperhatikan Pendatang yang Baru Belajar

Kata “bader” di Cikarang memiliki arti nakal. Tapi, bader nggak bisa digunakan sebagaimana kata nakal dalam perumpamaan “perempuan nakal”. Bader ini hanya bisa digunakan untuk menggambarkan kenakalan anak-anak sampai remaja.

#5 Jember [jem-ber]

Saya nggak membahas Kabupaten Jember yang ada di Jawa Timur, ya. Kata “jember” dalam bahasa Cikarang pun nggak ada hubungannya dengan salah satu kabupaten di Jawa Timur itu. Meski begitu, pelafalannya mirip dengan Jember yang merupakan nama kabupaten di Jawa Timur.

Dalam bahasa Cikarang, “jember” berarti kotor atau jorok untuk kondisi suatu tempat atau area tertentu. Saya tegaskan sekali lagi, kata ini nggak ada hubungannya dengan Kabupaten Jember di Jawa Timur, ya. Contoh penggunaannya begini, “Jember banget gua mah ngeliat kosan lu berantakan banget!”

#6 Danta [dan-ta]

Kalau dalam bahasa Indonesia, “danta” memiliki makna gigi atau gading. Berbeda dengan kata “danta” dalam bahasa Indonesia, “danta” dalam bahasa Cikarang memiliki arti jelas. Biasanya, kata ini diiringi dengan kata depan “kaga” dan akhiran “pisan”, sehingga menjadi “kaga danta pisan” (nggak jelas banget). Contoh penggunaannya dalam percakapan sehari-hari, “Kaga danta pisan lu kalau ngomong!” (Nggak jelas banget kalau bicara).

#7 Bagenin [ba-gen-nin]

Kata “bagenin” memang menurut saya pribadi menjadi ciri khas bahasa Cikarang itu sendiri. Mulai dari anak-anak sampai orang dewasa biasa menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Jadi, jika kamu akan merantau ke Cikarang, bisa jadi hampir setiap hari akan mendengar kata tersebut.

“Bagenin” sendiri memiliki arti membiarkan dalam bahasa Indonesia. Contoh penerapan kata ini dalam percakapan sehari-hari misalnya, “Bagenin napa orang mau ngapain ge yang penting kaga ngusik kita” (Biarin saja orang mau melakukan apa, yang penting nggak menganggu kita).

Apakah kamu sudah mendapat sedikit gambaran mengenai kata apa saja yang biasa dipakai oleh warga Cikarang? Tenang, kata-katanya mudah dihafalkan, kok.

Penulis: Ahmad Arief Widodo
Editor: Intan Ekapratiwi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 6 Februari 2022 oleh

Tags: BahasaCikarangKosa Kata
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.

ArtikelTerkait

5 Alasan Cikarang Lebih Terkenal dari (Kabupaten) Bekasi Terminal Mojok UMK

5 Alasan Cikarang Lebih Terkenal dari (Kabupaten) Bekasi

23 Februari 2022
Bahasa Mahasiswa Plat AG yang Bikin Orang Malang Bingung Sekaligus Ketawa

Bahasa Mahasiswa Plat AG yang Bikin Orang Malang Bingung Sekaligus Ketawa

7 November 2023
Keluh Kesah Tinggal di Cibarusah, Kecamatan di Ujung Kabupaten Bekasi

Keluh Kesah Saya 20 Tahun Tinggal di Cibarusah, Kecamatan di Ujung Kabupaten Bekasi

11 Maret 2025
Kata ‘Aing’ dan ‘Dia’ dalam Bahasa Sunda Banten Aslinya Nggak Kasar, Bro! terminal mojok.co

Kata ‘Aing’ dan ‘Dia’ dalam Bahasa Sunda Banten Aslinya Nggak Kasar, Bro!

5 Februari 2021
Semarang dan Segala Isinya yang Menyiksa Mahasiswa Cikarang (Unsplash)

Bagi Orang Cikarang, Kuliah di Semarang Bisa Sangat Menyiksa meski Akhirnya Jadi Cinta Mati

29 Februari 2024
Memahami Isi Pikiran Ibu Kita, Megawati Terminal Mojok.co

Betapa Sulitnya Memahami Pidato Ibu Megawati

11 Januari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lotek Khas Solo Bikin Pencinta Lotek Asal Jogja Culture Shock

Lotek Adalah Kuliner Favorit Warga Jogja yang Lebih Janggal dan Lebih Ganjil daripada Gudeg

20 Maret 2026
Kapok Naik Bus Harapan Jaya Surabaya-Blitar, Niat Bepergian Nyaman Berakhir Berdesakan karena Sopir Maruk Angkut Penumpang Sebanyak-banyaknya Mojok.co

Kapok Naik Bus Harapan Jaya Surabaya-Blitar, Niat Bepergian Nyaman Berakhir Berdesakan karena Sopir Maruk Angkut Penumpang Sebanyak-banyaknya

20 Maret 2026
5 Kasta Kursi KA Probowangi yang Menentukan Nyaman Tidaknya Perjalanan Mudikmu

5 Kasta Kursi KA Probowangi yang Menentukan Nyaman Tidaknya Perjalanan Mudikmu

15 Maret 2026
Jangan Tanya Rekomendasi Tempat Wisata ke Orang Bandung karena Orang Bandung Asli Biasanya Nggak Tahu

Derita Menikah dengan Orang Bandung: Tidak Pernah Merasakan Drama Mudik hingga Selalu Diejek

21 Maret 2026
Soto Bandung: Kuliner Khas Bandung yang Rasanya Normal dan Pasti Cocok di Lidah Para Pendatang

Soto Bandung: Kuliner Khas Bandung yang Rasanya Normal dan Pasti Cocok di Lidah para Pendatang

15 Maret 2026
KA Sri Tanjung, Juru Selamat yang Bikin Menderita para Pekerja (Wikimedia Commons)

KA Sri Tanjung Adalah Juru Selamat Bagi Kaum Pekerja: Tiketnya Murah dan Nyaman tapi Bikin Menderita karena Sangat Lambat

18 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.