Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Curug Cipendok Banyumas, Wisata Alam yang Menenangkan Pikiran

Syahrul Faizin oleh Syahrul Faizin
31 Agustus 2024
A A
Curug Cipendok Banyumas, Wisata Alam yang Menenangkan Pikiran Mojok.co

Curug Cipendok Banyumas, Wisata Alam yang Menenangkan Pikiran (cilongokkec.banyumaskab.go.id)

Share on FacebookShare on Twitter

Kalian yang penat dengan kehidupan perkotaan dan sedang mencari kedamaian dengan berwisata ke alam, Curug Cipendok Banyumas adalah tempat yang cocok. Selain bisa bermain air, curug ini menawarkan pemandangan dan lingkungan yang asri. Dijamin main ke sana akan menyegarkan paru-paru dan mata kalian.

Tempat wisata ini sudah menjadi primadona sejak 1980-an. Hampir setiap warga Banyumas mengetahui Curug Cipendok yang masih masuk dalam gugusan perbukitan Gunung Slamet. Jangan khawatir kalau mau berkunjung ke Curug Cipendok, akses menuju tempat ini begitu mudah kok, baik dengan kendaraan roda dua maupun roda empat. Buat yang nggak punya kendaraan pribadi tenang saja, curug setinggi 92 meter itu juga bisa dijangkau menggunakan kendaraan umum.  

Perjalanan dengan pemandangan yang meneduhkan

Selama perjalanan menuju Curug Cipendok, mata kalian akan dimanjakan dengan pemandangan yang menawan. Hanya saja pada waktu itu saya kurang beruntung. Saya tidak berkesempatan melihat sapi-sapi sedang merumput di ladang luas Farm Manggala. Itu lho, pemandangan yang viral di medsos dengan sebutan New Zealand-nya Jawa. 

Nah, setelah melewati landscape ala luar negeri itu, saya melewati jalan yang saking indahnya kayak di negeri dongeng. Biasanya banyak yang berhenti di pinggir jalan sekadar untuk foto-foto. Namun, kali ini sepi karena waktu sudah cukup sore. Lain kali kalau kalian berkunjung, jangan lupa untuk berhenti sekadar menikmati atau foto di jalan yang magis itu.

Saat sampai di pintu masuk, petugas akan memberikan tiket yang cukup dibayar Rp10.000 saja. Nanti di parkiran kalian akan diminta lagi retribusi kendaraan. Untuk motor Rp3.000 dan mobil Rp5.000 pas di kantong bukan? Setelah membayar retribusi itu, kalian tak akan dikenai pungutan lainnya. 

Suasana alam Curug Cipendok yang menenangkan

Untuk bisa sampai ke Curug Cipendok, saya harus jalan sekitar 15 menit dengan naik dan turun tangga batu. Biasanya akan terdengar suara kera selama perjalanan. Di kawasan tersebut memang ada banyak Kera Jawa alias lutung yang merupakan endemik asli penghuni wilayah hutan sekitaran gunung Slamet. Jangan khawatir jika bertemu dengan mereka. Pengalaman saya, mereka hanya hinggap di pohon-pohon tinggi dan malu untuk turun.

Sesampainya di lokasi, saya begitu terpesona dengan keelokannya. Airnya turun seolah dari akar-akar pohon. Jernih dan sejuk ketika tangan saya mencoba untuk menyentuhnya. Sayangnya, di bawah air terjun itu tidak diperbolehkan untuk renang. Yah, saya cukup kecewa, tapi tak apalah demi keselamatan dan keamanan bersama. Toh, saya cukup puas dengan berfoto dan bersuka-ria bermain air di pinggiran air terjun.

Selepas menikmati keriuhan air terjun yang menenangkan pikiran. Saya lantas turun ke sungai menapaki satu persatu batu yang saling tumpang tindih. Benar-benar pemandangan yang langka untuk seseorang yang biasa dengan kebisingan kota.

Baca Juga:

Guyonan “Banyumas Ditinggal Ngangenin, Ditunggoni Ra Sugih-sugih” Adalah Fakta Buruk yang Dipaksa Lucu

Purwokerto Tidak Butuh Mall Kedua, Setidaknya untuk Sekarang

Kalau kelaparan setelah bermain air, kalian tidak perlu khawatir. Sebab, di antara parkiran dan Curug Cipendok ada warung yang menjajakan beraneka ragam makanan. Mampir dulu dan memesan makanan sembari menikmati pemandangan kebun sekaligus kota di bawah sana adalah pilihan yang bijak. 

Pengalaman saya ke Curug Cipendok begitu mengasyikkan. Saya benar-benar merekomendasikan tempat wisata ini kepada siapa saya yang mampir ke Banyumas. Nggak perlu bingung mencari tempat wisata. Kalian bisa langsung menuju lokasi 

Penulis: Syahrul Faizin
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Air Terjun Singokromo, Wisata Air Kebanggan Warga Nganjuk Selatan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 31 Agustus 2024 oleh

Tags: banyumasCurug CipendokCurug Cipendok Banyumas
Syahrul Faizin

Syahrul Faizin

ArtikelTerkait

Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026
Lebih Beringas dengan Umpatan Khas Banyumas. Terminal Mulok #07 mojok.co/terminal

Lebih Beringas dengan Umpatan Khas Banyumas. Terminal Mulok #07

18 Maret 2021
Masalah Purwokerto Terminal Bulupitu Menyusahkan Warga (Unsplash)

Masalah Purwokerto: Terminal Bulupitu yang Berpotensi Menyusahkan Mahasiswa dan Warga

8 Juli 2023
Getuk Goreng Sokaraja, Bukti bahwa Makanan Khas Banyumas Tak Perlu Kreatif untuk Melegenda

Getuk Goreng Sokaraja, Bukti bahwa Makanan Khas Banyumas Tak Perlu Kreatif untuk Melegenda

16 Juni 2025
Tanpa Kecamatan Sokaraja, Banyumas Hanyalah Remah-Remah Kue Lebaran. Nggak Menarik Sama Sekali!

Tanpa Kecamatan Sokaraja, Banyumas Hanyalah Remah-remah Kue Lebaran. Nggak Menarik Sama Sekali!

18 Juni 2024
orang ngapak

Orang Ngapak: Ketika Sebuah Logat Menyimpan Kenangan

27 Agustus 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mengenal Nasi Bu’uk, Menu Tradisional Bondowoso yang Penuh Kisah, tapi Kini Dilupakan

Mengenal Nasi Bu’uk, Menu Tradisional Bondowoso yang Penuh Kisah, tapi Kini Dilupakan

25 April 2026
Fakta Nikahan Orang Madura, Resepsi Bertabur Uang tapi Akhirnya Jadi Masalah

Fakta Nikahan Orang Madura, Resepsi Bertabur Uang tapi Akhirnya Jadi Masalah

26 April 2026
Surabaya Belum Setara Jakarta: Cukup 2 Alasan Kenapa Kota Terbesar Kedua Ini Belum Siap Jadi Venue Konser Kpop

Surabaya Belum Setara Jakarta: Cukup 2 Alasan Kenapa Kota Terbesar Kedua Ini Belum Siap Jadi Venue Konser Kpop

29 April 2026
Gaji ke-13 PNS: Tradisi Musiman yang Dirayakan dengan Sepatu Baru dan Kecemasan Baru

4 Tempat Ngutang Favorit PNS untuk Kebutuhan Hidup dan Membuat Diri Mereka Terlihat Kaya

25 April 2026
Cepu, Kecamatan di Blora yang Paling Pantas Dikasihani Mojok.co

Satu Dekade Merantau, Transportasi Umum di Blora Masih Gaib dan Jalanannya Bikin Cepat Menghadap Tuhan

24 April 2026
Stereotipe Mahasiswa Sumatera yang Kuliah di Jogja: Dikira Anak Sawit dan Selalu Punya Duit Bejibun, padahal Kami Juga Sering Bokek!

Stereotipe Mahasiswa Sumatera yang Kuliah di Jogja: Dikira Anak Sawit dan Selalu Punya Duit Bejibun, padahal Kami Juga Sering Bokek!

29 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Sisi Lain Lagu “Kicau Mania” Ndarboy Genk: Berbahaya dan Bukan Perkara Remeh 
  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi
  • Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya
  • Kos Dekat Kampus: Akal-akalan Mahasiswa “Malas” agar Tak Perlu Bangun Pagi dan Bisa Berangkat Mepet
  • Lulusan S2 di Jepang, Pilih Kerja sebagai Koki di Australia daripada Jadi Dosen di Indonesia karena Terlalu Senioritas

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.