Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Siapa Bilang Cuci Motor di Musim Hujan Itu Sia-sia?

Munawir Mandjo oleh Munawir Mandjo
12 Maret 2021
A A
Cuci Motor di Musim Hujan Sia-sia karena Bakal Kotor Lagi? Nggak Gitu Logikanya, Bos mojok.co/terminal

Cuci Motor di Musim Hujan Sia-sia karena Bakal Kotor Lagi? Nggak Gitu Logikanya, Bos mojok.co/terminal

Share on FacebookShare on Twitter

Curah hujan di beberapa wilayah indonesia telah mengalami peningkatan secara kolosal. Selain membawa berkah, hujan juga kerap membawa masalah bagi sebagian orang, salah satunya bagi para pemilik kendaraan roda dua. Pasalnya, menjaga kebersihan motor di musim penghujan tentu butuh usaha lebih. Hal itu disebabkan karena potensi kotoran yang bisa melekat pada kendaraan saat musim hujan akan lebih besar, ketimbang saat musim kemarau. Tak jarang, habis cuci motor, ujung-ujungnya motor kembali dekil sebab terkena lumpur dan genangan air yang cenderung mudah didapati di sepanjang perjalanan.

Situasi demikian tak jarang membuat sebagian orang beranggapan jika cuci motor di musim hujan itu hanya buang-buang waktu, buang-buang tenaga, boros-boros air, dan merupakan sebuah tindakan konyol dan bodoh. Apalagi kita paham sendiri, jika mencuci motor itu tak segampang mencuci piring atau gelas. Motor punya bagian-bagian yang sulit dijangkau oleh jari-jari manusia sehingga butuh waktu lama untuk membuatnya bersih.

kita boleh sepakat dengan pernyataan yang terakhir, jika cuci motor itu memang tak mudah, butuh proses panjang yang tak jarang melelahkan, mulai dari: membilas motor, menggosok dengan sabun, membilas kembali guna menghilangkan busa sabun, dan terakhir mengeringkan motor. Namun, bukannya sebuah kesia-siaan, saya menganggap mencuci motor di musim hujan adalah sebuah kebiasaan yang harus diadopsi oleh semua pemilik kendaraan.

Ini bukan hanya sekadar citra positif yang bisa diperoleh pemilik kendaraan saat motor mereka tampak bersih, dicap punya kepribadian rajin, atau nggak jorok misalnya. Akan tetapi, dengan menjaga kebersihan motor akan membuat komponen-komponen motor bisa lebih awet, seperti rantai dan gear motor.

Rantai dan gear motor adalah komponen yang paling rawan mengalami kerusakan, sebab kotoran yang mengering di bagian komponen itu cenderung akan membuat rantai dan gear cepat berkarat. Apalagi saat terkena air hujan yang galibnya mengandung zat asam, tentu akan semakin mempercepat kondisi-kondisi buruk itu.

Selain rantai dan gear, komponen yang juga bisa ikut kena imbas saat motor kita dalam keadaan kotor adalah shockbreaker. Kotoran yang menempel pada as atau spring shockbreaker akan membuat kualitas kinerja shockbreaker menjadi terganggu. Jadi fungsi shockbreaker yang awalnya sebagai peredam kejut bisa jadi akan kehilangan nilai fungsionalnya gegara kotoran yang melekat di beberapa komponennya itu membuat kerjanya tak maksimal lagi.

Tentunya kerusakan atau ketidakmaksimalan kinerja komponen-komponen yang disebabkan oleh kotoran yang menempel ini, bisa berdampak pada kualitas berkendara kita. Semisal rantai yang karatan bisa putus sewaktu-waktu, atau shockbreaker yang bekerja kurang maksimal bisa membuat badan pegal-pegal saat berkendara jauh.

Masalah-masalah itu tentu bisa melahirkan serentetan masalah baru. Coba Anda bayangkan, bagaimana jika kondisi-kondisi di atas berlangsung di waktu yang tidak tepat. Misalnya, rantai kendaraan motor Anda putus saat berada di tempat sepi atau saat malam hari di mana semua bengkel motor dalam mode istirahat. Pastinya bisa bikin repot setengah mati.

Baca Juga:

Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan

Bagi Orang Bengkel, Honda Beat Adalah Motor Paling Masuk Akal yang Pernah Mengaspal

Kondisi-kondisi semacam itu seharusnya menyadarkan kita tentang betapa pentingnya merawat komponen-komponen motor dari perkara yang bisa menurunkan kualitas fungsionalnya. Apalagi kita paham sendiri, harga komponen-komponen ini tidaklah murah. Bagi mereka yang punya banyak duit sih, mungkin tak masalah, namun jika sebaliknya? Tentu lain soal.

Kondisi-kondisi buruk di atas hanya sedikit dari banyaknya dampak yang bisa dialami motor saat kita malas mencuci kendaraan. Lagi pula, dengan mencuci kendaraan secara rutin maka akan mengurangi beban Anda saat kembali membersihkan kotoran yang menempel pada motor Anda. Ya, maksud saya, mencuci motor dengan kotoran yang masih sedikit akan lebih mudah dibersihkan ketimbang cuci motor saat kotorannya sudah menumpuk.

Pasti Anda butuh usaha lebih, butuh lebih banyak tenaga untuk menggosok, butuh lebih banyak air untuk membilas dan pastinya butuh waktu lama untuk menyelesaikan mencuci motor tersebut. Jadi rutin cuci motor saat musim hujan itu bukanlah kegiatan sia-sia, namun sebuah keniscayaan yang harus diterapkan bagi pemilik kendaraan agar komponen motor bisa lebih awet.

BACA JUGA Eksistensi Media Sosial Adalah Sumber Penghancur Kemesraan Umat Manusia dengan Buku dan tulisan Munawir Mandjo lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 31 Oktober 2021 oleh

Tags: cuci motorMotorotomojok
Munawir Mandjo

Munawir Mandjo

Aparatur Sipir Negara

ArtikelTerkait

pengguna jalan

Memahami Tingkah Para Pengguna Jalan yang Budiman

15 Mei 2019
3 Mobil yang Diam-diam Lebih Masuk Akal untuk Dibeli daripada Beli Motor Baru

3 Mobil yang Diam-diam Lebih Masuk Akal untuk Dibeli daripada Beli Motor Baru

31 Desember 2025
3 Blunder pada Desain Motor Honda CS1 Terminal Mojok

3 Blunder pada Desain Motor Honda CS1

2 Mei 2022
honda supra

3 Keistimewaan Honda Supra Fit 100 cc yang Bikin Saya Betah Makenya

16 Juni 2020
Busi Bukan Satu-satunya Penyebab Mesin Pincang dan Montir Perlu Jujur Mengatakannya terminal mojok.co

Busi Bukan Satu-satunya Penyebab Mesin Pincang dan Montir Perlu Jujur Mengatakannya

26 November 2020
Hanya Wanita Sabar dan Setia yang Mau Dibonceng Naik Vespa Tua terminal mojok.co

Hanya Wanita Sabar dan Setia yang Mau Dibonceng Naik Vespa Tua

15 Februari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

2 Februari 2026
Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026
3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura Mojok.co

3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura

4 Februari 2026
Mie Ayam Bikin Saya Bersyukur Lahir di Malang, bukan Jogja (Unsplash)

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

2 Februari 2026
Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh Mojok.co

Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh

4 Februari 2026
Tinggal di Rumah Dekat Gunung Itu Tak Semenyenangkan Narasi Orang Kota, Harus Siap Berhadapan dengan Ular, Monyet, dan Hewan Liar Lainnya

Tinggal di Rumah Dekat Gunung Itu Tak Semenyenangkan Narasi Orang Kota, Harus Siap Berhadapan dengan Ular, Monyet, dan Hewan Liar Lainnya

31 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam
  • Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.