Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Cerita di Balik 3 Sungai yang Terkenal Angker di Tegal

Malik Ibnu Zaman oleh Malik Ibnu Zaman
14 Oktober 2024
A A
Cerita di Balik 3 Sungai yang Terkenal Angker di Tegal Mojok.co

Cerita di Balik 3 Sungai yang Terkenal Angker di Tegal (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Tegal, menyimpan berbagai cerita mistis yang tak kalah menarik dibandingkan daerah lain di Indonesia. Salah satunya adalah kisah-kisah misteri yang menyelimuti beberapa sungai di wilayah ini. Kisah yang selalu menarik untuk dibahas. 

Di balik aliran airnya yang tampak tenang, empat sungai di Tegal ternyata menyimpan cerita menyeramkan. Dari penampakan makhluk gaib hingga peristiwa-peristiwa aneh yang sulit dijelaskan oleh logika, sungai-sungai ini telah menjadi bagian dari cerita horor yang diturunkan dari generasi ke generasi. Berikut adalah tiga sungai yang terkenal angker di Tegal:

#1 Sungai Gung jalur lelembut

Sungai Gung atau Kali Gung membentang panjang dari wilayah pegunungan selatan Tegal hingga bermuara di Laut Jawa. Sehingga sungai ini melewati banyak desa. Kali Gung diberi nama demikian karena mata airnya berasal dari Gunung Agung, yang merupakan sebutan kuno untuk Gunung Slamet pada masa sebelum Islam di Jawa.

Di sungai ini terdapat sebuah bendungan, terletak di Desa Danawarih, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal. Bendungan ini dibangun oleh Ki Gede Sebayu pada sekitar abad ke 16, lalu sempat juga diperbaiki oleh Pemerintah Kolonial Belanda. Menurut cerita lisan yang berkembang di masyarakat, Bendungan Danawarih dibangun oleh Ki Gede Sebayu dalam waktu satu malam saja.

Ada banyak sekali cerita yang beredar di masyarakat berkaitan dengan keangkeran Kali Gung, di mana masing-masing desa memiliki cerita horor masing-masing. Cerita yang sering didengar oleh masyarakat ialah bahwa Kali Gung ini menjadi jalur lalu lintas bangsa lelembut dari Pantai Utara Jawa menuju Gunung Slamet atau sebaliknya.

Nah, Sungai Gung ini pernah dijadikan tempat syuting Mister Tukul Jalan-Jalan, tepatnya di Jembatan Desa Tuwel, Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal. Di mana saat itu yang datang ke tempat tersebut adalah Ustadz Sholeh Pati dan Citra Prima. Di dekat jembatan tersebut terdapat pintu air peninggalan Belanda, bernama Pintu Air Pinton. Konon katanya pembangunan pintu air ini menumbalkan pasangan pengantin baru.

#2 Kali Ketiwon yang dihuni siluman

Di masyarakat Tegal, Sungai Gung ini memiliki tiga penyebutan, selain Kali Gung, penyebutan lainnya ialah Kali Ketiwon dan Kali Prepil. Nama Prepil digunakan untuk merujuk pada aliran sungai dari Desa Kalimati hingga Jembatan Pantura. Sementara itu, sebutan Ketiwon digunakan untuk menyebut aliran Kali Gung dari Jembatan Pantura hingga bermuara di Laut Jawa.

Mitos yang berkembang di masyarakat menyebutkan bahwa nama sungai Ketiwon berasal dari nama dua makhluk gaib sejenis siluman yang menghuni sungai tersebut. Konon, sungai ini dihuni oleh siluman buaya putih bernama Nyai Saketi, yang memiliki musuh bebuyutan bernama Segawon. 

Baca Juga:

Bengawan Solo: Sungai Legendaris yang Kini Jadi Tempat Pembuangan Sampah

3 Alasan Soto Tegal Susah Disukai Pendatang

Segawon digambarkan memiliki tubuh seperti manusia, namun berkepala anjing. Keduanya selalu berseteru dan sering adu kesaktian di sungai tersebut, yang akhirnya menyebabkan nama sungai ini diambil dari gabungan nama Nyai Saketi dan Segawon, menjadi Ketiwon.

Mitosnya sungai tersebut juga dihuni oleh siluman buaya putih dan Naga Gringsing. Selain itu, sungai ini juga memiliki cerita kelam, di mana sungai ini menjadi tempat eksekusi para anggota Partai Komunis Indonesia Tegal dan daerah sekitarnya pada tahun 1965. 

#3 Sungai Batil yang berada di dekat makam tua

Sungai Batil ini terletak di Desa Jejeg, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal. Sebenarnya sungai ini spot yang enak untuk mancing, sebab ikannya banyak. Namun, sungai ini terkenal akan keangkerannya, seperti namanya batil yang berarti kejahatan. Hanya orang-orang berani saja yang berani mancing di tempat ini, sebab seringkali berakhir dengan kesambet. Itu sebabnya sungai ini diberi nama Batil yang berarti kejahatan.

Tak jauh dari sungai ini terdapat bendungan bernama Dawan. Di bendungan inilah dulu ditemukan remaja perempuan meninggal tenggelam ketika sedang mencuci piring. Namun, masyarakat percaya bahwa meninggalnya perempuan tersebut adalah ulah Wiyangga. Sebab, ditemukan dua lubang bekas gigitan di leher.

Dekat Sungai Batil terdapat pemakaman tua yang sudah lama terbengkalai. Masyarakat menyebutnya dengan nama Depok. Menurut cerita turun temurun di Makam Depok terdapat makam Tentara Belanda. Ceritanya dahulu pejuang Republik Indonesia ketika Agresi Militer Belanda 1 menghadang Tentara Belanda di dekat Sungai Batil.

Di atas beberapa sungai angker di Tegal lengkap dengan asal-usulnya. Kalau kalian penasaran, boleh kunjungi sungai-sungai itu kalau mampir ke Tegal. 

Penulis: Malik Ibnu Zaman
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Hal-hal Menjengkelkan yang Ada di Alun-Alun Tegal

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 Oktober 2024 oleh

Tags: angkerkali tegalsungaisungai angkersungai angker tegaltegal
Malik Ibnu Zaman

Malik Ibnu Zaman

Penulis partikelir yang lahir di Tegal Jawa Tengah. Menulis cerpen, puisi, esai, dan resensi yang tersebar di beberapa media online.

ArtikelTerkait

3 Mitos Gunung Arjuno Malang yang Saya Patahkan Saat Pendakian

3 Mitos Gunung Arjuno yang Saya Patahkan Saat Pendakian

20 Oktober 2023
Proyek Food Truck di Tegal Itu demi Siapa? terminal mojok.co

Proyek Food Truck di Tegal Itu demi Siapa?

2 November 2021
3 Jajanan Khas Tegal yang Bakal Cocok di Lidah Orang Indonesia

3 Jajanan Khas Tegal yang Bakal Cocok di Lidah Orang Indonesia

12 Januari 2025
Stasiun Kota Tegal itu Romantis, Sayang Dikorupsi

Stasiun Tegal itu Romantis, Sayang Dikorupsi

26 Mei 2023
Warteg Jakarta dan Surabaya Terlihat Serupa, tapi Aslinya Tak Sama Mojok.co

Warteg Jakarta dan Surabaya Terlihat Serupa, tapi Aslinya Tak Sama

23 Juni 2025
Sama-sama Direvitalisasi, Berikut Ini 4 Hal yang Ada di Alun-alun Tegal tapi Tidak Ditemui di Alun-alun Utara Jogja

Acara Pengajian dan Dangdutan di Waktu yang Sama Adalah Cara Wali Kota Tegal Mencintai Warganya

23 Desember 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Alasan Orang Luar Jogja Lebih Cocok Kulineran Bakmi Jawa daripada Gudeg Mojok.co

Alasan Orang Luar Jogja Lebih Cocok Kulineran Bakmi Jawa daripada Gudeg

17 Januari 2026
5 Camilan Private Label Alfamart Harga di Bawah Rp20 Ribuan yang Layak Dibeli Mojok.co

5 Camilan Private Label Alfamart Harga di Bawah Rp20 Ribu yang Layak Dibeli 

13 Januari 2026
Hal yang Biasa Dijumpai di Temanggung, Daerah Lain Nggak Punya. Salah Satunya Pemandangan Jaran Kepang di Jalan

Hal yang Biasa Dijumpai di Temanggung, Daerah Lain Nggak Punya. Salah Satunya Pemandangan Jaran Kepang di Jalan

19 Januari 2026
5 Istilah di Solo yang Biking Orang Jogja seperti Saya Plonga-plongo Mojok.co

5 Istilah di Solo yang Biking Orang Jogja seperti Saya Plonga-plongo

15 Januari 2026
Terlahir sebagai Orang Tangerang Adalah Anugerah, sebab Saya Bisa Wisata Murah Tanpa Banyak Drama

Terlahir sebagai Orang Tangerang Adalah Anugerah, sebab Saya Bisa Wisata Murah Tanpa Banyak Drama

14 Januari 2026
Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Juga Pasar Minggu yang Nggak Kalah Seru

13 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?
  • Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.