Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Cek Kesehatan Gratis Saat Ultah, Satu-satunya Hal Baik dari Pemerintah Saat Ini

Rina Widowati oleh Rina Widowati
30 Maret 2025
A A
Cek Kesehatan Gratis Saat Ultah, Satu-satunya Hal Baik dari Pemerintah Mojok.co

Cek Kesehatan Gratis Saat Ultah, Satu-satunya Hal Baik dari Pemerintah (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Mencari-cari kebaikan yang diberikan pemerintah untuk rakyat di hari-hari ini sungguh sulit, seperti sedang mencari sebatang korek api di kegelapan. Tapi, di suatu pagi, “Good news, aku dapat cek kesehatan gratis kado ultah”, kata suami setelah menerima pesan dari Satu Sehat, aplikasi Kementerian Kesehatan. Buat yang belum tahu, Kementerian Kesehatan (Kemkes) pernah berjanji akan membuat program cek kesehatan gratis bagi masyarakat yang sedang berulang tahun.

Soal kesehatan memang sudah seharusnya menjadi prioritas utama setiap manusia, apalagi mereka dengan usia produktif yang setiap hari kerja keras bagai kuda. Siapa saja asal punya KTP dan sudah mengunduh aplikasi Satu Sehat bisa mendapatkan fasilitas cek kesehatan gratis di hari ultah. Eh, tapi sebelum mengunduh aplikasi Satu Sehat, lebih baik lanjutkan membaca tulisan ini.

Cek kesehatan gratis, kado dari pemerintah lewat Kementerian Kesehatan

Pacar ngasih kado di hari ulang tahun itu biasa, pemerintah ngasih kado ulang tahun buat kamu? Istimewa! Seperti sudah saya sebut sebelumnya, siapa saja asal WNI berhak mendapat kado ultah dari Kementerian Kesehatan berupa fasilitas cek kesehatan gratis.

Mengutip laman Sehat Negeriku milik Kemkes, cek kesehatan gratis  adalah bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang pernah dijanjikan Presiden Prabowo Subianto dan sudah dimulai pada tanggal 10 Februari 2025. Menkes Budi Gunadi mengatakan kalau program cek kesehatan gratis dapat diakses di seluruh puskesmas di Indonesia. Sejauh yang saya tahu, puskesmas di wilayah tempat tinggal saya, Surabaya, sudah melaksanakan program ini sejak hari pertama program ini dicanangkan oleh pemerintah pusat.

Program ini baru berjalan 10 Februari 2025, tapi jangan khawatir, mereka yang berulang tahun sebelum itu tetap bisa kok mendapatkan “kado” ini. Mereka diberi kesempatan untuk bisa melakukan cek kesehatan gratis hingga akhir April. Sementara yang lain, mereka yang berulang tahun setelah tanggal 10 Februari, diberi kesempatan hingga 30 hari atau sebulan setelah tanggal lahirnya untuk melakukan tes ini. 

Cara mendapatkan cek kesehatan gratis 

Laman Kemkes juga menyebutkan bagaimana cara mendapatkan kado ultah berupa cek kesehatan gratis. Yang pertama, seperti sudah saya sebut di awal, melalui aplikasi Satu Sehat. Di aplikasi tersebut kita bisa mencari puskesmas tujuan yang terdekat lalu mendaftar langsung lewat aplikasi. Oiya, jadwal cek kesehatan tidak harus dilakukan tepat saat hari ulang tahun, kamu bebas memilih tanggal sendiri, sesuaikan saja dengan jadwal kesibukanmu.

Karena kado ini untuk semua generasi, Kemkes juga menawarkan cara lain untuk lansia yang kurang paham dengan teknologi dan masyarakat di pelosok yang tidak punya akses internet, yaitu dengan langsung datang ke Puskesmas terdekat dengan membawa KTP dan KK. Ada cara lain yang lebih mudah yaitu menghubungi WhatsApp Chatbot 081110500567.

Kalau dari pengalaman suami saya, pesan otomatis dikirim oleh aplikasi Satu Sehat, mengingatkan untuk cek kesehatan gratis di hari ulang tahun. Cuma, ada yang sedikit bikin bingung, di laman Sehat Negeriku milik Kemkes menyebutkan kalau cek kesehatan gratis ini untuk semua usia, dari bayi baru lahir sampai masyarakat lanjut usia, tapi saat saya menanyakan ke Puskesmas, apakah keponakan saya yang usianya 10 tahun bisa dapat kado juga, petugas puskesmas menyebutkan kado ultah ini syaratnya pasien minimal berusia 17 tahun. Kalau memang tidak seperti kenyataan di lapangan, kenapa Kemkes berani menulis di lamannya: “Bagi seluruh masyarakat Indonesia, untuk bayi baru lahir, balita, dewasa maupun lansia” ya?

Baca Juga:

Konten tidak tersedia

Jangan lewatkan “kado” dari Kemkes

Judulnya cek kesehatan GRATIS kado ulang tahun, tapi kita sama-sama tahu kalau tidak ada yang gratis di negara ini. Ada uang pajak kita di setiap fasilitas kesehatan yang disediakan pemerintah. Jadi jangan sampai melewatkan hak yang sudah disediakan Kemkes untuk kita. Apalagi, pemeriksanaan kesehatan yang didapat tergolong lumayan lengkap lho. 

Asal tahu saja, cek kesehatan meliputi tes gula darah, kolesterol lengkap, tekanan darah, berat badan, mata, dan gigi. Ada juga pertanyaan seputar mental health, meskipun tidak mendalam. Khusus untuk lansia, mereka akan mendapat pemeriksaan medis EKG atau rekam jantung. Dari hasil tes itu, dokter puskesmas nanti akan memberikan saran-saran. Tentunya hasil yang didapatkan akan sia-sia kalau pada akhirnya kita tidak melanjutkan saran dokter. Itu mengapa lebih baik dengarkan baik-baik apa kata dokter demi hidup yang lebih sehat. 

Ada target yang harus dipenuhi puskesmas

Cek kesehatan gratis jadi program yang wajib dilaksanakan oleh seluruh puskesmas di Indonesia. Ini jelas bukan perkara mudah bagi nakes dan tenaga administrasi di puskesmas. Pekerjaan mereka akan bertambah seiring program ini berjalan. Namun, di puskesmas yang biasa saya datangi di kecamatan Kota Surabaya, pelayanannya sudah baik. Dilihat dari sistemnya memang sudah terbentuk, antreannya teratur, dan kerja nakesnya juga sat-set. Sistem yang teratur ini sudah saya rasakan bahkan sebelum masa pandemi Covid-19.

Sambil menunggu suami, saya berbincang dengan petugas di bagian pendaftaran pasien. Dari percakapan itu saya baru tahu kalau puskesmas tidak tutup saat istirahat makan siang. “Tetap buka mbak, gantian saja istirahatnya, kalau ditutup kasihan pasien nunggu lama”. Satu hal lagi yang baru saya tahu dari obrolan ini, yaitu soal target. Puskesmas di kecamatan tempat tinggal saya ditarget harus mendapatkan minimal 30 pasien per hari untuk program cek kesehatan gratis kado ulang tahun. Saya kurang tahu, soal target ini hanya berlaku di puskesmas wilayah Surabaya atau nasional. 

Kalau memang benar seluruh puskesmas dituntut mencapai target jumlah pasien, ini bisa jadi alasan lain yang menguatkan kita untuk mengambil jatah cek kesehatan saat ulang tahun. Hitung-hitung, kita bantu meringankan kerja puskesmas yang dikejar target.

Selain itu, “kado” ini memang adalah hak kita yang sudah rajin membayar pajak. Sangat sayang rasanya kalau kita melewatkannya begitu saja. Mumpung pajak kita digunakan untuk jadi program yang baik, ayo kita memanfaatkannya dengan maksimal supaya tidak tiba-tiba dihapuskan.

Penulis: Rina Widowati
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Komentar Jelek Pejabat Bikin Hidup Orang Indonesia Tambah Suram

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 Mei 2025 oleh

Tags: cek gratiscek kesehatancek kesehatan gratis
Rina Widowati

Rina Widowati

Ibu rumah tangga, mantan pengajar di sekolah swasta yang masih mengamati dunia pendidikan. Pedagang yang peduli soal isu sosial dan politik. Hobi naik gunung dan bercita-cita mendaki ke Cartenz.

ArtikelTerkait

Konten tidak tersedia
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tol Trans Sumatera Kayu Agung–Palembang Bikin Istigfar: Jalan Berlubang, Licin, Minim Penerangan Padahal Tarif Mahal, Bukan Bebas Hambatan Malah Jadi Terhambat

Tol Trans Sumatera Kayu Agung–Palembang Bikin Istigfar: Jalan Berlubang, Licin, Minim Penerangan padahal Tarif Mahal~

30 Januari 2026
3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura Mojok.co

3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura

4 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026
Mie Ayam Bikin Saya Bersyukur Lahir di Malang, bukan Jogja (Unsplash)

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

2 Februari 2026
Di Lidah Orang Jawa, Kuliner Madura Enak Kecuali yang dari Sumenep MOjok.co

Di Lidah Orang Jawa, Kuliner Madura Enak Kecuali yang dari Sumenep

30 Januari 2026
Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam
  • Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat
  • Sriwijaya FC, Tim Bola “Mainan” Politisi yang Dikelola seperti Toko Kelontong, Tapi Saya Tak Malu Pernah “Dibaptis” Jadi Fansnya
  • Perjuangan Ojol sambil Kuliah: Pernah Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan, Kini Lulus Jadi Sarjana Hukum UGM

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.