Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Loker

Cari Muka Adalah Persoalan yang Menyebalkan Sekaligus Rumit di Dunia Kerja

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
14 Mei 2021
A A
cari muka di dunia kerja Kena Tipu Interview Kerja Bikin Saya Menyadari Tak Ada yang Abadi di Dunia Ini Terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu yang lewat, saya bersama beberapa teman semasa kuliah yang sudah bekerja di berbagai perusahaan, bertemu untuk sekadar reuni kecil-kecilan. Kami berbincang tentang banyak hal, utamanya brainstorming soal ruang lingkup pekerjaan. Sebagian di antara kami sama-sama bekerja sebagai HRD. Sebagian lainnya ada yang bekerja sebagai customer service dan marketing.

Perbincangan ngalor-ngidul tentang pekerjaan pun akhirnya mengerucut kepada satu pembahasan yang membikin kami sama-sama antusias dalam bercerita sekaligus mendengarkan satu sama lain. Yakni, tentang rekan kerja yang hobi menjilat atau cari muka kepada para atasan atau orang yang punya pengaruh cukup besar di suatu perusahaan dengan posisi/jabatan yang bukan kaleng-kaleng.

Sebelum bercerita lebih jauh, mohon jangan mengartikan kata menjilat atau cari muka secara harafiah. Tentu saja dua kata tersebut hanya sebuah kiasan atau istilah bagi seseorang yang punya penyampaian halus untuk mencapai suatu tujuan pribadi. Nggak jarang, trik ini juga seringkali digunakan oleh sebagian orang untuk menjatuhkan atau membuat seseorang yang tidak disukai diberi penilaian buruk atau didepak dari posisinya.

Menurut KBBI sendiri, menjilat diartikan sebagai berbuat sesuatu supaya mendapat pujian. Istilah ini biasa dikenal juga dengan cari muka.

Curhatan dari beberapa teman mengenai rekan kerja mereka yang hobi cari muka di kantor masing-masing berlanjut. Mereka terlihat sangat mangkel saat bercerita. Sesekali mereka mengungkapkan kekesalan dengan menyelipkan kata “anjing”, “bangsat”, dan sebangsanya, karena saking mangkelnya. Di waktu yang bersamaan, sebagai teman yang baik, saya menyimak sekaligus menjadi pendengar yang siap untuk memberi saran jika diperlukan.

Mereka bercerita, meski berbagai cara yang dilakukan oleh rekan kerjanya dalam cari muka terbilang template, tetap saja selalu bikin mangkel setengah mampus. Bikin jijik. Kalian boleh sambil membayangkan beberapa situasi ini yang, mungkin juga terbilang familiar dan kerap terjadi di lingkungan kerja masing-masing.

Pertama, rekan kerja yang terlihat malas-malasan saat nggak ada bos di kantor, begitu ada bos semangatnya naudzubillah setan. Belum lagi sok-sokan mengerjakan beberapa kerjaan yang sudah menjadi deskripsi pekerjaan kita. Jika bos tidak ada di kantor, kelakuannya balik malas-malasan lagi. Cara ini bisa dikategorikan sebagai cari muka aktif-pasif.

Kedua, rekan kerja yang terbilang sangat aktif cari muka secara gamblang dan blak-blakan. Caranya pun bisa dilakukan secara frontal sekaligus serampangan, tanpa mempedulikan perasaan rekan kerja lainnya. Terpenting, tujuan pribadinya tercapai dan/atau rekan kerja yang tidak disukai kena sialnya.

Baca Juga:

5 Dosa Jurusan Ekonomi yang Bikin Lulusannya Kagok di Dunia Kerja

3 Istilah dalam Dunia Kerja yang Patut Diwaspadai karena Punya Makna Berbeda dari Pikiran Karyawan

Cara kedua seringkali menghasilkan konflik antar karyawan—bisa dari divisi yang sama atau berbeda. Lantaran, menyampaikan tutur kata yang kurang menyenangkan atau selalu mengiyakan apa yang disampaikan Atasan. Juga mendekati atasan dengan cara yang tidak fair.

Setelah mendengarkan cerita tentang karyawan yang hobi cari muka dari beberapa teman, tidak menjadikan saya langsung mendukung atau menghakimi salah satu pihak saja. Sebab, bagi saya, rasanya kurang lengkap jika belum mendengar penjelasan dari kedua belah pihak perkara cari muka ini.

Saya dan beberapa teman yang juga bekerja sebagai HRD hanya saling mengangguk dan menengok, karena cukup memahami persoalan yang cukup pelik ini. Penyelesaiannya pun antara gampang dan susah. Dibilang gampang, tapi seringkali masalahnya tergolong abu-abu, antara personal dan profesional. Mau dibilang susah, ya memang. Penyelesaiannya pun tak jarang harus melibatkan pertemuan antara kedua belah pihak yang bermasalah, dengan tim HRD sebagai mediatornya, agar bisa didiskusikan sumber dan inti persoalannya.

Sulit dimungkiri bahwa, cari muka adalah sesuatu yang cukup menyebalkan. Baik dari sisi karyawan maupun HRD. Sebab, persoalan seperti ini termasuk cerita lama yang sulit dihindari, dikontrol, sekaligus dicegah di ruang lingkup pekerjaan, di beberapa perusahaan. Lantaran, cukup sulit menentukan dan/atau mengkategorikan, apakah kalimat atau sesuatu yang dilakukan oleh karyawan terbilang cari muka atau bukan. Jika keliru dalam menganalisa, yang ada malah hanya menyisakan kesan suudzon.

Pada akhirnya, saya coba memberi saran kepada beberapa teman yang merasa mangkel karena rekan kerja yang mereka anggap punya hobi ini.

“Ya, sudah. Toh, kita nggak bisa mengatur orang lain untuk berbuat atau sepemikiran sama kita. Tetap kerja secara profesional aja. Lagian, kalian nggak perlu ikut-ikutan cari muka. Buat apa? Memangnya, muka kalian hilang, mau dicari segala?” Kata saya coba menenangkan sekaligus menghibur mereka yang, terlihat malah semakin mangkel mendengar saran tersebut.

BACA JUGA Suka Duka Jasa Pembuat CV dan Surat Lamaran Kerja: Nggak Lolos Seleksi Dicerca, Giliran Sukses Dianggap Biasa dan artikel Seto Wicaksono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 16 November 2021 oleh

Tags: cari mukadunia kerjaEtikaprofesionalitas
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

Anggapan LinkedIn Sosmed Toxic Hanyalah Kedok bagi Mereka yang Nggak Siap Menghadapi Dunia Profesional Mojok.co

Anggapan LinkedIn Sosmed Toxic Hanyalah Kedok bagi Mereka yang Nggak Siap Menghadapi Dunia Profesional

8 Agustus 2024
Perihal Dangdut Koplo Cover Lagu Orang: Apa Saja Batasannya dan Bagaimana Etikanya?

Perihal Dangdut Koplo Cover Lagu: Apa Saja Batasannya dan Bagaimana Etikanya?

25 Januari 2023
Cerita Lulusan SMK yang Sempat Frustasi karena Sulit Mencari Kerja, tapi Pantang Menyerah dan Berhasil Membangun Bisnis Online Mojok.co

Cerita Lulusan SMK yang Sempat Frustasi karena Sulit Mencari Kerja, tapi Pantang Menyerah dan Berhasil Membangun Bisnis Online

1 September 2024
Faktanya, Kuliah S2 Bukan Berarti Bakal Lancar Dapat Kerjaan, Dunia Kerja Beneran Nggak Peduli Ijazah! lulusan s2 ugm lulusan ugm

Lulusan S2 UGM atau Tidak, Semua Bakal Kesulitan Bertahan Hidup di Jogja kalau Tidak Punya Strateginya

18 Januari 2025
13 Istilah Dunia Kerja yang Wajib Diketahui Pekerja agar Tidak Dicurangi Perusahaan Mojok.co

13 Istilah Dunia Kerja yang Wajib Diketahui Pekerja agar Tidak Dicurangi Perusahaan

17 Desember 2023
5 Alasan Orang Jepang Betah Kerja di Indonesia Terminal Mojok

5 Alasan Orang Jepang Betah Kerja di Indonesia

22 Desember 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026
Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali Mojok.co

Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali

6 Februari 2026
Es Teh Jumbo Cuan, tapi Jualan Gorengan Bikin Saya Bisa Kuliah (Unsplash)

Bisnis Kecil Seperti Gorengan dan Es Teh Jumbo Dipandang Remeh Nggak Bakal Cuan, Padahal Berkat Jualan Gorengan Saya Bisa Kuliah

2 Februari 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi

6 Februari 2026
Jatiwaringin Bekasi, Daerah Seribu Galian yang Nggak Tahu Kapan Kelarnya. Warga di Sini Punya Kesabaran Tingkat Tinggi bekasi jogja

Setahun Hidup di Jogja Bikin Saya Rindu Jalan Berlubang di Bekasi

6 Februari 2026
Oleh-Oleh Khas Wonosobo yang Sebaiknya Kalian Pikir Ulang Sebelum Membelinya Mojok.co

Wonosobo Memang Cocok untuk Berlibur, tapi untuk Tinggal, Lebih Baik Skip

3 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • BPMP Sumsel Bangun Ekosistem Pendidikan Inklusif Melalui Festival Pendidikan
  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.