Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

Cara Karakter Hometown Cha-cha-cha Tuntaskan Masalah dan Bertumbuh

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
18 Oktober 2021
A A
Cara Karakter Hometown Cha-cha-cha Tuntaskan Masalah dan Bertumbuh terminal mojok.co

Cara Karakter Hometown Cha-cha-cha Tuntaskan Masalah dan Bertumbuh terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Akhir pekan kemarin para penonton drama Korea Hometown Cha-cha-cha merasa hampa sekaligus tercerahkan. Sebentar lagi akan ada banyak orang yang mengeluhkan perasaan gagal move on karena ditinggal oleh Hometown Cha-cha-cha yang kebetulan sudah memasuki tahap akhir. Tapi sisi baiknya, tersingkap berbagai misteri yang selama ini bikin pemirsa menebak-nebak sampai membuat teori dan cocoklogi mereka sendiri.

Di akhir penayangannya, resolusi konflik para tokoh Hometown Cha-cha-cha sudah mulai tampak. Para tokoh yang sebelumnya memiliki masalah sudah mulai menyelesaikannya. Di episode ke-15, kita dapat menyaksikan bagaimana pertumbuhan para karakter dalam kisah ini. Para tokoh berikut akhirnya mencapai garis finish penyelesaian konflik yang selama ini mereka pikul.

#1 Hong Du Shik

Selama ini penonton selalu dibuat penasaran alasan di balik mimpi buruk yang selalu Du Shik alami tiap malam, juga dengan rutinitas Du Shik ke Seoul untuk bertemu psikiater. Di episode 15, teka-teki ini sedikit demi sedikit terungkap.

Rupanya Du Shik memiliki trauma masa lalu yang membuatnya harus melalui hari-hari yang cukup pahit. Peristiwa di masa lalu yang sangat mengguncangnya membuat Du Shik hidup penuh penderitaan.

Du Shik pernah mengalami fase berat ketika dia menjadi seorang manajer investasi. Anjloknya harga saham yang mengakibatkan Kim Gi Hun, seorang investor sekaligus satpam di tempat Du Shik bekerja, mengalami kerugian besar dan mencoba menghilangkan nyawanya sendiri. Du Shik merasa bahwa dia bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

Selain itu, senior sekaligus teman terdekat Du Shik pun meninggal ketika dia berupaya mengantarkan Du Shik untuk menemui Kim Gi Hun. Setelah kejadian tersebut, Du Shik pun disalahkan dan dianggap sebagai kambing hitam. Akibatnya, Du Shik hidup dalam penyesalan.

Dia terus menerus berandai-andai jika pada waktu itu dia mengambil keputusan yang berbeda. Du Shik bahkan sempat berupaya untuk bunuh diri. Namun berkat sokongan dan kasih sayang dari Bu Gamri, warga Gongjin, dan Yoon Hye Jin, Du Shik dapat sedikit demi sedikit berdamai dengan masa lalunya.

Momen ketika Du Shik sanggup menumpahkan segala hal berat yang selama ini ia rasakan jadi salah satu kunci. Ia telah siap menghadapi ketakutan-ketakutannya dengan bertemu mereka yang selama ini paling dihindari.

Baca Juga:

Alasan Orang Lamongan Lebih Sering Healing ke Tuban daripada Gresik

Lupakan Kursi Besi Indomaret, Orang Jogja Punya Ringroad untuk Meratapi Nasib

#2 Kim Do Ha

Karakter Kim Do Ha dalam drakor ini memang kelihatannya nggak memegang peran kunci, tapi rupanya dia memiliki sangkut paut dengan Du Shik. Do Ha adalah putra Kim Gi Hun. Selama ini Do Ha menjalani hidup yang penuh dengan beban pikiran karena ayahnya menjadi sakit-sakitan setelah mencoba mengakhiri hidup.

Do Ha sempat merasa bahwa kejadian yang menimpa keluarganya sangatlah nggak adil. Setelah mengetahui bahwa orang yang selama ini memperhatikannya layaknya adik sendiri adalah “pelaku” yang selama ini dicarinya, Do Ha lantas melampiaskan semua kemarahan yang selama ini dipendam. 

Finalnya, Do Ha menemui Du Shik di rumahnya. Rupanya, Do Ha sebenarnya menyadari bahwa peristiwa bangkrutnya keluarga dan kejadian yang sudah melibatkan ayahnya bukan salah Du Shik. Diakui oleh Do Ha sendiri bahwa dia memerlukan seseorang untuk disalahkan. Do Ha cuma pengin melepaskan semua rasa frustrasi dan tekanan yang dialaminya.

#3 Ji Seon A

Masih mengenai karakter yang awalnya saya kira nggak memiliki andil yang besar dalam cerita, Ji Seon A ini ternyata memiliki hubungan dengan Du Shik, bahkan dengan Ji Seong Hyeon. Ji Seon A ini merupakan istri dari Park Jeong Woo, senior Du Shik yang meninggal dalam kecelakaan lalu lintas.

Selepas kepergian Jeong Woo, Seon A sempat merasa hampa. Dia beranggapan bahwa dirinya nggak bisa hidup tanpa Jeong Woo. Sama seperti Do Ha, Seon A pun menyalahkan Du Shik sebagai orang yang bertanggung jawab atas kematian orang yang paling disayanginya tersebut. Seon A pun sempat berharap Du Shik lah yang mati menggantikan Jeong Woo.

Seiring waktu berjalan, Seon A sudah mampu untuk menghadapi kenyataan. Seperti yang diceritakannya, dia mampu melanjutkan hidup berkat Ha Rang, putranya dengan Jeong Woo. Seon A yang sempat membenci Du Shik kini mulai memaafkannya. Seon A bahkan meminta Du Shik untuk nggak menyalahkan diri sendiri. Syukurlah, mereka sudah nggak musuhan lagi.

#4 Yoon Hye Jin

Sebenarnya, konflik antara Hye Jin dengan orang tuanya dan proses penyembuhan lukanya sudah berakhir di pertengahan episode. Tapi kisah Hye Jin ini juga patut kita simak karena proses yang memakan waktu cukup lama ini akhirnya bisa dibereskan.

Yoon Hye Jin kehilangan ibunya ketika dia masih seusia anak SD. Ketika dia sedang berkabung dan merasa kesepian, ayahnya pun sama berdukanya seperti dirinya, bahkan lebih parah. Hye Jin pun mau nggak mau harus menjadi dewasa lebih cepat. Namun, dalam hatinya, Hye Jin masih tetap merindukan sosok ibunya.

Ketika Hye Jin masih dalam upaya menyembuhkan luka akan kehilangan, ayahnya memutuskan untuk menikah lagi. Pada waktu itu Hye Jin menolak untuk menerima fakta bahwa ayahnya sudah “melupakan” ibunya yang ditandai dengan kehadiran kekasih baru. Hye Jin kemudian kabur ke Gongjin, tempat di mana dia menghabiskan waktu terakhir kali dengan ibunya.

Hingga Hye Jin dewasa, dia masih canggung berada di dekat ibu sambungnya. Bahkan di beberapa adegan, Hye Jin kadangkala menunjukkan sikap bahwa memiliki ibu tiri adalah sebuah anomali dan keanehan. Untungnya, Hye Jin dan ibu sambungnya saling membuka diri. Meski belum sepenuhnya dekat, seenggaknya Hye Jin sudah mulai menerima kehadiran seorang ibu sambung dalam hidupnya.

Dari drama Hometown Cha-cha-cha, kita bisa menyaksikan bagaimana para tokoh berdamai, bergerak menuju sebuah penerimaan, dan menyelesaikan persoalan dalam hidup mereka. Setiap karakter sama-sama bertumbuh seiring dengan perguliran cerita. Bisa dibilang drama ini disebut healing drama bukan tanpa alasan, kan?

Sumber Gambar: Akun Instagram TVN Drama

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 18 Oktober 2021 oleh

Tags: healingHometown Cha-cha-charesolusi konflik
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

Lupakan Kursi Besi Indomaret, Orang Jogja Punya Ringroad untuk Meratapi Nasib Mojok.co

Lupakan Kursi Besi Indomaret, Orang Jogja Punya Ringroad untuk Meratapi Nasib

30 September 2025
Pergi ke Dieng Saat Weekend Adalah Ide yang Buruk, Niat Healing Berakhir Sinting wonosobo

Pergi ke Dieng Saat Weekend Adalah Ide yang Buruk, Niat Healing Berakhir Sinting

10 Juli 2024
4 Kemiripan Our Beloved Summer dengan Drakor Fenomenal Hometown Cha-cha-cha terminal mojok

4 Kemiripan Our Beloved Summer dengan Drakor Fenomenal Hometown Cha-cha-cha

1 Januari 2022
Alasan Orang Lamongan Lebih Sering Healing ke Tuban daripada Gresik

Alasan Orang Lamongan Lebih Sering Healing ke Tuban daripada Gresik

9 Desember 2025
Healing ala PNS Acaranya Gitu-gitu Aja, Nggak Pernah Berubah

Healing ala PNS Acaranya Gitu-gitu Aja, Nggak Pernah Berubah

18 Maret 2023
Jalan Sarjono Ambarawa, Jalan Terindah Se-Jawa Tengah yang Bisa Jadi Tempat Healing Gratis Mojok.co

Jalan Sarjono Ambarawa, Jalan Terindah Se-Jawa Tengah yang Bisa Jadi Tempat Healing Gratis

3 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Bandung dari Kacamata Orang Lokal, Nggak Kalah dari Kampus Negeri Mojok.co PTN

Tradisi Tahunan Datang, Sekolah Kembali Sibuk Merayakan Siswa Lolos PTN, sementara yang Lain Cuma Remah-remah

23 April 2026
Dear Pemerintah Banyuwangi, Membatasi Jam Operasional Ritel Modern Itu Justru Mematikan Wisata Banyuwangi

Dear Pemerintah Banyuwangi, Membatasi Jam Operasional Ritel Modern Itu Justru Mematikan Wisata Banyuwangi

22 April 2026
Banyumas yang Semakin Maju Bikin Warga Cilacap Iri

Guyonan “Banyumas Ditinggal Ngangenin, Ditunggoni Ra Sugih-sugih” Adalah Fakta Buruk yang Dipaksa Lucu

27 April 2026
Film Horor “Songko” Memberi Kesegaran yang Menakutkan (Unsplash)

Film Horor “Songko” Memberi Kesegaran yang Menakutkan dari Cerita Rakyat Minahasa dan Membebaskan Kita dari Kebosanan Horor Jawa

23 April 2026
Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co pasar rebo

Derita Orang Pasar Rebo, Jauh dari Jakarta Bagian Mana pun, Malah Lebih Dekat ke Depok!

22 April 2026
Derita Gen Z Bernama Sri- Sering Dikira Bibi Kantin dan Pembantu (Unsplash)

Derita Gen Z Punya Nama Sri yang Sering Dikira Bibi Kantin dan Pembantu

21 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman
  • Alifa Moslem Babypreneur Daycare Jadi Penyelamat Orang Tua yang Harus Kerja dan Jogja yang Minim Ruang Bermain Anak
  • Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka
  • 4 Jurusan Kuliah yang Kerap Disepelekan tapi Jangan Dihapus, Masih Relevan dan Dibutuhkan di Bisnis Rezim Manapun
  • UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang
  • Anak Usia 30-an Tak Ingin FOMO Pakai FreshCare, Setia Pakai Minyak Angin Cap Lang meski Diejek “Bau Lansia”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.