Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Canva, Unsplash, dan Remove.bg Adalah Kombinasi Maut Bikin Desain buat Pemula

Riyanto oleh Riyanto
5 November 2020
A A
Canva, Unsplash, dan Remove.bg Adalah Kombinasi Maut Bikin Desain buat Pemula terminal mojok.co

Canva, Unsplash, dan Remove.bg Adalah Kombinasi Maut Bikin Desain buat Pemula terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Bagi orang yang nggak bisa desain, pasti asing banget dalam menggunakan Corel Draw, Photoshop, atau AI. Pasalnya, urusan desain bisa memanfaatkan Canva yang super gampang itu. Tinggal tentuin mau seperti apa desainnya, nyari-nyari materi gambar pendukung yang free copyright, terus mulai deh tempel sana tempel sini di Canva.

Tinggal buka Canva untuk mencari layout yang sesuai dengan ide desain kita. Tentukan warna-warna dasar dan font apa yang mau digunain. Setelah itu, tinggal unggah materi gambar yang akan kita masukkan ke desain. Kenapa kudu punya materi gambar? Ya, itu memang perlu.

Untuk mendesain apa pun itu, tentu saja kita butuh materi gambarnya dulu, dong. Dan materi gambar itu kudu dipilih dengan cermat agar nggak menimbulkan permasalahan dengan pihak lain. Menggunakan gambar yang berpotensi memiliki copyright sangat rentan terhadap konflik, makanya asal comot di Google sangat nggak disarankan.

Oleh karena itu, membuka situs penyedia foto bebas copyright bisa banget buat dilakuin. Ada banyak banget situs begituan. Namun, yang paling simpel dan banyak stok fotonya paling hanya beberapa. Saya akrab dengan Pexels dan Unsplash. Dua situs itu menjadi andalan saya buat nyari gambar yang bebas copyright. Saat ini sih saya lebih condong ke Unsplash karena tampilannya lebih menarik. Baru kalau nggak ada di Unsplash, saya buka Pexels dan nyari-nyari gambar yang saya inginkan. Urusan materi desain kelar, sekarang waktunya buat mulai mendesain.

Permasalahannya tinggal satu, kita nggak bisa menghapus background dari gambar yang pengin kita gunain di Canva. Canva menyediakan fitur menghilangkan background, tetapi fitur itu hanya aktif jika kita menggunakan Canva pro yang kudu bayar. Kalau ide desainnya nggak mengharuskan menghapus background materi gambar, sih, nggak bakal repot, ya. Misal cuma mau dikasih bingkai kotak, lingkaran, segitiga, atau bintang-bintang sekalian.

Akan tetapi, kalau emang kudu menghapus background, maka bakal repot banget. Kalau mau telaten, sih, download aplikasi penghapus background, terus manual nyingkirin background dengan risiko nggak rapi di bagian tepi objeknya. Kalau emang udah jago banget sih nggak masalah. Namun, kalau ternyata skill menghapus background secara manual jelek banget kayak saya ini, maka mengakses situs Remove.bg adalah jalan keluarnya.

Di Remove.bg, kita tinggal mengunggah gambar yang sudah kita dapat, atau meletakkan link dari gambar yang pengin kita hapus backgroundnya. Lalu, biarkan Remove.bg meneruskan sisa pekerjaannya. Secara otomatis gambar yang kita unggah bakal terhapus backgroundnya, dan kita tinggal unduh gambarnya dan ditaruh di Canva.

Akan tetapi, bukannya tanpa masalah juga. Untuk versi gratisan, Remove.bg pasti ngubah resolusi gambar menjadi lebih rendah, jadinya gambar yang sudah dihapus backgroundnya bakal ngeblur kalau kita gedein pol-polan. Masalah lainnya, kadang Remove.bg nggak bisa mendeteksi bagian mana yang menjadi background dari gambar. Biasanya kalau gambar kita itu rame, maka backgroundnya nggak bisa dideteksi.

Baca Juga:

4 Kesulitan Mendesain di Canva, Aplikasi Desain yang Sering Diremehkan Tinggal Tempel

Motor Honda ADV 160: Bobot Berat, Desain Aneh, Ini Motor Bagusnya di Mana sih?

Masalah yang lain, kalau bagian subjek itu warnanya mirip sama background, bagian itu juga ikut terhapus. Saya pernah mencoba menghapus background foto mbak-mbak dengan kaos putih. Kebetulan background si mbak-mbak juga rada-rada putih. Jadinya ya background berhasil hilang, begitu juga bagian perut dari mbak-mbak di foto itu.

Untungnya, untuk masalah subjek yang ikut terhapus itu, kita bisa ngedit dikit-dikit buat restore gambar aslinya. Remove.bg menyediakan pengeditan manual dan itu sangat membantu buat balikin bagian yang nggak sengaja kehapus, atau menghapus bagian-bagian yang nggak ikut terhapus di background.

Nah, setelah urusan menghapus background kelar, waktunya buat lanjut ke Canva. Unggah semua materi di lembar kerja, tempel sana tempel sini, atur-atur posisi, tambahin efek-efek kece badai, dan setelah selesai mendesain tinggal unduh gambar.

Iya, mendesain menjadi sesimpel itu. Pokoknya kombinasi dari Canva, Unsplash, dan Remove.bg adalah yang terbaik untuk memudahkan amatiran di dunia desain kayak saya, supaya bisa bikin desain yang lumayan bagus. Kombinasi yang bisa mengalahkan kedahsyatan mereka barangkali hanya duet maut Shopee dan M-Banking. Walah, itu sih duet maut di bidang menggerus duit.

BACA JUGA Canva: Dibenci Desainer, Dipuja Masyarakat yang Nggak Ngerti Desain dan tulisan Riyanto lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 3 November 2020 oleh

Tags: canvadesainunsplash
Riyanto

Riyanto

Juru ketik di beberapa media. Orang yang susah tidur.

ArtikelTerkait

Bermula pada 1976, dan Bertahan Hingga Kini dan Seterusnya: Melihat Perjalanan Panjang Djarum 76, Rokok Penuh Sejarah dari Desainnya yang Berganti Tiap Era

Bermula pada 1976, dan Bertahan Hingga Kini dan Seterusnya: Melihat Perjalanan Panjang Djarum 76, Rokok Penuh Sejarah dari Desain Bungkusnya yang Berganti Tiap Era

3 September 2023
4 Keuntungan Menggunakan Canva yang Perlu Kamu Ketahui Terminal Mojok

4 Keuntungan Menggunakan Canva yang Perlu Kamu Ketahui

24 Januari 2022
canva desain grafis etis aplikasi editing mojok

Betapa Gelinya Mendengar Bacotan Orang yang Sewot sama Canva

4 Oktober 2020
8 Tips untuk Mahasiswa DKV agar Survive dalam Menjalani Perkuliahan

8 Tips untuk Mahasiswa DKV agar Survive dalam Menjalani Perkuliahan

4 Oktober 2023
10 Ciri Kamar Mandi Ideal, Bikin Penggunanya Bahagia Terminal Mojok

10 Ciri Kamar Mandi Ideal, Bikin Penggunanya Bahagia

25 Oktober 2022
Mempertanyakan Kebiasaan Peluk Bantal Guling Orang Indonesia Saat Tidur Terminal mojok

Desain Interior Ruang Rapat Paripurna MPR/DPR RI Bikin Gagal Fokus, Pantes Anggotanya Sering Tidur

17 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

KA Sri Tanjung, Juru Selamat yang Bikin Menderita para Pekerja (Wikimedia Commons)

KA Sri Tanjung Adalah Juru Selamat Bagi Kaum Pekerja: Tiketnya Murah dan Nyaman tapi Bikin Menderita karena Sangat Lambat

18 Maret 2026
KlikBCA, Layanan Internet Banking Terbaik yang Perlu Dikritisi (Unsplash)

KlikBCA, Layanan Internet Banking Terbaik yang Perlu Dikritisi

17 Maret 2026
Suzuki Splash, City Car Bakoh yang Cocok Disiksa di Jalanan Macet Mojok.co

Suzuki Splash, City Car Bakoh yang Cocok Disiksa di Jalanan Macet

14 Maret 2026
Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co

Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini

19 Maret 2026
7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa (Unsplash)

7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa, Jangan Dibeli daripada Kamu Kecewa dan Menderita

13 Maret 2026
Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

Ironi UNNES Semarang: Kampus Konservasi, tapi Kena Banjir Akibat Pembangunan yang Nggak Masuk Akal

18 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Program Mudik Gratis Mengobati Rindu Para Perantau yang Merasa “Kalah” dengan Dompet, Kerja Bagai Kuda tapi Nggak Kaya-kaya
  • Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi
  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Terlalu Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa
  • Kerja di Jakarta dengan Gaji Nanggung 8 Juta Adalah “Bunuh Diri” Paling Dicari karena Menetap di Kampung Bakal Tetap Nganggur dan Miskin
  • Getol Kuliah Peternakan Sejak Sarjana hingga S3 di Luar Negeri, Kini Bantu Para Gembala di Kupang Jadi Kaya 

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.