Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Pertama Kali ke Candi Umbul Magelang Berujung Kecewa karena Merasa Dibohongi. Katanya Candi, tapi Nggak Ada Bangunan Candinya

Selia Dwi Amara oleh Selia Dwi Amara
26 Juni 2025
A A
Pertama Kali ke Candi Umbul Magelang Berujung Kecewa karena Merasa Dibohongi. Katanya Candi, tapi Nggak Ada Bangunan Candinya

Pertama Kali ke Candi Umbul Magelang Berujung Kecewa karena Merasa Dibohongi. Katanya Candi, tapi Nggak Ada Bangunan Candinya (Igho via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Magelang dikenal dengan berbagai peninggalan budayanya, salah satunya Candi Umbul. Lokasi Candi Umbul sendiri berada di Desa Kartoharjo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang. Jaraknya sekitar 18 kilometer atau 30 menit dari Alun-Alun Kota Magelang.

Ketika mendengar nama Candi Umbul, yang tebersit di pikiran kalian pasti candi ini memiliki bangunan megah layaknya Candi Borobudur, kan? Saya pun demikian. Sayangnya, saya malah kecewa ketika berkunjung ke sana untuk pertama kalinya.

Kecewa karena tak menemukan “candi” di Candi Umbul Magelang

Sebagai orang yang waktu itu baru pindah ke Magelang, tentu saya cukup tertarik untuk mengeksplorasi wisata di sini. Terlebih saya belum pernah mengunjungi destinasi wisata mana pun di Magelang sebelumnya. Yang ada hanyalah imajinasi liar dari dalam pikiran saya tanpa tahu fakta sebenarnya. Inilah yang membuat saya kecewa saat berkunjung ke Candi Umbul untuk pertama kalinya.

Waktu itu saya belum aktif main media sosial seperti Instagram. Bahkan TikTok belum sepopuler sekarang. Makanya saya nggak tahu bagaimana kondisi tempat wisata yang menjadi tujuan.

Itulah mengapa begitu memasuki area Candi Umbul Magelang, saya sempat bergumam, “Katanya Candi Umbul, tapi mana candinya?” Saya mencoba melihat-lihat sekitar lokasi, tapi bangunan megah ala candi itu nihil ditemukan. Seolah-olah telah ditelan bumi.

Akan tetapi misteri itu baru terpecahkan ketika fakta terungkap. Menurut salah satu anggota Balai Pelestarian Cagar Budaya, Iswanto, bangunan “candi” pada Candi Umbul hanya menyisakan puing-puingnya usai dilanda banjir bandang akibat letusan Gunung Merapi pada tahun 1006. Sehingga candi peninggalan era Dinasti Syailendra dari Kerajaan Mataram Kuno pada tahun 800-850 M atau abad ke-8 sampai 9 ini tak lagi memiliki struktur bangunannya.

Hanya ada tumpukan bebatuan candi yang terletak di sisi kolam. Itu pun sebagian batu sudah hilang akibat ulah tangan yang tak bertanggung jawab.

Pemandian air hangat yang tak pernah kering

Meski cukup kecewa, saya tetap bisa menikmati dua kolam pemandian air hangat di Candi Umbul Magelang. Konon, kolam pemandian ini tak pernah mengering sekalipun musim kemarau datang. Selain itu, katanya, kandungan nol koma sekian persen belerang pada air hangat Candi Umbul mampu menyembuhkan berbagai permasalahan kulit. Tetapi tentu pernyataan ini perlu penelitian lebih lanjut.

Baca Juga:

5 Makanan Khas Magelang yang Paling Direkomendasikan untuk Pendatang, Dijamin Nggak Bikin Kecewa

Nasi Godog Magelang, Makanan Aneh yang Nggak Ramah di Lidah Pendatang

Akhirnya ketika berada di sana, saya tak hanya mempelajari sisi sejarah Candi Umbul. Saya juga bisa merasakan manfaat air hangatnya, khususnya untuk merelaksasi tubuh yang pegal. Pemandangan di sana pun boleh dibilang indah karena lokasinya terletak di kaki gunung. Kita bisa melihat panorama Gunung Andong, Telomoyo, bahkan Merbabu saat cuaca cerah.

Beberapa tahun setelah kunjungan pertama saya ke Candi Umbul Magelang, tak jauh dari lokasi wisata ada pasar pagi yang diadakan tiap minggu. Pasar pagi ini menampilkan tari tradisional jathilan, wisata kuliner, serta wahana permainan anak. Akhirnya ketika kembali lagi berlibur bersama keluarga ke sana, saya bisa mendatangi dua destinasi sekaligus.

Tips wisata biar nggak kena zonk

Berwisata ke Candi Umbul Magelang membuat saya belajar satu hal. Bahwa ekspektasi tak selalu sesuai realitas. Inilah mengapa penting sekali untuk melakukan pengecekan terlebih dulu melalui berbagai platform media sosial.

Terlebih saat ini penggunaan medsos kian masif di kalangan masyarakat. Katanya sih biar nggak ketinggalan zaman. Namun bila merasa informasi di medsos atau platform lainnya belum memuaskan, tak ada salahnya bertanya pada masyarakat lokal atau orang yang pernah berkunjung sebelumnya.

Hal ini penting dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan. Pengalaman saya berkunjung ke Candi Umbul Magelang adalah contoh kecilnya saja. Jangan sampai sudah jauh-jauh datang ke tempat wisata, eh, tapi malah merasa dibohongi dan berakhir dengan kekecewaan.

Penulis: Selia Dwi Amara
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Aturan Tidak Tertulis Candi Borobudur Magelang yang Perlu Dipahami Pengunjung.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 26 Juni 2025 oleh

Tags: candi umbul magelangmagelangtempat wisata magelangwisata magelang
Selia Dwi Amara

Selia Dwi Amara

Halo, aku Selia Dwi Amara, penulis yang suka mengulas hal-hal tentang kearifan lokal mulai dari kuliner, wisata, sejarah, seni budaya, dan masih banyak lagi.

ArtikelTerkait

3 Kuliner Magelang yang Layak Dikenal Orang Banyak selain Kupat Tahu

3 Kuliner Magelang yang Layak Dikenal Orang Banyak selain Kupat Tahu

1 November 2024
Bunga Tabebuya Magelang: Indah, tapi Merepotkan Penyapu Jalan Mojok.co

Bunga Tabebuya di Magelang Memang Indah, tapi Merepotkan Penyapu Jalan

30 Oktober 2023
Bubur Blendrang Magelang, Kuliner Unik yang Perlu Diketahui Lebih Banyak Orang Mojok.co

Bubur Blendrang Magelang, Kuliner Unik yang Perlu Diketahui Lebih Banyak Orang

1 Desember 2024
Sop Senerek, Kuliner Legendaris Khas Kota Magelang yang Nggak Banyak Wisatawan Tahu

Sop Senerek, Kuliner Legendaris Khas Kota Magelang yang Nggak Banyak Wisatawan Tahu

22 September 2025
4 Hal yang Biasa bagi Warga Magelang, tapi Tidak Biasa untuk Orang Jogja Mojok.co

4 Hal yang Biasa bagi Warga Magelang, tapi Tidak Biasa untuk Orang Jogja

16 September 2024
Banyuwangi Jawa Timur dan Banyuwangi Magelang: Nama Boleh Sama, tapi Soal Nasib Berbeda Jauh

Banyuwangi Jawa Timur dan Banyuwangi Magelang: Nama Boleh Sama, tapi Soal Nasib Berbeda Jauh

2 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Suzuki GSX-R150, Motor Sport untuk Kalian yang Muak dengan Honda CBR dan Yamaha R15 suzuki hayate 125 motor suzuki shogun 110 suzuki access 125 motor suzuki nex crossover

Suzuki Nex Crossover: Matic Underrated yang Seharusnya Lebih Laku Dibanding BeAT Street yang Payah Itu

9 Maret 2026
5 Fakta Menarik tentang Kebumen yang Tidak Diketahui (Unsplash)

Liburan di Kebumen Itu Aneh, tapi Justru Bisa Jadi Pilihan yang Tepat buat Kita yang Muak dengan Kota Besar

10 Maret 2026
4 Hal yang Bakal Hilang kalau Kursi Berhadapan Kereta Ekonomi Lenyap Mojok.co

4 Hal yang Bakal Hilang kalau Kursi Berhadapan Kereta Ekonomi Lenyap

9 Maret 2026
Liburan ke Luar Negeri Bukan Soal Gengsi, tapi Pilihan Masuk Akal karena Tiket Pesawat Domestik Sudah Kelewat Mahal Mojok.co

Liburan ke Luar Negeri Bukan Soal Gengsi, tapi Pilihan Masuk Akal karena Tiket Pesawat Domestik Sudah Kelewat Mahal

8 Maret 2026
Motor Bebek Kendaraan Terbaik untuk Latihan Naik Motor, Matic Hanya Ciptakan Pengendara Manja Mojok.co

Motor Bebek Kendaraan Terbaik untuk Latihan Naik Motor, Matic Hanya Ciptakan Pengendara Manja

7 Maret 2026
Yamaha Vega Force: Takhta Tertinggi Motor Entry Level yang Tak Boleh Dilewatkan

Yamaha Vega Force: Takhta Tertinggi Motor Entry Level yang Tak Boleh Dilewatkan

9 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Ujian Terberat Laki-laki yang Lebih Kejam dari Menahan Rindu: Dihajar Rute Bus Ekonomi Jogja Jambi hingga Terserang “Man Flu”
  • Kerja Mentereng di SCBD Jakarta tapi Tiap Hari Menangis di KRL, Kini Temukan Kedamaian Usai Resign dan Kerja Remote di Purwokerto
  • Bawa Pulang Gelar S2 Saat Mudik ke Desa Dicap Gagal, Bikin Tetangga “Kicep” Usai Buatkan Orang Tua Rumah
  • Mahasiswa UGM Belajar Kehidupan dari Kepala Suku di Raja Ampat, Merasa “Kecil” karena Ilmu di Kuliah Sebatas Teori tanpa Aksi Nyata
  • Perantau Minang Gabut Mudik Bikin Tanduk Kerbau dari Selimut KAI, Tak Peduli Jadi Pusat Perhatian karena Suka “Receh”
  • Rangkaian Penderitaan Naik Travel dari Jogja Menuju Surabaya: Disiksa Selama Perjalanan oleh Sopir Amatiran, Nyawa Penumpang Jadi Taruhannya. Sialan!

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.