Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Bungeoppang, Jajanan Korea yang Sering Muncul dalam Drama

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
8 Mei 2021
A A
Bungeoppang, Jajanan Korea yang Sering Muncul dalam Drama terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Drama Korea adalah salah satu media yang sering kali dipakai buat memperkenalkan sekaligus mempromosikan budaya khas dari Korea. Makanan khas Korea pun nggak pernah absen untuk mampir ke setiap drakor. Selain kimchi dan samgyeopsal, ada pula bungeoppang, jajanan khas Korea, yang sering dimakan dengan lahap oleh para pelakon dalam drakor.

Bungeoppang sering muncul dalam drakor yang setting waktunya di musim dingin. Ini karena bungeoppang memang menyandang gelar sebagai makanan terpopuler dan most wanted di musim dingin dan kudapan ini punya kekhasan tersendiri. Drakor terbaru yang memunculkan bungeoppang adalah Vincenzo. Makanan ini diperdebatkan oleh Vincenzo Cassano dan Hong Cha-young karena kemiripannya dengan ingeoppang. Bungeoppang juga jadi sebuah clue bagi Hong Cha-young yang akhirnya menyadari kalau Oh Gyeong-ja adalah ibunda dari Vincenzo. Ada pula Love Alarm Season 1 yang menampilkan Yuk-jo membeli bungeoppang dan memakannya di dalam mobil Hwang Sun-oh.

Nama bungeoppang berasal dari kata “bungeo” yang merupakan Crucian Carp atau sejenis ikan mas yang punya nama latin Carassius carassius dan “ppang” yang artinya roti. Bungeoppang memang semacam roti yang punya bentuk kayak ikan karena dibentuk dalam cetakan yang wujudnya menyerupai ikan. Makanan yang biasanya dijual secara kaki lima ini sering kali disamakan dengan taiyaki khas Jepang karena bentuk mereka yang serupa.

Bungeoppang sebenarnya sudah populer di Korea Selatan sejak tahun 1930-an. Katanya sih cita rasanya sudah banyak berubah, tapi makanan ini tetep jadi primadona di kala musim dingin tiba. Orang Korea memberikan sebuah tips saat makan bungeoppang. Kata mereka, rasa bungeoppang paling enak dimakan setelah diangkat dari panggangan karena bagian luarnya masih krispi dan anget.

Awalnya, bungeoppang diisi dengan pasta kacang merah. Tapi dalam perkembangannya banyak inovasi yang dilakukan. Sekarang bungeoppang bisa ditemukan dengan isian cream, coklat, bahkan es krim. Bungeoppang isi es krim ini bisa dengan gampang dicari di minimarket.

Bungeoppang versi original punya ukuran sebesar telapak tangan. Lagi-lagi karena inovasi dan perkembangan pasar, ada juga bungeoppang mini size dan king size sebesar 62 cm yang makannya kudu dipotong dulu pakai pisau.

Bungeoppang memang mirip dengan kudapan lain kayak ingeoppang yang juga sama-sama roti berbentuk ikan. Nah, ini nih yang bikin Vincenzo dan Hong Cha-young gelut sampai taruhan. Ada juga gukhwappang, roti berbentuk bunga krisan, dan gyeranppang, yaitu roti yang diisi dengan telur, yang punya konsep serupa dengan bungeoppang.

Kalau di Indonesia ada perdebatan bubur diaduk vs bubur nggak diaduk, di Korea ada juga “perkelahian” karena perbedaan cara makan bungeoppang. Bungeoppang yang bentuknya mirip ikan itu juga punya anatomi kayak hewan aslinya, seperti kepala, sirip, perut, dan ekor. Orang Korea sering debat nih bagian mana yang dimakan duluan. Gara-gara hal ini muncul deh cara untuk memahami kepribadian diri sendiri berdasarkan bagian bungeoppang yang pertama kali digigit.

Baca Juga:

Aturan Tidak Tertulis Saat Jajan Lupis Mbah Satinem Jogja agar Tidak Kecewa

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

Mereka yang memakan kepala bungeoppang duluan dikatakan punya sifat optimis dan berjiwa pemimpin, tapi di saat yang sama keras kepala dan gampang marah. Kalau sirip jadi bagian yang dimakan pertama kali biasanya orang tersebut bakal diramalkan punya kepribadian penyendiri alias nggak suka main keluar sama orang lain, baik hati, suka membawa kedamaian, dan punya talenta seni. Sifat nomor 1 dan 4 mirip Squidward, ya, xixixi.

Next. Katanya juga nih yang makan perut bungeoppang duluan adalah seseorang yang maskulin dan aktif secara sosial, seperti suka srawung sama tetangga dan teman. Sementara orang yang memilih ekor merupakan contoh orang yang sangat berhati-hati dan mempertimbangkan banyak hal sebelum bertindak. Seru ya kalau makan bungeoppang sama temen terus bahas kepribadian semacam ini. Tapi ini just for fun saja, Mylov, kayak menelaah kepribadian pakai golongan darah, gitchu~

Gara-gara dibentuk pakai cetakan, sudah pasti bentuk bungeoppang identik satu sama lain. Kesamaan ini memicu terciptanya frasa idiom “bungeoppang-ida” yang artinya dua orang terlihat persis plek satu sama lain wajahnya atau perilakunya. Jadi, kalau wajah kalian mirip dengan bapak kalian persis, orang-orang bakal bilang, “Apparang ddal-i bungeoppangineyo!” atau kira-kira artinya begini, “Bapak dan anak kayak mirip banget yak, kayak bungeoppang.” Mirip-mirip kayak peribahasa “bagai pinang di belah dua” kalau dalam konteks bahasa Indonesia.

Bungeoppang adalah salah satu camilan yang sangat disarankan untuk dicoba kalau kalian datang ke Korea Selatan. RM BTS adalah salah satu selebriti yang merekomendasikan jajanan khas Korea ini. Dia juga bercanda kalau bungeoppang itu roti ikan, tapi bukan roti ikan. Katanya nggak ada ikan di dalamnya alias cuma bentuknya saja yang kayak ikan. Gimana, tertarik mencoba jajanan khas Korea satu ini?

BACA JUGA Kasta Jajanan Pempek di Kota Palembang dan tulisan Noor Annisa Falachul Firdausi lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 3 Februari 2022 oleh

Tags: drama koreajajanan kaki limaKorea Selatanmakanan korea
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

Drakor D.P. (Deserter Pursuit)_ Beragam Isu dalam Cerita Kelam Dunia Militer Korea Selatan terminal mojok

Drakor D.P. (Deserter Pursuit): Mengangkat Beragam Isu Melalui Cerita Kelam Dunia Militer Korea Selatan

5 September 2021
20 Drama Korea dengan Rating Tertinggi Sepanjang Masa Terminal Mojok

20 Drama Korea dengan Rating Tertinggi Sepanjang Masa

18 Agustus 2022
5 Drama Korea tentang Hacker yang Bisa Ditonton agar Paham Gimana Bjorka Bekerja Terminal mojok

5 Drama Korea tentang Hacker yang Bisa Ditonton agar Paham Gimana Bjorka Bekerja

14 September 2022
Mempertanyakan Totalitas Akting Aktor dan Aktris dalam Drama Korea terminal mojok (1)

Menguak Alasan Totalitas Akting Aktor dan Aktris dalam Drama Korea yang Nggak Ngadi-ngadi

5 April 2021
4 Hal yang Jadi Pertimbangan Sebelum Beli Ayam Goreng Tepung Kaki Lima terminal mojok.co

4 Hal yang Jadi Pertimbangan Sebelum Beli Ayam Goreng Tepung Kaki Lima

22 Februari 2021
5 Drama Korea Underrated dengan Cerita Seru, Pencinta Drakor Wajib Nonton Terminal Mojok

5 Drama Korea Underrated dengan Cerita Seru, Pencinta Drakor Wajib Nonton!

8 Oktober 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Alun-Alun Jember Nusantara yang Rusak (Lagi) Nggak Melulu Salah Warga, Ada Persoalan Lebih Besar di Baliknya Mojok.co

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

6 Februari 2026
5 Profesi yang Kelihatan Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu (Unsplash)

5 Profesi yang Kelihatannya Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu

4 Februari 2026
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026
Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

31 Januari 2026
7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

6 Mitos di Kebumen yang Nggak Bisa Dibilang Hoaks Begitu Saja

3 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.