Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Gadget

Brave, Browser Tanpa Iklan yang Bikin Firefox dan Chrome Keliatan Cupu

Taufik oleh Taufik
5 Desember 2021
A A
Brave browser
Share on FacebookShare on Twitter

Berita bahwa Internet Explorer (IE), peramban besutan Windows yang terkenal itu akan berhenti beroperasi, banyak orang histeris dan bersuka cita. Pasalnya, memang dari dulu banget orang-orang tidak suka dengan peramban ini. Bahkan ada plesetan yang sampai saat ini masih diamini banyak orang, “IE hanya punya satu fungsi, yaitu untuk mengunduh peramban yang lainnya”. Ini beneran.

IE, pada masanya adalah peramban yang sangat digdaya. Ibaratnya Nokia, yang bertahan bertahun-tahun. Lalu, ketika tidak bisa mengikuti atau bahkan melampaui tren, ia terlibas.

Orang-orang, di zaman yang sudah bergerak begitu cepat, lebih percaya dengan kekuatan magis dari Firefox dan Google Chrome. Bukan tanpa alasan, kekuatan Firefox dan Chrome unggul dalam semua hal dibanding IE. Mulai dari tampilan yang tentu saja eye catching, sampai dengan kecepatan yang jauh melampaui IE.

Sebagai orang yang pernah menjadi pengguna setia tiga peramban di atas. Saya ingin memberikan sebuah review peramban lainnya yang menurut saya jauh di atas Chrome dan Firefox. Brave Browser namanya. Tentu saja IE tidak usah banyak cincong di sini.

Saya mengenal Brave sebenarnya secara tidak sengaja. Ketika sebuah iklan di Chrome yang saya gunakan (dulu), menampilkan peramban Brave ini. Agak lucu sih, ada peramban yang mengiklankan peramban lain di tempatnya, dengan segala macam keunggulan yang ditawarkan. Kurang paham juga, bagaimana algoritma dibuat sehingga ada kejadian tersebut. Tapi itu nyata adanya.

Nah, dari situ mulailah saya mencoba mencicipi Brave. Seingat saya sekira tahun 2018 pertengahan. Seperti aplikasi peramban lainnya, Brave ya tentu saja harus diunduh dulu. Pinter dikitlah. Cara meng-installnya juga ya macam aplikasi lain pada umumnya, tinggal klik dua kali lalu nex-next-next, udah tuh, selesai.

Kesan pertama ketika anda membukanya mungkin akan sedikit “orange”. Oleh karena, memang warnanya yang orange bercampur logo putih. Tampilan Brave juga akan sedikit membuat para pecinta Chrome flashback. Tampilan Brave lebih mirip Chrome, walau tetap ada sedikit sentuhan Firefox (dan sedikit Safari).

Di awal penggunaan juga kita diminta mengisi biodata, berupa nama dan alamat email. Ya, macam ketika install Chrome pertama kali lah. Walau sekarang sudah ada trik khusus untuk masuk ke aplikasi chrome sebagai “tamu.” dan Brave juga mengadopsi hal yang sama.

Baca Juga:

5 Extension yang Perlu Kamu Download untuk Google Chrome supaya Browsing Makin Satset

Dari tampilan awalnya, saya agak familier karena mirip sekali dengan Chrome. Bahkan, misalnya untuk ekstensi yang ingin kita install dan tidak kita temukan ketersediaannya untuk Brave, kita bisa mencari yang untuk Chrome, dan itu pasti berfungsi di Brave.

Nah, walaupun tampilannya mungkin terlihat lebih mirip Chrome, performa Brave tidak mau ikut-ikutan sama dengan Chrome. Saya pernah mencobanya di beberapa laptop sebagai perbandingan. Pada laptop dengan RAM 2-4 gb, kecepatan Brave bisa dua kali lipat dari peramban macam Chrome dan Firefox.

Saya juga pernah mencobanya di laptop yang lebih kentang dengan RAM antara 1-2 gb. Kecepatannya stabil dan tidak perlu diragukan lagi. Untuk laptop yang high end ya nggak perlu ditanya sih.

Dari sekian banyak keunggulan yang dimiliki Brave, saya sangat suka fitur yang satu ini. Namanya no ads. Fitur yang memungkinkan kita tidak mendapat “gangguan” dari iklan (advertising) yang biasanya dipasang di situs tertentu. Situs-situs yang kalau kita buka di peramban lain, Firefox misalnya penuh dengan iklan, di Brave jangan harap bakal ada itu. Benar-benar bersih. Bahkan beberapa kali saya tidak bisa melanjutkan proses download, misalnya jika harus melewati adf.ly dulu. Sebabnya tentu saja karena situs ini, yang biasanya menyimpan iklan bejibun udah diblokir oleh Brave. Dan hal penting lainnya adalah bahwa fitur no ads tersebut sudah otomatis ada dalam aplikasi Brave ini tanpa bantuan pihak ketiga.

Satu-satunya situs yang mungkin kalian temui dan wajib melewati iklan adalah ketika membuka YouTube. Itupun kalau kalian nggak pake YouTube Premium. Kalo pake ya, sudah, say goodbye kepada iklan.

Untuk ukuran file saat diunduh, kalian hanya akan menemui Brave seukuran tahi kuku, 1,2 MB. Namun setelah ter-install, biasanya akan jadi puluhan bahkan ratusan MB, tergantung seberapa banyak cache yang tersimpan di aplikasi instalan kalian.

Sumber Gambar: Pixabay

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 5 Desember 2021 oleh

Tags: bravebrowserchromefirefox
Taufik

Taufik

Ide adalah ledakan!

ArtikelTerkait

5 Extension yang Perlu Kamu Download untuk Google Chrome supaya Browsing Makin Satset

5 Extension yang Perlu Kamu Download untuk Google Chrome supaya Browsing Makin Satset

24 November 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Menu Mie Gacoan yang Rasanya Gagal, Jangan Dibeli kalau Nggak Mau Menyesal seperti Saya

Tips Makan Mie Gacoan: Datanglah Pas Pagi Hari, Dijamin Rasanya Pasti Enak dan Nggak Akan Kecewa

1 Februari 2026
Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026
Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat Mojok.co

Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat

5 Februari 2026
Andai Jadi Warga Tangerang Selatan, Saya Pasti Sudah Pusing Tujuh Keliling. Mending Resign Jadi Warga Tangsel!

Jangan Nilai Buku dari Sampulnya, dan Jangan Menilai Tangerang Selatan Hanya dari Bintaro, Alam Sutera dan BSD Saja

4 Februari 2026
8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja Mojok.co

8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja

4 Februari 2026
Mie Ayam Bikin Saya Bersyukur Lahir di Malang, bukan Jogja (Unsplash)

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam
  • Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.