Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

BPOM Tangannya Kotor ya, kok Cuci Tangan?

Riza Afthoni oleh Riza Afthoni
31 Oktober 2022
A A
BPOM Tangannya Kotor ya, kok Cuci Tangan?

BPOM Tangannya Kotor ya, kok Cuci Tangan? (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

BPOM sedang jadi sorotan. Kasus gagal ginjal yang bikin orang tua di Indonesia insecure setengah mati ini bikin mereka ibarat sedang berkubang di air panas. Sejak kasus itu diumumkan, mereka lalu memperbarui informasi tentang obat-obat yang menyebabkan gagal ginjal pada anak.

Namun, yang jadi pertanyaan bagaimana bisa sebuah Lembaga pemerintahan sebesar ini bisa lalai dalam menentukan dan mengawasi obat? Bahkan lebih parahnya lagi, ada perusahaan yang akan segera dipidanakan oleh mereka.

Hah? Gimana? Lembaga ini mau mempidanakan perusahaan, padahal mereka sendiri lalai dalam tugas mereka?

Banyak orang menganggap itu adalah usaha cuci tangan yang dilakukan oleh BPOM, agar tangan mereka tak terlalu terlihat berdarah. Dan masalahnya, upaya cuci tangan ini memang lagi sering dilakukan. Menkominfo dengan bocornya data, PSSI dengan Tragedi Kanjuruhan, dan masih banyak contoh upaya cuci tangan yang bisa kita temukan. Apa yang di benak mereka, saya tak tahu, kok berani-beraninya cuci tangan kek gini.

Saya juga tidak sepenuhnya menyalahkan mereka di sini, karena pastinya mengawasi beberapa perusahaan farmasi juga bukan perkara hal yang mudah. Terlebih adanya perusahaan yang bandel dengan memasukkan kandungan berbahaya di dalam kandungan tersebut. Jika memang ada perusahaan yang memang bandel dengan memasukkan kandungan tersebut, it’s fine dan itu bisa diterima.

Hanya saja, tugas BPOM adalah mengawasi. Sekali lagi, mengawasi. Ketika obat tersebut beredar, ada andil mereka di situ. Ketika ada bug lolos, QA tester bertanggung jawab. Ketika ada produk cacat lolos, QC lah yang bertanggung jawab. Dan BPOM, di sini pun tak berbeda. Mereka yang mengawasi, jadi ya, mereka juga harus bertanggung jawab.

Artinya, mereka pun (harusnya) bisa dipidanakan. Kan ini tanggung jawab mereka. kalau mereka malah memidanakan perusahaan lain tapi dalam waktu yang sama, mereka tak mau dimintai tanggung jawab, lha ya aneh. Jelas kalau itu adalah upaya cuci tangan.

Pada hakikatnya adalah manusia merupakan tempatnya salah. Namun sesulit itukah mengakui kesalahan?

Baca Juga:

5 Rekomendasi Lip Serum Terbaik untuk Bibir Hitam dan Kering. Sudah Terdaftar BPOM dan Tersertifikasi Halal

BPOM vs Industri Farmasi: Menelaah Lubang Hitam Industri Farmasi Negeri

Pada momen ini, seharusnya baik pemerintah dan BPOM segera merumuskan solusi, dan yang paling utama, mengakui bahwa mereka memang melakukan kelalaian dan bertanggung jawab akan hal itu. Jangan malah mencari kambing hitam, seakan-akan yang salah hanyalah satu pihak saja. Seakan-akan, kekacauan muncul karena satu pihak saja.

Kalau memang nggak mau disalahkan, dan menganggap mereka sudah melakukan tugas sebaik mungkin, ya susah. Gimana nggak susah, kalian sedang berurusan sama sebongkah batu yang berlumut, apa yang kalian harapkan?

Penulis: Cindy Gunawan
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA BPOM vs Industri Farmasi: Menelaah Lubang Hitam Industri Farmasi Negeri

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 31 Oktober 2022 oleh

Tags: bpomcuci tangangagal ginjal
Riza Afthoni

Riza Afthoni

Penyuka hardcore yang mencintai Spongebob Squarepants. Kalau bisa sih mencintai Mojok juga.

ArtikelTerkait

BPOM vs Industri Farmasi perkara Etilen Glikol: Menelaah Lubang Hitam Industri Farmasi Negeri

BPOM vs Industri Farmasi: Menelaah Lubang Hitam Industri Farmasi Negeri

28 Oktober 2022
urus surat izin BPOM agar tak ditangkap polisi

Segera Urus Izin Edar BPOM, biar Produk Makanan Kamu Nggak Dapat Surat Panggilan Polisi

17 Oktober 2021
Kasus Holywings dan 3 Tips Menghadapi Atasan yang Cuci Tangan

Kasus Holywings dan 3 Tips Menghadapi Atasan yang Cuci Tangan

27 Juni 2022
5 Rekomendasi Lip Serum Terbaik untuk Bibir Hitam dan Kering. Sudah Terdaftar BPOM dan Tersertifikasi Halal

5 Rekomendasi Lip Serum Terbaik untuk Bibir Hitam dan Kering. Sudah Terdaftar BPOM dan Tersertifikasi Halal

23 November 2023
kobokan

Memakai Kobokan Pas Mencuci Tangan: Bersih atau Tidak Ya?

17 September 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Stereotip Kebumen yang Sebenarnya Nggak Masuk Akal, tapi Terlanjur Dipercaya Banyak Orang Mojok.co

5 Stereotip Kebumen yang Sebenarnya Nggak Masuk Akal, tapi Terlanjur Dipercaya Banyak Orang

31 Januari 2026
4 Keistimewaan Jadi Driver Ojol yang Saya Yakin Nggak Dirasakan Pekerja Lain Mojok.co

4 Keistimewaan Jadi Driver Ojol yang Saya Yakin Nggak Dirasakan Pekerja Lain

27 Januari 2026
Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

30 Januari 2026
Jalan Adi Sumarmo Ngabeyan Kartasura, Jalan Penghubung Bandara Adi Soemarmo yang Bikin Pengendara Waswas

Jalan Adi Sumarmo Ngabeyan Kartasura, Jalan Penghubung Bandara Adi Soemarmo yang Bikin Pengendara Waswas

28 Januari 2026
Bayu Skak dan Film Ngapak Banyumas: Mengangkat Martabat atau Mengulang Stereotipe Buruk?

Bayu Skak dan Film Ngapak Banyumas: Mengangkat Martabat atau Mengulang Stereotipe Buruk?

26 Januari 2026
Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib Mojok.co

Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib

1 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis
  • DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF
  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.