Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Blora, Kabupaten Kecil yang Sulit Menghargai Tokoh-tokoh Penting Daerahnya

Dimas Junian Fadillah oleh Dimas Junian Fadillah
21 Januari 2025
A A
Blora, Kabupaten Kecil yang Sulit Menghargai Tokohnya

Blora, Kabupaten Kecil yang Sulit Menghargai Tokohnya (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Wacana memberi nama bandara dengan nama tokoh dari luar Blora

Sebenarnya, ini bukan pertama kalinya Pemkab Blora kurang tertarik menggunakan nama tokoh asli Blora untuk penamaan jalan atau bangunan penting lainnya. Pada tahun 2021, misalnya, Pemkab Blora justru mengusulkan untuk memberi nama Bandara Ngloram dengan nama Gus Dur. Tak dapat disangkal jika Gus Dur adalah salah satu tokoh besar Indonesia yang memiliki citra positif dengan menjunjung nilai pluralisme.

Akan tetapi memberikan nama bandara dengan nama tokoh yang berasal dari luar wilayah Blora tentu saja terasa kurang tepat, bahkan wagu. Mengapa? Karena penghargaan semacam itu sepatutnya diberikan kepada tokoh-tokoh yang lahir dan berjuang di wilayahnya karena memiliki ikatan sejarah yang lebih kuat dengan daerah setempat.

Logikanya, Blora memiliki tokoh besar lain yang tak kalah penting dan sangat layak untuk diberi penghargaan dalam bentuk penamaan bandara. Salah satunya adalah Samin Surosentiko. Beliau dikenal karena perjuangannya yang luar biasa dalam melawan penjajahan Belanda. Hingga kini, ajaran dan perjuangan Samin tetap hidup di tengah masyarakat adat Samin. Mengingat kontribusi besar Samin terhadap sejarah daerah ini, penamaan bandara dengan namanya akan lebih mencerminkan ikatan kuat antara tokoh tersebut dengan Blora.

Selain itu, Tirto Adhi Soerjo juga merupakan tokoh penting asal Blora yang patut diperhatikan. Sebagai pelopor pers Indonesia, dia menggunakan tulisan dan perjuangannya untuk mengangkat isu-isu sosial dan ketidakadilan pada masa penjajahan Belanda. Pengaruh dan warisan yang dia tinggalkan dalam dunia jurnalistik sangatlah besar. Sudah seharusnya Blora, sebagai tempat kelahirannya, menghormati Tirto Adhi Soerjo dengan mengabadikan namanya pada bangunan vital di Kabupaten Blora.

Entah mengapa pemerintah setempat tidak terpikir untuk mengusulkan pemberian nama bandara dengan nama Samin Surosentiko atau Tirto Adhi Soerjo, dan justru memilih nama Gus Dur. Padahal, pemberian nama tokoh asli Blora pada jalan atau bangunan akan lebih memperkuat rasa bangga masyarakat.

Ketidakpedulian Pemkab jadi biang kerok masyarakat tak kenal tokoh penting di daerahnya

Terlalu prematur jika hanya menuding ketidakpedulian pemerintah Blora menjadi akar masalah dari hilangnya ingatan masyarakat terhadap tokoh-tokoh di daerahnya. Meskipun pada dasarnya pemerintah memiliki peran besar dalam mengenalkan dan menjaga ingatan kolektif masyarakat tentang kontribusi para tokoh lokal yang berhasil membangun sejarah dan identitas daerah Blora.

Namun, sebagai warga lokal, saya juga harus paham bahwa pemerintah itu manusia. Kadang bisa lupa, atau nggak selalu fokus pada hal-hal penting seperti ini. Meski kita berharap mereka lebih peduli, nggak ada salahnya jika kita memberi ruang untuk rasa kecewa. Apalagi jika kita terus-terusan berharap pemerintah yang bakal ngurus semuanya, mungkin kita akan menunggu lama, bahkan bisa jadi sia-sia. Pada akhirnya, yang harus tergugah adalah kesadaran diri sendiri agar lebih mengenal dan mengenang tokoh-tokoh penting di Blora secara mandiri.

Penulis: Dimas Junian Fadillah
Editor: Intan Ekapratiwi

Baca Juga:

Rujak Teplak Khas Tegal Adalah Anomali bagi Warga Blora, Rujak kok Jadi Menu Sarapan, Aneh!

3 Fakta Menarik tentang Blora yang Jarang Orang Bicarakan

BACA JUGA Kabupaten Blora Bukan Sebatas Horor Hutan Jati, Ini 3 Sisi Positif Blora, Kabupaten Indah yang Pesonanya Begitu Indah.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 21 Januari 2025 oleh

Tags: blorakabupaten blora
Dimas Junian Fadillah

Dimas Junian Fadillah

Magister Administrasi Publik, tertarik menulis isu lokal, politik dan kebijakan publik.

ArtikelTerkait

Mempertanyakan Alasan Cepu Bisa Jadi Kecamatan yang Ramai di Tengah Kabupaten Blora yang Sepi Mojok.co

Mempertanyakan Alasan Cepu Bisa Jadi Kecamatan yang Ramai di Tengah Kabupaten Blora yang Sepi

15 Agustus 2024
Cepu, Kecamatan di Blora yang Paling Pantas Dikasihani Mojok.co

Cepu, Kecamatan di Blora yang Paling Pantas Dikasihani

6 November 2025
Blora Memang Banyak Kekurangan, tapi Jangan Diprotes Terus, dong! Mojok.co

Blora Memang Banyak Kekurangan, tapi Jangan Diprotes Terus, dong!

11 Desember 2023
Jangan Menir: Kuliner Blora dengan Mitos Aneh yang Bikin Orang Nggak Jadi Makan walau Sudah Matang

Jangan Menir: Kuliner Blora dengan Mitos Aneh yang Bikin Orang Nggak Jadi Makan walau Sudah Matang

4 Juli 2025
Jalan Raya Purwodadi-Blora Bikin Resah Pejalan Kaki dan Pengendara

Jalan Raya Purwodadi-Blora Bikin Resah Pejalan Kaki dan Pengendara

12 September 2023
Jangan Ajukan Pertanyaan Ini ke Orang Blora, Mereka Sudah Malas Menjawabnya Mojok.co

Jangan Ajukan Pertanyaan Ini ke Orang Blora, Mereka Sudah Malas Menjawabnya

5 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tinggal di Rumah Dekat Gunung Itu Tak Semenyenangkan Narasi Orang Kota, Harus Siap Berhadapan dengan Ular, Monyet, dan Hewan Liar Lainnya

Tinggal di Rumah Dekat Gunung Itu Tak Semenyenangkan Narasi Orang Kota, Harus Siap Berhadapan dengan Ular, Monyet, dan Hewan Liar Lainnya

31 Januari 2026
Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib Mojok.co

Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib

1 Februari 2026
Oleh-Oleh Khas Wonosobo yang Sebaiknya Kalian Pikir Ulang Sebelum Membelinya Mojok.co

Wonosobo Memang Cocok untuk Berlibur, tapi untuk Tinggal, Lebih Baik Skip

3 Februari 2026
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.