Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Bimbo: Ada Anak Bertanya Pada Bapaknya sebagai Playlist Musik Ramadan

H.R. Nawawi oleh H.R. Nawawi
8 Mei 2019
A A
anak bertanya

anak bertanya

Share on FacebookShare on Twitter

Adalah Bimbo yang mempunyai karya musik yang dapat membuat keimanan kita bertambah.

Jadi seperti yang sudah diketahui masyarakat muslim garis keras dan atau garis lentur bahwa sifat dari iman adalah “bertambah dan berkurang” yang disebabkan oleh peristiwa kehidupan esok yang masih misteri. Namun dari adagium itu, menurut logika paling umum sekalipun akan beranggapan bahwa keimanan yang bertambah itu juga timbul dari hal-hal yang beragam, salah satu yang paling dekat dari kita dan mungkin sudah lupa bagi umat milenial adalah Bimbo.
Adalah Anak Bertanya Pada Bapaknya salah satu dari lagu Bimbo yang momentum bulan puasa Ramadan, dan juga yang paling mewakili religiusitas anak-anak Indonesia yang unik-unik. Karena siapa memberikan kemurahan hukum bagi anak-anak yang belum mampu untuk memilih puasa sampai magrib (tenggelamnya matahari) untuk memilih puasa zuhur aja. Itu bid’ah saudara-saudaraku, tapi kearifan lokal tersebut baik sebagai metode latihan seorang bocah. Selebihnya jika masa tua mereka melakukan hal yang sama, berarti pengaruh pendidikan baginya sudah sama dibatas keprihatinan.
Selanjutnya, mari kita kupas bait dalam lagu tersebut untuk melihat seberapa potensi untuk menambah keimanan kita.

Namun sebelum itu harus rasanya untuk mengenal siapa Bimbo lebih dulu. Karena usia dari band tersebut tidak tergolong baru, mereka seumuran dengan Ebiet G. Ade, Iwan Fals, Leo Christy, dan jajaran musikus macam Gombloh dan Koes Plus.
Merekalah pendiri band Bimbo 1967: Muhammad Samsudin Dajat Hardjakusumah (Sam), Darmawan Dayat Hardjakusumah (Acil) dan Jaka Purnama Dajat Hardjakusumah (Jaka). Pada album Qasidah (2007) mereka masih bersama dan ditambah saudara perempuannya yang jelita bernama Lin Parlina. Jika bicara musik bernuansa religi Islami, maka tidak berlebihan menyematkan band Bimbo bersaudara.
Cukup, sekilas tokoh band tersebut agar menjadi selayang pandang atau sekapur sirih tentang karya-karyanya yang easylistening untuk khazanah musik religi. Dan di setengah abad Bimbo, mari mengenangnya lewat lagu yang sudah disebutkan di atas untuk keimanan yang perlu dipulihkan dan ditingkatkan:

ada anak bertanya pada bapaknya
buat apa berlapar-lapar puasa
ada anak bertanya pada bapaknya
tadarus tarawih apalah gunanya

Pertanyaan mendasar bagi setiap anak yang pingin tahu mengapa orang perlu menahan nafsu setelah hari-hari penuh kebebasan selama sebelas bulan. Dan apa perlunya menambah intensitas ibadah umat Islam yang sudah begitu merepotkan bagi anak-anak. Inilah arti pendidikan anak yang baik, karena anak dipersilahkan menanyakan apapun yang selama ini dikerjakan olehnya dan belum diketahui alasannya. Lalu jawaban dari pertanyaan itu ialah:

lapar mengajarmu rendah hati selalu
tadarus artinya memahami kitab suci
tarawih mendekatkan diri pada Ilahi

Tanpa puasa mungkin semua orang tidak akan pernah mengetahui seberapa laparnya orang-orang yang berjualan di lampu merah, terminal, dan ditikungan jalan yang setiap hari mengharapkan rezeki dengan halal. Begitupun fungsi puasa adalah sebagai ajang syukur, atas segala nikmat yang di dapatkan oleh kita dengan cara merasakan langsung ketiadaan dalam sekitar 12 jam. Kerendahan hati tersebutlah yang membuat manusia bersungguh-sungguh untuk melakukan syukur dengan bertadarus dan terawih sebagai sarana mendekat pada sang pencipta.
Bentuk pengajaran dengan mengalami sendiri adalah metode terbaik dalam ukuran “pengalam aa n adalah guru terbaik” dan sebab itu pula, kita manusia dapat merasakan segala semerbak sifat kasih juga pemaaf sang pencipta lebih dekat, seperti dalam lirik

lihathlah langit keampunan yang indah
membuka luas dan anginpun semerbak
nafsu angkara terbelenggu dan lemah
bunga ibadah dalam ikhlas sedekah

Baca Juga:

Bagi-bagi Takjil yang Niatnya Mulia tapi Kadang Bikin Jalanan Jadi Macet dan Ricuh

Bukber Itu Cuma Akal-akalan Kapitalisme, Kalian Cuma Dibodohi, dan Anehnya, Kalian Nurut!

Bunga ibadah dalam ikhlas sedekah adalah puncak dari kelemahan manusia untuk tidak egois, agar berbagi dengan sesama, sampai dalam pahala terbaik disebutkan ialah para umat yang mampu memberikan dengan tangan kanan tanpa diketahui tangan kirinya. Hadist yang sekilas penuh teka-teki, karena bagaimana cara mempraktekkan yang secara kalimat anjuran tersebut adalah metafor. Alih-alih dari esensi dari anjuran tersebut bukan hanya sekedar memberi sesuatu pada ‘yang lain’ dengan tanpa mengharapkan imbalan selain ‘yang Tuhan’ kehendaki.
Bait-bait yang disebutkan jika kita mampu mendengarkan perlahan-lahan dan berulang-ulang, maka korelasinya dengan ibadah sekarang yang dikepung sifat ujub (dalam sosial media) namun juga bisa bermakna cara berdakwah kekinian (karena kita tak pernah tahu isi hati orang lain) terasa menjadi permukaan saja, bukan substansi dari berbuat baik deng memperbaiki diri.

Jadi bagaimana jikalau hari hari ke depan bulan Ramadan ini playlist kalian adalah Bimbo, sanggupkah keimanan kita bertambah? Karena disadari atau tidak, keimanan yang fluaktuatif itu akan menguji kemampuan sifat kemanusiaan kita menghadapi ujian yang lain dari pergelokan keimanan tersebut.

Terakhir diperbarui pada 8 Mei 2019 oleh

Tags: Ada Anak BertanyaBimboRamadan
H.R. Nawawi

H.R. Nawawi

Jika di dunia hanya ada dua pilihan antara riang dan menangis. Saya memilih menangis. Kehampaan.

ArtikelTerkait

takjil hunter pencari takjil gratisan mojok

Bagi Takjil Hunter, Pandemi adalah Penderitaan yang Abadi. #TakjilanTerminal17

21 April 2021
ngaji pasaran tadarus al-qur'an ramadan salat tarawih mojok

Tadarus Al-Qur’an dan Kudapan yang Menyertainya. #Takjilan Mojok06

15 April 2021
rekomendasi bacaan buku islami ramadan bagus recommended terbaik hijrah surga kisah sufi abu nawas kalis mardiasih esty dyah imaniar rusdi mathari mojok

Rekomendasi Bacaan Ramadan yang Ditulis dengan Ringan dan Enak Dibaca

2 Mei 2020
sujud kepada ilahi

Sebuah Usaha Menggapai Cinta Ilahi

24 Mei 2019
Harga Gula Naik, Penjual Kue Pancong di Tegal Ingin Beralih Jadi Tukang Kredit di Bulan Puasa

Harga Gula Naik, Penjual Kue Pancong di Tegal Merana. Ingin Beralih Jadi Tukang Kredit Panci di Bulan Puasa

23 Maret 2024
ngaji pasaran tadarus al-qur'an ramadan salat tarawih mojok

Ngaji Pasaran: Ngaji Kitab Kuning Instan di Bulan Ramadhan #TakjilanTerminal29

27 April 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Soto Bandung: Kuliner Khas Bandung yang Rasanya Normal dan Pasti Cocok di Lidah Para Pendatang

Soto Bandung: Kuliner Khas Bandung yang Rasanya Normal dan Pasti Cocok di Lidah para Pendatang

15 Maret 2026
5 Suguhan Lebaran Khas Jogja yang Mulai Sulit Ditemukan Terutama di Rumah-rumah Daerah Kota Mojok.co

5 Suguhan Lebaran Khas Jogja yang Mulai Langka, Terutama di Rumah-rumah Daerah Kota

20 Maret 2026
Lebaran Kedua Jauh dari Indonesia: Homesick, tapi Terobati oleh Orang-orang Turki yang Hangat dan Baik Hati Mojok.co

Lebaran Jauh dari Indonesia: Homesick, tapi Terobati oleh Orang-orang Turki yang Hangat dan Baik Hati

19 Maret 2026
Lulus Kuliah Mudah Tanpa Skripsi Hanya Ilusi, Nyatanya Menerbitkan Artikel Jurnal SINTA 2 sebagai Pengganti Skripsi Sama Ruwetnya

Kritik untuk Kampus: Menulis Jurnal Itu Harusnya Pilihan, Bukan Paksaan!

19 Maret 2026
Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja

Tinggal di Wonogiri Menyadarkan Kenapa Saya dan para Perantau yang Lain Memilih Mengadu Nasib di Kota Lain

19 Maret 2026
KA Sri Tanjung, Juru Selamat yang Bikin Menderita para Pekerja (Wikimedia Commons)

KA Sri Tanjung Adalah Juru Selamat Bagi Kaum Pekerja: Tiketnya Murah dan Nyaman tapi Bikin Menderita karena Sangat Lambat

18 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.