Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Berwisata ke Pantai Drini Memang Perlu Kewaspadaan Ekstra

Az-zahra Nurfadhila oleh Az-zahra Nurfadhila
30 Januari 2025
A A
Berwisata ke Pantai Drini Memang Perlu Kewaspadaan Ekstra Mojok.co

Berwisata ke Pantai Drini Memang Perlu Kewaspadaan Ekstra (Dok Pribadi)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya selalu  ke Pantai Drini ketika pulang ke kampung halaman di Gunungkidul. Pantai yang terletak 60 km atau 2-3 jam dari Kota Jogja itu punya keindahan yang memukau. Itu mengapa saya selalu sempatkan untuk mengunjunginya, setidaknya sekali dalam setahun. 

Saya dan keluarga biasanya menikmati angin , pasir, dan jernihnya air laut Pantai Drini. Di sekitar Pantai Drini juga ada tebing yang dikenal dengan Pulau Drini. Dari atas tebing itu pengunjung bisa panorama pantai secara keseluruhan. 

Sebagai seseorang yang hampir setiap tahun mengunjungi pantai ini, saya tahu betul bahaya yang mengintai di balik keindahan panoramanya. Saya mengikuti beberapa kasus kecelakaan laut yang beberapa kali terjadi di pantai selatan Yogyakarta. Selain itu, banyak sekali himbauan hingga larangan ketika berwisata di kawasan ini. Itu mengapa, saya dan keluarga begitu waspada ketika berwisata di sana. 

Sayangnya, pengetahuan semacam ini tidak banyak diketahui orang. Mungkin ini jadi salah satu sebab kecelakaan laut di Pantai Drini maupun pantai selatan Yogyakarta banyak terjadi. Salah satunya yang terjadi beberapa waktu lalu, sebanyak 13 siswa SMP asal Mojokerto terseret ombak hingga memakan 4 korban jiwa. 

Kecelakaan nahas itu mendapat respon dari berbagai kalangan, termasuk akademisi. Mereka menekankan pentingnya literasi Geomaritim sebelum berwisata ke pantai selatan. Salah satunya, pengetahuan soal fenomena  rip current  yang paling banyak merenggut korban jiwa

Fenomena rip current di Pantai Drini

Saat ini, kita kesampingkan dahulu Nyi Roro Kidul dan urban legend yang biasa mengikuti soal kawasan pantai selatan. Mari kita lihat dari kacamata geomaritim terlebih dahulu. Melansir Kompas.com, literasi geomaritim adalah kemampuan untuk memahami dan menginterpretasikan informasi geospasial terkait laut dan pantai. Dalam konteks ini, orang-orang tidak bisa lagi acuh pada rip current yang jadi penyebab utama kecelakaan laut di pantai selatan. 

Akun medsos X Georitmus menjelaskan dengan baik dalam threadnya, Rip current adalah arus air yang mengalir kembali ke laut dari garis pantai. Arus ini tidak menarik orang ke bawah, tapi menyeret orang menjauh dari bibir pantai. Itu mengapa orang yang terseret bisa tenggelam karena kelelahan. 

Di mata orang awam, rip current ini tidak terlihat dengan ombak-ombak lainnya. Namun, apabila dilihat dengan lebih seksama, sebenarnya rip current ini memiliki beberapa tanda. Pertama, di tengah ombak yang pecah dan gelombang terdapat celah yang relatif tenang dan berwarna berbeda. Kedua, arah arus dan sedimen bergerak ke tengah laut atau menjauhi bibir pantai. 

Baca Juga:

Suzuki Satria Pro: Aib Terbesar Suzuki yang Seharusnya Tak Perlu Lahir

KA Sri Tanjung Adalah Juru Selamat Bagi Kaum Pekerja: Tiketnya Murah dan Nyaman tapi Bikin Menderita karena Sangat Lambat

Sumber lain menyebutkan fenomena ini memang banyak ditemukan di pantai selatan karena struktur dasar laut yang curam, gelombang, besar, dan pola ombak. Semua itu mendukung terjadinya arus balik yang kuat atau rip current 

Sudah ada peringatan, perlu diperhatikan dengan seksama  

Sebenarnya tidak sulit untuk menjadi lebih waspada di Pantai Drini maupun pantai-pantai lain. Sebab, di pantai sudah ada lifeguard  atau petugas yang menjaga pantai. Saat menginjakkan kaki di Pantai Drini, saya sering sekali mendengar berbagai imbuan dari petugas. Di beberapa titik juga bisa dengan mudah ditemukan hal-hal yang tidak boleh dilakukan di pantai. 

Saya paham, musibah itu tidak ada yang tahu dan tidak ada tanggal khususnya di kalender, tetapi saya harap kita sebagai pengunjung pantai di manapun harus bisa menjaga diri. Menuruti berbagai imbuan dan aturan jadi salah satu upaya paling mudah yang bisa dilakukan. Upaya lain, kalian bisa browsing terlebih dahulu informasi terkait tempat wisata sebelum mengunjunginya.

Penulis: Az-zahra Nurfadhila
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA 7 Sisi Gelap Gunung Telomoyo yang Belum Disadari Banyak Orang

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 30 Januari 2025 oleh

Az-zahra Nurfadhila

Az-zahra Nurfadhila

Mahasiswi semester 5 Universitas IsIam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung. Tengah aktif dalam komunitas sahabat museum dan komunitas literasi. Gemar menulis hal-hal yang kerap menjadi pengalaman pribadi.

ArtikelTerkait

upin ipin indonesia mojok.co

Alasan Saya Nggak Pernah Bosan sama Upin Ipin

11 Mei 2020
Plis ya, Kampus di Malang Itu Banyak, Nggak Cuma Universitas Brawijaya doang!

Plis ya, Kampus di Malang Itu Banyak, Nggak Cuma Universitas Brawijaya doang!

27 November 2022
Membongkar 5 Dosa Kota Bandung- Dari Kota yang Gelap hingga Korupsi (Unsplash)

Membongkar 5 Dosa Kota Bandung: Dari Kota yang Gelap hingga Korupsi

15 April 2023
Omong Kosong Inclusive Beauty di Indonesia Terminal Mojok

Omong Kosong Inclusive Beauty di Indonesia

18 November 2022
4 Salah Kaprah tentang Jurusan Ilmu Politik yang Sudah Terlanjur Dipercaya Mojok.co

4 Salah Kaprah tentang Jurusan Ilmu Politik yang Sudah Terlanjur Dipercaya

13 November 2025
Alasan Kenapa Perempuan Nggak Perlu Lagi Ngumpetin Pembalut

Alasan Kenapa Perempuan Nggak Perlu Lagi Ngumpetin Pembalut

28 Februari 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mohon Maaf, Didikan VOC di Rumah Bukan Membentuk Mental Baja, tapi Mempercepat Antrean di Psikiater

Mohon Maaf, Didikan VOC di Rumah Bukan Membentuk Mental Baja, tapi Menambah Antrean di Psikiater

14 Maret 2026
Lebaran Saatnya Masa Bodoh dengan Ocehan Tetangga (Unssplash)

Refleksi Lebaran Bagi Kepala Rumah Tangga: Tunaikan yang Wajib, Masa Bodo dengan Gengsi dan Ocehan Tetangga

14 Maret 2026
Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial Mojok.co

Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial

16 Maret 2026
Normalisasi Utang Koperasi demi Kucing, Itu Bukan Tindakan Aneh apalagi Anabul Sudah Seperti Keluarga Mojok.co

Normalisasi Utang Koperasi Kantor demi Kucing, Itu Bukan Tindakan Aneh apalagi Anabul Sudah seperti Keluarga

18 Maret 2026
motor Honda Stylo 160: Motor Matik Baru dari Honda tapi Sudah Disinisin karena Pakai Rangka eSAF, Bagusan Honda Giorno ISS Honda motor honda spacy

Honda Stylo Adalah Motor Paling Tidak Jelas: Mahal, tapi Value Nanggung. Motor Sok Retro, tapi Juga Modern, Maksudnya Gimana?

15 Maret 2026
7 Rekomendasi Drama China yang Bisa Ditonton Tanpa Perlu Mikir (Pexels) tiktok

5 Alur Cerita Drama China Pendek di TikTok yang Monoton, tapi Sering Bikin Jam Tidur Saya Berantakan

12 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • 3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan
  • Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?
  • Mudik Gratis BUMN 2026: Hemat Rp600 Ribu dari Jakarta-Solo Tanpa Pusing Dana THR Berkurang
  • Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 
  • Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman
  • Kapok Terlalu Royal ke Teman: Teman Datang karena Ada Butuhnya, Giliran Diri Sendiri Kesusahan Eh Diacuhkan meski Mengiba-iba

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.