Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Media Sosial

Berkaca Dari Viralnya Audrey Yu Jia Hui, Pentingnya Saring Sebelum Sharing

Utamy Ningsih oleh Utamy Ningsih
14 Juli 2019
A A
audrey

audrey

Share on FacebookShare on Twitter

Baru-baru ini, sebuah akun di Twitter membuat nama Audrey Yu Jia Hui menjadi viral. Dalam cuitan tersebut disebutkan tentang sejumlah prestasi Audrey yang didapatkan di bangku sekolah berkat kejeniusannya. Tidak hanya itu, akun tersebut juga menyebutkan bahwa Audrey yang dulunya pernah ditolak saat mendaftar menjadi TNI pada akhirnya bisa bekerja di NASA dengan gaji dua ratus juta perbulan.

Lebih jauh, informasi  tentang Audrey yang katanya pernah menuliskan dua buah buku best seller dunia—berjudul Indonesia Tanah Airku  dan Aku Cinta Indonesiaku—bersedia kembali ke Indonesia setelah bertemu dengan Pak Jokowi saat KTT G-20 di Jepang. Kembalinya Audrey ke Indonesia disebutkan karena alasan dipanggil untuk bekerja di Badan Pengkajian dan Penerepan Tekonologi (BPPT). Jadi katanya, Audrey siap meninggalkan pekerjaannya dengan gaji dua ratus juta sebulan itu demi kecintaannya pada Indonesia. Wah..wah..wah, pantas saja banyak yang langsung me-retweet.

Saat membaca cuitan tersebut, tidak bisa saya mungkiri, saya juga ikut kagum. Wajar dong yah namanya juga dapat berita tentang orang jenius. Apalagi dia juga adalah penulis, jadi bertambah kagumlah saya. Dengan bermodal rasa kagum saya tersebut, saya langsung mencari informasi tentang Audrey. Kepo aja gitu pengen tahu banyak hal tentang dia.

Hal yang pertama saya lakukan adalah buka goodreads, cari judul buku yang katanya best seller dunia itu. Hasilnya? setelah saya cari berdasarkan judul buku dan penulis kok tidak ada yah. Masak iya sih buku best seller dunia tidak ada di Goodreads? Saking penasarannya saya coba cari lagi ulasan bukunya di Google, ternyata hasilnya juga nihil. Judul yang ada justru Aku Cinta Indonesia. Itu pun bukan Audrey yang menulis.

Sebenarnya, saya tahu sih satu penulis yang pakai nama Audrey, tapi itu Maria Audrey Lukito. Penulis buku Patriot—buku yang pernah jadi bahan baca bareng di komunitas baca tempat saya bergabung, Komunitas Gerakan One Week One Book—saya pun jadi bertanya-tanya: apakah itu Audrey yang sama? Eh, jadi Audrey kerja di NASA toh, kok bisa yah? Jadi intinya saya baca cuitan tersebut ya antara percaya dan tidak percaya. Saya percaya karena saya tahu Audrey memang sosok jenius, tapi juga tidak percaya karena merasa ada yang janggal.

Setelah beberapa jam saya tinggal, pas ngecek kembali ke twitter ternyata cuitan tersebut sudah tidak ada. Nah loh, semakin penasaranlah saya. Selidik punya selidik—dari berbagai sumber yang saya baca—ternyata informasi yang disebutkan dalam cuitan tersebut memang mengandung hoax alias berita tidak benar, yah meskipun ada benarnya juga sih.

Jadi, memang benar bahwa Audrey itu orang jenius yang menempuh bangku pendidikan jauh lebih cepat dibanding orang-orang pada umumnya. Benar juga bahwa Audrey sudah menuliskan buku. Ada empat buku yang sudah dituliskan oleh Audrey, yaitu Patriot, Mellow Yellow Drama, Mencari Sila Kelima, dan Kidung Cinta. Akan tetapi, tidak benar bahwa Audrey itu pernah daftar jadi TNI apalagi kerja di NASA dengan gaji dua ratus juta sebulan. Tidak benar juga bahwa Audrey itu bertemu Pak Jokowi saat KTT G-20 di Jepang lalu kemudian dipanggil untuk bekerja di BPPT. Pokoknya informasinya yah seperti yang saya tuliskan di atas, ada benarnya tapi juga mengandung hoax. Hufft kena deh~

Ketika membaca fakta dan hoax tentang Audrey ini, diam-diam saya jadi bangga sama diri sendiri. Secara tidak sadar, saya sudah mempraktekkan bagaimana pentingnya saring sebelum sharing. Meskipun sebenarnya secara tidak sengaja juga sih..hahahah. Ketika orang lain mencari tahu benar tidaknya Audrey bekerja di NASA, Saya cuma bisa mencari tahu tentang judul buku yang dia tulis. Itu pun sudah cukup untuk membuktikan bahwa ada yang janggal.

Baca Juga:

4 Hoaks tentang Hape Xiaomi yang Sering Dipercaya Orang, Menyesatkan dan Nggak Berdasar

Betapa Teganya Oknum-oknum yang Menyebarkan Berita Bohong pada Warga Tuban yang Sedang Dihantam Bencana

Kadang memang sulit sekali rasanya untuk menahan jempol agar tidak asal share berita atau informasi viral yang didapatkan. Pokoknya yang penting share saja dulu, benar tidaknya urusan belakangan. Paling juga kalau ketahuan hoax ya tinggal bilang dapat dari grup sebelah.

Apalagi membedakan antara hoax dan berita benar juga bukan perkara mudah. Butuh waktu dan niat yang besar untuk mencari tahu. Hal ini tentu saja berbanding terbalik dengan kecenderungan sifat segelintir orang yang ingin menjadi “yang lebih dulu”.

Bagaimanapun, saring sebelum sharing itu penting. Lebih baik terlambat nge-share tapi yang di-share memang adalah berita benar, daripada cepat nge-share tapi ternyata hoax. Eh tapi lebih bagus lagi kalau cepat dan benar sih, hihihi. Yuk sama-sama kita lebih bijak dalam menyikapi berita viral. Ingat-ingat selalu, saring seblum sharing. Kalau belum bisa mencari tahu sendiri benar tidaknya berita viral yang didapat, setidaknya bisa lah yah untuk menahan jempol biar tidak langsung nge-share. Ini sekadar ajakan sih, bersedia atau tidaknya semua berhak memilih. Toh risiko nge-share berita juga ditanggung masing-masing. Betul tidak?

Terakhir diperbarui pada 19 Januari 2022 oleh

Tags: audrey bpptaudrey jeniusaudrey nasaAudrey Yu Jia HuiHoax
Utamy Ningsih

Utamy Ningsih

Suka Membaca, Belajar Menulis.

ArtikelTerkait

pembuat hoax

Menebak Isi Kepala Pembuat Hoax

27 Maret 2020
Betapa Teganya Oknum-oknum yang Menyebarkan Berita Bohong pada Warga Tuban yang Sedang Dihantam Bencana

Betapa Teganya Oknum-oknum yang Menyebarkan Berita Bohong pada Warga Tuban yang Sedang Dihantam Bencana

25 Maret 2024
Metallica

Hanya Orang Bodoh yang Percaya Kalau Metallica Beneran Memainkan Indonesia Raya

23 Agustus 2019
Rendahnya Minat Baca Masyarakat Indonesia Itu Bukan Hoax, Saya Jadi Korbannya!

Rendahnya Minat Baca Masyarakat Indonesia Itu Bukan Hoax, Saya Jadi Korbannya!

20 Desember 2019
Livi Zheng

Investigasi Livi Zheng Bukan Pembunuhan Karakter

30 Agustus 2019
hoax positif lebaran

Hoax Positif Banyak Kita Temukan Ketika Lebaran

13 Juni 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Inspektor Mobil Bekas, Orang yang Menentukan Nasib Mobilmu, Berakhir Masuk Neraka Bernama Bengkel, atau Hidup Bahagia Tanpa Onderdil Rusak

Inspektor Mobil Bekas, Orang yang Menentukan Nasib Mobilmu, Berakhir Masuk Neraka Bernama Bengkel, atau Hidup Bahagia Tanpa Onderdil Rusak

12 Maret 2026
Suzuki GSX-R150, Motor Sport untuk Kalian yang Muak dengan Honda CBR dan Yamaha R15 suzuki hayate 125 motor suzuki shogun 110 suzuki access 125 motor suzuki nex crossover

Suzuki Nex Crossover: Matic Underrated yang Seharusnya Lebih Laku Dibanding BeAT Street yang Payah Itu

9 Maret 2026
Cat Rambut di Desa Bukan Hal Sepele, Perubahan Kecil Itu Bisa Jadi Gosip Sekampung

Cat Rambut di Desa Bukan Hal Sepele, Perubahan Kecil Itu Bisa Jadi Gosip Sekampung

11 Maret 2026
Apa yang Bisa Dibanggakan dari Daihatsu Ayla 2018? Sebiji Kaleng Susu Diberi Roda kok Dibanggakan

Apa sih yang Bisa Dibanggakan dari Daihatsu Ayla 2018? Sebiji Kaleng Susu Diberi Roda kok Dibanggakan

11 Maret 2026
Dosen Muda Memang Asyik, tapi (Maaf) Saya Lebih Percaya Diajar Dosen Tua Mojok.co

Dosen Muda Memang Asyik, tapi (Maaf) Saya Lebih Percaya Diajar Dosen Tua

8 Maret 2026
Blok GM Semarang: Ketika Estetika Anak Skena Menumbalkan Hak Pengguna Jalan

Blok GM Semarang: Ketika Estetika Anak Skena Menumbalkan Hak Pengguna Jalan Semarang

11 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Nasib Selalu Kalah kalau Adu Pencapaian: Malu Gini-gini Aja, Sialnya Punya Keluarga Bajingan yang Tak Bakal Apresiasi Usaha
  • Gara-gara Tuntutan, Nekat Jadi Orang Kaya Palsu: “Hambur-hamburkan” Uang demi Cap Sukses padahal Dompet Menjerit
  • Makanan Khas Jawa Timur yang Paling Tidak Bisa Dihindari, Jadi Pelepas Rindu ketika Mudik Setelah “Disiksa” Makanan Jogja
  • Blok M dan Jakarta Selatan Aslinya Banyak Jamet tapi Dianggap Keren, Kalau Orang Kabupaten dan Jawa Eh Dihina-hina
  • Ujian Terberat Laki-laki yang Lebih Kejam dari Menahan Rindu: Dihajar Rute Bus Ekonomi Jogja Jambi hingga Terserang “Man Flu”
  • Kerja Mentereng di SCBD Jakarta tapi Tiap Hari Menangis di KRL, Kini Temukan Kedamaian Usai Resign dan Kerja Remote di Purwokerto

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.