Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

BEM Unesa Adalah Perwujudan Nyata Meme Setahun Nggak Ngapa-ngapain

Adhitiya Prasta Pratama oleh Adhitiya Prasta Pratama
26 Januari 2024
A A
BEM Unesa Adalah Perwujudan Nyata Meme Setahun Nggak Ngapa-ngapain

BEM Unesa Adalah Perwujudan Nyata Meme Setahun Nggak Ngapa-ngapain (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Apa persamaan BEM Unesa dengan Eden Hazard di musim terakhirnya bersama Real Madrid? Betul, sama-sama nggak ngapa-ngapain.

Dulu, ketika saya pertama kali masuk ke Unesa, saya bercita-cita ingin menjadi fungsionaris BEM kampus. Bayangan saya, menjadi bagian dari badan eksekutif nomor satu di kampus itu tampaknya menjadi kebanggan tersendiri bagi setiap mahasiswa. Sebab, selain bisa mengembangkan soft-skill, itung-itung juga bisa terkenal. Wajar, siapa coba yang tidak mau punya banyak relasi dan dikenal oleh banyak mahasiswa satu kampus itu.

Namun, sepertinya cita-cita saya terlalu tinggi untuk menjadi anggota BEM. Sebab, menjadi fungsionaris BEM kampus ternyata tidak sesangar itu. Apalagi BEM Unesa, badan eksekutif nomor satu di kampus saya itu malah “bertapa” selama satu periode. Dan, sama sekali tidak memberikan dampak apa-apa ke mahasiswa.

Padahal, menurut saya, BEM di perguruan tinggi seharusnya menjadi ujung tombak perjuangan mahasiswa, mewakili aspirasi, dan menjadi penggerak berbagai aktivitas kreatif. Sayangnya, tidak semua BEM berjalan sesuai harapan itu. Bahkan, ada BEM yang sepertinya lebih suka berpartisipasi dalam Mannequin Challenge selama satu periode. Dan, saya katakan, itulah BEM Unesa di periode 2023 lalu. Batin saya, “Oh! Seperti ini, ya, rasanya punya BEM yang nggak ngapa-ngapain”.

Sekelas BEM punya program kerja kok anyep

Menjadi bagian dari BEM, seharusnya menjadi lembaga kreatif dan proaktif dalam menciptakan program kerja yang memberikan manfaat bagi mahasiswa. Namun, nyatanya, BEM Unesa lebih suka menggunakan “Copy-Paste” daripada menciptakan ide dan gagasan segar. Malahan, program kerja yang diberikan terkadang terasa seperti template yang dipakai berulang kali. Seolah, hanya mengganti label nama acara dan tanggal saja.

Misalnya, dari materi seminar, topik diskusi, hingga kegiatan sosial, semuanya terasa seperti monoton dan itu-itu saja. Bahkan, peran advokasi dalam menggaet aspirasi yang sangat dibutuhkan oleh mahasiswa Unesa di tengah hiruk-pikuk perkuliahan, seolah-olah mati. Mungkin, kalau saya tafsir, ada panduan tersembunyi yang mengajarkan cara membuat program kerja BEM Unesa ini dengan mudah. Yaitu ambil program tahun lalu, ganti beberapa kata, dan voila, Program kerja baru sudah terbentuk untuk periode ini.

BEM kampus rasa jasa promosi

Kalau kita melihat BEM-BEM lain yang vokal seperti BEM UGM, UI, dan Unibraw, BEM Unesa memang harus minder dan mengaku kalah. Sebab, menjadi BEM kampus seharusnya menjadi wakil dari mahasiswa yang menyuarakan hal-hal penting di tengah kehidupan sosial, bukannya malah menjadi agen promosi yang sering mengajukan tawaran paid promote. Bahkan, tidak jarang, BEM Unesa justru lebih sibuk menjajakan proposal iklan daripada mempromosikan sikap kritis menghadapi isu-isu sosial. Pokoknya, semuanya diolah menjadi potensi dana untuk BEM, deh.

Bisa jadi, saya rasa ini bukan lagi karena semangat kewirausahaan mereka. Melainkan karena program kerja yang seolah-olah sudah “ditanamkan” bahwa BEM hanya bisa berfungsi dengan adanya dana. Rasanya, agak aneh jika BEM, apalagi BEM Unesa lebih sering bersinggungan dengan dunia bisnis dan promosi daripada dengan mahasiswa yang seharusnya menjadi fokus utamanya.

Baca Juga:

Ironi Mahasiswa Madura di UNESA: Kena Roastingan Rasis Dosen Soal Suku, Malah Ditertawakan Mahasiswa Penjilat yang Cari Muka

Sisi Gelap Kuliah di Unesa, Kampus Elite tapi Fasilitas Sulit

Kalau saya boleh sebut, BEM Unesa bukan lagi garda terdepan nalar kritis, tetapi garda terdepan nalar bisnis.

Baca halaman selanjutnya

Satu musim nggak ngapa-ngapain, kayak Hazard

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 28 Januari 2024 oleh

Tags: bem unesapasifprokerunesa
Adhitiya Prasta Pratama

Adhitiya Prasta Pratama

Seorang mahasiswa yang hobi baca apa aja di depannya.

ArtikelTerkait

Ironi Mahasiswa Madura di UNESA: Kena Roastingan Rasis Dosen Soal Suku, Malah Ditertawakan Mahasiswa Penjilat yang Cari Muka

Ironi Mahasiswa Madura di UNESA: Kena Roastingan Rasis Dosen Soal Suku, Malah Ditertawakan Mahasiswa Penjilat yang Cari Muka

6 Maret 2026
Alumni UNY Boleh dan Layak Bangga dengan Kampusnya, Nggak Perlu Pura-pura Bangga kayak Alumni UNESA!

Alumni UNY Boleh dan Amat Layak Bangga dengan Kampusnya, Sesuatu yang Alumni UNESA Nggak Akan Pernah Tahu

9 Juni 2025
5 Dosa Wali Kota Surabaya yang Tercatat dalam Ingatan Warga

4 Tempat yang Cocok untuk Jadi Titik Kumpul Wong Mumet di Surabaya

23 November 2024
Mahasiswa Lain Ngurus Negara, Mahasiswa Unesa Ngurus BEM yang Nggak Bisa Kerja. Parahnya Masih Ada Aja yang Bela!

Mahasiswa Lain Ngurus Negara, Mahasiswa Unesa Ngurus BEM yang Nggak Bisa Kerja. Parahnya Masih Ada Aja yang Bela!

3 September 2024
Mahasiswa Lain Ngurus Negara, Mahasiswa Unesa Ngurus BEM yang Nggak Bisa Kerja. Parahnya Masih Ada Aja yang Bela!

Unesa Belum Perlu Membangun Kampus di IKN, Kampus Ketintang dan Lidah Wetan Aja Masih Mengenaskan

4 September 2024
UNESA Jangan Buru-buru Mengejar World Class University, deh. Itu Kampus Ketintang Surabaya Masih Banjir, lho! unesa surabaya

UNESA Jangan Buru-buru Mengejar World Class University, deh. Itu Kampus Ketintang Surabaya Masih Banjir, lho!

1 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta (Unsplash)

Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta

3 April 2026
Unpopular Opinion, Mojokerto Adalah Kota Paling Layak untuk Hidup Bahagia Sampai Tua Mojok.co

Mojokerto, Kota yang Tak Pernah Move On dari Masa Lalunya dan Tak Bisa Lepas dari Apa-apa yang Berbau Majapahit

2 April 2026
Mobil Honda Mobilio, Mobil Murah Underrated Melebihi Avanza (Unsplash)

Kaki-kaki Mobil Honda Tidak Ringkih, Jalanan Indonesia Saja yang Kelewat Kejam!

5 April 2026
Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN (Shutterstock)

Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN

3 April 2026
Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi Mojok.co

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

8 April 2026
Jalan Godean Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat Mojok

Jalan Godean yang Ruwet Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.