Belanja Furnitur Mending di IKEA Atau Informa? Ini Dia Jawabannya

Belanja Furnitur Mending di IKEA Atau Informa? Ini Dia Jawabannya

Belanja Furnitur Mending di IKEA Atau Informa? Ini Dia Jawabannya (unsplash.com)

Kalau kalian lebih suka beli furnitur ke IKEA atau Informa, Gaes?

Ketika kita sudah punya rumah, bukan berarti urusan selesai. Justru, punya rumah adalah PR yang tidak akan pernah ada habisnya. Bengong dikit, pengIn ganti wallpaper. Lagi nyapu, tiba-tiba kepikiran pengIn ganti rak sepatu. Dapat arisan, pengIn ganti sofa. Ada aja pokoknya keinginan untuk mempercantik rumah. Apalagi racun konten interior dan inspirasi rumah estetik bersliweran di media sosial. Jadi gatel kan pengIn beli-beli furnitur.

Nah, kalau bicara soal belanja furnitur yang estetik, ada dua tempat yang sering jadi favorit umat. Mereka adalah IKEA dan Informa. Seru banget pokoknya kalau main-main ke kedua toko ini. Soalnya barangnya lucu-lucu. Jadi pengin bawa pulang semuanya, deh.

Bagi mereka yang baru pertama kali ingin mempercantik rumah, mungkin bingung untuk menentukan pilihan antara IKEA atau Informa. Tapi nggak masalah. Melalui tulisan ini saya akan coba bandingkan antara IKEA dan Informa dari berbagai sisi. Kira-kira, mana yang yang lebih worth it?

Perbandingan harga IKEA dan Informa

Bagi kaum mendang-mending, harga akan selalu jadi pertimbangan pertama dalam memilih sesuatu. Untuk membandingkan harga antara IKEA dan Informa, mari kita lihat contoh produk serupa dari keduanya. Misalnya, untuk produk meja tamu dengan penyimpanan. Itu loh, meja bunder yang bentuknya kaya tempat sampah plastik.

Di Informa, harga meja tamu dengan penyimpanan hanya 199 ribu saja. Sedangkan di IKEA, produk yang sama dibandrol dengan harga 399 ribu. Lalu, di Informa kamu bisa dapat sofa 3 dudukan seharga 6,8 juta. Sementara di IKEA, dengan model yang serupa sofa tersebut dihargai di angka 8 jutaan.

Jadi dari segi harga, Informa ternyata lebih mending.

IKEA 0 – Informa 1

Baca juga: 4 Rekomendasi Produk IKEA yang Layak Dipertimbangkan untuk Dibeli.

Perbandingan variasi produk

Kalau berbicara variasi, Informa punya keunggulan dari segi pilihan model dan kategori. Dari rak penyimpanan, set ruang tamu, meja makan, sampai interior sofanya, punya style yang cukup banyak. Informa juga punya banyak outlet fisik di berbagai kota di Indonesia dan menyediakan pelayanan cicilan serta promo yang sering berganti, sehingga pilihan model cenderung lebih banyak dan mudah dijangkau.

Sementara IKEA cenderung fokus pada desain yang konsisten dengan gaya Skandinavia modern, tapi variasi di beberapa kategori tertentu bisa lebih terbatas. Artinya, poin kembali untuk Informa.

IKEA 0 – Informa 2

Perbandingan desain

Desain furnitur IKEA dikenal simpel, modern, dan minimalis. Konsep ini cocok buat kamu yang suka rumah tampak lapang, rapi, dan serba terorganisir. Banyak produk IKEA juga dirancang agar mudah dirakit sendiri.

Sementara itu, Informa punya rentang desain yang lebih beragam, mulai dari minimalis sampai yang lebih mewah dan klasik, tergantung lini produknya. Nah, karena variasinya yang luas inilah, kamu punya kebebasan memilih style yang lebih sesuai selera.

Singkatnya, dari segi desain, Informa punya lebih banyak pilihan desain yang bisa menyesuaikan dengan banyak tema rumah.

IKEA 0 – Informa 3

Perbandingan ketahanan produk IKEA dan Informa

Soal ketahanan, kedua merek punya karakter tersendiri. IKEA dikenal menggunakan bahan seperti kayu MDF berkualitas dan fokus pada desain fungsional yang seimbang antara estetika dan daya tahan jangka menengah sampai panjang.

Informa di sisi lain menggunakan bahan yang beragam dari MDF, particle board sampai metal di beberapa lini produknya dengan rentang kualitas sesuai harga. Karena variasinya luas, ada produk yang sangat kuat dan ada pula yang standar.

Tapi ya, apa pun mereknya, selama bahannya masih pake mdf/particle board, mending nggak usah berekspektasi tinggi. Lha wong keduanya ini aslinya sama-sama fast fashion-nya furnitur, kok.

Sori kalau kejam. Tapi untuk urusan ketahanan, nggak ada poin untuk keduanya. Ajeg.

IKEA 0 – Informa 3

Baca juga: Apa Itu Ikea Date? Masyarakat Jawa Barat, sih, Ngertinya Borma Date!

Pelayanan IKEA dan Informa

Kalau dibandingkan dari segi pelayanan, antara IKEA dan Informa ini bak langit dan bumi. Di IKEA, karyawannya sedikit. Alhasil, lebih banyak self service-nya. Sementara di Informa, pertama kali datang saja, pembeli sudah disapa dengan ramah. Bahkan kalau kamu sering belanja di sana dan transaksinya gede-gede, jangan kaget kalau pramuniaga bisa sampai kenal nama kamu. Setotalitas itu memang pelayanan di sana.

Sayang, totalitasnya kebablasan. Masa pembeli selalu diekorin saat di toko? Kan jadi nggak nyaman ya mau lihat-lihat barang. Atas alasan inilah, poin saya berikan ke IKEA saja. Paling males akutu kalau dibuntutin. Berasa kek mau nyolong aja.

IKEA 1 – Informa 3

Kesimpulan

Pada akhirnya, dari perbandingan di atas terlihat bahwa Informa punya banyak keunggulan dibanding IKEA. Tapi, tentu saja ini bukan nilai mutlak, ya. Semua kembali pada mana yang paling cocok dengan kebutuhan, gaya, dan yang paling penting… dana.

Meski, jujur saja, kalau memang ada dananya, mending sekalian mebel Jepara nggak, sih? Terutama untuk furnitur yang gede-gede kayak lemari, dipan, dsb. Ke IKEA cukup buat beli printilan yang kecil-kecil aja: Gayung, piring, gelas, dll. Trus kalau ke Informa, cukup buat referensi produk saja. Habis itu, custom ke pengrajin. Cerdas!

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA IKEA Itu Nggak Cocok buat Penganut Pembeli Adalah Raja.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Exit mobile version